1 of 13

LIPIDA

Nur Endah Saputri

Suko Priyono

2 of 13

Pengertian Lipida

Lipida merupakan biomolekul yang sangat penting dalam kebutuhan makanan kita. Salah satu bentuk lipid adalah trigliserol dan lipoprotein.

Trigliserol merupakan sumber cadangan kalori yang tinggi menghasilkan 9 Kkal/g, dibandingkan dengan karbodhirat dan protein sekitar 5 dan 4 Kkal/g.

Fungsi lipid tergantung pada struktur kimia

3 of 13

Klasifikasi Lipid

Lipid Sederhada

    • Lemak, ester asam lemak berikatan dengan gliserol.
    • Lilin/Wax, ester asam lemak yang mempunyai berat molekul besar membentuk alkohol monohidrat.

Lipid Kompleks

    • Fosfolipid, residu lipid yang mengandung asam fosfat. Mengandung masa nitrogen adan subtituen lain ex : gliserolfosfolipid (gugus alkohol berupa gliserol dan gugus alkohol spingofosfolipid berupa spingosin)
    • Glikolipid, lipid yang mengandung asam lemak, karbohidrat, ada juga spingosin.
    • Lipid kompleks lainnya (sulfolipid, aminolipid, dan lipoprotein/lipid berikatan dengan protein)

Lipid Prekursor dan Derivat

    • Asam lemak, gliserol, steroid, lemak aldehid, keton bodies, lipid yang larut pada vitamin dan hormon.

4 of 13

Lemak merupakan senyawa organik yang termasuk dalam kelompok hidrokarbon, mengandung unsur C, H, dan O.��Lemak adalah golongan lipida yang termasuk dalam makromolekul alami yang larut dalam pelarut non polar. Ex : kloroform, heksana, dan tidak larut dalam air. Berbeda dengan karbohidrat dan protein, lemak bukan merupakan suatu polimer.��Minyak (oil) 🡪 cair pada suhu kamar�Lemak (fat) 🡪 padat pada suhu kamar��Lemak/minyak diartikan sebagai trigliserida (TAG). TAG merupakan hasil kondensasasi satu molekul gliserol dengan tiga molekul asam lemak yang membentuk TAG dan 3 molekul air.

5 of 13

Asam Lemak

Asam lemak merupakan komponen penyusun lipid yang memiliki struktur kimia berupa kepada dan ekor.

Kepala 🡪 gugus karboksil (diberi nomor karbon 1)

Ekor 🡪 senyawa hidrokarbon jenuh atau tidak jenuh

Gugus Karboksil

6 of 13

Struktur

Asam Lemak

Ikatan Rangkap

7 of 13

Klasifikasi Asam Lemak Tidak Jenuh

Monounsaturated

Asam lemak yang hanya memiliki satu ikatan rangkap (ex : omega 9)

Polyunsaturated

Asam lemak yang hanya memiliki dua atau lebih ikatan rangkap (ex : omega 6, asan linoleate, Conjugated Linoleic Acid/CLA, Glucopyranocyl Lipid Adjuvant/GLA, Docosahexaenoid Acid (DHA), dll)

Elcosanoid

Derivat asam lemak elkosa polinoat yang terdiri dari 20 karbon (ex : prostanoat, leukotriene (Lts), Lipoksin (Lxs))

8 of 13

Asam Lemak Jenuh

Asam Lemak Tidak Jenuh

9 of 13

10 of 13

Ikatan CIS dan TRANS pada asam lemak

Reaksi hidrogenasi menyebabkan perubahan struktur ikatan.

Hidorgenasi adalah sebuah proses pengolahan minyak yang bertujuan memadatkan minyak.

Membantuk asam lemak TRANS

11 of 13

Trigliserida (TAG)

TAG adalah lipid yang terdiri dari 3 asam lemak dan gliserol. Gugus hidroksil polar pada gliserol dan gugus karboksil polar pada asam lemak akan membentuk ikatan ester.

TAG yang terbentuk atas reaksi ini bersifat non polar, hidrofobik, dan tidak larut air

12 of 13

Fosfolipid

Fosfolipid merupakan komponen utama pembentuk membran yang tersusun atas double layer.

Membran lipid yang bersifat amfipatik (memiliki ujung bersifat hidrofobik dan ujung lainnya bersifat hidrofilik).

13 of 13

Peran Lipida dalam Pangan

Aspek Gizi

    • Sumber Kalori
    • Asam lemak esensial
    • Vitamin larut dalam lemak

Aspek Pengolahan

    • Rasa
    • Sifat tekstural
    • Pembawa senyawa flavor (bau), pigmen, dan vitamin
    • Media penghantar panas
    • emulsifier