1 of 56

BAB I �GERAK BENDA DAN MAKHLUK HIDUP DI LINGKUNGAN SEKITAR

2 of 56

3 of 56

KONSEP GERAK

4 of 56

1. GERAK

  •  

5 of 56

2. GAYA

  • Gaya adalah tarikan atau dorongan. Gaya dapat mengubah bentuk, arah, dan kecepatan benda.
  • Gaya dapat dibedakan menjadi gaya sentuh dan gaya tak sentuh. Gaya sentuh contohnya adalah gaya otot dan gaya gesek. Gaya otot adalah gaya yang ditimbulkan oleh koordinasi otot dengan rangka tubuh. Gaya gesek adalah gaya yang diakibatkan oleh adanya dua buah benda yang saling bergesekan. Gaya tak sentuh adalah gaya yang tidak membutuhkan kontak langsung dengan benda yang dikenai.
  • Hukum I Newton menyatakan bahwa benda yang tidak mengalami resultan gaya (ΣF=0) akan tetap diam atau bergerak lurus beraturan.
  • Hukum II Newton menyatakan bahwa percepatan gerak sebuah benda berbanding lurus dengan gaya yang diberikan, namun berbanding terbalik dengan massanya.
  • Hukum III Newton menyatakan bahwa ketika benda pertama mengerjakan gaya (Faksi) pada benda kedua, maka benda kedua tersebut akan memberikan gaya (Freaksi) yang sama besar ke benda pertama namun berlawanan arah atau Faksi=−Freaksi.

6 of 56

SISTEM GERAK MANUSIA

  • RANGKA
  • OTOT

7 of 56

RANGKA

  • Fungsi rangka yaitu memberikan bentuk pada tubuh dan menopang tubuh kita; melindungi organ dalam, misalnya tulang rusuk melindungi jantung dan paru-paru, tulang tengkorak melindungi otak; tempat menempelnya otot yang merupakan alat gerak aktif sehingga dapat menggerakkan tulang; sebagai tempat pembentukan sel darah (pada jenis tulang tertentu, seperti tulang paha).

8 of 56

A. MACAM-MACAM TULANG

  1. Berdasarkan bentuknya, tulang dibedakan menjadi:
  2. Tulang Pipa atau Tulang Panjang (Long Bone)
  3. Tulang Pipih (Flat Bone)
  4. Tulang Pendek (Short Bone)
  5. Tulang Tak Berbentuk (Irreguler Bone)
  6. Berdasarkan jaringan penyusunnya dan sifat-sifat fisik tulang:
  7. Tulang rawan
  8. Tulang keras

9 of 56

TULANG PIPA ATAU TULANG PANJANG (LONG BONE)

  • Sesuai dengan namanya tulang pipa memiliki bentuk seperti pipa atau tabung dan biasanya berongga. Tulang pipa terbagi menjadi tiga bagian yaitu:
  • bagian tengah disebut diafisis
  • ujung disebut epifisis
  • diantara epifisis dan diafisis disebut cakra epifisis.
  • Beberapa contoh tulang pipa adalah pada tulang tangan diantaranya tulang hasta (ulna), tulang pengumpil (radius) serta tulang kaki diantaranya tulang paha (femur), dan tulang kering (tibia).

10 of 56

TULANG PIPIH (FLAT BONE)

  • Bentuk tulang yang kedua yaitu tulang pipih.
  • Tulang pipih tersusun atas dua lempengan tulang kompak dan tulang spons, didalamnya terdapat sumsum tulang.
  • Kebanyakan tulang pipih menyusun dinding rongga, sehingga tulang pipih ini sering berfungsi sebagai pelindung atau memperkuat.
  • Contohnya adalah tulang rusuk (costa), tulang belikat (scapula), tulang dada (sternum), dan tulang tengkorak.

11 of 56

TULANG PENDEK (SHORT BONE)

  • Dinamakan tulang pendek karena ukurannya yang pendek dan berbentuk kubus umumnya dapat kita temukan pada pangkal kaki dan pangkal lengan.

