1 of 56

Mari sijaga kebadian ruang ibadahta, terlebih-lebih mari si mateken HPnta

2 of 56

2

2

GBKP RUNGGUN TEBING TINGGI

KEBAKTIAN BAHASA INDONESIA

PUKUL : 19.00 WIB

Yang Melayani :

CP Swani Juita Br. Sinaga

(peringatan hut kemerdekaan RI)

17 Agustus 2024

3 of 56

S A M B U T A N

4 of 56

5 of 56

PENGANTAR IBADAH

6 of 56

KJ 017 : 1,4,7

1.

Tuhan Allah hadir,

pada saat ini

Hai sembah sujud disini

Diam dengan hormat,

tubuh serta jiwa,

tunduklah menghadap Dia

Marilah, umatNya,

hati mu serahkan

Dalam kerendahan

Jemaat Berdiri

7 of 56

KJ 017 : 1,4,7

4.

Raja yang mulia,

biarlah hambaMu

mengagungkan selalu,

hingga aku ini

sungguh beribadat

sama seperti malaikat,

dan benar mendengar

firmanMu, ya Tuhan,

agar kulakukan!

8 of 56

KJ 017 : 1,4,7

7.

Jadikanlah aku

hamba bersahaja

dalam damai dan sejaht'ra. Sucikanlah aku,

agar Kau kupandang

dalam roh dan kebenaran.

Arahku padaMu:

wajahMu kucari

kini dan abadi.

9 of 56

Menyanyikan Lagu Kebangsaan

“Indonesia Raya”

10 of 56

VOTUM & SALAM

11 of 56

Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.

(Galatia 5 : 1)

12 of 56

KJ 353 : 1-3

1.

Sungguh lembut Tuhan Yesus memanggil,

memanggil aku dan kau.

Lihatlah Dia prihatin

menunggu aku dan kau.

Reff.

"Hai mari datanglah,

kau yang lelah, mari datanglah!" Sungguh lembut Tuhan Yesus memanggil, "Kau yang sesat, marilah!"

13 of 56

KJ 353 : 1-3

2.

Janganlah ragu, Tuhanmu mengajak,

mengajak aku dan kau;

Janganlah enggan menerima kasihNya terhadap aku dan kau.

Reff.

"Hai mari datanglah,

kau yang lelah, mari datanglah!" Sungguh lembut Tuhan Yesus memanggil, "Kau yang sesat, marilah!"

14 of 56

KJ 353 : 1-3

3.

Waktu serta kesempatan berlalu yang dib'ri aku dan kau;

nanti gelap kematian membayang

mengancam aku dan kau.

Reff.

"Hai mari datanglah,

kau yang lelah, mari datanglah!" Sungguh lembut Tuhan Yesus memanggil, "Kau yang sesat, marilah!"

15 of 56

Jemaat Duduk

Pujian kepada allah pemberi kemerdekaan

L

:

Kasih Allah telah memerdekakan kita. Kita dimerdekakanNya dengan memberikan diriNya sebagai ganti kita atas kematian. Kemerdekaan adalah pemberian Allah yang sangat berharga untuk kita.

J

:

Terpujilah Tuhan, bangsa kita sudah merdeka dari penjajahan dosa.

16 of 56

L

:

Kebebasan dari dosa adalah dasar hidup kita membawa kemerdekaan terhadap seluruh manusia

J

:

Terpujilah Tuhan, kita sudah dimerdekakan Allah supaya kita mendapat bagian membawa kemerdekaan kepada seluruh manusia.

Pujian kepada allah pemberi kemerdekaan

17 of 56

Pujian kepada allah pemberi kemerdekaan

L

:

Allah-lah yang menjamin kemerdekaan kita sampai selama-lamanya, sehingga kita tidak lagi tertawan oleh kehidupan yang tidak berguna.

J

:

Terpujilah Tuhan, IA memperlengkapi kita dengan hikmat agar tetap mampu menjaga kemerdekaan serta mengisi kemerdekaan dengan baik.

18 of 56

KJ 249 : 1-3

1.

Serikat persaudaraan, berdirilah teguh! Sempurnakan persatuan

di dalam Tuhanmu.

