1 of 34

Al-Quran

Hadits

- Perspektif Gender-

By: Meta Ratna Sari

Modul Sekolah Islam & Gender

Korps PMII Putri (KOPRI)

2 of 34

Contents

AL-QURAN &

TAFSIR

HADITS &

SYARAH

1. Pengertian Tafsir Quran

2. Asbabun Nuzul

3. Jenis-jenis Tafsir

4. Tafsir Ayat-ayat yang

Ditafsirkan Bias Gender

1. Pengertian Hadits, Syarah Hadits

dan Asbabul Wurud

2. Jenis-jenis dan Tingkatannya

3. Hadits-hadits Misogini

3 of 34

AL-QURAN &

TAFSIR

4 of 34

AL-QURAN &

TAFSIR

1

Asbabun Nuzul

Pengertian Tafsir Qur’an

2

Jenis-jenis Tafsir

3

Tafsir Ayat-Ayat yang ditafsirkan

bias gender

4

5 of 34

AL-QURAN &

TAFSIR

1

Pengertian Tafsir Qur’an

تفسير

Bahasa

Istilah

"تفسير"kata berakar triliteral ف س ر:

1. Tampak dan jelasnya sesuatu

2. Penyingkapan makna yang samar

ilmu yang mempelajari inti kandungan kitab Al-Qur’an yang diturunklan kepada Nabi Muhammad SAW, beserta penjelasan maknanya.

6 of 34

AL-QURAN &

TAFSIR

Asbabun Nuzul

2

Peristiwa yang melatarbelakangi turunnya suatu ayat Al-Quran. Ayat tersebut dalam rangka menjawab, menjelaskan, dan menyelesaikan masalah-masalah yang timbul dari kejadian-kejadian tersebut.

7 of 34

AL-QURAN &

TAFSIR

Asbabun Nuzul

2

contoh:

Ummu Salamah mempertanyakan kepada Muhammad SAW ‘laki-laki disebut dalam peristiwa hijrah, sementara kami (perempuan) tidak disebut?’ padahal yang ikut berhijrah tidak hanya laki-laki tetapi juga perempuan.

فَٱسۡتَجَابَ لَهُمۡ رَبُّهُمۡ أَنِّي لَآ أُضِيعُ عَمَلَ عَٰمِلٍ مِّنكُم مِّن ذَكَرٍ أَوۡ أُنثَىٰ ۖ بَعۡضُكُم مِّنۢ بَعۡضٍ ۖ

"Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki maupun perempuan, (karena) sebagian kamu adalah (keturunan) dari sebagian yang lain."

(QS. Ali 'Imran [3]: 195)

8 of 34

AL-QURAN &

TAFSIR

Jenis-jenis Tafsir

3

Tafsir bil Ma’tsur/Tafsir Riwayah

menafsirkan Alquran dengan Alquran, hadits, atau perkataan para sahabat

1

2

3

4

5

6

Tafsir bi Ra’yi/Tafsir Dirayah

ijtihad yang disandarkan kepada ilmu-ilmu ushul, baik dari ilmu lughah atau ilmu syar'i dan juga ulumul Quran

Tafsir Bil-isyarah/Tafsirul Isyari; penafsiran melalui isyarat suci yang timbul dari riyadhah ruhiyah

Tafsir Fuqaha: penafsiran dengan menonjolkan penafsiran hukum-hukum yang terkandung dalam Alquran

Tafsir Kontemporer; Tafsir ini ditulis oleh ulama-ulama kontemporer

Tafsir Maudhu’I (Tematik); metode menyusun ayat-ayat Alquran menjadi sebuah tema atau judul.

9 of 34

AL-QURAN &

TAFSIR

Tafsir Ayat-ayat yang ditafsirkan Bias Gender

4

1

2

3

Bias/ketidakadilan gender terkait pembagian, penciptaan, warisan, kesaksian, tanggung jawab

1. Qs. An-Nisa [4]:1,3,11,12,34,176.

2. QS. Al-Baqarah [2]: 282

3. QS. An-Nisa [4]: 15

Dominasi laki-laki terhadap perempuan

Kekerasan

Pelabelan Negatif

1. QS. Ibrahim [14]: 6

2. QS. Al Qashasah [28]: 4

3. QS. An-Nisa [4]: 34

1. QS. Nahl [16]: 92

2. QS.Maryam [19]: 18

3. QS. An-Nur [24]: 30

4. QS. Al Qashash [28]: 15,25

5. Al-Ankabut [29]: 29

6. QS. An-Nisa [4]: 1, 3

*Ayat-ayat tersebut mengandung bias gender ketika ayat itu hanya dipahami secara tekstual

10 of 34

Tafsir Ayat-ayat yang ditafsirkan Bias Gender

4

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُواْ رَبَّكُمُ ٱلَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفۡسٍ وَٰحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنۡهَا زَوۡجَهَا وَبَثَّ مِنۡهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَآءً ۚ

"Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)nya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak.