12 of 56

TULANG TAK BERBENTUK (IRREGULER BONE)

  • Tulang tak berbentuk memiliki bentuk yang tak termasuk ke dalam tulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek.
  • Tulang ini terdapat di bagian wajah dan tulang belakang.
  • Gambar tulang wajah (bagian mandibula) di samping termasuk tulang irreguler.

13 of 56

TULANG RAWAN

  • Pada saat masih embrio, rangka manusia dan hewan vertebrata sebagian besar berupa tulang rawan (kartilago).
  • Dalam perkembangannya, tulang rawan tersebut akan berubah menjadi tulang (tulang keras).
  • Tulang rawan mengandung banyak zat perekat berupa protein dan mengandung sedikit zat kapur sehingga bersifat lentur.
  • Ada 3 jenis tulang rawan, yaitu:
  • Tulang rawan hialin
  • Tulang rawan elastis
  • Tulang rawan serabut

14 of 56

TULANG RAWAN HIALIN

  • Merupakan tulang rawa yang tersusun dari bahan yang seragam.
  • Tulang rawan hialin terdapat pada dinding trakea, ujung tulang tungkai dan lengan anggota badan, sendi tulang, dan antara tulang rusuk dan tulang dada.

15 of 56

TULANG RAWAN ELASTIS

  • Bersifat lentur dan terdapat di hidung dan daun telinga.

16 of 56

TULANG RAWAN SERABUT

  • Bersifat kuat, tetapi kurang lentur dibandingkan bentuk tulang rawan lainnya, terdapat pada antar ruas tulang belakang.

17 of 56

TULANG KERAS

  • Tulang keras/Tulang sejati dibentuk oleh sel pembentuk tulang (osteoblas) ruang antar sel tulang keras banyak mengandung zat kapur, sedikit zat perekat, bersifat keras.
  • Zat kapur tersebut dalam bentuk kalsium karbonat (CaCO3) dan kalsium fosfat (Ca(PO4)2) yang diperoleh atau dibawa oleh darah.
  • Dalam tulang keras terdapat saluran havers yang didalamnya terdapat pembuluh darah yang berfungsi mengatur kehidupan sel tulang.
  • Tulang keras berfungsi untuk menyusun sistem rangka.

18 of 56

B. SUSUNAN RANGKA TUBUH MANUSIA

  • Tulang Tengkorak
  • Tulang Badan
  • Tulang Anggota Gerak
  • Tulang Dada

19 of 56

TULANG TENGKORAK

  • Tulang tengkorak merupakan tulang pembentuk kepala. Tulang-tulang tengkorak sebagian besar disusun tulang yang berbentuk pipih. Tulang-tulang tersebut saling berhubungan membentuk tengkorak. Di dalam tengkorak ini terdapat mata, otak, dan organ lainnya yang terlindung oleh tulang tulang tengkorak tersebut.
  • Tulang tengkorak tersusun atas tulang pipi, tulang rahang, tulang mata, tulang hidung, tulang dahi, tulang ubun-ubun, tulang pelipis, dan tulang baji. Hubungan antartulang tempurung kepala merupakan hubungan tulang yang tak dapat digerakkan. Pada bayi yang baru lahir, kedua tulang ubun-ubun di kiri dan kanan belum menyatu sempurna. Dalam pertumbuhannya, tulang tengkorak bayi akan menyatu sempurna.

20 of 56

TULANG BADAN

  • Tulang anggota badan tersusun oleh tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, dan gelang panggul. Masing-masing tulang tersebut membentuk kesatuan. Tulang anggota badan berfungsi melindungi organ-organ dalam yang lunak, seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan organ lainnya

21 of 56

TULANG BELAKANG

  • Tulang belakang tersusun atas ruas-ruas tulang yang fleksibel, tetapi kuat. Tulang belakang terdiri atas 33 ruas, yaitu 7 ruas tulang leher, 12 ruas tulang punggung, 5 ruas tulang pinggang, 5 ruas tulang kelangkang (sakrum), dan 4 ruas tulang ekor.

22 of 56

TULANG DADA

  • Tulang dada terletak dekat tulang rusuk atau lebih tepatnya di tengah-tengah dada. Tulang dada terdiri atas bagian hulu, badan, dan taju pedang.

