LOGISTICS MIS
Sistem Informasi Manajemen Logistik untuk Distribusi UKM
Kelompok empat serangkai
Dianta Arya Zaki Hanif · Fairuz Ahnaf Susatyo · Aditya Muhammad · Ahmad Riza Raihan Alauddin
Pengembangan Sistem Informasi · SIF401
Kelompok 8
empatSerangkai
Ahnaf
24523
Dianta
24523
Aditya
24523
Riza
24523
Latar Belakang Masalah
Pengelolaan inventaris & pengadaan manual menghambat pengambilan keputusan
Kesalahan Pencatatan Stok
Input manual di spreadsheet rentan human error dan duplikasi data.
Data Tidak Real-Time
Stok aktual tidak diketahui sampai dicek manual — sering telat diketahui.
Pengadaan Terlambat
Tidak ada peringatan otomatis saat stok mulai menipis.
Laporan Sulit Dibuat
Data tersebar, manajemen kesulitan menyusun laporan untuk keputusan.
Sumber: PRD LMIS — dampak langsung pada efisiensi operasional dan kecepatan keputusan manajemen
Solusi Sistem Informasi
LMIS — satu sumber kebenaran real-time untuk inventaris dan procurement
“Memberi manajer satu sumber kebenaran real-time atas inventaris dan procurement, agar keputusan lebih cepat dan berbasis data.”
Warehouse
Pencatatan stok masuk/keluar atomik, severity tier otomatis, riwayat transaksi lengkap.
Procurement
Siklus Purchase Order penuh: Draft → Ordered → Received, atomik & aman dari race condition.
Dashboard & Reports
KPI real-time, drill-down interaktif, 3 laporan operasional + export Excel.
Arsitektur Sistem
Full-stack monolith — Next.js Server Actions menggantikan REST API terpisah
Presentation
React Server & Client Components — shadcn/ui, Tailwind CSS
Application
Server Actions — validasi Zod, RBAC guard, transaksi atomik
Data
Prisma ORM 6 → PostgreSQL 16 (Docker)
Teknologi Utama
RBAC diberlakukan server-side di middleware — tidak sekadar disembunyikan di UI.
Fitur Utama
6 modul, dibangun bertahap dan diverifikasi manual di setiap fase
Auth & RBAC
Login aman, 2 role (Manager/Staff), middleware server-side
Master Data
CRUD Produk, Kategori, Supplier dengan soft-deactivation
Warehouse
Stock in/out atomik, severity tier, riwayat & filter
Procurement
Siklus PO Draft → Ordered → Received, goods receipt atomik
Dashboard
4 KPI live, pie chart status PO, drill-down interaktif
Reports
3 laporan operasional + export Excel (.xlsx)
Alur Sistem: Input → Proses → Output
Contoh alur lengkap: dari Purchase Order sampai muncul di Dashboard
1
Buat PO
Staff pilih supplier + line item produk
2
Confirm Order
Validasi ulang produk/supplier aktif → status Ordered
3
Receive Goods
Koreksi jumlah diterima, transaksi atomik
4
Stok Terupdate
currentStock bertambah otomatis, row-locked
5
Dashboard & Report
KPI, severity tier, laporan Excel real-time
Kunci teknis: Row-Level Locking (SELECT FOR UPDATE)
Setiap mutasi stok dan penerimaan PO dibungkus dalam satu transaksi database atomik. Ini mencegah race condition ketika dua permintaan datang hampir bersamaan — stok tidak akan pernah tercatat ganda atau menjadi negatif, bahkan pada skenario penerimaan barang secara serentak.
Kualitas & Keamanan Sistem
Diverifikasi lewat testing otomatis, code review, dan audit keamanan di setiap fase
103
Test Otomatis Lulus
6/6
Fase MVP Selesai
29
Requirement Tervalidasi
0
Bug Kritis Terbuka
Contoh Bug Nyata yang Ditemukan & Diperbaiki
Race Condition PO
Konfirmasi PO bersamaan dengan edit bisa lolos validasi — diperbaiki dengan row-locking atomik, diverifikasi test concurrency ke Postgres asli.
Celah RBAC Middleware
Manager gagal akses halaman sendiri karena callback role salah tempat — ditemukan & diperbaiki di Phase 1.
Validasi Parameter URL
Parameter tanggal/filter yang tidak valid bisa membuat halaman crash — diterapkan whitelist validation di semua fase baru.
Refleksi Singkat
Proses discuss → plan → execute → verify diterapkan konsisten di 6 fase
Berjalan Baik
Perlu Diperbaiki
Terima Kasih
Logistics MIS — 6/6 Fase MVP Selesai · 29 Requirement Tervalidasi
Sesi Tanya Jawab
Kelompok empat serangkai · Pengembangan Sistem Informasi SIF401