1 of 17

Sosialisasi Protap Kebencanaan

PB PTBMMKI 2021

A PROUD PARTNERSHIP

2 of 17

3 of 17

9 POIN ASSESSMENT

4 of 17

9 POINT ASSESSMENT

  • 1. Jenis bencana alam (contoh : erupsi gunung, banjir, kebakaran hutan, dsb)
  • 2. Tempat kejadian (ditulis selengkapnya, seperti desa, kelurahan, kecamatan, kota, dst)
  • 3. Waktu kejadian (menggunakan waktu daerah setempat, tidak harus WIB)
  • 4. Penyebab kejadian (contoh : peningkatan aktivitas magma, kekeringan, dsb)
  • 5. Sifat yang ditimbulkan (contoh : banjir setinggi 5 meter, gempa berkekuatan 5 SR)
  • 6. Jumlah korban (baik luka ringan, sedang, berat, maupun meninggal)
  • 7. Akses jalan menuju lokasi (bisa dilewati atau tidak, jika bisa keadaan jalan seperti apa)
  • 8. Bantuan yang dibutuhkan (seperti materi, sandang, pangan, air bersih, dsb)
  • 9. Bantuan medis (seperti obat–obatan, masker, tenaga medis, dsb)
  • Sumber (ditulis jika mencari dari sumber lain, jika turun langsung harus ditulis)

5 of 17

LAPORAN UPDATE

UPDATE LAPORAN BENCANA TRC OSIPITAL FK UNSOED

Jumat, 30 Oktober 2020

Bencana Banjir Jawa Tengah di desa Purwodadi kecamatan Kewarsan, kabupaten Kebumen pada hari Selasa, 27 Oktober 2020.

Dari laporan TIM AKSI LAYANAN SEHAT DOMPET DHUAFA, HMMK & BEM FK UNSOED, telah dibuka Pos Pelayanan Kesehatan di dua titik, yaitu di Balai Desa & Sekretariat Desa Purwodadi. Penyakit terbanyak yang ditemukan adalah penyakit kulit. Kondisi gizi masyarakat baik. Obat-obatan cukup. Selanjutnya tindak lanjut yang akan dilakukan yaitu skrining kesehatan.

Kebutuhan yang diperlukan: - Makanan (terutama sumber makanan yang mengandung protein) dan Minuman Dibutuhkan dokter/tenaga medis untuk memberikan pelayanan kesehatan karena puskesmas setempat sedang libur.

• Pada pukul 07.00 TIM berangkat dari kantor Dompet Dhuafa

6 of 17

LAPORAN UPDATE

Pada pukul 09.30 Ada pelayanan kesehatan di balai desa Purwodadi.

Jumlah masyarakat yang menghadiri pelayanan kesehatan berjumlah 72 orang.

Penyakit terbanyak yang diderita pasien adalah Penyakit kulit (Tinea pedis & gatal-gatal di area mata), osteoarthritis, dan hipertensi. Tidak ada kendala dalam pelaksanaan di lapangan.

•Pada pukul 13.00 ada pelayanan kesehatan di sekretariat desa Purwodadi. Jumlah masyarakat yg menghadiri pelayanan kesehatan berjumlah 18 orang. Penyakit terbanyak yang diderita pasien adalah Penyakit kulit (Tinea pedis & gatal-gatal di area mata), osteoarthritis, dan hipertensi. Tidak ada kendala dalam pelaksanaan di lapangan.

Dari hasil briefing bersama Tim Aksi Layanan Sehat Dompet Dhuafa, daerah Purwodadi kecamatan Kewarsan saat ini penanganan medisnya bisa dikatakan terback up dengan baik, protokol kesehatan Covid-19 perlu dikondisikan lagi. Kemudian dilakukan persiapan untuk penurunan selanjutnya.

Sumber :

• TIM AKSI LAYANAN SEHAT DOMPET DHUAFA

• HMMK-BEM FK UNSOED

7 of 17

ALUR INFORMASI

8 of 17

SKEMA PROTAP TANGGAP DARURAT BENCANA (DANA)

9 of 17

BANTUAN BERUPA DANA

Bantuan berupa dana dari Penyumbang dapat dikirimkan ke bendahara PTBMMKI, setelah itu bukti pengiriman discan atau difoto dan dikirim ke email Bendahara. Dana yang telah terkumpul akan disalurkann 100% ke daerah bencana melalui TBM Posko Induk untuk dikelola secara penuh. Adapun alur pengiriman bantuan dana adalah :

  1. Penyumbang (TBM di wilayah bencana, TBM di wilayah lain, donatur) mengirimkan bantuan dana ke rekening Bendahara.
  2. Bukti pengiriman bantuan dana di foto atau scan dan dikirim ke email Bendahara.
  3. Seluruh dana yang terkumpul dari Bendahara disalurkan ke TBM Posko Induk.
  4. TBM Posko Induk wajib melaporkan rincian penggunaan bantuan dana tersebut kepada Bendahara dalam bentuk Laporan Pertanggungjawaban.