23 of 56

TULANG RUSUK

  • Tulang rusuk pada manusia terdiri atas 24 buah atau 12 pasang. Tulang rusuk manusia memiliki fungsi sebagai pelindung organ-organ dalam, seperti jantung dan paru-paru. Tulang rusuk manusia, terdiri atas 7 pasang tulang rusuk sejati, 3 pasang tulang rusuk palsu, dan 2 pasang tulang rusuk melayang.

24 of 56

TULANG PANGGUL

  • Gelang panggul atau tulang panggul terletak di ujung bawah tulang belakang. Gelang panggul terdiri atas 2 tulang usus (ilium), 2 tulang kemaluan (ischium), dan 2 tulang duduk (pubis).

25 of 56

TULANG ANGGOTA GERAK

  • Tulang anggota gerak pada manusia terdiri atas tulang anggota gerak bagian atas (tangan) dan tulang anggota gerak bagian bawah (kaki).
  • Masing-masing tulang tersebut tersusun oleh beberapa tulang.Tulang anggota gerak bagian atas atau tangan terbentuk dari tulang lengan atas (humerus), tulang pengumpil (radius), dan tulang hasta (ulna). Adapun tulang penyusun anggota gerak bagian bawah adalah tulang paha (femur), tulang betis (fibula), dan tulang kering (tibia)

26 of 56

STRUKTUR TULANG

  • Periosteum
  • Tulang Kompak (Compact Bone)
  • Tulang Spons (Spongy Bone)
  • Sumsum Tulang (Bone Marrow)
  • Tulang Rawan (Kartilago)
  • Perkembangan Tulang

27 of 56

1. PERIOSTEUM

  • Pada lapisan pertama bernama periosteum.
  • Periosteum merupakan lapisan tipis atau membran yang menempel pada permukaan tulang dengan kuat.
  • Periosteum merupakan tempat melekatnya otot-otot rangka (skelet) ke tulang.
  • Pembuluh darah kecil pada periosteum berperan dalam membawa zat-zat makanan ke dalam tulang.

28 of 56

2. TULANG KOMPAK (COMPACT BONE)

  • Pada lapisan kedua bernama tulang kompak atau disebut juga tulang keras.
  • Tulang ini teksturnya halus dan sangat kuat.
  • Tulang kompak mengandung sel-sel tulang, pembuluh-pembuluh darah, zat kapur (Calsium Phosfat dan Calsium Carbonat) dan fosfor, serta serabut elastis.
  • Kerasnya tulang disebabkan karena tulang mengandung kalsium, sedangkan serabut-serabut elastis mempertahankan tulang agar tetap kuat, tidak mudah rapuh atau patah.

29 of 56

3. TULANG SPONS (SPONGY BONE)

  • Pada lapisan ketiga ada yang disebut dengan tulang spons.
  • Tulang spons dalam tulang pipa terdapat di daerah ujung tulang.
  • Tulang spons memiliki banyak rongga (ruang-ruang kecil terbuka) yang membuat tulang menjadi ringan.

30 of 56

4. SUMSUM TULANG (BONE MARROW)

  • Lapisan terakhir yang kita temukan dan yang paling dalam adalah sumsum tulang.
  • Tulang panjang mempunyai lubang atau saluran yang besar, saluran itu terdapat di tengah tulang panjang dan diisi oleh jaringan berlemak yang disebut sumsum.
  • Sumsum tulang wujudnya seperti jelly yang kental.
  • Sumsum tulang ini dilindungi oleh tulang spons.
  • Sumsum tulang dibagi menjadi dua jenis.
  • Sumsum merah berada di antara tulang spons dan berfungsi untuk memproduksi sel-sel darah seperti sel darah merah dan putih.
  • Sumsum kuning berada di tulang panjang bagian tengah yang sebagian besar berisi lemak.

