1 of 9

BAB 5�TARI KREASI

2 of 9

  • Pada mulanya, tari kreasi merupakan pengembangan dari tari rakyat dan tari klasik. Tari kreasi baru muncul karena adanya paduan gerak dari berbagai daerah atau dengan masuknya gerak tari negara lain yang dikembangkan dengan unsur tradisi yang ada dan iringan musik yang bervariasi sehingga menjadikan tari di Indonesia semakin beragam. Tari Kreasi mempunyai bentuk mengekspresikan artistik yang bersifat individual dan lebih menekankan pada ekspresi dan estetika dari pertunjukannya.
  • Pengertian Tari Kreasi adalah jenis tari yang koreografinya masih bertolak pada tari tradisional atau pengembangan dari pola-pola tari yang sudah ada. Terbentuknya tari kreasi karena dipengeruhi oleh gaya tari daerah lain atau suatu negara lain maupun hasil dari kreativitas penciptanya. Sebagai contoh, Tari Gebyar Trompong, Tari Oleg Tambulilingan, Tari Manuk Rawa (Bali), Tari Karonsih (Jawa Tengah), Tari Kipas, dan Tari Mainang Pulo Kampu (Sumatra).

3 of 9

Jenis Tari Kreasi

  • Tari Kreasi Berpola Tradisi.

Tari kreasi yang garapannya dilandasi oleh kaidah-kaidah tari tradisi baik dalam koreografi, musik/karawitan, tata busana dan riasan, maupun tata teknik pentasnya, tanpa menghilangkan aksensi tradisi didalamnya. Salah satu contohnya yaitu Tari Nandak Gojek dari Betawi yang diciptakan pada tahun 2014 oleh siswi SMK dengan bimbingan dari Guru Kesenian dan Tari ini berangkat dari pengembangan gerak tari Topeng Betawi dengan iringan musik gamelang topeng dan properti tari menggunakan payung.

  • Tari Kreasi Baru dengan tidak berpolakan Tradisi (nontradisi).

Pengembangan Tari Kreasi yang melepaskan diri dari pola-pola tradisi baik dalam hal koreografi, musik, rias dan busana maupun tata teknik pentasnya dan contohnya adalah tari kontemporer.

4 of 9

Keunikan Gerak Tari Kreasi

  • Tari kreasi mengalami perkembangan dari pola –pola tarian nusantara yang telah ada. Susunan tari kreasi tidak terikat pada pola gerak dan aturan yang baku. Koreografi dan teknik gerak tari kreasi dapat menyesuaikan pada keadaan yang saat ini sedang tren.

5 of 9

Tari Gegot

  • Tari Gegot merupakan tari Betawi yang diciptakan oleh Entong Sukirman dan Kartini Kisam pada tahun 1976  dan merupakan tarian yang menggambarkan kehidupan para remaja putri Betawi yang sedang bersenda gurau dalam menjalankan masa remajanya, canda dan tawa mewarnai kehidupannya.
  • Ide garapan tarian inibermula pada karakter topeng, panji dan jingga, dimana kedua karakter tersebut mewakili kehidupan keseharian manusia. Dari dua karakter itu dapat disimpulkan menjadi bentuk tari pergaulan dan gerak canda dapat diartikan sebagai kebersamaan.
  • Adapun iringan tari Gegot adalah musik topeng betawi, yaitu kendang, gong, kempul, kenong tiga, kenceng, kecrek, dan rebab.  Tari jenis ini adalah tari yang sengaja disusun untuk dipertontonkan. Maka dari itu, dalam penyejiannya mengutamakan segi artistik, penggarapan koreografi yang baik, serta tema dan tujuan yang jelas.

6 of 9

Tari Ronggeng Blantek

  • Tari ini diciptakan pada tahun 1985 oleh Wiwiek Widyastuti. Tari ini merupakan tari kerasi baru yang diangkat dari teater Betawi, yaitu Topeng Blantek, dimana dalam  memulai sebuah pertunjukan topeng biasanya dibuka dengan tari Ronggeng Blantek.  Dalam perkembangannya, tarian ini menjadi tarian lepas dan banyak diminati oleh masyarakat sebagai tari bentuk dan pertunjukan pada acara dalam penyambutan tamu.

7 of 9

Tari Loliyana

  • Tari Loliyana adalah tari kreasi yang berasal dari Maluku yang dipertunjukkan berdasarkan daripada tradisi masyarakat Kepulauan Teon Nila Serua. Tari Loliyana bermula atau berasal dari Upacara Panen Lola, yaitu Pekerjaan mengumpulkan hasil laut. Proses upacara lola diawali dengan pesta rakyat mengelilingi api unggun dari malam hingga  subuh, dilanjudkan dengan syukuran dan doa kepada Yang Maha Kuasa demi keberhasilan panen yang akan dilaksanakan.

8 of 9

Tari Saman

  • Tari Saman adalah sebuah tari suku Gayo yang biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa –peristiwa penting dalam adatnya. Syair dalam tarian saman menggunakan bahasa Gayo dan selain itu pula, biasanya tarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

9 of 9

  • Sekian