1 of 43

Media Pembelajaran

Sosiologi

Kelompok Peminatan

Ilmu Pengetahuan Sosial

Untuk SMA/MA Kelas XI

2 of 43

BAB

3

Perbedaan, Kesetaraan, dan Harmoni Sosial

  • Mendeskripsikan partikularisme kelompok dan perbedaan sosial di masyarakat.
  • Memahami kesetaraan untuk mencapai kepentingan umum/publik.
  • Memahami perbedaan dan kesetaraan antarkelompok dalam kehidupan publik.
  • Memahami relasi antarkelompok dan terciptanyakeharmonisan sosial dalam kehidupan masyarakat atau publik.

3 of 43

Dalam kegiatan Car Free day (CFD) berkumpul banyak orang yang berasal dari berbagai sukubangsa, kelas, dan ras yang berbeda.

4 of 43

    • Partikularisme Kelompo dan Perbedaan Sosial di Masyarakat

Paham partikularisme kelompok pada dasarnya cenderung mengutamakan

atau mementingkan kepentingan kelompok dibandingkan kepentingan

bersama atau kepentingan publik.

Partikularisme dan Perbedaan Sosial

5 of 43

Talcott Parsons

Hakikat dan Ciri Struktur Sosial

Talcott Parsons berpendapat bahwa struktur sosial adalah keterkaitan antarmanusia.

6 of 43

Fungsi dan Bentuk Struktur Sosial

    • struktur sosial dapat berfungsi sebagai pengawas sosial, yakni sebagai penekan kemungkinan pelanggaran terhadap norma, nilai, dan peraturan kelompok atau masyarakat.

Mayor Polak

    • membagi bentuk struktur sosial menjadi dua tipe, yakni intersected social structure dan consolidated social structure

Peter M. Blau

    • Struktur sosial dapat dilihat secara horizontal dan vertikal.

Nasikun

7 of 43

Indonesia adalah salah satu contoh intersected social structure karena terdiri dari berbagai suku bangsa, agama, dan ras.

8 of 43

Hakikat Diferensiasi Sosial

Diferensiasi Sosial

Menurut kamus sosiologi, diferensiasi adalah klasifikasi atau

penggolongan terhadap perbedaan-perbedaan tertentu yang biasanya sama

atau sejenis.

9 of 43

Kemajemukan sosial ditandai adanya perbedaan-perbedaan berikut.

Berdasarkan ciri fisik

    • Diferensiasi ini timbul karena perbedaan ciri-ciri fisik tertentu. Misalnya, warna kulit, bentuk rambut, bentuk mata, bentuk hidung, dan bentuk rahang.

Berdasarkan ciri sosial

    • Diferensiasi ini timbul karena adanya perbedaan pekerjaan yang menimbulkan perbedaan cara pandang dan pola perilaku dalam masyarakat.

Berdasarkan ciri budaya

    • Diferensiasi budaya berhubungan erat dengan pandangan hidup suatu masyarakat menyangkut nilai-nilai yang dianutnya, seperti religi, sisteM kekeluargaan, keuletan, dan ketangguhan.

10 of 43

Indonesia memiliki diferensiasi suku bangsa (etnis). Salah satu etnis di Indonesia adalah suku Ngada yang berasal dari Kepulauan NusaTenggara.

Bentuk-Bentuk Diferensiasi Sosial

11 of 43

Ras adalah kelompok manusia yang memiliki ciri-ciri fisik bawaan yang

sama. Apabila kita menyebut satu kelompok ras tertentu, maka ciri yang

kita kemukakan adalah ciri fisiknya, bukan ciri budayanya.

Diferensiasi Ras

12 of 43

Tiga Kelompok Ras Utama Manusia

Ras Negroid

Ras Kaukasoid

memiliki kulit kuning dan cokelat

Ras Mongoloid

memiliki kulit hitam

memiliki kulit putih

13 of 43

Diferensiasi Suku Bangsa (Etnis)

Suku bangsa merupakan hasil dari sistem kekerabatan yang lebih luas. Masyarakat dalam sistem kekerabatan ini tetap percaya bahwa mereka memiliki ikatan darah dan berasal dari nenek moyang yang sama.

14 of 43

Suku Bangsa di Indonesia

Pulau Sumatera

Pulau Jawa

Pulau Kalimantan

Suku Padang

Suku Jawa

Suku Dayak

15 of 43

Diferensiasi Klan

Klan sering juga disebut kerabat, keluarga besar, atau keluarga luas

(extended family). Klan merupakan kesatuan genealogis (kesatuan keturunan),

religio magis (kesatuan kepercayaan), dan tradisi (kesatuan adat).