31 of 56

5. TULANG RAWAN (KARTILAGO)

  • Tulang rawan merupakan jaringan tebal, lunak, dan lentur yang menutupi ujung tulang panjang.
  • Tulang rawan tersusun atas sel-sel yang dikelilingi oleh matriks protein yang dihasilkan oleh sel-sel tersebut.
  • Selain di ujung-ujung tulang panjang, tulang rawan juga bias ditemukan di ujung-ujung tulang rusuk, dinding saluran pernapasan, hidung, dan telinga.
  • Berdasarkan gambar 10. disamping, tulang pipa dibagian menjadi 2 bagian yaitu epifisis dan diafisis.
  • Epifisis adalah bonggol atau bagian tulang yang membesar pada bagian ujung tulang.
  • Diafisis adalah bagian yang berada di tengah tulang atau berada di antara epifisis, dibangun oleh tulang kompakta dan dilapisi periosteum.
  • Diantara diafisis dan epifisis terdapat cakra epifisis yang berperan dalam proses bertambah panjangnya tulang pipa karena mengandung osteoblas (sel-sel muda tulang).

32 of 56

PERKEMBANGAN TULANG

  • Proses perubahan tulang rawan menjadi tulang keras disebut dengan Osifikasi.
  • Osifikasi telah bermula sejak umur embrio 6-7 minggu dan berlangsung sampai dewasa.
  • Terdapat dua proses terbentuknya tulang (osifikasi), yaitu penulangan intramembran (terjadi pada tulang pipih) dan penulangan endokondral (terjadi pada tulang pipa).

33 of 56

  • Proses osifikasi berawal dari tulang rawan.
  • Tulang rawan memiliki rongga yang terisi oleh osteoblas (sel-sel muda pembentuk tulang), selanjutnya osteoblas mensekresi matriks tulang muda (osteoid) ke dalam ruang interseluler tulang yang kaya akan serabut kolagen sehingga terbentuk pembuluh darah pada jaringan tulang yang membawa kalsium dan fosfat.
  • Akhirnya terjadi pengendapan kalsium pada osteoblas sehingga osteoblas berubah menjadi osteosit.
  • Kemudian, osteosit mensekresikan zat berupa proteinyang akan menjadi matriks tulang setelah proses pengapuran oleh kalsium dan fosfat yang akan membuat tulang menjadi keras.
  • Seiring dengan proses penulangan maka di daerah antara diafisis dan epifisis belum mengalami penulangan, dan disebut cakram epifisis yang berguna untuk pemanjangan tulang pada saat pertumbuhan.
  • Pada orang yang sudah dewasa bagian cakram epifisis sudah mengalami penulangan sehingga pada orang dewasa tidak terjadi pertumbuhan tulang lagi
  • Pada wanita berusia 40 tahun, menurunnya kadar hormon esterogen secara alamiah membuat proses pembentukan tulang baru oleh osteoblas terhambat sehingga kepadatan tulang menurun. Lama kelamaan hal ini dapat membuat wanita mengalami Osteoporosis (pengeroposan tulang).

34 of 56

HUBUNGAN ANTAR TULANG

  • Sinartrosis : Hubungan antar tulang yang tidak memungkinkan adanya gerakan
  • Amfiartrosis : Hubungan antar tulang yang menimbulkan sedikit gerakan
  • Diartrosis : Hubungan antar tulang yang memungkinkan terjadinya gerakan

35 of 56

TIPE PERSENDIAN

  • Sendi peluru/sendi lesung
  • Sendi engsel
  • Sendi putar
  • Sendi pelana
  • Sendi geser

36 of 56

STRUKTUR DAN FUNGSI OTOT PADA MANUSIA

  • Fungsi Otot
  • Otot manusia meliputi 40 – 50% dari berat tubuh. Otot bersifat elastis, dapat diregangkan, dapat dirangsang, dan berkontraksi. Tulang-tulang tidak dapat bergerak tanpa adanya otot, sehingga otot sering disebut alat gerak aktif.

Sendi adalah pertemuan antara dua tulang atau lebih. Sendi tidak mudah terlepas jika digunakan karena pertemuan antara dua tulang tersebut diikat oleh ligamen. Selain itu, ligamen juga berfungsi agar sendi kita dapat bergerak dengan fleksibel. Ligamen adalah jaringan berbentuk pita yang tersusun dari serabut-serabut liat yang mengikat tulang yang satu dengan tulang yang lain pada sendi. Pada bagian ujung tulang kita tertutup oleh kartilago. Fungsi kartilago (tulang rawan) ini adalah menjaga agar tidak terjadi benturan atau gesekan antara tulang yang satu dengan tulang yang lain yang dihubungkan oleh persendian.