Bersama-sama majulah, dikuatkan iman,

Berdamai, bersejahtera, dengan pengasihan.

19 of 56

KJ 249 : 1-3

2.

Serikatmu tetap teguh diatas Alasan,

yaitu satu Tuhanmu,

dan satulah iman,

dan satu juga baptisan

dan Bapa satulah,

yang olehmu

sekalian dipuji, disembah.

20 of 56

KJ 249 : 1-3

3.

Dan masing-masing kamu pun dib'ri anugerah,

supaya kamu bertekun dan rajin bekerja.

Hendaklah hatimu rendah, tahu: Tuhan berpesan

Jemaat menurut firmanNya berkasih-kasihan.

21 of 56

Pengakuan tentang ketidakmampuan manusia menjaga kemerdekaan

L

:

Marilah kita mengingat dan merenungkan sejauh mana perbuatan kita dalam menghargai kemerdekaan yang telah diberikan Allah selama ini?

SAAT TEDUH

22 of 56

Pengakuan tentang ketidakmampuan menjaga kemerdekaan

L

:

Sejauh mana ketekunan kita memakai dan mengisi kemerdekaan yang telah diberikan Allah bagi kita?

SAAT TEDUH

23 of 56

KJ 183 : 1-2

1.

Menjulang nyata atas bukit kala t'rang benderang salibMu, Tuhanku. Dari sinarnya yang menyala-nyala memancarkan kasih agung dan restu.

Seluruh umat insan menengadah ke arah cahya kasih yang mesra.

Bagai pelaut yang karam merindukan di ufuk timur pagi merekah.

24 of 56

Firman tuhan yang menjadi petunjuk hidup baru

L

:

“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna” (Roma 12:2)

Jemaat Berdiri

25 of 56

(Jemaat Duduk)

Firman Allah Roma 6 : 15 – 23

(Tunggal)

15.

Dua macam perhambaan

Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak!

26 of 56

16.

Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran?

Roma 6 : 15-23

27 of 56

17.

Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu.

18.

Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.

Roma 6 : 15-23

28 of 56

19.

Aku mengatakan hal ini secara manusia karena kelemahan kamu. Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan yang membawa kamu kepada kedurhakaan, demikian hal kamu sekarang harus menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan.

Roma 6 : 15-23

29 of 56

20.

Sebab waktu kamu hamba dosa, kamu bebas dari kebenaran.

21.

Dan buah apakah yang kamu petik dari padanya? Semuanya itu menyebabkan kamu merasa malu sekarang, karena kesudahan semuanya itu ialah kematian.

Roma 6 : 15-23

30 of 56

22.

Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal.

Roma 6 : 15-23

31 of 56

23.

Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Roma 6 : 15-23

Lit.

:

Berbahagialah orang yang mendengarkan Firman Tuhan, yang memelihara, serta melakukannya dalam kehidupan sehari-hari, Haleluya.

Jem.

:

(Dinyanyikan)

Ha le lu ya, Ha le lu ya, Ha le lu … ya.

32 of 56

Tema :

“Bangsa Yang Hidup Untuk Tuhan”

Keluaran 19 : 1 - 8

(Tunggal)

CP Swani Juita Br. Sinaga

33 of 56

1.

Tuhan menampakkan diri di gunung Sinai

Pada bulan ketiga setelah orang Israel keluar dari tanah Mesir, mereka tiba di padang gurun Sinai pada hari itu juga.

Keluaran 19 : 1-8

34 of 56

2.

Setelah mereka berangkat dari Rafidim, tibalah mereka di padang gurun Sinai, lalu mereka berkemah di padang gurun; orang Israel berkemah di sana di depan gunung itu.

Keluaran 19 : 1-8

35 of 56

3.

Lalu naiklah Musa menghadap Allah, dan TUHAN berseru dari gunung itu kepadanya: "Beginilah kaukatakan kepada keturunan Yakub dan kauberitakan kepada orang Israel:

Keluaran 19 : 1-8

36 of 56

4.

Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku.

Keluaran 19 : 1-8

37 of 56

5.

Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.

Keluaran 19 : 1-8

38 of 56

6.

Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."

Keluaran 19 : 1-8

39 of 56

7.

