1 of 17

Social Process Theory

2 of 17

Social Process Theory

  • Berangkat dari pandangan bahwa tingkahlaku manusia dipengaruhi oleh proses sosial
  • Proses interaksi antar individu atau masyarakat yang menjadi pranata-nya.
  • Terdapat dua penjelasan dalam theory ini yaitu:
  • Social prosess theory
  • Social development theory

3 of 17

Prinsip dari Sosial Process Theory

  • Process sosial berasumsi bahwa setiap orang berpotensi melanggar hukum dan prilaku kriminal bukan merupakan bawaan dari karakteristik manusia sendiri;
  • Prilaku kriminal dipelajari dalam proses interaksi dan proses sosialisasi dalam kelompok-kelompok dekat dimana proses pembelajaran utama terjadi.

4 of 17

Cont….

  • Semua pihak yang berkepentingan dalam kelompok berkontribusi atas terjadinya proses sosialisasi seperti keluarga, temandekat, rekan kerja atau kelompok lainnya yang memiliki kesamaan identitas/minat/orientasi/tujuan.
  • Proses ini terjadi juga dalam prilaku kriminal dimana “deviant self-concepts” melekat dan prilaku kriminal dihasilkan, melekat dan berlangsung dalam kehidupan seseorang.

5 of 17

Cont…

  • Individu yang memiliki pertahanan diri yang rendah akan mudah terpengaruh oleh proses sosial dan pengalaman-pengalaman tak terduga akan membawa kearah kejahatan, Pilihan menjadi kriminal, dipilih, karena didorong oleh rekasi masyarakat kepada siapa dinyatakan sebagai “deviant”;

6 of 17

Teori-teori yang menjelasan Sosial Proses :

  • Learning Theory
  • Sosial Control Theory
  • Labeling Theory

7 of 17

Social learning theory:

  • People develop motivation to commit crime and the skills to commit crime through the people they associate with.
  • Bobodoll Albert Bandura
  • Differential Association Theory: bagaimana sebetulnya pelaku criminal itu dipelajari

8 of 17

Kontrol Sosial Teori

  • Teori kontrol sosial mengusulkan bahwa hubungan, komitmen, nilai-nilai, norma, dan kepercayaan orang-orang mendorong mereka untuk tidak melanggar hukum.
  • Nilai moral diinternalisasi dan individu terikat dan memiliki kepentingan dalam komunitas mereka yang lebih luas, mereka akan secara sukarela membatasi kecenderungan mereka untuk melakukan tindakan menyimpang.
  • Teori ini berusaha memahami cara-cara yang memungkinkan untuk mengurangi kemungkinan berkembangnya kriminalitas pada individu.
  • menetapkan biaya dan konsekuensi untuk pilihan-pilihan tertentu dan mendefinisikan beberapa sebagai kejahatan, tidak bermoral dan / atau ilegal

9 of 17

Dasar Teori

  • Teori ini berasal dari pandangan Hobbes tentang sifat manusia yang diwakili dalam Leviathan, yaitu bahwa semua pilihan dibatasi oleh kontrak sosial, kesepakatan, dan pengaturan di antara orang-orang.

  • Dengan demikian, moralitas diciptakan dalam pembangunan tatanan sosial, kesepakatan, dan pengaturan di antara orang-orang. Dengan demikian, moralitas diciptakan dalam pembangunan tatanan sosial, harga dan konsekuensi untuk pilihan-pilihan tertentu dan mendefinisikan beberapa sebagai kejahatan, tidak bermoral dan / atau illegal

Travist Hirschi: Bonda Social Theory

David Madza: Netralisasi Theory 🡪 pembenaran atas perilaku criminal org tsb

10 of 17

Labeling theory:

  • People in power decide what acts are crimes, and the act of labeling someone a criminal is what makes him a criminal. Once a person is labeled a criminal, society takes away his opportunities, which may ultimately lead to more criminal behavior.

11 of 17

Labeling theory

  • Munculnya teori Labeling menandai mulai digunakannya metode baru untuk mengukur atau menjelaskan adanya kejahatan yaitu melalui penelusuran kemungkinan dampak negatif dari adanya reaksi sosial yang berlebihan terhadap kejahatan dan pelaku kejahatan.
  • Konsep teori labeling menekankan pada dua hal, pertama, menjelaskan permasalahan mengapa dan bagaimana orang-orang tertentu diberi label, dan kedua, pengaruh dari label tersebut sebagai suatu konsekuensi dari perbuatan yang telah dilakukan oleh pelaku kejahatan.

12 of 17

Sosial Development Theory

  • Pandangan sosial development theory adalah pada perspektif dimana perubahan dipahami sebagai awal (lahirnya) dan utamanya adalah dalam kontek sosial;
  • Perubahan manusia dipicu oleh berbagai sebab termasuk psikologis, biologis, hubungan keluarga, hubungan masyarakat, budaya, sosial dan lingkungan.
  • Teori perubahan sosial merupakan muara dari berbagai teori atau kominasi berbagai teori yang meilhat kepada proses perubahan sebagai poin utamanya.

13 of 17

Cont…

  • Focus dari teori perubahan sosial adalah pada semua tingkat pelanggaran hukum dan mencari pemahaman tentang sebab naik dan turunnya tingkat pelanggaran hukum seseorang ssepanjang hidupnya.
  • Teori perubahan sosial umumnya menggunakan ukuran longitudinal dari kenakalan anak-anak hingga pelanggaran hukum oleh dewasa dan yang menarik adalah bagaimana setiap orang melihat berbagai masa transisi sepanjang hidupnya dalam suatu siklus kehidupan.

14 of 17

Cont…

  • Banyak teori perubahan sosial melihat bahwa periode kritis dari masa transisi adalah dari masa anak-anak menjelang masa dewasa

15 of 17

The Life-Cource Perspective

  • Siklus kehidupan orang berpengaruh terhadap perilakunya;
  • Prilaku kriminal muncul secara psoradis, bisa pada masa anak-anak, dewasa muda atau masa dewasa;
  • Banyak yang tidak menjadi kejahatan karena perjalanan hidupnya tidak membawanya kesana, tetpi ada juga yang menjadikannya sebagai jalan hidup (criminal career).

16 of 17

Multi Perspective Approach

Rational Economic Theory

Strain Theory

Social Disorganization Theory

Kemiskinan

Ketimpangan Sosial

Sosail Capital

Social Norm

17 of 17

Teori-Teori:

  • Life Style Theory
  • Age Graded Theory
  • Dual Taxonomic Theory
  • Delinquent Development Theory
  • Evolutionary Ecology
  • Interactional Theory
  • Development Pathways
  • The Chicago Human Development Project