37 of 56

Berdasarkan prinsip kerjanya, otot dibedakan menjadi dua

  • Otot yang bekerja di bawah kesadaran
  • Otot yang bekerja di luar kesadaran

38 of 56

  • Tiga Jenis Jaringan Otot
  • 1) Otot Rangka
  • 2) Otot Polos
  • 3) Otot Jantung

39 of 56

1) OTOT RANGKA

  • Otot Rangka adalah otot yang paling banyak di dalam tubuh.
  • Jika diamati di bawah mikroskop, sel-sel otot rangka terlihat bergaris-garis melintang, sehingga otot ini juga disebut dengan otot lurik.
  • Otot rangka melekat pada tulang dengan perantaraan tendon.
  • Tendon adalah pita tebal, berserabut, dan liat yang melekatkan otot pada tulang.
  • Otot rangka tergolong otot sadar, kita bisa mengontrol penggunaan otot ini.
  • Otot rangka cenderung cepat berkontraksi dan cepat lelah.

40 of 56

2) OTOT POLOS

  • Otot polos terdapat pada dinding organ dalam seperti lambung, usus halus, rahim, kantung empedu, dan pembuluh darah.
  • Gerakan otot polos lamban, dan bekerja tidak dipengaruhi sistem otak sadar.
  • Maka otot polos sering disebut otot tidak sadar.
  • Geraknya teratur dan tidak cepat lelah.
  • Berbentuk kumparan (gelendong atau spindel) dan kedua ujungnya meruncing.
  • Setiap sel mempunyai satu inti yang terletak di tengah.

41 of 56

3) OTOT JANTUNG

  • Otot jantunghanya ditemukan di jantung.
  • Otot jantung juga tergolong otot tidak sadar.
  • Otot jantung mempunyai garis-garis seperti otot rangka namun, otot jantung mirip otot polos karena tergolong otot tidak sadar.
  • Otot jantung berkontraksi sekitar 70 kali per menit sepanjang hari selama hidup seseorang.
  • Otot ini tidak dapat dikontrol oleh kemauan sadarmu.

42 of 56

PERBEDAAN OTOT LURIK, OTOT POLOS, DAN OTOT JANTUNG

No.

Perbedaan

Otot Lurik

Otot Polos

Otot Jantung

1

Tempat

Melekat pada rangka

Dinding organ dalam, seperti lambung, usus dan kandung kemih

Dinding jantung

2

Bentuk Serabut (sel)

Memanjang, silindris, ujung tumpul

Memanjang, berbentuk gelendong, ujung lancip

Memanjang, silindris, serabut (sel) bercabang dan mmenyatu

3

Jumlah nukleus tiap sel

Banyak

Satu

Satu

4

Letak nukleus

Tepi (perifer)

Tengah

Tengah

5

Garis melintang

Ada

Tidak ada

Ada

6

Kecepatan kontraksi

Paling cepat

Paling lambat

Sedang

7

Tipe kontrol

Menurut kemauan

Tidak menurut kemauan

Tidak menurut kemauan

43 of 56

KERJA OTOT MANUSIA

  • Otot manusia bekerja dengan cara berkontraksi sehingga otot akan memendek, mengeras dan bagian tengahnya menggelembung (membesar).
  • Karena memendek maka tulang yang dilekati oleh otot tersebut akan tertarik atau terangkat.
  • Kontraksi satu macam otot hanya mampu untuk menggerakkan tulang kesatu arah tertentu.
  • Agar tulang dapat kembali ke posisi semula, otot tersebut harus mengadakan relaksasi dan tulang harus ditarik ke posisi semula.
  • Untuk itu harus ada otot lain yang berkontraksi yang merupakan kebalikan dari kerja otot pertama.
  • Jadi, untuk menggerakkan tulang dari satu posisi ke posisi yang lain, kemudian kembali ke posisi semula diperlukan paling sedikit dua macam otot dengan kerja yang berbeda yaitu otot bisep dan trisep.
  • Otot bisep adalah otot yang mempunyai dua tendon (dua ujung) yang melekat pada tulang dan terletak di lengan atas bagian depan.
  • Otot trisep adalah otot yang mempunyai tiga tendon (tiga ujung) yang melekat pada tulang dan terletak di lengan atas bagian belakang.
  • Untuk mengangkat lengan bawah, otot bisep berkontraksi dan otot trisep berelaksasi.
  • Untuk menurunkan lengan bawah, otot trisep berkontraksi dan otot bisep berelaksasi.

