1 of 11

MATERI AJAR

Menelusuri Jejak Tolangga

Kearifan Lokal & Filosofi Tradisi Maulid Nabi di Gorontalo

Muatan Lokal — Kearifan Lokal Tolangga

Kelas XII / Fase F • SMKN 1 Batudaa

Penyusun: Reti B. Abdullah

Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu mengidentifikasi sumber informasi (literatur/narasumber) tentang tradisi Tolangga.

2 of 11

DAFTAR

ISI

01

Apa Itu Tolangga?

Pengantar & konteks budaya

02

Sejarah & Latar Belakang

Asal-usul tradisi Walima

03

Simbolisme & Struktur

Makna bentuk dan kue adat

04

Filosofi Adat & Syariat

Adat Bersendikan Syara'

05

Nilai Sosial

Gotong royong & kebersamaan

06

Tolangga di Era Modern

Tantangan & pelestarian

07

Video Pembelajaran

Tautan referensi audiovisual

08

Tugas: Sumber Informasi

Literatur & narasumber

Muatan Lokal • Kearifan Lokal Tolangga — SMKN 1 Batudaa

2

3 of 11

01 — Pengantar

Apa Itu Tolangga?

Tolangga

adalah wadah atau keranda berhias yang dibentuk menyerupai menara masjid, kubah, atau perahu, digunakan masyarakat Gorontalo untuk menyusun kue-kue tradisional pada perayaan

Walima (peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW).

Bentuk khas

Menara masjid & perahu — mencerminkan kehidupan religius dan mata pencaharian nelayan

Isi tolangga

Kolombengi, sukade, wapili, curuti, hingga nasi kuning dan lauk-pauk

Puncak acara

Diarak menuju masjid, lalu dibagikan (diklepasi) kepada masyarakat

Konteks Wilayah

Tradisi Tolangga paling dikenal luas dari perayaan Festival Walima di Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo — desa wisata religi yang setiap tahun menghadirkan ratusan tolangga.

Adat Bersendikan Syara',

Syara' Bersendikan Kitabullah

— Filosofi hidup masyarakat Gorontalo yang menyatukan adat dan syariat Islam

Muatan Lokal • Kearifan Lokal Tolangga — SMKN 1 Batudaa

3

4 of 11

02 — Sejarah & Latar Belakang

Akar Sejarah Tradisi Walima

Abad ke-17

Islam mulai masuk ke Bumi Hulondalo (Gorontalo). Nilai-nilai adat lokal mulai berpadu dengan ajaran Islam.

Berkembang turun-temurun

Perayaan Maulid Nabi (Walima) diwariskan lintas generasi, diawali tradisi dikili/zikir semalam suntuk di masjid.

Tradisi Tolangga lahir

Warga menata kue adat dalam wadah berbentuk menara/perahu sebagai wujud syukur dan kecintaan pada Nabi Muhammad SAW.

Masa kini

Festival Walima menjadi ikon wisata religi, terutama di Desa Bongo, dengan ratusan tolangga diarak setiap tahun.

Refleksi kritis: Mengapa masyarakat Gorontalo secara konsisten mengaitkan Tolangga dengan peringatan Maulid Nabi setiap tahun, dan apa makna keberlanjutan tradisi ini bagi identitas budaya lokal?

Muatan Lokal • Kearifan Lokal Tolangga — SMKN 1 Batudaa

4

5 of 11

03 — Analisis Simbolisme

Makna di Balik Struktur & Kue Adat

BENTUK

Menara Masjid

Melambangkan kedekatan spiritual dan pengagungan terhadap Nabi Muhammad SAW

Perahu / Kapal

Mencerminkan pola kehidupan masyarakat pesisir yang mayoritas nelayan

Anyaman bilah kayu/bambu menopang struktur bertingkat, disusun rapi menyerupai arsitektur bangunan ibadah.

KUE & ISI ADAT

Kolombengi

Sukade

Wapili

Curuti

Buludeli

Nasi kuning & lauk

Kue kolombengi bertekstur lembut dan manis menjadi ikon rasa yang paling dinantikan dalam tradisi ini.

MAKNA FILOSOFIS

Setiap detail visual pada Tolangga bukan sekadar dekorasi, melainkan simbol nilai luhur: rasa syukur, kebersamaan, dan penghormatan pada Rasulullah.

Latihan berpikir kritis: telusuri literatur/narasumber untuk memverifikasi makna tiap tingkatan struktur Tolangga sebelum menyusun narasi digital.

Muatan Lokal • Kearifan Lokal Tolangga — SMKN 1 Batudaa

5

6 of 11

04 — Filosofi Adat & Syariat

Adat Bersendikan Syara',

Syara' Bersendikan Kitabullah

Adat (AS)

  • Gotong royong membuat kue & menghias tolangga
  • Arak-arakan bersama menuju masjid
  • Pembagian hasil (diklepasi) kepada seluruh warga

Nilai budaya lokal yang lahir dari kearifan masyarakat Gorontalo secara turun-temurun.

