1 of 32

Menyusun RPP Berdiferensiasi

+ KSE

Lidya Ardiyan, M.Psi

2 of 32

“Educating the mind, without educating the heart, is not education at all)”

“Mendidik pikiran tanpa mendidik hati adalah bukan pendidikan sama sekali”

---Aristoteles---

3 of 32

Tujuan Sesi ini

Peserta mampu mengaplikasikan Pembelajaran yang memfasilitasi diferensiasi dan mengembangkan Keterampilan Sosial Emosional murid.

4 of 32

Kesepakatan Kelas

  1. Saling menghargai pendapat
  2. Hadir sepenuhnya, fokus dan penuh semangat
  3. menjaga ketertiban room
  4. Dst

5 of 32

Pendahuluan

Refleksi Awal

  1. Bagaimana pembelajaran yang sudah Bapak/Ibu lakukan di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar murid?
  2. Apa yang ingin Bapak/ Ibu ketahui tentang pembelajaran berdiferensiasi?

6 of 32

Pengertian Pembelajaran Berdiferensiasi

Menurut Tomlinson (2000), Pembelajaran Berdiferensiasi adalah usaha untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid.

7 of 32

Miskonsepsi Pembelajaran Berdiferensiasi

  1. guru mengajar dengan ragam cara sesuai jumlah murid
  2. membuat banyak RPP buat masing2 kelompok Kebutuhan belajar
  3. memberikan tugas yang lebih banyak buat siswa yang lebih mampu/kesiapan belajar lebih baik
  4. mengelompokkan siswa dengan homogen sesuai pemetaan

8 of 32

Keputusan-keputusan yang dibuat untuk pembelajaran berdiferensiasi terkait dengan:

  1. Menciptakan lingkungan belajar yang ‘mengundang’ murid untuk belajar
  2. Kurikulum yang memiliki tujuan pembelajaran yang didefinisikan secara jelas
  3. Penilaian berkelanjutan
  4. Guru merespon kebutuhan belajar murid
  5. Manajemen kelas yang efektif

9 of 32

Memetakan kebutuhan belajar murid

Kesiapan belajar (readiness) murid

Minat murid

Profil belajar murid

10 of 32

Kesiapan belajar (readiness) murid

Kapasitas untuk mempelajari materi baru.

Tomlinson (2001) menyatakan bahwa merancang pembelajaran berdiferensiasi mirip dengan menggunakan tombol equalizer pada stereo atau pemutar CD.

11 of 32

Kesiapan belajar (readiness) murid

12 of 32

Minat Murid

Menurut Tomlinson (2001) tujuan dalam mempertimbangkan minat murid saat merancang pembelajaran diantaranya:

  1. Membantu murid menyadari bahwa ada kecocokan antara sekolah dan keinginan mereka sendiri untuk belajar;
  2. Menunjukkan keterhubungan antara semua pembelajaran;
  3. Menggunakan keterampilan atau ide yang familiar bagi murid sebagai jembatan untuk mempelajari ide atau keterampilan yang kurang familiar atau baru bagi mereka, dan;
  4. Meningkatkan motivasi murid untuk belajar

13 of 32

Profil belajar murid

Profil belajar murid terkait dengan banyak faktor, seperti: bahasa, budaya, kesehatan, keadaan keluarga, dan kekhususan lainnya (kepribadian, kecerdasan, gaya belajar auditori, visual, dan kinestetik)

Hal tersebut diatas dapat diperoleh melalui observasi, pemberian angket maupun wawancara secara langsung.

14 of 32

Cara mengakomodasi kebutuhan murid

Mengakomodasi kebutuhan belajar murid dapat melalui 3 cara, yaitu:

  1. Diferensiasi konten,
  2. Diferensiasi proses,
  3. Diferensiasi produk,

15 of 32

PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL

16 of 32

REFLEKSI AWAL

17 of 32

Refleksi; mari diskusikan

Sebagai Guru, Anda tentu pernah berada dalam situasi sehari-hari yang menuntut Anda untuk dapat mengelola emosi Anda. Ceritakan:

Apa yang terjadi?

Apa yang anda rasakan?

Apa yang anda

katakan dan lakukan

REFLEKSI

18 of 32

RASIONAL�PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL

  • APAKAH CUKUP APABILA MURID HANYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN AKADEMIKNYA SAJA ?

  • PERLUKAH MURID UNTUK MENGEMBANGKAN ASPEK SOSIAL EMOSIONAL ?

1

19 of 32

Pembelajaran Sosial Emosional

PEMBELAJARAN DAN KOMPETENSI

?

………………………………………………….

Kompetensi Sosial Emosional

?

………………………………………………….

20 of 32

Social and emotional learning (SEL) is the process through which children and adults understand and manage emotions, set and achieve positive goals, feel and show empathy for others, establish and maintain positive relationships, and make responsible decisions.

By Nick Yoder, Linda Dusenbury, Tyrone Martinez-Black, and Roger P. Weissberg

21 of 32

Pembelajaran sosial dan emosional (SEL) adalah proses di mana anak-anak dan orang dewasa memahami dan mengelola emosi, menetapkan dan mencapai tujuan positif, merasakan dan menunjukkan empati kepada orang lain, membangun dan memelihara hubungan positif, dan membuat keputusan yang bertanggung jawab.

22 of 32

SIAPA YANG BUTUH

KOMPETENSI SOSIAL EMOSIONAL ?

23 of 32

MINDFULNESS

2

Kesadaran Penuh (Mindfulness) Menurut Kabat - Zinn ( dalam hawkins, 2017, hal.15)

Dapat diartikan sebagai kesadaran yang muncul ketika seseorang memberikan perhatian secara sengaja pada kondisi saat sekarang dilandasi rasa ingin tahu dan kebaikan.

24 of 32

APA YANG BIASANYA ANDA LAKUKAN KETIKA MENGHADAPI KONDISI STRES PENUH TEKANAN ?

25 of 32

26 of 32

Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning

27 of 32

28 of 32

Ruang Lingkup

Pembelajaran Sosial Emosional

Rutin

Kegiatan atau pendekatan yang dilakukan di luar waktu belajar akademik, yang dilakukan secara rutin.

Terintegrasi dalam layanan

Sebagai strategi pembelajaran atau diintegrasikan dalam kurikulum

Protokol

menjadi budaya atau aturan sekolah yang sudah menjadi kesepakatan bersama dan diterapkan secara mandiri oleh murid atau sebagai kebijakan sekolah untuk merespon situasi atau kejadian tertentu.

Pembelajaran

Sosial

Emosional

2

1

3

29 of 32

Langkah Menyusun RPP berdiferensiasi +PSE

  1. Petakan terlebih dahulu kebutuhan belajar murid dan Keterampilan Sosial Emosional yang ingin dikembangkan
  2. Tentukan Capaian Pembelajaran
  3. Tentukan diferensiasi apa yang ingin dilakukan (Proses, Konten, Produk)
  4. Susun Langkah Pembelajaran yang memfasilitasi kebutuhan belajar murid dan memenuhi capaian pembelajaran
  5. Siapkan juga rubrik penilaian proses dan produk hasil pembelajaran
  6. Amati kembali Rancangan Pembelajaran tersebut, diskusikan juga dengan rekan sejawat, revisi dari masukan yang diberikan

30 of 32

Aplikasi RPP

31 of 32

Penutup

  • Apa yang sudah baik
  • Apa yang harus dikembangkan

Feedback

PENUTUP

This Photo by Unknown Author is licensed under CC BY

32 of 32

Terimakasih