44 of 56

Otot Berdasarkan cara kerjanya:

  • Otot antagonis menyebabkan terjadinya gerak antagonis, yaitu gerak otot yang berlawanan arah.
  • Otot sinergis menyebabkan terjadinya gerak sinergis, yaitu gerak otot yang bersamaan arah.

45 of 56

KELAINAN PADA SISTEM GERAK (KELAINAN TULANG)

  • Rakitis
  • Osteoporosis
  • Mikrosefalus
  • Patah Tulang (Fraktura)
  • Terkilir
  • Kelainan Bentuk Tulang Belakang
  • Artritis

46 of 56

KELAINAN PADA SISTEM GERAK MANUSIA (KELAINAN OTOT)

  • Atrofi
  • Tetanus
  • Miastenia Gravis
  • Kelelahan Otot
  • Hernia
  • Hipertrofi

47 of 56

UPAYA MENJAGA KESEHATAN SISTEM GERAK MANUSIA

  • Hindari minuman bersoda
  • Cukupi kebutuhan vitamin D
  • Olahraga secara rutin
  • Konsumsi makanan kaya nutrisi dan vitamin
  • Hindari konsumsi garam tinggi
  • Hindari konsumsi alkohol

48 of 56

SISTEM GERAK PADA HEWAN

  • Gerak Hewan dalam Air
  • Gerak Hewan di Udara
  • Gerak Hewan di Darat

49 of 56

SISTEM GERRAK PADA TUMBUHAN

  • Berdasarkan asal datangnya rangsangan, gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi tiga, yaitu gerak endonom, gerak higroskopis, dan gerak esionom.
  • Gerak endonom adalah gerak yang terjadi akibat rangsangan yang berasal dari dalam sel atau tubuh tumbuhan.
  • Gerak higroskopis adalah gerak yang terjadi karena adanya perubahan kadar air di dalam sel secara tidak merata. Contohnya membukanya buah polong-polongan dan membukanya dinding sporangium tumbuhan paku.
  • Gerak esionom adalah gerak tumbuhan yang disebabkan oleh adanya rangsangan dari luar tubuh tumbuhan (lingkungan sekitar). Berdasarkan arah respons gerak yang dilakukan tumbuhan, gerak esionom dapat dibedakan menjadi gerak tropisme, gerak taksis, dan gerak nasti.

50 of 56

UJI KEMPETENSI

1. Fungsi sistem rangka antara lain melindungi organ internal. Pada tubuh manusia tulang yang melindungi jantung dan paru-paru serta otak secara berturut-turut adalah ....

A. tulang belakang dan tulang rusuk

B. tulang rusuk dan tulang tengkorak

C. tulang tengkorak dan tulang rusuk

D. tulang belakang dan tulang tengkorak

2. Berikut ini merupakan contoh otot yang bekerja secara sadar dan tidak sadar yang disebutkan secara berturut-turut adalah ....

A. otot jantung dan otot dahi

B. otot jantung dan otot trisep

C. otot bisep dan otot jantung

D. otot dahi dan otot gastronemius

3. Tipe persendian yang terdapat pada rahang adalah ....

A. sendi geser

B. sendi putar

C. sendi pelana

D. sendi engsel

51 of 56

4. Gerak tumbuhan yang memerlukan rangsang berupa perubahan kadar air di dalam sel sehingga terjadi pengerutan yang tidak merata disebut gerak ….