(QS. An-Nisa' [4]: 1)

AL-QURAN &

TAFSIR

مِّن نَّفۡسٍ وَٰحِدَةٍ

Jiwa yang satu, perempuan diciptakan dari esensi yang sama dengan laki-laki

11 of 34

"Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dari hartanya. Maka perempuan-perempuan yang saleh, adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, karena Allah telah menjaga (mereka). Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyuz, hendaklah kamu beri nasihat kepada mereka, tinggalkanlah mereka di tempat tidur (pisah ranjang), dan (kalau perlu) pukullah mereka. Tetapi jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya. Sungguh, Allah Maha Tinggi, Maha Besar."

(QS. An-Nisa' [4]: 34)

Tafsir Ayat-ayat yang ditafsirkan Bias Gender

4

ٱلرِّجَالُ قَوَّٰمُونَ عَلَى ٱلنِّسَآءِ بِمَا فَضَّلَ ٱللَّهُ بَعۡضَهُمۡ عَلَىٰ بَعۡضٍ وَبِمَآ أَنفَقُواْ مِنۡ أَمۡوَٰلِهِمۡ ۚ فَٱلصَّٰلِحَٰتُ قَٰنِتَٰتٌ حَٰفِظَٰتٞ لِّلۡغَيۡبِ بِمَا حَفِظَ ٱللَّهُ ۚ وَٱلَّٰتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَٱهۡجُرُوهُنَّ فِي ٱلۡمَضَاجِعِ وَٱضۡرِبُوهُنَّ ۖ فَإِنۡ أَطَعۡنَكُمۡ فَلَا تَبۡغُواْ عَلَيۡهِنَّ سَبِيلًا ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا

AL-QURAN &

TAFSIR

makna kata "Qawwam" bukanlah pemimpin mutlak karena jenis kelamin. Laki-laki dilebihkan karena tanggung jawab memberi nafkah. Terkait memukul, Rasulullah tidak pernah mencontohkan kekerasan dalam relasi

12 of 34

Tafsir Ayat-ayat yang ditafsirkan Bias Gender

4

يُوصِيكُمُ ٱللَّهُ فِيٓ أَوۡلَٰدِكُمۡ ۖ لِلذَّكَرِ مِثۡلُ حَظِّ ٱلۡأُنثَيَيۡنِ ۚ

AL-QURAN &

TAFSIR

"Allah mensyariatkan (mewajibkan) kepadamu tentang (pembagian warisan untuk) anak-anakmu, (yaitu) bagian seorang anak laki-laki sama dengan bagian dua orang anak perempuan." (QS. An-Nisa [4]: 11)

*Secara historis perempuan pra-Islam tidak pernah mendapatkan hak waris. Justru perempuan menjadi barang yang bisa diwariskan

13 of 34

Prinsip-prinsip Kesetaraan Gender

4

AL-QURAN &

TAFSIR

Laki-laki dan perempuan sama-sama sebagai hamba

(Q.S. Az-Zariyat [51]: 13 dan Q.S an-Nahl[16]: 97)

Laki-laki dan perempuan sama-sama sebagai hamba

(Q.S. Az-Zariyat [51]: 13 dan Q.S an-Nahl[16]: 97)

Laki-laki dan perempuan menerima perjanjian primordial (Q.S Al-A’raf [7]: 172)

Adam dan Hawa terlibat secara aktif dalam drama kosmis (Q.S. Al- Baqarah [2]: 35 dan 187)

Laki-laki dan perempuan berpotensi meraih prestasi (Q.S Ali Imran [3]: 195, Q.S Al- Nisa’ [4]: 124)

14 of 34

Ayat Mubadalah

4

AL-QURAN &

TAFSIR

15 of 34

Ayat Mubadalah

4

AL-QURAN &

TAFSIR

16 of 34

HADITS &

SYARAH

17 of 34

HADITS &

SYARAH

Hadits -hadits Misogini

Pengertian Hadits, Syarah Hadits dan Asbabul Wurud

Jenis-jenis Hadits dan Tingkatannya

Pertama

Kedua

Ketiga

18 of 34

Pengertian Hadits

1

HADITS &

SYARAH

حديث

Bahasa

Istilah

• Baru atau sesuatu yang baru dibicarakan atau dikutip

• Sabda, perbuatan, taqrir (ketetapan) Nabi Muhammad SAW. yang diriwayatkan atau diceritakan oleh sahabat untuk menjelaskan dan menetapkan hukum Islam (KBBI)

segala perkataan (sabda), perbuatan, hal ihwal (kejadian, peristiwa, masalah), dan ketetapan lainnya yang disandarkan kepada Nabi Muhahmmad SAW

19 of 34

Pengertian Syarah Hadits

1

HADITS &

SYARAH

Upaya untuk menjelaskan keshahihan dan kecacatan sanad dan matan hadis, serta makna-maknanya.

