INFLASI
Apa itu inflasi?
inflasi merupakan suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang. Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu.
Inflasi menurut para ahli
Inflasi adalah pergerakan ke arah atas dari tingkatan harga. Secara mendasar ini berhubungan dengan harga, hal ini bisa juga disebut dengan berapa banyaknya uang (rupiah) untuk memperoleh barang tersebut.
Inflasi adalah proses kenaikan harga-harga umum barang-barang secara terus menerus selama peride tertentu.
Inflasi adalah suatu keadaan yang di mana sudah terjadinya kelebihan dari suatu permintaan atas barang-barang di dalam suatu perekonomian dengan cara menyeluruh.
Inflasi adalah proses kenaikan harga-harga umum secara terus menerus. Kejadian inflasi akan mengakibatkan menurunnya daya beli masyarakat. Hal ini terjadi dikarenakan dalam inflasi akan terjadi penurunan tingkat pendapatan.
Kapan inflasi bisa terjadi?
Inflasi bisa terjadi saat tingkat kebutuhan masyarakat mulai tinggi selain itu inflasi juga terjadi dari dorongan biaya seperti meningkatnya upah, harga bahan baku dan harga impor
Dimana inflasi terbesar pernah terjadi?
Sudan selatan
Sudan Selatan tercatat mencetak angka inflasi hingga 122,90 persen tahun 2017. Sebelumnya inflasi negara Afrika ini sempat tembus hingga 800 persen. Hiperinflasi yang terjadi di Sudan Selatan memicu krisis ekonomi.
Kenapa inflasi bisa berpengaruh pada Pertumbuhan Ekonomi ?
Pengaruh inflasi tidak semuanya berdampak negatif pada perekonomian. Dari inflasi dapat memberikan pengaruh yang baik pada Hasil Produksi (Output), selain itu dapat memberi peluang penanaman modal investasi. Inflasi juga memberi pengaruh pada perdagangan Internasional yang nanti nya berakibat pada Ekonomi.
Bagaimana cara mengatasi inflasi?
Kebijakan moneter adalah segala bentuk kebijakan yang diambil pemerintah di bidang moneter (keuangan) yang tujuannya untuk menjaga kestabilan moneter agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan moneter meliputi.
Bank sentral dapat mengambil kebijakan untuk mengurangi uang yang beredar dengan jalan menetapkan persediaan uang yang beredar dan menetapkan persediaan uang kas pada bank-bank. Dengan mengurangi jumlah uang beredar, inflasi dapat ditekan.
Untuk mengatasi inflasi, bank sentral dapat menerapkan kebijakan diskonto dengan cara meningkatkan nilai suku bunga. Tujuannya adalah agar masyarakat terdorong untuk menabung. Dengan demikian, diharapkan jumlah uang yang beredar dapat berkurang sehingga tingkat inflasi dapat ditekan.
Melalui kebijakan ini, bank sentral dapat mengurangi jumlah uang yang beredar dengan cara menjual surat-surat berharga, misalnya Surat Utang Negara (SUN). Semakin banyak jumlah surat-surat berharga yang terjual, jumlah uang beredar akan berkurang sehingga dapat mengurangi tingkat inflasi.
Kebijakan fiskal adalah langkah untuk memengaruhi penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Kebijakan itu dapat memengaruhi tingkat inflasi. Kebijakan fiskal antara lain sebagai berikut.
Pemerintah dapat menekan inflasi dengan cara mengurangi pengeluaran, sehingga permintaan akan barang dan jasa berkurang yang pada akhirnya dapat menurunkan harga.
Untuk menekan inflasi, pemerintah dapat menaikkan tarif pajak. Naiknya tarif pajak untuk rumah tangga dan perusahaan akan mengurangi tingkat konsumsi. Pengurangan tingkat konsumsi dapat mengurangi permintaan barang dan jasa, sehingga harga dapat turun.
DAMPAK INFLASI
Dampak positif
Perputaran barang lebih cepat
Produksi barang –barang bertambah
Kesempatan kerja bertambah
Dampak negatif
Harga barang dan jasa yang dihasilkan aan naik
Nilai dan kepercayaan pada uang akan menurun atau berkurang
Banyak proyek pembangunan macet atau terlantar
pengangguran
DEFLASI
Deflasi adalah penurunan harga tingkat barang – barag umum yang secara kontinyu (terus-menerus) pada periode waktu tertentu.
DAMPAK DEFLASI
Dampak positif
Nilai mata uang akan menguat
Kesadaran menabung masyarakat akan meningkat karena untuk tetap bisa memenuhi kebutuhannya
Dampak negatif
Produsen cenderung kurang memiliki minat memproduksi barang karena harga terus-menerus turun
Kesempatan kerja berkurang karena terjadinya PHK