1 of 28

Assalamu’alaikum

Hello!

I am here because I love to give presentations.

You can find me at:

IG @nurwindasaputri

Fb @Nurwinda Saputri

Email : nurwindasaputri17@umpri.ac.id

Tlp : 081 392 540 791

1

2 of 28

Nurwinda Saputri, S.ST., M.KebDosen Prodi D3 Kebidanan�Fakultas Kesehatan �Universitas Muhammadiyah Pringsewu Lampung�NBM : 1152 399�NIDN : 0214078805

kasus Asuhan Antenatal trimester 1

3 of 28

Kasus fisiologi�

1. Mual muntah�2. Pusing �3. Mudah lelah dan gerah

3

Pembahasan tentang

4 of 28

1. Mual Muntah

4

Menurut Kurnia (2009), perubahan fisik pada ibu hamil salah satunya adalah Morning sickness, mual dan muntah: Hampir 50% wanita hamil mengalami mual dan biasanya mual dimulai sejak awal kehamilan. Mual muntah diusia muda disebut morning sickness tetapi kenyataannya mual muntah ini dapat terjadi setiap saat.

5 of 28

Definisi mual (nausea)pada kehamilan trimester I

  • Mual merupakan gejala pertama yang dialami ibu yang sering terjadi sebelum periode menstruasi pertama tidak datang.
  • Mual dan muntah pada kehamilan merupakan reaksi tubuh ibu terhadap perubahan yang terjadi akibat kehamilan.
  • Kehamilan memengaruhi sistem tubuh, baik secara hormonal, fisik, maupun psikologi.
  • Mual yang terkadang disertai muntah biasanya timbul sejak usia gestasi 5 minggu, yang dihitung berdasarkan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT), dan mencapai pncak pada usia gestasi 8 hingga 12 minggu serta berakhir pada usia gestasi 16 hingga 18 minggu (Tiran, 2008).

5

6 of 28

Lanjutan…

Kejadian mual dan muntah yang berlebihan disebut dengan hyperemesis gravidarum. Faktor risiko hyperemesis gravidarum meliputi gangguan hipertiroid 15 klinis, diagnosis psikiatri sebelum hamil, kehamilan mola, kehamilan kembar dengan janin laki-laki dan perempuan, diabetes, gangguan pencernaan(Pratami, 2016).

6

7 of 28

Etiologi mual pada kehamilan

Hormon estrogen dan progesteron

Hormon progesteron dibentuk oleh corpus luteum. Peningkatan hormon estrogen dan progesteron dapat mengganggu sistem pencernaan ibu hamil, dan membuat kadar asam lambung meningkat hingga muncul keluhan mual dan muntah. Hormon ini dapat memperlambat fungsi metabolisme termasuk sistem pencernaan.

7

penyebab umum mual muntah yaitu (Pratami, 2016)

8 of 28

Hormon estrogen dan progesteron

  • Hormon progesteron dibentuk oleh corpus luteum. Peningkatan hormon estrogen dan progesteron dapat mengganggu sistem pencernaan ibu hamil, dan membuat kadar asam lambung meningkat hingga muncul keluhan mual dan muntah. Hormon ini dapat memperlambat fungsi metabolisme termasuk sistem pencernaan.

8

9 of 28

Human chorionic gonadotrophin (hCG)

Hormon hCG dalam aliran darah sangat membantu untuk menjaga persediaan estrogen dan progesteron serta untuk mencegah masa menstruasi. Meningkatnya hormon hCG secara tiba-tiba dapat mengakibatkan efek pedih pada lapisan perut, dan efek ini berupa rasa mual. Hormon ini juga menyebabkan hilangnya gula dari darah, yang dapat menimbulkan perasaan sangat lapar dan sakit.Jadi hormon hCG ini sangat berpengaruh terhadap timbulnya rasa mual dan muntah pada ibu hamil.

9

10 of 28

Makanan

  • Makanan-makanan berminyak dapat menyebabkan mual dan muntah pada ibu hamil. Fungsi sistem pencernaan yang telah menurun akibat hormon akan semakin memburuk saat mendapat asupan makanan yang pedas dan berminyak.

10

11 of 28

Faktor yang mempengaruhi rasa mual

Faktor fisiologis yang menyebabkan mual dan muntah yaitu seperti situasi korpus luteum sisi kanan menyebabkan tingginya kadar hormon steroid di dalam sistem porta hepatik, perubahan karbohidrat dan metabolisme lemak, dampak pada kemampuan mencium dan melihat, faktor genetik, hormon hCG, faktor imunologis, hormon estrogen dan progesteron.