Lalu datanglah Musa dan memanggil para tua-tua bangsa itu dan membawa ke depan mereka segala firman yang diperintahkan TUHAN kepadanya.

Keluaran 19 : 1-8

40 of 56

8.

Seluruh bangsa itu menjawab bersama-sama: "Segala yang difirmankan TUHAN akan kami lakukan." Lalu Musapun menyampaikan jawab bangsa itu kepada TUHAN.

Keluaran 19 : 1-8

41 of 56

Tema :

“Bangsa Yang Hidup Untuk Tuhan”

Keluaran 19 : 1 - 8

CP Swani Juita Br. Sinaga

42 of 56

Pengakuan Iman

(Jemaat Berdiri)

Aku percaya kepada Allah Bapa yang mahakuasa, Khalik langit dan bumi. Dan aku percaya kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.

43 of 56

Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati. Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan Am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan daging, dan hidup yang kekal. Amin.

44 of 56

(Jemaat Duduk)

Lit.

:

“Aku berkelimpahan, karena aku telah menerima kirimanmu dari Epafroditus, suatu persembahan yang harum, suatu korban yang disukai dan yang berkenan kepada Allah. Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaanNya dalam Kristus Yesus” (Filipi 4:18b-19)

45 of 56

KJ 393 : 1-

1.

Tuhan, betapa baiknya

berkat yang Kauberi,

istimewa rahmatMu

dan hidup abadi.

Reff.

T’rima kasih, ya Tuhanku

atas keselamatanku!

Padaku telah Kau beri

hidup bahagia abadi

46 of 56

KJ 393 : 1-

2.

Sanak saudara dan teman

Kau b’ri kepadaku;

berkat terindah ialah:

‘ku jadi anakMu.

Reff.

T’rima kasih, ya Tuhanku

atas keselamatanku!

Padaku telah Kau beri

hidup bahagia abadi

47 of 56

KJ 393 : 1-

3.

Setiap hari rahmatMu

tiada putusnya:

hendak kupuji namaMu

tetap selamanya.

Reff.

T’rima kasih, ya Tuhanku

atas keselamatanku!

Padaku telah Kau beri

hidup bahagia abadi

48 of 56

49 of 56

L

:

Di dalam kemerdekaan bangsa kita, kita dipanggil Tuhan untuk menjaga kemerdekaan bangsa kita

J

:

Ini aku Tuhan, utuslah aku

L

:

Di dalam kemerdekaan bangsa kita, kita dipanggil untuk membangun kehidupan bangsa kita agar terbebas dari kebodohan, kemiskinan dan ketidakadilan.

J

:

Ini aku Tuhan, utuslah aku.

TEKAD

(Jemaat Berdiri)

50 of 56

KJ 427 : 1-3

1.

'Ku suka menuturkan cerita mulia,

cerita Tuhan Yesus dan cinta kasihNya.

'Ku suka menuturkan cerita yang benar,

penawar hati rindu, pelipur terbesar.

Reff.

'Ku suka menuturkan,

'ku suka memasyurkan

cerita Tuhan Yesus

dan cinta kasihNya.

51 of 56

KJ 427 : 1-3

2.

'Ku suka menuturkan cerita mulia yang sungguh melebihi impian dunia.

'Ku suka menuturkan semua padamu,

sebab cerita itu membawa s'lamatku.

Reff.

'Ku suka menuturkan,

'ku suka memasyurkan

cerita Tuhan Yesus

dan cinta kasihNya.

52 of 56

KJ 427 : 1-3

3.

'Ku suka menuturkan cerita mulia; setiap kuulangi bertambah manisnya. 'Ku suka menuturkan sabdaNya yang besar;

dan yang belum percaya, supaya mendengar.

Reff.

'Ku suka menuturkan,

'ku suka memasyurkan

cerita Tuhan Yesus

dan cinta kasihNya.

53 of 56

Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin

54 of 56

Dan Allah sumber kasih karunia yang telah memanggil kita (engkau) dalam Kristus Yesus dalam kemuliaan-Nya yang kekal akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan serta mengokohkan kita (kamu). Dialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya. Amin.

Jemaat : A....min, A.......min, A......min

55 of 56

Saat Teduh

56 of 56

Selamat Hari Minggu