Penulisan Buku Teks Pelajaran
Nur Fitriyani
Penulis dan Editor
Indonesia
Negara kepulauan yang memiliki 38 provinsi.
Literasi di Indonesia
Literasi di Indonesia sebesar 62%. Jumlah ini masih rendah, jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN. Rata-rata literasi negara ASEAN lainnya mencapai 70%.
Sumber: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20230214171553-37-413790/paling-rendah-di-asean-tingkat-literasi-digital-ri-cuma-62
Sumber: https://cdn.pixabay.com/photo/2020/05/02/13/52/map-5121500_1280.jpg
Kurikulum Merdeka
Apa itu Kurikulum Merdeka?
Kurikulum yang memberikan keleluasaan kepada pendidik.
Pembelajaran yang Berkualitas
Kebutuhan
Lingkungan
Kurikulum Merdeka
Apa sajakah karakteristik Kurikulum Merdeka?
Kurikulum Merdeka terdapat capaian pembelajaran (CP) yang terdiri atas pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dirangkai menjadi satu kesatuan yang berkelanjutan.
Profil Pelajar Pancasila
Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.
Projek Lintas Disiplin Ilmu yang kontekstual dan berbasis pada kebutuhan masyarakat serta permasalahan di lingkungan pendidikan. Projek pemberdayaan dan keterampilan berbasis projek pelajar Pancasila.
Dimensi Profil Pelajar Pancasila
Sumber: https://radioedukasi.kemdikbud.go.id/cni-content/uploads/modules/posts/20221005020831.png
Perbedaan Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka
Kurikulum 2013 | Kurikulum Merdeka |
Hanya berdasarkan tujuan Sistem Pendidikan Nasional dan Standar Nasional Pendidikan. | Telah menambahkan pengembangan profil pelajar Pancasila |
Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar. | Elemen dan Capaian Pembelajaran (CP) |
Hanya dinyatakan dengan jenjang dan kelas. | PAUD yaitu fase fondasi. Pendidikan dasar dan menengah yaitu fase A hingga fase F. |
Pembelajaran mengutamakan kegiatan pembelajaran di kelas. | Proses pembelajaran dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. |
Penilaian berdasarkan aspek pengetahuan, aspek keterampilan, dan aspek sikap. | Penilaian mengutamakan penguatan profil pelajar Pancasila, kegiatan intrakurikuler, dan ekstrakurikuler. |
Bahan Ajar di Sekolah
Buku Teks Utama
Buku Teks Pendamping
Berbagai Sumber Referensi
Apa sajakah hal yang membuat buku menarik untuk dibaca?
Tampilan Buku
Menarik
Inovatif
Kesesuaian Materi
Menarik
Inovatif
Kesesuaian Materi
Proses Penulisan Buku Teks Pelajaran
Buku yang disusun memiliki konten yang berbeda-beda sesuai gaya dan inovasi dari penerbit masing-masing.
Apa sajakah isi sebuah buku teks pelajaran?
Sampul
Kata pengantar
Daftar Isi
Peta Konsep
Materi
Aktivitas atau Tugas
Pengayaan, Rangkuman
Asesmen
Refleksi
Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD 5)
Penggunaan Huruf
Penulisan Kata
EYD 5
Penggunaan Tanda Baca
Penulisan Unsur Serapan
Contoh Penulisan Materi
Contoh
Pahami Kurikulum�Misalnya Materi untuk SMP/MTs Kelas VII
Tujuan Pembelajaran
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu menganalisis kronologis lahirnya Pancasila.
Pancasila
Elemen
Fase dan Jenjang
Fase D dan jenjang pendidikan menengah SMP/MTs Kelas VII
Rancangan Buku
Peta Konsep
Materi
Aktivitas
Aktivitas harus sesuai dengan materi dan memenuh tujuan pembelajaran
Materi sesuai dengan peta konsep yang dibuat.
Peta konsep disesuaikan dengan tujuan pembelajaran.
Contoh peta konsep
Lahirnya Pancasila
Sejarah Perumusan Pancasila
Sidang BPUPK
Panitia Sembilan
Sejarah Pengesahan Pancasila
Sikap Positif terhadap Sejarah Lahirnya Pancasila
Apalagi yang dibutuhkan?
Materi�
Dokumen sejarah
�Gambar yang mendukung
Jenis, ukuran font atau huruf
�KKO (Kata Kerja Operasional)
Pemilihan bahasa sesuai jenjang
�Resolusi gambar dan dokumen
Contoh Materi
Lahirnya Pancasila
A. Sejarah Perumusan Dasar Negara
BPUPK dibentuk tanggal 1 Maret 1945. BPUPK merupakan tindak lanjut atas janji Jepang untuk memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. BPUPK diketuai dr KRT Radjiman Wedyodiningrat. BPUPK memiliki dua wakil, yaitu R.P Soeroso dan Ichibangase Yosio. BPUPK menyelenggarakan dua kali sidang. Sidang pertama membahas rumusan dasar negara.
