1 of 26

PENYIMPANAN BENIH

2 of 26

  • Tujuan :

Untuk Mempertahankan Viabilitas Benih Dlm Periode Simpan Yg Sepanjang Mungkin

  • Maksud Penyimpanan Benih
  • Benih Dapat Ditanam Pada Musim Yang Sama Di Lain Tahun
  • Pelestarian Benih Suatu Jenis
  • Pemuliaan

3 of 26

  • Periode Simpan
  • Menurut Ewart (1908) Berdasarkan Umur Simpan, Benih Dapat Dibagi Atas 3 Golongan
  • Mikrobiotik : 3 Tahun
  • Mesobiotik : 3 – 15 Tahun
  • Makrobiotik : 15 – 100 Tahun

4 of 26

  • Benih dari bahan pangan tidak tahan di simpan lama, mis kedelai.
  • Beberaapa leguminosae dapat disimpan lama seperti Mimosa gromoratus (81 thn), Cassia sp (115 thn), famili Malvaceae dan Nymphaceae dapat disimpan (50-150 thn).
  • Tempat penyimpanan benih dapat di ruang terbuka ataupun tertutup. Seperti botol, kaleng, kantong kertas, kantong kain, kantong plastik, kantong aluminium dll

5 of 26

Penyimpanan dengan Aluminium foil

6 of 26

Penyimpanan benih dlm kantong plastik

7 of 26

Tempat penyimpanan di dalam ruang tertutup

8 of 26

Bank benih

9 of 26

Menurut Delouche Et.All (1972) Kondisi Lingkungan Yang Dapat Memungkinkan Penyimpanan Jangka Pendek, Menengah Dan Panjang Adalah :

  1. Penyimpanan Jangka Pendek (1-9 Bln)

T : 30°c , RH ; 50%

Ka : Cerealia 12%

Benih Berminyak 8%

T : 20°c, RH : 60%

Ka : Cerealia : 13%

Benih Berminyak : 9,5%

10 of 26

2. Penyimpanan Jangka Menengah (18-24 Bulan)

T : 30°c, RH : 40%

Ka : Cerealia : 10%

Benih Berminyak : 7,5 %

T : 20°c , RH : 50%

Ka : Cerealia : 12%

Benih Berminyak : 8%

3. Penyimpanan Jangka Panjang (>24 Bulan)

Menurut Bass (1957).

T : 21°c, RH : 60% (3 Tahun)

T : 4-10°c, RH 70% (3-10 Tahun)

T : 5°c , RH : 50% (>10 Thn)

11 of 26

Suhu Penyimpanan Sayuran Dan� Buah-buahan

Suhu Optimum Penyimpanan

Suhu penyimpanan tiap jenis buah-buahan dan sayuran berbeda-beda, tetapi pada umumnya suhu penyimpanan optimum adalah pada suhu rendah/suhu dingin.

Contoh suhu optimum untuk penyimpanan beberapa buah-buahan :

Apel : 30 – 40º F (-1,1 – 4,4ºC)

Pisang : 56 – 58º F (13,3 – 14,4º C)

Alpukat : 40 – 55º F (4,4 – 12,8º C)

Anggur : 30 – 31º F (-1,1 – -0,66º C)

11

12 of 26

Suhu Dan RH Optimum Untuk Penyimpanan Buah-buahan Dan Sayuran

Komoditi

Suhu simpan

(º F)

Titik beku

(º F)

RH

(%()

Kadar Air

(%)

Umur simpan

Apel

30 - 40

29,3

90

84,1

3 - 8 bulan

Alpukat

40 - 55

31,5

85 - 90

65,4

2 - 5 minggu

Pisang

56 - 58

30,6

90 - 95

74,8

4 – 10 hari

Stroberi

32

30,6

90 - 95

89,9

5 - 7 hari

Lemon

32 - 59

29,4

85 - 90

89,3

1 - 6 bulan

Pear

29 - 31

29,2

90 - 95

89,1

2 - 7 bulan

Asparagus

32 - 36

30,9

95

93

2 - 3 minggu

13 of 26

Suhu Dan RH Optimum Untuk Penyimpanan Buah-buahan Dan Sayuran (Lanjutan)

Komoditi

Suhu simpan

( F)

Titik beku

( F)

RH

(%()

Kadar Air

(%)

Umur simpan

Buncis

40 - 45

30,7

90 - 95

88,9

7 - 10 hari

Brokoli

32

30,9

90 - 95

88,2

10 - 14 hari

Wortel

32

29,5

90 - 95

88,2

4 - 6 minggu

Bawang putih

32

30,5

65 - 70

61,3

6 - 7 bulan

Lobak

30 - 32

28,7

90 - 95

74,6

10 - 12 bulan

Ubi jalar

53 - 60

29,7

85 - 90

68,5

4 - 6 bulan

Tomat hijau

55 - 60

29,7

85 - 90

93,0

1 - 3 minggu

14 of 26

  • Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Viabilitas Benih Dalam Penyimpanan
  • Faktor Internal (Dalam)
  • Faktor Eksternal (Luar)