11

12 of 28

Lanjutan….

  • Selain itu terdapat faktor predisposisi mual dan muntah pada kehamilan dapat dikaitkan denganperilaku, dukungan, keletihan, mual dan muntah dikehamilan sebelumnya, merokok, masalah sosio-ekonomi, kesulitan dalam masalah membina hubungan, dan psikologis(Tiran, 2008).

12

13 of 28

13

Dampak mual pada kehamilan trimester I

14 of 28

Mual dan muntah jika tidak ditangani dengan baik akan berlanjut menjadi hyperemesis gravidarum, sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan keadaan ibu hamil menjadi buruk

14

Dampak yang terjadi pada ibu akibat dari mualdan muntah yaitu : menurunnya cairan elektrolit didalam tubuh ibu, sehingga terjadi hemokonsentrasi yang dapat memperlambat peredaran darah, nafsu makan menurun yang mempengaruhi tumbuh kembang janin, gangguan nutrisi, dehidrasi, kelemahan, dan penurunan berat badan(Marunung, 2011).

Selain keadaan umum ibu menjadi buruk, dampak yang ditimbulkan dapat menyebabkan efek samping pada janin seperti abortus, bayi lahir rendah, kelahiran prematur, serta malforasi pada bayi baru lahir (Saifuddin, 2001).

15 of 28

next!

Cara mengatasi mual pada kehamilan trimester I

15

16 of 28

cara mengatasi masalah tersebut agar dapat mempertahankan asupan nutrisi dan cairan pada ibu hamil yaitu sebagai berikut :

16

Menghindari bau atau faktor-faktor penyebab terjadinya mual dan muntah

Sediakan makanan kering seperti biscuit atau roti bakar sebelum bangun dari tempat tidur di pagi hari

Jaga pola makan dengan cara makan sedikit-sedikit tapi sering

Hindari makanan yang mengandung lemak, dan berminyak, serta berbumbu keras

Bangun dari tempat tidur secara perlahan-lahan dan jangan langsung bergerak

Banyak mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat

Banyak minum air, dan mengkonsumsi vitamin B6 yang diimbangi dengan istirahat yang cukup.

17 of 28

TUGAS 1

17

Silahkan mencari artikel tentang

“Konsep Asuhan Kebidanan Pada Ibu Primigravida Trimester I dengan Mual (Nausea)”

18 of 28

2. Pusing

Wanita hamil sering merasakan pusing, disebabkan karena aliran darah yang berusaha mengimbangi sirkulasi darah yang meningkat seiring dengan pertumbuhan janin, ketika masuk trimester kedua kehamilan, rahim yang membesar dapat menekan pembuluh darah, sehingga kepala terasa sakit atau pusing. Pusing yang berkelanjutan berdampak pada gejala anemi, tekanan darah yang naik turun, dehidrasi hingga sinkope (pingsan) (Irianti et al., 2014; Nurhayati, 2018).

18

19 of 28

19

Pada ketidaknyamanan ibu hamil terjadi mulai minggu ke-24 kehamilan dan akan memuncak pada minggu ke 28-32. Keadaan tersebut akan menetap pada minggu ke-36 (Husin, 2014)

WHO (World Health Organization) menyebutkan pada tahun 2011- 2012 wanita hamil mengalami pusing sebesar 20-25% (Hasan, 2013).

20 of 28

Berbagai Penyebab Pusing saat Hamil

Dehidrasi

Berdiri tiba-tiba

Berdiri terlalu lama

Sebagaimana rasa lapar, dehidrasi juga dapat menyebabkan pusing saat hamil. Saat hamil, ibu membutuhkan banyak air untuk membentuk plasenta dan kantung ketuban. Untuk mencegah dehidrasi saat hamil, disarankan untuk minum air 10 gelas per hari

Saat duduk, darah akan terkumpul di bagian kaki. Berdiri secara tiba-tiba dapat memicu pusing saat hamil. Hal ini karena aliran darah yang menuju jantung menjadi lebih sedikit, sehingga tekanan darah turun dengan cepat. Untuk mencegah pusing saat hamil, cobalah untuk berdiri perlahan-lahan dari posisi duduk atau berbaring.

Berdiri terlalu lama juga dapat menyebabkan pusing saat hamil karena darah banyak terkumpul di area kaki. Untuk mengatasinya, cobalah duduk atau berbaring hingga pusing mereda. Tak hanya itu, ibu juga bisa menggerak-gerakkan kaki selama beberapa menit untuk membantu melancarkan sirkulasi darah.