Sumber: https://cdn-2.tstatic.net/kupang/foto/bank/images/mohammad-yamin_20181028_142642.jpg
Gambar 1.1 Moh Yamin, tokoh pengusul rumusan dasar negara
1. Usulan dan Tokoh Perumusan Dasar Negara
Sejarah perumusan dasar negara dimulai pada sidang BPUPKI. Tepatnya pada sidang pertama tanggal 29 Mei-1 Juni 1945. Saat sidang, ada tiga tokoh yang mengemukakan usulan. Tokoh tersebut yaitu Soepomo, Mohammad Yamin, dan Soekarno.
a. Moh. Yamin
Mohammad Yamin mengusulkan rumusan dasar negara Indonesia. Usulan disampaikan melalui pidato pada tanggal 29 Mei 1945. Usulan tersebut yaitu peri kebangsaan, peri kemanusiaan, peri ketuhanan, peri kerakyatan, dan kesejahteran rakyat. Moh Yamin juga mengusulkan rumusan dasar negara secara tertulis.
(Subbab: Ukuran huruf lebih kecil dari judul Bab)
(Judul Bab)
(Anak Subbab )
(Penjabaran lebih rinci dari subbab yang dibahas)
(Gambar disertai sumber dan keterangan)
Aktivitas
Contoh aktivitas untuk kelas VII
Usulan Moh. Yamin | Usulan Soepomo | Usulan Ir. Soekarno |
…. | …. | …. |
Asesmen
Contoh soal literasi untuk kelas VII
Perhatikan ilustrasi cerita berikut !
Pandemi covid-19 membawa dampak bagi pendidikan di Indonesia. Semua sekolah terpaksa meniadakan pembelajaran tatap muka. Pembelajaran diganti secara daring atau online. Arman sebagai seorang pelajar di sebuah SMP tetap disiplin dalam mengikuti pembelajaran. Ia selalu bersemangat dalam mengerjakan tugas yang diberikan guru. Arman dapat menyelesaikan tugas dan mengumpulkannya tepat waktu.
Berdasarkan cerita di atas, sikap yang dilakukan Arman merupakan perwujudan komitmen para pendiri negara dalam perumusan Pancasila, yaitu ....
A. mengutamakan semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme
B. melakukan pengorbanan pribadi demi kepentingan negara
C. adanya rasa tidak memiliki terhadap bangsa Indonesia
D. selalu bersemangat dalam berjuang merebut kemerdekaan
Asesmen
Contoh soal numerasi untuk kelas VII
Cermati data berikut ini!
Jawaban:
Data di samping menunjukkan perbandingan tahun 2018 dan 2021 adalah 4 : 6. Tahun 2021 mengalami peningkatan jumlah presentase dibanding tahun sebelumnya.
Kemajuan teknologi harus disikapi dengan berpedoman pada nilai-nilai Pancasila. Pemanfaatan teknologi yang berpedoman pada Pancasila dapat mendukung kemajuan bangsa. Jadi, saat bermedia sosial harus mengutamakan persatuan, menerapkan etika dan menaati aturan hukum yang berlaku.
Apa sajakah informasi dari data di samping? Tuliskan pula semangat dan komitmen kebangsaan para tokoh perumus dasar negara dalam menghadapi kemajuan teknologi!
Sumber: Statistik Sosial dan Budaya Tahun 2021 halaman 23
Gambar: Persentase penduduk berumur 10 tahun ke atas yang mengakses internet tahun 2018 dan 2021
Perencanaan Waktu
April | ||||||
Mo | Tu | We | Th | Fr | Sa | Su |
|
| | 1 | 2 | 3 | 4 |
5 P.1 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
12 | 13 | 14 P.6 | 15 | 16 Revisi | 17 | 18 |
19 | 20 Review | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
26 | 27 | 28 Naskah Jadi | 29 | 30 |
|
|
Tim Penulisan Buku Teks Pelajaran
Reviewer, Penelaah
Penata Letak, Desain Sampul, Ilustrator, Multimedia
Tim Penulis
Tim Editor (Pracetak Konten dan Penulisan)
Tim Penulisan Buku Teks Pelajaran
Buku Teks Pelajaran
Mesin Cetak
Tim Dummy
Screening Akhir dan Montage Film
Mengapa?
FKIP | | |
Kontribusi dalam Pendidikan | Guru | Peneliti |
| Penulis Buku Teks Pelajaran | Editor |
| Pembuat Media Pembelajaran | dan lain-lain. |
Apakah ada pertanyaan?
Jika ada pertanyaan lebih lanjut tentang penulisan bahan ajar, silakan kirim ke nurfitriyani700@gmail.com
Kata Per(Kata)
Banyak orang takut membuka pintu kesempatan dalam hidupnya.
Padahal, penyesalan adalah apa yang tidak dilakukan saat kamu punya kesempatan.
(Raditya Dika)
Terima Kasih