KONSEP DASAR EKONOMI MAKRO
Pengertian ekonomi makro
Ilmu ekonomi makro merupakan bagian dari ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian secara keseluruhan; (Putong:2008)
Makro ekonomi dapat digunakan untuk menganalisis cara terbaik untuk mempengaruhi target – target kebijaksanaan seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, tenaga kerja, dan keseimbangan neraca pembayaran yang berkesinambungan
Permasalahan ekonomi makro
Masalah ini berhubungan dengan bagaimana menyetir perekonomian nasional dari waktu ke waktu (bulan, triwulan, tahun ke tahun) agar terhindar dari tiga penyakit makro utama yaitu : a) Inflasi yang besar dan berkepanjangan, b) Tingkat pengangguran yang tinggi, c) Ketimpangan dalam neraca pembayaran.
Masalah ini berhubungan dengan bagaimana menahodai perekonomian agar tetap berada pada kondisi keserasian antara pertumbuhan jumlah penduduk, pertambahan produksi dan tersedianya dana untuk investasi. Pada dasarnya masalahnya juga berkisar pada bagaimana menghindari ketiga penyakit makro hanya perspektif waktunya lebih panjang.
TUJUAN EKONOMI MAKRO
Tingkat kesempatan kerja yang tinggi
Produksi nasional yang tinggi
Pertumbuhan ekonomi yang tinggi
Distributi pendapatan yang merata
Neraca pembayaran luar negeri yang seimbang
Keadaan perekonomian yang stabil
KONSEP DASAR PENDAPATAN NASIONAL
Pendapatan nasional adalah jumlah total pendapatan yang diterima oleh masyarakat suatu negara sebagai bentuk balas jasa berhubungan dengan proses produksi barang dan jasa.
NNI
PI
DI
GDP
GNP
NNP
KONSEP
Gross Domestic Product (GDP) atau disebut juga Produk Domestik Bruto (PDB) adalah jumlah seluruh produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat suatu negara selama satu tahun, termasuk di dalamnya barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara asing dan perusahaan asing yang beroperasi di dalam negeri.
GDP = WNI dalam negeri dan WNA dalam negeri
Gross National Product (GNP) adalah jumlah seluruh barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat selama satu tahun termasuk jumlah barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat negara tersebut yang bekerja di luar negeri, tetapi tidak termasuk barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat asing yang bekerja di dalam negeri. GNP dapat dirumuskan sebagai berikut:
GNP= GDP - Pendapatan neto terhadap luar negeri
Net National Product (NNP) adalah seluruh nilai produksi barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu negara dalam satu tahun. Cara untuk menghitung NNP adalah PNB dikurangi dengan penyusutan. Penyusutan artinya penyusutan barang-barang yang digunakan dalam proses produksi atau barang modal. NNP dapat dirumuskan sebagai berikut
NNP= GNP – Penyusutan barang modal
Net National Income (NNI) adalah produk nasional neto dikurangi denganpajak tidak langsung. Pajak tidak langsung merupakan unsur pembentuk harga pasar, tetapi tidak termasuk dalam biaya faktor produksi. Pajak ini dapat dialihkan kepada pihak lain. Contoh pajak tidak langsung adalah pajak penjualan, bea masuk, dan cukai.
NNI= NNP – Pajak Tidak Langsung
Personal Income (PI) atau pendapatan perseorangan adalah pendapatan yang berhak diterima oleh seseorang sebagai bentuk balas jasa atas keikutsertaannya dalam proses produksi.
PI = NNI + Transfer Payment – (Laba yang tidak dibagikan + Pajak Perseroan + Asuransi + Jaminan Sosial)
Disposable Income (DI)atau pendapatan bebas adalah pendapatan yang diterima seseorang yang siap digunakan untuk keperluan konsumsi maupun untuk ditabung. Besarnya pendapatan bebas adalah pendapatan perseorangan dikurangi pajak langsung (misal pajak penghasilan). Pendapatan ini dirumuskan sebagai berikut :
DI = PI – Pajak Langsung
Rumus Perhitungan Pendapatan Nasional
Gross Domestic Product (GDP) | ||
ditambah (+) | = | pendapatan faktor produksi domestik yang ada di luar negeri |
dikurangi (-) | = | Pembayaran faktor produksi luar negeri yang ada didalam negeri |
| = | Gross National Product (GNP) |
dikurangi (-) | = | Penyusutan/Depresiasi + Barang pengganti modal |
| = | Net National Product (NNP) |
dikurangi (-) | = | Pajak tidak langsung |
ditambah (+) | = | Subsidi |
| = | Net National Income (NNI) |
dikurangi (-) | = | Laba ditahan |
dikurangi (-) | = | Iuran asuransi |
dikurangi (-) | = | Iuran jaminan social |
dikurangi (-) | = | Pajak Perorangan |
ditambah (+) | = | Pembayaran transfer (Transfer Payment) |
| = | Personal Income (PI) |
dikurangi (-) | = | Pajak langsung |
| = | Disposable Income (DI) |
Contoh 1
KOMPONEN PENDAPATAN NASIONAL
Komponen Utama
Komponen Penunjang
Pendekatan Pendapatan
Pendekatan Produksi
Pendekatan Pengeluaran
PENDEKATAN PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL
Pendekatan Pendapatn (Income Approach
Y = r + w + i + p
r = sewa (rent)
w = Upah/Gaji (wages)
i = Bunga (interest)
p = Laba (profit)
Pendekatan Produksi (Production Approach)
Y = NTB1+NTB2+NTB3+........NTBn
Y = Pendapatan Nasional
NTB = Nilai tambah dari sector ekonomi
Pendekatan Pengeluaran (Exspenditure Approach)
Y = C + I + G + (X – M)
Y = Pendapatan Nasional
C = Konsumsi
I = Investasi
G = Pengeluaran pemerintah
X = Ekspor
M = Impor
PENDAPATAN PERKAPITA
TERIMA KASIH
3. Menghitung GNP, NNP, NNI, PI , DI dan Pendapatan Perkapita (BONUS)
Diketahui :
- GDP = $ 120.600
- FPDN = $ 45.000
- FPLN = $ 21.000
- Penyusutan = $ 10.000
- Pajak tidak langsung = $ 24.000
- Transfer payment = $ 10.550
- Laba ditahan = $ 1.200
- Pajak langsung = $ 13.000
Ditanya : Berapa GDP, GNP, NNP, NNI, PI dan DI ?
Jawab :
GDP = $ 120.600
CONTOH 2
= GDP – ( FPDN – FPLN)
= $ 120.600 – ( $ 21.000 - $ 45.000)
= $ 120.600 - $ 24.000
= $ 96.600
= $ 96.600 - $ 10.000
= $ 86.600
NNI = NNP – Pajak tidak langsung
= $ 86.600 - $ 24.000
= $ 62.600
PI = ( NNI + Transfer payment) – laba ditahan
= ( $ 62.600 + $ 10.550) - $ 1.200
= $ 73.150 - $ 1.200
= $ 71.950
DI = PI – Pajak langsung
= $ 71.950 - $ 13.000
= $ 58.950
Diketahui :
- GDP = $ 159.600
- FPDN = $ 20.000
- FPLN = $ 45.750
- Penyusutan = $ 10.000
- Pajak tidak langsung = $ 26.500
- Transfer payment = $ 10.500
- Laba ditahan = $ 6.580
- Pajak langsung = $ 14.400
Ditanya : Berapa GDP, GNP, NNP, NNI, PI dan DI ?
LATIHAN