PERSITIWA PENTING DI BULAN RAMADAN
SDN JATIWARING XI
BULAN DI TURUNKANNYA AL-QUR”AN
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ��
Artinya: “Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir di bulan itu, maka berpuasalah.” (QS. Al Baqarah: 185).
Tepatnya pada tanggal 17 Ramadan 13 tahun sebelum Hijriyah, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama. Pakar astronomi, Syekh Mahmud Basya menuturkan, waktu itu bertepatan dengan awal Februari tahun 610 Masehi.
Di tengah peribadatan nabi di gua Hira, nabi didatangi sosok yang tak pernah dikenalnya. “Bergembiralah wahai Muhammad, aku Jibril. Dan engkau adalah utusan Allah untuk umat ini,” tutur sosok malaikat itu.
Kemudian Jibril menyuruh nabi membaca, nabi menjawab tidak bisa. Perintah itu sampai diulang tiga kali oleh Jibril, jawaban nabi sama. Kemudian Jibril membacakan wahyu pertama, Surah al-Alaq ayat 1 sampai 5.
sering disebut sebagai satu malam yang lebih indah atau lebih besar keutamaannya dari malam seribu bulan. Ini adalah malam ketika turunnya ayat-ayat pertama dalam Al Quran kepada Nabi Muhammad. Malam Lailatul Qadar yang istimewa tersebut pernah dialami Rasulullah SAW setelah menyendiri dan mendapat wahyu pertama di Gua Hira.
Lailatul Qadar berlangsung pada salah satu malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Istimewanya, tak ada yang tahu pasti kapan datangnya Lailatul Qadar alias hanya rahasia Allah.
Lailatul Qadar Lailatul Qadar
Perang Badar atau biasa disebut Ghazwah Badr al-Kubra adalah perang yang menjadi pembeda, menandai awal kejayaan kaum muslimin. Peristiwa perang badar terjadi pada hari Jumat 17 Ramadhan tahun 2 Hijriyah bertepatan dengan 13 Maret 624 Masehi.
Dalam peperangan ini, Rasulullah Saw membawa 313 pasukan muslim, menghadapi 950 pasukan nonmuslim. Perbedaan jumlah pasukan yang mencolok tersebut tidak lantas mengecilkan nyali tentara muslim.
Namun, dengan tekad yang kuat membela Rasulullah SAW, kaum muslimin berhasil memporak-porandakan pasukan kafir. Allah menguatkan mereka dengan malaikat-malaikat. Kaum kafir Quraisy lari sejadi-jadinya, kaum Muslim mengejar mereka, membunuh, dan menawan.
PERANG BADAR
Tanggal 20 Ramadhan tahun 8 Hijriyah merupakan waktu yang bersejarah dalam Islam. Di tanggal tersebut, Rasulullah Saw dan para sahabatnya berhasil menaklukan Kota Makkah dalam sebuah peperangan yang disebut dengan perang Fathu Makkah (penaklukan Makkah).
Peperangan tersebut dipicu oleh perlakuan orang Quraisy yang merusak satu perjanjian dari beberapa perjanjian Hudaibiyyah. Orang Quraisy bersekongkol dengan kabilah lainnya untuk memerangi orang-orang yang berdamai dengan Rasul. Dalam pertempuran itu, Rasulullah mengerahkan 10.000 pasukan muslim.
Rasul mengutus sahabat Khalid bin Walid sebagai panglima perang dan memerintahkannya agar tidak memulai menyerang sebelum diserang.
PEMBEBASAN KOTA MEKKAH
Bersama mereka, nabi berperang dalam keadaan berpuasa, kemudian berbuka di tengah jalan karena mengalami keberatan (masyaqqah).
Pada akhirnya, pasukan muslim berhasil menaklukkan tentara Quraisy hingga mereka menyerah.
Pasca perang itu, nabi memerintahkan untuk menghancurkan berhala di sekitar Ka’bah yang berjumlah 360. Selepas itu, kaum muslimin mengumandangkan takbir, Rasulullah Saw salat di makam Ibrahim dan meminum air Zam Zam
Bulan Ramadhan juga menjadi bulan saat orang-orang dekat Rasulullah meninggal dunia. Sebagai contoh adalah putri Nabi yakni Fatimah Az-zahra yang meninggal pada 3 Ramadhan tahun 3 Hijriyah. Ada juga Khadijah yang tak lain adalah istri nabi yang wafat pada 10 Ramadhan 619 Masehi. Beliau wafat di usia 65 tahun. Selain itu, ada putri Rasulullah SAW, Ruqayyah, yang juga istri Utsman bin Affan RA. Beliau meninggal di usia 22 tahun saat Perang Badar tahun 2 hijriah (624 Masehi).��
Wafatnya Orang-Orang Terdekat Rasul
Ali bin Abi Thalib, yang merupakan khalifah pertama dari Bani Hasyim juga meninggal pada bulan Ramadhan.
Tepatnya pada 21 Ramadhan tahun 40 Hijriah (661 Masehi) dalam usia 63 tahun.
Ada juga Aisyah yang merupakan istri nabi dan putri dari Abu Bakar ash-Shiddiq yang wafat di Madinah pada 17 Ramadhan 58 Hijriah (678 Masehi).
Tugas
Kelas 1 – 3 Tulis Surat Al – Kautsar dan artinya
Kelas 4 – 6 Tulis Surat Al- Baqarah 185