16 of 43

Matrilineal

Patrilineal

Klan Minangkabau

Dua Bentuk Klan Utama di Indonesia

Klan Batak

17 of 43

Diferensiasi Agama

Di Indonesia, kita mengenal agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Di samping itu, ada pula aneka kepercayaan lain, seperti Kaharingan, Parmalim, Kejawen, dan lain-lain.

18 of 43

Pilot adalah pekerjaan

yang dahulu umumnya

dilakukan oleh pria,

tetapi saat ini terbuka

bagi perempuan.

Diferensiasi Jenis Kelamin

19 of 43

Diferensiasi profesi merupakan pengelompokan masyarakat yang didasarkan pada jenis pekerjaan atau profesinya. Profesi dalam kehidupan sehari-hari sering disebut dengan pekerjaan. Profesi biasanya berkaitan dengan suatu keterampilan khusus.

Diferensiasi Profesi

20 of 43

Max Weber

Stratifikasi Sosial

Max Weber mendefinisikan stratifikasi sosial sebagai penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hierarki menurut dimensi kekuasaan, hak istimewa, dan prestise.

21 of 43

Di dalam masyarakat terdapat berbagai profesi. Salah satunya adalah profesi buruh,seperti di pabrik tekstil.

22 of 43

Faktor-faktor penyebabnya adalah kemampuan atau kepandaian, umur, fisik, jenis kelamin, sifat keaslian keanggotaan masyarakat, dan harta benda. Contohnya, seseorang dengan fisik yang kuat dapat melindungi orang yang lemah dan orang yang pandai dan bijak akan dijadikan pemimpin dalam masyarakat.

Faktor Penyebab Stratifikasi Sosial

23 of 43

Dasar Stratifikasi Sosial dalam Masyarakat

Kekayaan

    • Kekayaan berkaitan erat dengan pendapatan. Semakin besar pendapatan seseorang, semakin besar pula kesempatan baginya untuk memiliki banyak harta.

Kekuasaan

    • Kekuasaan berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk menentukan kehendaknya terhadap orang lain (yang dikuasai).

Keturunan

    • Dalam masyarakat feodal, anggota masyarakat dari keluarga raja atau kaum bangsawan menempati lapisan sosial atas.

24 of 43

Pada umat Hindu, seperti di Bali, terdapat pembagian kasta berdasarkan keturunan.

25 of 43

    • Dalam masyarakat yang menghargai ilmu pengetahuan atau pendidikan, orang yang memiliki keahlian atau profesi akan mendapatkan penghargaan lebih besar dibandingkan orang yang tidak memiliki keahlian, berpendidikan rendah, atau buta huruf.

Pendidikan

    • Status atau kedudukan menunjukkan hak dan kewajiban seseorang dalam masyarakat.

Status atau Kedudukan

    • Peran adalah tingkah laku yang diharapkan dari orang yang memiliki kedudukan atau status.

Peran (Role)

26 of 43

Sifat Stratifikasi Sosial

Stratifikasi Sosial Tertutup

    • Stratifikasi ini adalah bentuk stratifikasi yang anggota dari setiap stratanya sulit melakukan mobilitas vertikal. Mobilitas mereka hanya terbatas pada mobilitas horizontal.

Stratifikasi Sosial Terbuka

    • Stratifikasi ini bersifat demokratis. Kemungkinan mobilitasnya sangat besar. Maksudnya, setiap anggota strata dapat bebas berpindah strata sosial, baik vertikal maupun horizontal.

Stratifikasi Sosial Campuran

    • Stratifikasi sosial campuran merupakan kombinasi antara stratifikasi sosial tertutup dan terbuka.

27 of 43

Distribusi hak-hak istimewa yang objektif

Penentu lambang-lambang (simbol status) atau kedudukan

Kriteria sistem pertentangan dan persaingan

Menjadi sistem pertanggaan pada strata yang berhubungan dengan

kewibawaan dan penghargaan

Penentu lambang-lambang (simbol status) atau kedudukan

Kriteria sistem pertentangan dan persaingan

Fungsi

Stratifikasi Sosial

28 of 43

Pelapisan masyarakat menurut Aristoteles

kelas menengah

kelas bawah

Kelas

atas

Ekonomi

29 of 43

    • Pelapisan masyarakat secara sosial adalah sistem pengelompokan masyarakat menurut status. Umumnya, nilai status seseorang dalam masyarakat diukur dari prestise atau gengsi.

Sosial

    • Secara politik, pelapisan masyarakat didasarkan pada wewenang atau kekuasaan. Makin besar wewenang atau kekuasaan seseorang, semakin tinggi lapisan sosialnya.

Politik

30 of 43

Sistem Stratifikasi Sosial dalam Masyarakat Pertanian Berdasarkan Kepemilikan Tanah

Sistem Stratifikasi di Indonesia

Lapisan tertinggi, yaitu kaum petani yang memiliki tanah pertanian dan rumah.