15 of 26

Faktor Internal

  1. Sifat Benih

Asal Benih : Tropis, Sedang Atau Dingin, Hidrofit, Mesofit, Xerofit. Makrobiotik, Mesobiotik Atau Mikrobiotik

  1. Viabilitas Awal

Hasil Penelitian Barton (1941) Menunjukkan Bahwa Benih Yang Viabilitas Awalnya Tinggi Tahan Terhadap Kelembaban Dan Temperatur Penyimpanan Yang Kurang Baik Dibandingkan Dengan Biji yang Viabilitas Awal Rendah

16 of 26

  1. Kandungan Air Benih

Menurut Harrington (1972), Untuk Penyimpanan Benih, Maka Kadar air Tidak Boleh Diatas 14% Atau Dibawah 5%.

Ka- Enzim - Respirasi - Perombakan Mkn - Cadangan Mkn - Energi - Viabilitas

KaAkan Menyebabkan Kerusakan Struktur Membran, sehingga Mempercepat Kemunduran Benih

17 of 26

Rule Of Thumb (Harrington, 1972)

  1. Setiap Penurunan 1% Ka, Menurunkan Dua Kali Umur Benih
  2. Setiap Penurunan 5°C Temperatur, Menurunkan Dua Kali Umur Benih

Hukum Ini Berlaku Untuk Kandungan Air Benih Diantara 5 % sampai 14% Dan Temperatur 0-30° C

18 of 26

Faktor Eksternal (Luar)

  1. Temperatur

T Penyimpanan - Penguapan Air Benih - Kehilangan Daya Imbibisi – Kehilangan Daya Kecambah

T - Protoplasma Dan Embrio Dpt Mati

Ingat Rule Of Thumb

19 of 26

  1. Kelembaban

Kebanyakan Benih Akan Cepat Hilang Viabilitasnya Pada Kelembaban Mendekati 80% Dan Teperatur 25-30°C, Namun Dapat Disimpan Selama > 8 Tahun Pada RH < 50% Dan T < 5°C (Toole, 1950).

  1. Gas Disekitar Benih

Adanya Gas CO2 Disekitar Benih Dan N2 Dapat Mempertahankan Viabilitas Benih

  1. Mikroorganisme Dan Hama

Fungi, Bakteri Dan Virus

20 of 26

Menurut Halim (1965) Ada 2 Macam Cendawan Yang Menyerang Benih

  1. Field Fungi (Cendawan Lapangan)

Sebelum Atau Sesudah Panen, Mis: Alternaria Sp, Helminthosporium

  1. Storage Fungi (Cendawan Di Penyimpanan)

Cendawan Yang Terbawa Oleh Benih Sewaktu Di Lapangan Dalam Bentuk Spora Atau Miselium, Mis: Aspergilus Flavus, Penicillium Sp

Sedangkan Yang Merupakan Hama Gudang Adalah: Tikus Burung, Insekta, Calandra Sp

21 of 26

Metode Penyimpanan

  1. Tradisional

1. Ditumpuk Diatas Lantai Dari Kayu

2. Digantung Diatas Perapian Dapur

  1. Penyimpanan Modern

Ada 2 Metode

1. Penyimpanan Dalam Wadah Seperti : Karung, Kaleng, Kantong Plastik, dll Dan Disimpan Digudang

2. Penyimpanan Pada Silo

22 of 26

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN 2 METODE

WADAH

SILO

FLEXIBEL

PELAKSANAAN LAMBAT

BANYAK BENIH TERCECER

MODAL RENDAH

BIAYA PELAKSANAAN TINGGI

SERANGANN HAMA TINGGI

TIDAK

CEPAT

SEDIKIT

BESAR

KECIL

KECIL

23 of 26

Benih disimpan di dalam stoples kaca pada ruang tertutup

24 of 26

  • Perlakuan Benih Dengan Kimia

Tujuannya Untuk Menghindari Benih Dari Serangan Hama Dan Penyakit Gudang

Fungisida Yang Biasa Digunakan Dithane M-45, Thiram, Cuprocide, Dll

Perubahan Yang Terjadi Selama Penyimpanan

  1. Perubahan Fisik
  2. Perubahan Kimia
  3. Kerusakan Kromosom

25 of 26

  • Perubahan Fisik

Berkurangnya Berat Benih Akibat Serangan Mikroorganisme, Mis Calandra Granaria Yang Menyebabkan Benih Rusak Berlubang. Cendawan Alternaria Sp Benih Rusak Dan Busuk

  • Perubahan Kimia

Akibat Naiknya Kegiatan Enzim2 Dalam Benih Karena Naiknya Temperatur Dan RH Serta Kegiatan Respirasi Dari Mikroorganisme

  • Kerusakan Kromosom

Mengakibatkan Kerusakan Pada Asam Nukleat Sehingga Terbentuk Kecambah Abnormal

26 of 26

SEKIAN