Syara' (SBK)

  • Peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai wujud kecintaan (mahabbah)
  • Diawali dzikir/dikili semalam suntuk di masjid
  • Sedekah makanan sebagai wujud syukur dan berbagi

Nilai keislaman yang menjadi ruh dan tujuan spiritual dari keseluruhan prosesi Tolangga.

Muatan Lokal • Kearifan Lokal Tolangga — SMKN 1 Batudaa

6

7 of 11

05 — Prosesi & Nilai Sosial

Gotong Royong dalam Tradisi Tolangga

Kebersamaan

Warga berkumpul membuat kue dan menyusun tolangga secara massal, tanpa memandang status sosial.

Kolaborasi

Setiap keluarga memiliki peran — dari memasak, menghias, hingga mengarak tolangga ke masjid.

Kewargaan

Hasil tolangga dibagikan kepada seluruh warga, menumbuhkan rasa saling berbagi dan kepedulian.

Kaitan dengan Dimensi Profil Lulusan (DPL):

Prosesi gotong royong Tolangga menjadi konteks nyata untuk menumbuhkan DPL Kolaborasi dan Penalaran Kritis peserta didik dalam menilai serta memaknai tradisi.

Muatan Lokal • Kearifan Lokal Tolangga — SMKN 1 Batudaa

7

8 of 11

06 — Konteks Kekinian

Tolangga di Tengah Arus Modernisasi

Pergeseran yang Terjadi

  • Bahan & isi tolangga kini beragam: mi instan, minyak goreng, minuman kemasan, hingga buah-buahan
  • Proses pembuatan mulai memanfaatkan bahan dan alat modern
  • Dokumentasi kegiatan kini banyak dipublikasikan lewat media sosial & platform digital

Tantangan Pelestarian

Bagaimana menjaga nilai sakral dan esensi asli Tolangga agar tidak hilang di tengah pergeseran zaman?

Peran generasi muda (siswa TKJ/SMK):

  • Mendokumentasikan tradisi secara digital dan akurat
  • Menyusun narasi berbasis sumber yang kredibel
  • Mempublikasikan kajian budaya ke platform CMS (mis. Blogger)

Muatan Lokal • Kearifan Lokal Tolangga — SMKN 1 Batudaa

8

9 of 11

07 — Sumber Audiovisual

Video Pembelajaran: Tradisi Tolangga

Gunakan tautan berikut sebagai pemantik (apersepsi) dan bahan referensi audiovisual peserta didik sebelum menelusuri literatur tambahan.

Suasana Tradisi Walima saat Maulid Nabi di Gorontalo

Jamaah antusias menunggu pembagian Tolangga — Tribun Gorontalo

Tradisi Tolangga Jadi Pusat Perhatian di Festival Walima

Liputan Festival Walima di Desa Bongo, Gorontalo — Tribun Gorontalo

Sambut Maulid Nabi, Warga Gorontalo Buat Kue Kolombengi

Proses pembuatan kue adat menjelang Festival Walima — Kompas TV

Semarak Festival Walima di Desa Religi Bongo

115 tolangga meriahkan perayaan Maulid Nabi — liputan video

Muatan Lokal • Kearifan Lokal Tolangga — SMKN 1 Batudaa

9

10 of 11

08 — Aktivitas Inti (Mengaplikasikan)

Tugas: Identifikasi Sumber Informasi

A. Pelacakan Literatur Digital

  • Gunakan mesin pencari dan Google Scholar
  • Telusuri buku digital, artikel jurnal, dan dokumen adat
  • Nilai kredibilitas sumber: hindari opini bebas tanpa dasar
  • Catat minimal 3–4 sumber literatur relevan

Kelompok menyusun daftar sumber sebagai bekal sebelum menyusun narasi digital.

B. Rancangan Narasumber & Wawancara

  • Susun daftar narasumber kunci: pemangku adat / tetua kampung / tokoh budaya Gorontalo
  • Rumuskan draf pertanyaan wawancara terstruktur
  • Rencanakan kontak (daring/luring) dengan komunitas adat
  • Presentasikan rencana pencarian data di depan kelas

Model: Problem-Based Learning — kerja kelompok & kemitraan luar sekolah dengan Komunitas Adat Gorontalo.

Muatan Lokal • Kearifan Lokal Tolangga — SMKN 1 Batudaa

10

11 of 11

REFLEKSI PEMBELAJARAN

Menjaga Kearifan Lokal

lewat Rekam Jejak Digital

Tolangga bukan sekadar warisan fisik, melainkan cerminan nilai iman, kebersamaan, dan penghormatan budaya masyarakat Gorontalo. Tugas peserta didik adalah memastikan nilai ini tetap sahih saat diwariskan ke ruang digital — melalui sumber yang kredibel dan narasi yang jujur.

Langkah Berikutnya dalam ATP: Implementasi Karya Nyata Berbasis Budaya (perancangan replika Tolangga)

Muatan Lokal • Kearifan Lokal Tolangga — SMKN 1 Batudaa

11