20 of 34

Pengertian Ashabul Wurud

1

HADITS &

SYARAH

Ilmu yang menerangkan sebab-sebab Nabi ' ﷺ 'menuturkan sabdanya dan masa-masa nabi ﷺ' '

21 of 34

Jenis-jenis dan Tingkatan

HADITS &

SYARAH

2

Ujung Sanad

1. Sanadnya berujung langsung pada Nabi Muhammad Saw (Hadis Marfu’ )

2. Sanadnya terhenti pada para sahabat nabi Saw (Hadis Mauquf).

3. Berujung pada para tabi'in (penerus) atau sebawahnya (Hadis Maqthu’ ).

Rantai Sanad

1. Sanad tidak terpotong (Hadis Musnad)

2. Penutur 1 tidak dijumpai (Hadis Mursal)

3. Sanad putus pada salah satu penutur (Hadis Munqathi’)

4. Terputus pada dua generasi penutur berturut-turut (Hadis Mu’dlal)

5. Terputus pada penutur 5 hingga penutur 1 (Hadis Mu’allaq)

6. Seolah-olah tidak ada cacatnya (Hadis Mudallas)

حديث

Jumlah penutur

1. Diriwayatkan oleh sekelompok orang dari beberapa sanad sehingga tidak mungkin bohong (Hadis Mutawatir)

2. Diriwayatkan oleh sekelompok orang (hadits Ahad)

Tingkatan Hadits

1. Sahih

2. Hasan

3. Dhaif

4. Maudu'

Jenis Lainnya; Hadis Matruk, Hadis Mungkar, Hadis Mu'allal, Hadis Mudlthorib, Hadis Maqlub, Hadis Gholia, Hadis Mudraj, Hadis Syadz

22 of 34

Hadits Misogini

HADITS &

SYARAH

3

Hadits misogini muncul karena pemahami hadist secara tekstual dan parsial

23 of 34

Hadits Misogini

HADITS &

SYARAH

3

“Diriwayatkan dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu bahwa Rasulullah bersabda: "Berwasiatlah (dalam kebaikan) pada wanita, karena wanita diciptakan dari tulang rusuk, dan yang paling bengkok dari tulang rusuk adalah pangkalnya. Jika kamu coba meluruskan tulang rusuk yang bengkok itu, maka dia bisa patah. Namun bila kamu biarkan maka dia akan tetap bengkok. Untuk itu nasihatilah para wanita". (HR. Bukhari dan Muslim)

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: “اسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ، فَإِنَّ المَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلَعٍ، وَإِنَّ أَعْوَجَ شَيْءٍ فِي الضِّلَعِ أَعْلاَهُ، فَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيمُهُ كَسَرْتَهُ، وَإِنْ تَرَكْتَهُ لَمْ يَزَلْ أَعْوَجَ، فَاسْتَوْصُوا بِ

Tulang rusuk merupakan makna kiasan. Tidak ada ditemukan satu ayat pun dalam Al-Quran tentang penciptaan dari tulang rusuk. Al-Quran menginformasikan penciptaan manusia dari unsur air (QS.21:30, 6:99, 24:45, 25:45), dari unsur tanah (QS. 55:14, 15:26, 28,29, 23:12, 71:17, 37:11) dan reproduksi biologis 75:37, 76:2, 32:8, 23:14)

PENCIPTAAN PEREMPUAN DARI TULANG RUSUK

24 of 34

Hadits Misogini

HADITS &

SYARAH

3

لاَ تُسَافِرِ الْمَرْأَةُ إِلاَّ مَعَ ذِي مَحْرَمٍ وَلاَ يَدْخُلُ عَلَيْهَا رَجُلٌ إِلاَّ وَمَعَهَا مَحْرَمٌ فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أَخْرُجَ فِي جَيْشِ كَذَا وَكَذَا وَامْرَأَتِي تُرِيدُ الْحَجَّ فَقَالَ اخْرُجْ مَعَهَا

Hadits di atas sering kali dijadikan untuk "merumahkan" perempuan. Padahal pesan yang disampaikan sesungguhnya kewajiban memastikan keamanan ketika melakukan perjalanan. Bahkan tuntutan tanggung jawab memberikan keamanan perjalanan perempuan lebih diutamakan dari pada mengikuti perang.

