MEDIA MENGAJAR
UNTUK SD/MI KELAS 5
Matematika
Pengukuran Sudut
Bab
3
Tujuan Pembelajaran
Mengenal Sudut
A
1. Mengidentifikasi Sudut
sudut
Sudut merupakan daerah yang dibatasi oleh dua garis lurus.
Contoh benda yang membentuk sudut, yaitu sudut pada bingkai lukisan.
Garis ke-1
Garis ke-2
Sudut juga berkaitan dengan perputaran sebuah garis, yaitu perputaran dari garis pertama ke garis kedua.
Garis AB diputar dengan pusat titik A ke garis AC.
∠A (dibaca sudut A), atau dapat juga ditulis: ∠BAC atau ∠CAB.
B
A
C
a. Sudut Lurus
A
B
C
Jarum jam pada pukul 06.00 membentuk sudut lurus.
∠ABC adalah sudut lurus.
2. Jenis-Jenis Sudut
2. Sudut Siku-Siku
A
B
C
Tanda sudut siku-siku
Garis tegak
Garis mendatar
Jarum jam pada pukul 09.00 membentuk sudut siku-siku.
∠ABC adalah sudut siku-siku.
3. Sudut Lancip
Sudut yang besarnya kurang dari sudut tegak atau sudut siku-siku.
Sudut lancip
Jarum jam pada pukul 01.00 membentuk sudut lancip.
A
B
C
∠ABC adalah sudut lancip.
4. Sudut Tumpul
Sudut yang besarnya lebih dari sudut siku-siku, tetapi lebih kecil dari sudut lurus.
Sudut tumpul
Jarum jam pada pukul 08.00 membentuk sudut tumpul.
A
B
C
∠ABC adalah sudut tumpul.
Jika dua garis berpotongan, maka terbentuk sudut-sudut yang saling bertolak belakang.
Dua sudut yang saling bertolak belakang memiliki besar yang sama.
Misalnya, garis AB dan CD berpotongan di titik P seperti berikut.
A
B
C
D
P
Sudut-sudut yang saling bertolak belakang dan sama besar, yaitu:
Mengukur Besar Sudut
B
Ukuran besar sudut merupakan ukuran saat berputar.
Satuan untuk ukuran besar sudut adalah derajat (°).
Saat kita menghadap ke timur, lalu berputar ke arah barat, selatan, dan kembali lagi ke timur, berarti kita berputar sejauh 1 putaran penuh.
Utara
Timur
Selatan
Barat
Besar sudut satu putaran adalah 360°.
= 180°
Besar sudut dapat diukur menggunakan busur derajat.
Titik sudut berimpit pusat busur
Salah satu kaki sudut berimpit garis dasar busur
Skala besar sudut
Besar sudut = 70°
Busur derajat
Menggambar Sudut
B
Ujung garis A berimpit pusat busur
Garis AB berimpit garis dasar busur
Pilih skala 50
Sudut 50o
A
B
Beri tanda
Buat garis dari titik A
ke tanda
Contoh: Menggambar sudut 50°
Selain untuk mengukur besar sudut, busur derajat juga dapat digunakan untuk menggambar sudut.
Mengukur Sudut pada Bangun Datar
C
Jumlah besar sudut pada bangun datar dapat berbeda-beda.
Kita akan mengukur jumlah besar sudut pada bangun segitiga.
Perhatikan bahwa ketiga sudut pada segitiga membentuk sudut lurus.
Jadi, jumlah besar sudut pada segitiga adalah 180°.