Menyusun RPP Berdiferensiasi
+ KSE
Lidya Ardiyan, M.Psi
“Educating the mind, without educating the heart, is not education at all)”
“Mendidik pikiran tanpa mendidik hati adalah bukan pendidikan sama sekali”
---Aristoteles---
Tujuan Sesi ini
Peserta mampu mengaplikasikan Pembelajaran yang memfasilitasi diferensiasi dan mengembangkan Keterampilan Sosial Emosional murid.
Kesepakatan Kelas
Pendahuluan
Refleksi Awal
Pengertian Pembelajaran Berdiferensiasi
Menurut Tomlinson (2000), Pembelajaran Berdiferensiasi adalah usaha untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid.
Miskonsepsi Pembelajaran Berdiferensiasi
Keputusan-keputusan yang dibuat untuk pembelajaran berdiferensiasi terkait dengan:
Memetakan kebutuhan belajar murid
Kesiapan belajar (readiness) murid
Minat murid
Profil belajar murid
Kesiapan belajar (readiness) murid
Kapasitas untuk mempelajari materi baru.
Tomlinson (2001) menyatakan bahwa merancang pembelajaran berdiferensiasi mirip dengan menggunakan tombol equalizer pada stereo atau pemutar CD.
Kesiapan belajar (readiness) murid
Minat Murid
Menurut Tomlinson (2001) tujuan dalam mempertimbangkan minat murid saat merancang pembelajaran diantaranya:
Profil belajar murid
Profil belajar murid terkait dengan banyak faktor, seperti: bahasa, budaya, kesehatan, keadaan keluarga, dan kekhususan lainnya (kepribadian, kecerdasan, gaya belajar auditori, visual, dan kinestetik)
Hal tersebut diatas dapat diperoleh melalui observasi, pemberian angket maupun wawancara secara langsung.
Cara mengakomodasi kebutuhan murid
Mengakomodasi kebutuhan belajar murid dapat melalui 3 cara, yaitu:
PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL
REFLEKSI AWAL
Refleksi; mari diskusikan
Sebagai Guru, Anda tentu pernah berada dalam situasi sehari-hari yang menuntut Anda untuk dapat mengelola emosi Anda. Ceritakan:
Apa yang terjadi?
Apa yang anda rasakan?
Apa yang anda
katakan dan lakukan
REFLEKSI
RASIONAL�PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL
1
Pembelajaran Sosial Emosional
PEMBELAJARAN DAN KOMPETENSI
?
………………………………………………….
Kompetensi Sosial Emosional
?
………………………………………………….
“
“Social and emotional learning (SEL) is the process through which children and adults understand and manage emotions, set and achieve positive goals, feel and show empathy for others, establish and maintain positive relationships, and make responsible decisions.”
By Nick Yoder, Linda Dusenbury, Tyrone Martinez-Black, and Roger P. Weissberg
“
“Pembelajaran sosial dan emosional (SEL) adalah proses di mana anak-anak dan orang dewasa memahami dan mengelola emosi, menetapkan dan mencapai tujuan positif, merasakan dan menunjukkan empati kepada orang lain, membangun dan memelihara hubungan positif, dan membuat keputusan yang bertanggung jawab.
”
SIAPA YANG BUTUH
KOMPETENSI SOSIAL EMOSIONAL ?
MINDFULNESS
2
Kesadaran Penuh (Mindfulness) Menurut Kabat - Zinn ( dalam hawkins, 2017, hal.15)
Dapat diartikan sebagai kesadaran yang muncul ketika seseorang memberikan perhatian secara sengaja pada kondisi saat sekarang dilandasi rasa ingin tahu dan kebaikan.
APA YANG BIASANYA ANDA LAKUKAN KETIKA MENGHADAPI KONDISI STRES PENUH TEKANAN ?
Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning
Ruang Lingkup
Pembelajaran Sosial Emosional
Rutin
Kegiatan atau pendekatan yang dilakukan di luar waktu belajar akademik, yang dilakukan secara rutin.
Terintegrasi dalam layanan
Sebagai strategi pembelajaran atau diintegrasikan dalam kurikulum
Protokol
menjadi budaya atau aturan sekolah yang sudah menjadi kesepakatan bersama dan diterapkan secara mandiri oleh murid atau sebagai kebijakan sekolah untuk merespon situasi atau kejadian tertentu.
Pembelajaran
Sosial
Emosional
2
1
3
Langkah Menyusun RPP berdiferensiasi +PSE
Aplikasi RPP
Penutup
Feedback
PENUTUP
This Photo by Unknown Author is licensed under CC BY
Terimakasih