PEREMPUAN BEPERGIAN TANPA MAHRAM

Janganlah wanita safar (bepergian jauh) kecuali bersama dengan mahromnya, dan janganlah seorang (laki-laki) menemuinya melainkan wanita itu disertai mahromnya. Maka seseorang berkata: “Wahai Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sesungguhnya aku ingin pergi mengikuti perang anu dan anu, sedangkan istriku ingin menunaikan ibadah haji.” Beliau bersabda: “Keluarlah (pergilah berhaji) bersamanya (istrimu)“. (HR. Imam Bukhari)

25 of 34

Hadits Misogini

HADITS &

SYARAH

3

لَمَّا بَلَغَ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – أَنَّ أَهْلَ فَارِسَ قَدْ مَلَّكُوا عَلَيْهِمْ بِنْتَ كِسْرَى قَالَ « لَنْ يُفْلِحَ قَوْمٌ وَلَّوْا أَمْرَهُمُ امْرَأَةً »

* Konteks hadits di atas merespon situasi politik, Raja Persia perjah merobek surat dakwah Rasulullah Saw.

LARANGAN PEREMPUAN MEMIMPIN

Tatkala ada berita sampai kepada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bahwa bangsa Persia mengangkat putri Kisro (gelar raja Persia dahulu) menjadi raja, beliau shallallahu ’alaihi wa sallam lantas bersabda, ” Suatu kaum itu tidak akan bahagia apabila mereka menyerahkan kepemimpinan mereka kepada wanita” (HR. Bukhari)

26 of 34

Hadits Misogini

HADITS &

SYARAH

3

ما رأيت من ناقصات عقل ودين أغلب للب الرجل الحازم من إحداكن فقيل يا رسول الله ما نقصان عقلها ؟ قال أليست شهادة المرأتين بشهادة رجل ؟ قيل يا رسول الله ما نقصان دينها ؟ قال أليست إذا حاضت لم تصل ولم تصم ؟

* Konteks hadits di atas merespon situasi politik,

LARANGAN PEREMPUAN MEMIMPIN

“Tidaklah aku pernah melihat orang yang kurang akal dan agamanya sehingga dapat menggoyangkan laki-laki yang teguh selain salah satu di antara kalian wahai wanita.” Lalu ada yang menanyakan kepada Rasulullah, ”Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud kurang akalnya?” Beliau shallallahu ’alaihi wa sallam pun menjawab, ”Bukankah persaksian dua wanita sama dengan satu pria?” Ada yang menanyakan lagi, ”Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud dengan kurang agamanya? ” Beliau shallallahu ’alaihi wa sallam pun menjawab, ”Bukankah ketika seorang wanita mengalami haidh, dia tidak dapat melaksanakan shalat dan tidak dapat berpuasa?” (HR. Bukhari dan Muslim)

27 of 34

Hadits-hadits Keadilan Hakiki

HADITS &

SYARAH

3

Perempuan dalam Perjalanan

Rasulullah Saw bersabda kepada Adi, “Hai Adi, tahukah kamu kota Hirah? ”Aku menjawab, “Saya belum pernah mengunjunginya, wahai Rasulullah.”

Beliau bersabda, “Jika engkau berumur panjang, niscaya engkau akan menyaksikan seorang perempuan melakukan perjalanan seorang diri dengan menaiki sekedup unta menuju Baitullah hingga dia dapat thawaf dengan aman dan tanpa rasa takut sedikitpun melainkan hanya kepada Allah.”

(HR. Bukhari)

Isu utama perempuan dalam melakukan perjalanan adalah aman

28 of 34

Hadits-hadits Keadilan Hakiki

HADITS &

SYARAH

3

Rasulullah Saw tidak pernah mencontohkan kekerasan

عَنْ عَائِشَةَ رضي الله عنها قَالَتْ: مَا ضَرَبَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم شَيْئًا قَطُّ بِيَدِهِ وَلاَ امْرَأَةً وَلاَ خَادِمًا إِلاَّ أَنْ يُجَاهِدَ فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَمَا نِيلَ مِنْهُ شَىْءٌ قَطُّ فَيَنْتَقِمَ مِنْ صَاحِبِهِ إِلاَّ أَنْ يُنْتَهَكَ شَىْءٌ مِنْ مَحَارِمِ اللَّهِ فَيَنْتَقِمَ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ. رواه مسلم

Dari Aisyah Ra. Rasulullah Saw tidak pernah memukul siapapun dengan tangannya, tidak pada perempuan, tidak juga pada pembantu, kecuali dalam perang di jalan Allah. Nabi Saw juga ketika diperlakukan sahabatnya secara buruk tidak pernah membalas, kecuali kalau ada pelanggaran atas kehormatan Allah, maka ia akan membalas atas nama Allah Swt. (HR. Muslilm).

