NILAI EKONOMIS TERRAGROW SEBAGAI
UPAYA PARTISIPASI MASYARAKAT DI
KELOMPOK MARKISA BLUNYAHREJO,
KARANGWARU, TEGALREJO, KOTA
YOGYAKARTA
SENAPAS 2026
From Knowledge to Impact: Advancing Sustainable Lifestyles and
Socio-Ecological Systems in the Spirit of Laudato Si
Paska Ramawati Situmorang - STIKES Santa Elisabeth Medan
Latar Belakang
Tujuan
Anemia masih menjadi masalah kesehatan global, terutama pada ibu hamil. WHO (2024) memperkirakan sekitar 37% wanita hamil mengalami anemia, sedangkan di Indonesia prevalensinya mencapai 27,7% berdasarkan SKI 2023. Anemia pada ibu hamil umumnya disebabkan oleh kekurangan zat besi (Fe) yang menyebabkan penurunan kadar hemoglobin dan mengganggu transportasi oksigen bagi ibu dan janin. Jika tidak ditangani, anemia dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, persalinan prematur, dan berat badan lahir rendah. Oleh karena itu, pemberian tablet Ferrum dan pemeriksaan kadar Hb pre-post penting dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi serta mendeteksi dan mencegah anemia pada ibu hamil.
2. Menganalisis kadar hemoglobin post pemberian tablet ferrum pada ibu hamil untuk deteksi anemia metode cyanmethemoglobin
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen pre-post pada ibu hamil trimester II dan III di Puskesmas Simalingkar Medan, yang dilaksanakan pada November 2025–April 2026. Sampel merupakan ibu hamil trimester II dan III yang terdaftar dan bersedia menjadi responden. Data diperoleh melalui kuesioner, wawancara, pemeriksaan kadar Hb pre dan post pemberian tablet Ferrum, serta data sekunder dari dokumen Puskesmas. Hasil pemeriksaan digunakan untuk mengetahui perubahan kadar Hb dan mendeteksi anemia pada ibu hamil.
Penelitian 1
Penelitian 2
Rahmawaty, A., & Nugrahani, A. D. (2024). Korelasi Tingkat Kepatuhan Ibu Hamil dalam Mengkonsumsi Tablet Fe dengan Kadar Hemoglobin sebagai Upaya Mencegah Terjadinya Anemia. Cendekia Journal of Pharmacy, 8(2), 162–171.
Arini, L. D. D., & Harsiwi, U. B. (2019). Pengaruh Pemberian Tablet Ferrum (Fe) dengan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Trimester III. Jurnal Biomedika, 12(1), 19–25.
Pembahasan
Pembahasan Pre Pemberian Tablet Ferrum
Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata kadar Hb sebelum pemberian tablet Ferrum sebesar 11,876 ± 0,7918 g/dL dengan kadar 10,5–13,6 g/dL. Secara umum kadar Hb responden masih berada di atas batas anemia 11 g/dL, tetapi kadar terendah menunjukkan masih terdapat ibu hamil yang mengalami anemia. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan hemodilusi fisiologis selama kehamilan serta kurangnya asupan zat besi dan zat gizi yang berperan dalam pembentukan hemoglobin. Oleh karena itu, pemeriksaan Hb sebelum pemberian Ferrum penting sebagai gambaran kondisi awal responden.
Pembahasan
Pembahasan Post Pemberian Tablet Ferrum
Setelah pemberian tablet Ferrum, rata-rata kadar Hb meningkat menjadi 12,608 ± 0,8291 g/dL dengan kadar 11,3–14,3 g/dL. Peningkatan kadar Hb menunjukkan bahwa pemberian tablet Ferrum membantu memenuhi kebutuhan zat besi yang diperlukan dalam pembentukan hemoglobin. Hasil ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa pemberian tablet Fe dapat meningkatkan kadar Hb ibu hamil. Namun, keberhasilan peningkatan Hb juga berkaitan dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe dan kecukupan asupan makanan bergizi selama kehamilan.
Kesimpulan
Terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kadar Hb sebelum dan sesudah pemberian tablet Ferrum. Rata-rata Hb meningkat dari 11,876 g/dL menjadi 12,608 g/dL, dengan kenaikan 0,732 g/dL. Hasil uji statistik dengan nilai p- value (p = 0,001 < 0,05) menunjukkan bahwa pemberian tablet Ferrum efektif meningkatkan kadar Hb dan dapat membantu mencegah serta menanggulangi anemia pada ibu hamil.
Referensi
SEKIAN DAN TERIMA KASIH