Lapisan menengah, yaitu kaum petani yang tidak memiliki tanah pertanian, namun memiliki tanah pekarangan dan rumah.

Lapisan terendah, yaitu kaum petani yang tidak memiliki tanah pertanian, pekarangan, dan rumah.

1

2

3

31 of 43

Sistem Stratifikasi Sosial dalam Masyarakat Pertanian Berdasarkan Kriteria Ekonomi

Lapisan pertama terdiri dari kaum elite desa yang memiliki cadangan pangan dan pengembangan usaha.

Lapisan kedua terdiri dari orang yang hanya memiliki cadangan pangan saja.

Lapisan ketiga terdiri dari orang yang tidak memiliki cadangan pangan dan cadangan usaha. Mereka bekerja untuk memenuhi kebutuhan konsumsi agar tetap hidup.

1

2

3

32 of 43

Buruh tani merupakan kelompok terbesar dalam stratifikasi masyarakat Jawa.

33 of 43

Sistem Stratifikasi Sosial dalam Masyarakat Feodal

Raja dan kaum bangsawan merupakan pusat kekuasaan yang harus ditaati dan dihormati oleh rakyatnya.

1.

Terdapat lapisan utama, yakni raja dan kaum bangsawan (kaum feodal) dan lapisan di bawahnya, yakni rakyatnya.

2.

Adanya pola ketergantungan dan patrimonialistik.

3.

Terdapat pola hubungan antarkelompok yang diskriminatif.

4.

Masyarakat feodal cenderung memiliki sistem stratifikasi tertutup.

5.

34 of 43

Sistem Stratifikasi Sosial pada Zaman Belanda dan Jepang

    • Masyarakat Indonesia pada zaman Belanda dibagi dalam lapisan-lapisan berdasarkan ras. Belanda menempatkan penduduk asli atau bumiputera pada strata paling bawah yang disebut inlander.

Zaman Belanda

    • Sistem stratifikasi sosial pada zaman Jepang menempatkan golongan bumiputera di atas golongan Eropa maupun golongan Timur Asing, kecuali Jepang.

Zaman Jepang

35 of 43

Saat ini, industrialisasi modern tentu membawa dampak yang jauh

lebih luas daripada industrialisasi pada masa kolonial Belanda. Di perkotaan,

terdapat pergeseran struktur pekerjaan dan angkatan kerja.

Sistem Stratifikasi Sosial pada Industri Modern

36 of 43

Konsekuensi Stratifikasi Sosial

Pakaian

Rumah dan perabot

Bahasa dan Gaya Bicara

Makanan

Gelar, Pangkat/Jabatan

Hobi

37 of 43

B. Kesetaraan Untuk Mencapai Kepentingan Umum

Hakikat Kesetaraan

Semua warga negara

adalah subjek hukum dan

kedudukannya setara di

mata hukum.

38 of 43

prinsip-prinsip kesetaraan yang memungkinkan setiap orang mendapatkan

kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak, pekerjaan, serta

dapat menempati jabatan atau kedudukan dalam masyarakat.

Prinsip-Prinsip Kesetaraan

39 of 43

C. Perbedaan dan Kesetaraan Antarkelompok dalam Kehidupan Publik

Seorang yang mengalami disabilitas dapat memperoleh hak-haknya, seperti ikut serta dapat pemilihan umum, memiliki kesempatan yang sama dalam hal pendidikan, dan sebagainya

40 of 43

D. Relasi Antarkelompok dan Terciptanya Keharmonisan Sosial dalam Kehidupan Masyarakat atau Publik

Salah satu contoh solidaritas dalam harmoni sosial adalah gotong royong dalam membangun rumah.

Harmoni Sosial

Menurut Herbert Spencer, harmoni sosial pada dasarnya berasal dari pembagian kerja.

41 of 43

Mewujudkan Masyarakat Multikultural

Mempelajari budaya

daerah lain, seperti tarian, merupakan contoh baik dalam membentuk masyarakat multikultural.

Kesetaraan dan Harmoni Sosial Masyarakat Multikultural

42 of 43

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perlunya Masyarakat Multikultural

Pendorong Multikultural

Penghambat Multikultural

43 of 43

Melalui hubungan yang harmonis antarmasyarakat, dapat digali kearifan

budaya yang dimiliki oleh setiap budaya

Menjadi alat untuk membina dunia yang aman dan sejahtera.

Menjadi benteng pertahanan terhadap ancaman yang timbul dari budaya kapital yang cenderung melumpuhkan budaya yang beragam

Memunculkan rasa penghargaan terhadap budaya lain

Mengajarkan suatu pandangan bahwa kebenaran itu tidak dimonopoli

oleh satu orang atau kelompok saja

Manfaat Masyarakat Multikultural