29 of 34

Hadits-hadits Keadilan Hakiki

HADITS &

SYARAH

3

Perempuan berhak terbebas dari segala jenis kekerasan

لاَ تَضْرِبُوْا إِمَاءَ اللهِ! فَجَاءَ عُمَرُ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ ذَئِرْنَ النِّسَاءُ عَلَى أَزْوَاجِهِنَّ فَرَخَّصَ فِي ضَرْبِهِنَّ فَأَطَافَ بِآلِ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم نِسَاءٌ كَثِيْرٌ يَشْكُوْنَ أَزْوَاجَهُنَّ فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم لَقَدْ طَافَ بِآلِ مُحَمَّدٍ نِسَاءٌ كَثِيْرٌ يَشْكُوْنَ أَزْوَاجَهُنَّ لَيِسَ أُولَئِكَ بِخِيَارِكُمْ

Artinya, “Janganlah kalian memukul para wanita (istri-istri kalian)!”. Kemudian Umar pun datang menemui Nabi saw dan berkata, “Para istri berani dan membangkang terhadap para suami!”, maka Nabi saw pun memberi keringanan kebolehan suami untuk memukul mereka, maka para istri pun dipukul. Akhirnya banyak para istri yang berdatangan menemui istri-istri Nabi dan mengeluhkan suami mereka. Nabi pun berkata, “Sungguh para istri banyak yang telah mendatangi istri-istri Muhammad mengeluhkan tentang suami-suami mereka, mereka itu (para suami yang memukul) bukanlah yang terbaik di antara kalian.” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah).

30 of 34

Hadits-hadits Keadilan Hakiki

HADITS &

SYARAH

3

Islam Mengikis Tradisi Diskriminasi Terhadap Perempuan

Ibnu Abbas Ra. menuturkan bahwa Umar bin Khattab ra berkata, “Di masa Jahiliyah dulu, kami tidak pernah mempertimbangkan perempuan sama sekali, sehingga Allah menurunkan ayat untuk mereka dan memberikan mereka hak-hak mereka. Ketika saya memiliki suatu pendapat tertentu, tiba-tiba istri saya menimpali: “cobalah berbuat yang ini atau yang itu”. Saya jawab: “Apa hakmu ikut campur pada hal-hal yang menjadi urusan saya. Ini terserah saya”. Sang istri menimplai: “Aneh kamu ini, anak Khattab, tidak mau menerima pendapat istri, padahal putrimu biasa bertukar pikiran dan mendebat bahkan sampai pernah membuat Rasul gundah seharian”. Umar langsung bergegas mengambil selendangnya dan masuk ke kamar Hafsah, sang putri dan istri Nabi Saw, berujar: “Putriku, kamu biasa mendebat Rasulullah bahkan sampai ia gundah seharian?”. Hafsah menjawab: “Demi Allah, kami semua biasa mendebatnya”. (Sahih Bukhari).

31 of 34

Hadits-hadits Keadilan Hakiki

HADITS &

SYARAH

3

Keutamaan Menjaga Anak Perempuan

عَنْ أَنَس قَالَ قَالَ رَسُول اللَّه صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ عَالَ جَارِيَتَيْنِ حَتَّى تَبْلُغَا جَاءَ يَوْم الْقِيَامَة أَنَا وَهُوَ وَضَمَّ أَصَابِعه

Dari sahabat Anas ra, Rasulullah saw bersabda, "Siapa saja yang mengasuh dua anak perempuan hingga keduanya berusia baligh, niscaya aku dan dia akan datang pada hari Kiamat seperti ini". Rasulullah menempelkan dua jarinya (HR. Muslim)

32 of 34

HADITS &

SYARAH

"Ketidakadilan yang diterima oleh perempuan sesungguhnya berasal dari budaya di luar Islam. Kemunduran Islam disebabkan setengah dari umatnya (yaitu perempuan) mengalami keterbelakangan."

33 of 34

Refleksi

HADITS &

SYARAH

1. Apa hal baru dan menarik yang kamu dapatkan setelah mempelajari materi ini?

2. Apa kendala yang kamu alami ketika mempelajari materi ini ?

3. Temukan lebih banyak lagi ayat-ayat dan hadits misogini beserta tafsir responsif gender dari Nash tersebut !

34 of 34

Thank

you