10 of 17

SKEMA PROTAP TANGGAP DARURAT BENCANA (MATERI dan SDM)

11 of 17

BANTUAN BERUPA MATERI

TBM yang dijadikan posko induk berkewajiban menulis

  • Alamat sekertariat TBM
  • Alamat email TBM
  • Nomor handphone 1 orang sebagai contact person (diusahakan ketua unit atau divisi eksternalnya) di poster penggalangan bantuan.

Lalu bantuan berupa materi dari Penyumbang dapat dikirimkan langsung ke alamat sekertariat TBM Posko Induk untuk selanjutnya digunakan untuk keperluan korban bencana.

12 of 17

BANTUAN BERUPA MATERI

Setelah mengirimkan bantuan materi, Penyumbang mengirimkan bukti pengiriman bantuan materi ke email TBM Posko Induk dan konfirmasi ke

TBM Posko Induk melalui SMS.

Adapun alur pengiriman bantuan materi adalah :

  1. Penyumbang mengirimkan bantuan materi ke TBM Posko Induk

  • Bukti pengiriman bantuan materi di foto atau scan dan dikirim ke email TBM Posko Induk dikonfimasi melalui Pesan Singkat (SMS) ke contact person dari TBM Posko Induk dengan format : (NAMA TBM – WILAYAH / NAMA DONATUR)_JENIS BANTUAN MATERI YANG DIKIRIMKAN_JUMLAH BANTUAN MATERI YANG DIKIRIMKAN_TANGGAL PENGIRIMAN_TANGGAL DIJADWALKAN SAMPAI DI SEKERTARIAT TBM POSKO INDUK

(konfirmasi pengiriman bantuan materi paling lambat H+1 pengiriman)

13 of 17

Bantuan Berupa SDM

TBM yang dijadikan posko induk berkewajiban menulis

  • Alamat sekertariat TBM
  • Alamat email TBM
  • Nomor handphone 1 orang sebagai contact person (diusahakan ketua unit atau divisi eksternalnya) di poster penggalangan bantuan

Sebelum melakukan pemberangkatan bantuan Sumber Daya Manusia (mahasiswa, tenaga kesehatan, dan tenaga penunjang lainnya), Penyumbang tersebut melakukan konfirmasi terlebih dahulu ke contact person TBM Posko Induk, paling lambat H-1 pemberangkatan bantuan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui SMS.

Adapun alur pengiriman bantuan SDM adalah :

Relawan yang akan berangkat ke lokasi bencana melakukan konfirmasi ke TBM Posko Induk bahwa akan mengirim bantuan SDM (paling lambat H-1 sebelum pemberangkatan bantuan SDM) melalui SMS sesuai format

14 of 17

FORMAT PESAN SINGKAT

Mengirimkan bantuan SDM dengan rincian :

  1. Jenis SDM – jumlah
  2. Asal TBM atau instansi lainnya
  3. Perlengkapan yang dibawa secara rinci
  4. Hari, tanggal, dan jam kedatangan
  5. Rencana berada di posko induk berapa lama

15 of 17

JOBDESC

16 of 17

TBM UNIT

  1. Melakukan assessment terhadap bencana yang terjadi di wilayah TBM Unit.
  2. Berkoordinasi dengan instansi penanggulangan bencana terkait, untuk penentuan skala bencana.
  3. Melaporkan hasil assessment berupa 9 poin bencana yang telah ditetapkan oleh BPP PTBMMKI Bidang Penanggulangan Bencana kepada PJ Staf Penanggulangan Bencana di wilayahnya.
  4. Berkoordinasi dengan Staf Penanggulangan Bencana di wilayah bencana, Kastaf Penanggulangan Bencana, Koorwil di wilayahnya, dan Ketum PTBMMKI ketika akan dilakukan penggalangan bantuan.
  5. Bertindak sebagai koordinator lapangan (koorlap) dalam tim gabungan PTBMMKI di lokasi bencana.
  6. Memberikan pelaporan kepada Staf Penanggulangan Bencana BPW di wilayah bencana mengenai hasil penurunan tim medis emergency.
  7. Melakukan cross check informasi bencana yang terjadi di wilayah TBM Unit Kerja.

17 of 17

KOORDINATOR WILAYAH

1. Mengkoordinir TBM lain dalam wilayah tersebut untuk memberi bantuan apabila dibutuhkan.

2. Berkoordinasi dengan TBM Unit Kerja di wilayah bencana, Staf Penanggulangan Bencana di wilayah bencana, Kastaf Penanggulangan Bencana, dan Ketum PTBMMKI ketika akan dilakukan penggalangan bantuan.