21 of 28

Beberapa wanita hamil kerap mengalami sering mengalami anemia akibat kekurangan asupan zat besi. Hal ini menyebabkan sel darah merah yang membawa oksigen menuju otak dan organ lain menjadi lebih sedikit, sehingga memicu pusing saat hamil. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk mendapatkan asupan zat besi yang cukup, terutama ketika memasuki trimester kedua dan ketiga.

 Anemia

Kurang energi

Pusing saat hamil juga bisa menjadi pertanda tubuh memerlukan asupan energi.

Kondisi ini sering terjadi pada ibu hamil yang sulit makan atau minum karena mual muntah saat hamil.

Untuk itu, selalu siapkan camilan yang menyehatkan sebagai pasokan energi.

Selain itu, cobalah siasati dengan makan dalam porsi kecil namun sering untuk menghindari pusing saat hamil.

22 of 28

22

Berbaring terlalu lama

Perubahan hormon

Berbaring dengan posisi telentang terlalu lama juga dapat memicu pusing saat hamil, terlebih pada trimester kedua dan ketiga.

Hal ini terjadi karena pembuluh darah di belakang rahim terjepit. Akibatnya, aliran darah balik dari kaki dan panggul menuju jantung akan terbendung dan tidak mengalir dengan lancar.

Untuk mencegah pusing saat hamil terjadi, berbaringlah dengan posisi miring guna meningkatkan aliran darah ke jantung dan otak. Selain itu, sanggah punggung dengan bantal agar lebih nyaman

Pusing saat hamil karena perubahan hormon terjadi karena hormon kehamilan yang diproduksi tubuh membuat pembuluh darah yang melebar.

Di satu sisi, pelebaran pembuluh darah ini diperlukan untuk meningkatkan aliran darah yang menuju ke janin. Namun di sisi lain, hal itu membuat suplai darah ke otak menjadi berkurang, sehingga menimbulkan rasa pusing.

Untuk mengantisipasi dan mengatasi pusing saat hamil karena perubahan hormon ini, disarankan untuk berkonsultasi ke dokter/bidan agar dapat diberikan penanganan bila diperlukan.

Pusing saat hamil memang hal yang wajar. Namun Anda disarankan untuk tetap waspada, terutama jika pusing diiringi gejala lain, seperti pandangan kabur, nyeri perut, sulit bicara, nyeri dada, kesemutan, napas pendek, denyut nadi cepat, hingga perdarahan vagina.

23 of 28

23

3. Mudah lelah dan gerah

Alasan Ibu Hamil Sering Merasa Gerah Saat Hamil

Perubahan kadar hormon

Saat hamil, kadar hormon estrogen dapat berubah secara fluktuatif. Perubahan hormon kehamilan ini dapat membuat Bumil merasakan beberapa keluhan, seperti morning sickness dan peningkatan suhu tubuh. Ketika suhu tubuh meningkat, Bumil akan merasa gerah dan banyak berkeringat.

24 of 28

24

Peningkatan aliran darah

Selama hamil, jumlah darah dalam tubuh wanita akan meningkat hingga lebih dari 50% dari waktu sebelum hamil. Ketika jumlah darah meningkat, aliran darah di seluruh tubuh akan meningkat. Hal in idapat membuat Bumil merasa merasa lebih gerah dan mudah berkeringat.

25 of 28

Peningkatan Metabolisme Tubuh

25

Seiring pertumbuhan janin, metabolisme tubuh Bumil akan mengalami peningkatan guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam rahim. Karena metabolisme yang meningkat, suhu tubuh Bumil akan ikut meningkat dan membuat tubuh lebih banyak berkeringat.

26 of 28

26

Peningkatan kinerja dan denyut jantung

Saat mengandung, jantung Bumil memompa darah lebih keras dari biasanya, sehingga denyut jantung juga menjadi lebih cepat. Kondisi ini dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan memicu munculnya rasa gerah dan panas.

Selain itu, kondisi janin yang semakin besar dan bobot tubuh yang semakin meningkat saat trimester ketiga, membuat Bumil lebih mudah gerah dan berkeringat.

27 of 28

Tips Mengatasi Masalah Gerah saat Hamil

  1. Kenakan pakaian yang nyaman
  2. Cukupi kebutuhan air minum setiap hari
  3. Konsumsi makanan dan minuman yang dapat menyegarkan tubuh
  4. Batasi asupan kafein
  5. Coba berenang secara rutin

27

28 of 28

Terimakasih, selamat mengertjakan tugas dan belajar kembali