1 of 18

Jelas Profilnya Tepat Pelatihannya

DIREKTORAT PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

2022

2 of 18

Sesi 7

PENULISAN MODUL

Oleh: Tim Pengembang PPKB GPAI

Training of Trainer Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

Guru Pendidikan Agama Islam

3 of 18

Lemahnya penguasaan bahasa penulis menyebabkan penulisan sebuah modul kurang efektif dan efisien

Kurangnnya pemahaman tentang modul, prosedur penulisannya dan cara membuatnya

Minimnya modul belajar dari para Guru Pendidikan Agama Islam

Kesadaran guru Pendidikan Agama Islam dalam menulis modul sebagai salah satu

bahan ajar

01

02

03

04

05

Pentingnya wawasan tentang konsep modul dan urgensi modul sebagai salah satu bahan belajar dalam pengambangan karir dan profesi GPAI.

Latar Belakang

4 of 18

04

01

PMA N0. 38 Tahun 2018

Tentang Pengembangan Keprofesian Bekelanjutan (PKB) Guru

Undang-Undang No. 20 Tahun 2003

tentang SISDIKNAS

Landasan Hukum

02

PP No. 19 Tahun 2017

Perubahan PP No. 74 Tahun 2008 Tentang Guru

03

Permenpan No. 16 Tahun 2009

tentang Jabatanan fungsional guru dan angka kreditnya

5 of 18

Menguraikan tujuan penggunaan modul

Menjelaskan pengertian modul

Mengidentifikasi karakteristik modul

Capaian Pembelajaran

01

03

04.

Mengidentifikasi prinsip penggunaan modul

Memetakan struktur isi modul

Menguraikan prosedur penyusunan modul

6 of 18

LK. 1

    • Pengertian modul

LK. 2

    • Tujuan penggunaan modul

LK. 3

    • Karakteristik modul

LK.4

    • Prinsip penulisan modul

LK.5

    • Struktur isi Modul

LK.6

    • Prosedur penyusunan modul

Tagihan Produk

7 of 18

8 of 18

Modul�

Merupakan bahan ajar cetak yang dirancang untuk dapat dipelajari secara mandiri oleh peserta pembelajaran

Merupakan program pembelajaran yang utuh, disusun secara sistematis, mengacu pada tujuan pembelajaran yang jelas dan terukur

Apa itu modul ?

9 of 18

Tujuan Penggunaan modul :�

1

    • Memperjelas dan mempermudah penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbal

2

    • Mengatasi keterbatasan waktu, ruang, dan daya indera, baik peserta belajar maupun guru/pelatih

3

    • Dapat digunakan secara tepat dan bervariasi untuk meningkatkan motivasi dan gairah belajar

4

    • Memungkinkan siswa atau pebelajar dapat mengukur atau mengevaluasi sendiri hasil belajarnya

10 of 18

Karakteristik modul

  • Self Instructional; melalui modul tersebut seseorang atau peserta belajar mampu membelajarkan diri sendiri, tidak tergantung pada pihak lain.
  • Self Contained; yaitu seluruh materi pembelajaran dari satu unit kompetensi atau sub kompetensi yang dipelajari terdapat di dalam satu modul secara utuh
  • Stand Alone (berdiri sendiri); yaitu modul yang dikembangkan tidak tergantung pada media lain atau tidak harus digunakan bersama- sama dengan media pembelajaran lain
  • Adaptive; modul hendaknya memiliki daya adaptif yang tinggi terhadap perkembangan ilmu dan teknologi
  • User Friendly; modul hendaknya bersahabat dengan pemakainya. Setiap instruksi dan paparan informasi yang tampil bersifat membantu dan bersahabat dengan pemakainya, termasuk kemudahan pemakai dalam merespon, mengakses sesuai dengan keinginan.

11 of 18

Prinsip Penulisan Modul

  • Peserta didik perlu diberikan secara jelas hasil belajar yang menjadi tujuan pembelajaran
  • Peserta didik perlu diuji untuk dapat menentukan apakah mereka telah mencapai tujuan pembelajaran, melalui tes.
  • Bahan ajar perlu diurutkan sedemikian rupa sehingga memudahkan peserta didik untuk mempelajarinya, dari mudah ke sulit.

  • Peserta didik perlu disediakan umpan balik sehingga mereka dapat memantau proses belajar dan mendapatkan perbaikan bilamana diperlukan. Misalnya dengan memberikan kriteria atas hasil tes yang dilakukan secara mandiri.

12 of 18

Tujuan Pembelajaran

Pendahuluan

Materi

Struktur Modul

01

02

03

04. Kriteria Keberhasilan

13 of 18

���Prosedur Penyusunan: 1.Analisis Kebutuhan

  • Tetapkan kompetensi yang terdapat di dalam garis-garis besar program pembelajaran yang akan disusun modulnya;
  • Identifikasi dan tentukan ruang lingkup unit kompetensi tersebut;
  • Identifikasi dan tentukan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dipersyaratkan;
  • Tentukan judul modul yang akan ditulis
  • Kegiatan analisis kebutuhan modul dilaksanakan pada periode awal pengembangan modul

14 of 18

��2. Penyusunan Draft��

  • Tetapkan judul modul
  • Tetapkan tujuan akhir yaitu kemampuan yang harus dicapai oleh peserta didik setelah selesai mempelajari satu modul
  • Tetapkan tujuan antara yaitu kemampuan spesifik yang menunjang tujuan akhir
  • Tetapkan garis-garis besar atau outline modul
  • Kembangkan materi pada garis-garis besar
  • Periksa ulang draft yang telah dihasilkan

15 of 18

3. Uji Coba

  • mengetahui kemampuan dan kemudahan peserta dalam memahami dan menggunakan modul;
  • mengetahui efisiensi waktu belajar dengan menggunakan modul; dan
  • mengetahui efektifitas modul dalam membantu peserta mempelajari dan menguasai materi pembelajaran

16 of 18

4. Validasi

  • Siapkan dan gandakan draft modul yang akan divalidasi sesuai dengan banyaknya validator yang terlibat.
  • Susun instrumen pendukung validasi
  • Distribusikan draft modul dan instrumen validasi kepada peserta validator.
  • Informasikan kepada validator tentang tujuan validasi dan kegiatan yang harus dilakukan oleh validator.
  • Kumpulkan kembali draft modul dan instrumen validasi.
  • Proses dan simpulkan hasil pengumpulan masukkan yang dijaring melalui instrumen validasi.

17 of 18

��5. Revisi

  • pengorganisasian materi pembelajaran;
  • penggunaan metode instruksional;
  • penggunaan bahasa; dan
  • pengorganisasian tata tulis dan perwajahan

18 of 18

Alhamdulillah��Terima Kasih........��