A. nasti

B. esionom

C. tropisme

D. higroskopis

5. Contoh gerak tumbuhan berikut yang bukan merupakan contoh dari gerak nasti adalah….

A. mekarnya bunga pukul empat

B. gerak menutupnya daun putri malu

C. menguncupnya daun tumbuhan Leguminoceae

D. merekahnya kulit buah-buahan yang sudah kering pada tumbuhan polong-polongan

6. Perhatikan pernyataan-pertanyaan di bawah ini!

(1) sebagian besar ikan memiliki bentuk tubuh torpedo

(2) ekor dan sirip ikan berfungsi untuk menahan laju air

(3) sirip tambahan diperlukan untuk melakukan berbagai gerakan di dalam air

(4) bentuk torpedo (streamline) tubuh ikan berfungsi untuk mengurangi hambatan di dalam air

Berdasarkan pernyataan-pernyataan di atas, yang mendukung ikan untuk melakukan berbagai gerakan di dalam air adalah pernyataan nomor ….

A. (1), (2), dan (3)

B. (1), (2), dan (4)

C. (1), (3), dan (4)

D. (2), (3), dan (4)

52 of 56

7. Seseorang yang sedang mengendarai sepeda mampu menempuh jarak 5 meter dalam waktu 2,5 sekon. Berdasarkan informasi tersebut, kecepatan anak bersepeda adalah … m/s.

A. 2,0

B. 5,0

C. 7,5

D. 12,5

8. Sebuah mobil bergerak dengan kecepatan yang berubah-ubah seperti digambarkan pada grafik di bawah ini.

Titik yang menunjukkan mobil sedang mengalami peristiwa kelembaman adalah ….

A. A – B

B. B – C

C. C – D

D. D – A

53 of 56

9. Perhatikan gambar bola yang dilempar ke tembok akan memantul kembali seperti gambar di bawah ini!

A. F1, F2 dan F3, karena ketiga gaya tersebut menggambarkan gerak bola

B. F1 dan F2, karena bekerja pada benda yang sama dan arah gayanya saling tegak lurus

C. F1 dan F3, karena bekerja pada benda yang berbeda dan arah gayanya saling tegak lurus

D. F2 dan F3, karena bekerja pada benda yang berbeda dan arah gayanya saling berlawanan

10. Perhatikan posisi burung yang sedang terbang bebas seperti pada gambar di bawah ini!

Saat terbang di udara, burung tersebut menerapkan hukum ketiga Newton dengan cara memanfaatkan sifat gesekan udara. Berdasarkan fakta tersebut, maka perbandingan besarnya gaya aksi dan reaksi antara burung dengan udara yang benar adalah ....

A. sama, sehingga burung dapat melayang di udara

B. sama, sehingga burung dapat terbang dengan stabil di udara

C. sama, karena gaya yang dimilikinya melebihi besar gaya gesekan udara maka burung dapat maju ke depan

D. berbeda, karena gaya yang dimilikinya lebih kecil dari gaya gesekan udara sehingga burung dapat maju ke depan

54 of 56

ESSAY

1. Perhatikan gambar ketiga jenis otot manusia berikut ini

Jelaskan nama masing-masing otot tersebut dan lokasinya dalam tubuh manusia, serta sebutkan satu (1) ciri yang nampak dari otot tersebut!

2. Mengapa kita dianjurkan untuk berjemur pada pagi hari?

3. Jelaskan perbedaan prinsip gerak yang dilakukan oleh burung, ikan, dan kuda berdasarkan bentuk tubuhnya!

4. Perhatikan gambar grafik berikut ini!

Berdasarkan gambar di atas,

a. Apa yang terjadi pada kecepatan mobil yang berada pada jarak di antara 2,6 km sampai 2,8 km?

b. Manakah dari gambar A, B, C, D, dan E berikut yang menunjukkan lintasan gerak mobil balap yang terekam pada grafik di atas?

55 of 56

  1. Perhatikan gambar di bawah ini!

dengan gaya yang besarnya F dan sebagai hasilnya ia melambung ke udara.

a. Berapakah besar gaya yang dikerjakan tanah () terhadap peloncat? Apakah =w, >w, atau <w?

b. Berapa pula besar F’ dibandingkan F? Apakah =F, >F, atau <F? Jelaskan!

56 of 56

SEKIAN