PENYIMPANAN BENIH
Untuk Mempertahankan Viabilitas Benih Dlm Periode Simpan Yg Sepanjang Mungkin
Penyimpanan dengan Aluminium foil
Penyimpanan benih dlm kantong plastik
Tempat penyimpanan di dalam ruang tertutup
Bank benih
Menurut Delouche Et.All (1972) Kondisi Lingkungan Yang Dapat Memungkinkan Penyimpanan Jangka Pendek, Menengah Dan Panjang Adalah :
T : 30°c , RH ; 50%
Ka : Cerealia 12%
Benih Berminyak 8%
T : 20°c, RH : 60%
Ka : Cerealia : 13%
Benih Berminyak : 9,5%
2. Penyimpanan Jangka Menengah (18-24 Bulan)
T : 30°c, RH : 40%
Ka : Cerealia : 10%
Benih Berminyak : 7,5 %
T : 20°c , RH : 50%
Ka : Cerealia : 12%
Benih Berminyak : 8%
3. Penyimpanan Jangka Panjang (>24 Bulan)
Menurut Bass (1957).
T : 21°c, RH : 60% (3 Tahun)
T : 4-10°c, RH 70% (3-10 Tahun)
T : 5°c , RH : 50% (>10 Thn)
Suhu Penyimpanan Sayuran Dan� Buah-buahan
Suhu Optimum Penyimpanan
Suhu penyimpanan tiap jenis buah-buahan dan sayuran berbeda-beda, tetapi pada umumnya suhu penyimpanan optimum adalah pada suhu rendah/suhu dingin.
Contoh suhu optimum untuk penyimpanan beberapa buah-buahan :
Apel : 30 – 40º F (-1,1 – 4,4ºC)
Pisang : 56 – 58º F (13,3 – 14,4º C)
Alpukat : 40 – 55º F (4,4 – 12,8º C)
Anggur : 30 – 31º F (-1,1 – -0,66º C)
11
Suhu Dan RH Optimum Untuk Penyimpanan Buah-buahan Dan Sayuran
Komoditi | Suhu simpan (º F) | Titik beku (º F) | RH (%() | Kadar Air (%) | Umur simpan |
Apel | 30 - 40 | 29,3 | 90 | 84,1 | 3 - 8 bulan |
Alpukat | 40 - 55 | 31,5 | 85 - 90 | 65,4 | 2 - 5 minggu |
Pisang | 56 - 58 | 30,6 | 90 - 95 | 74,8 | 4 – 10 hari |
Stroberi | 32 | 30,6 | 90 - 95 | 89,9 | 5 - 7 hari |
Lemon | 32 - 59 | 29,4 | 85 - 90 | 89,3 | 1 - 6 bulan |
Pear | 29 - 31 | 29,2 | 90 - 95 | 89,1 | 2 - 7 bulan |
Asparagus | 32 - 36 | 30,9 | 95 | 93 | 2 - 3 minggu |
Suhu Dan RH Optimum Untuk Penyimpanan Buah-buahan Dan Sayuran (Lanjutan)
Komoditi | Suhu simpan ( F) | Titik beku ( F) | RH (%() | Kadar Air (%) | Umur simpan |
Buncis | 40 - 45 | 30,7 | 90 - 95 | 88,9 | 7 - 10 hari |
Brokoli | 32 | 30,9 | 90 - 95 | 88,2 | 10 - 14 hari |
Wortel | 32 | 29,5 | 90 - 95 | 88,2 | 4 - 6 minggu |
Bawang putih | 32 | 30,5 | 65 - 70 | 61,3 | 6 - 7 bulan |
Lobak | 30 - 32 | 28,7 | 90 - 95 | 74,6 | 10 - 12 bulan |
Ubi jalar | 53 - 60 | 29,7 | 85 - 90 | 68,5 | 4 - 6 bulan |
Tomat hijau | 55 - 60 | 29,7 | 85 - 90 | 93,0 | 1 - 3 minggu |
Faktor Internal
Asal Benih : Tropis, Sedang Atau Dingin, Hidrofit, Mesofit, Xerofit. Makrobiotik, Mesobiotik Atau Mikrobiotik
Hasil Penelitian Barton (1941) Menunjukkan Bahwa Benih Yang Viabilitas Awalnya Tinggi Tahan Terhadap Kelembaban Dan Temperatur Penyimpanan Yang Kurang Baik Dibandingkan Dengan Biji yang Viabilitas Awal Rendah
Menurut Harrington (1972), Untuk Penyimpanan Benih, Maka Kadar air Tidak Boleh Diatas 14% Atau Dibawah 5%.
Ka↑- Enzim ↑ - Respirasi ↑ - Perombakan Mkn ↑- Cadangan Mkn ↓ - Energi ↓ - Viabilitas↓
Ka↓ Akan Menyebabkan Kerusakan Struktur Membran, sehingga Mempercepat Kemunduran Benih
Rule Of Thumb (Harrington, 1972)
Hukum Ini Berlaku Untuk Kandungan Air Benih Diantara 5 % sampai 14% Dan Temperatur 0-30° C
Faktor Eksternal (Luar)
T Penyimpanan↑ - Penguapan Air Benih ↑ - Kehilangan Daya Imbibisi – Kehilangan Daya Kecambah
T↑ - Protoplasma Dan Embrio Dpt Mati
Ingat Rule Of Thumb
Kebanyakan Benih Akan Cepat Hilang Viabilitasnya Pada Kelembaban Mendekati 80% Dan Teperatur 25-30°C, Namun Dapat Disimpan Selama > 8 Tahun Pada RH < 50% Dan T < 5°C (Toole, 1950).
Adanya Gas CO2 Disekitar Benih Dan N2 Dapat Mempertahankan Viabilitas Benih
Fungi, Bakteri Dan Virus
Menurut Halim (1965) Ada 2 Macam Cendawan Yang Menyerang Benih
Sebelum Atau Sesudah Panen, Mis: Alternaria Sp, Helminthosporium
Cendawan Yang Terbawa Oleh Benih Sewaktu Di Lapangan Dalam Bentuk Spora Atau Miselium, Mis: Aspergilus Flavus, Penicillium Sp
Sedangkan Yang Merupakan Hama Gudang Adalah: Tikus Burung, Insekta, Calandra Sp
Metode Penyimpanan
1. Ditumpuk Diatas Lantai Dari Kayu
2. Digantung Diatas Perapian Dapur
Ada 2 Metode
1. Penyimpanan Dalam Wadah Seperti : Karung, Kaleng, Kantong Plastik, dll Dan Disimpan Digudang
2. Penyimpanan Pada Silo
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN 2 METODE
WADAH | SILO |
FLEXIBEL PELAKSANAAN LAMBAT BANYAK BENIH TERCECER MODAL RENDAH BIAYA PELAKSANAAN TINGGI SERANGANN HAMA TINGGI | TIDAK CEPAT SEDIKIT BESAR KECIL KECIL |
Benih disimpan di dalam stoples kaca pada ruang tertutup
Tujuannya Untuk Menghindari Benih Dari Serangan Hama Dan Penyakit Gudang
Fungisida Yang Biasa Digunakan Dithane M-45, Thiram, Cuprocide, Dll
Perubahan Yang Terjadi Selama Penyimpanan
Berkurangnya Berat Benih Akibat Serangan Mikroorganisme, Mis Calandra Granaria Yang Menyebabkan Benih Rusak Berlubang. Cendawan Alternaria Sp Benih Rusak Dan Busuk
Akibat Naiknya Kegiatan Enzim2 Dalam Benih Karena Naiknya Temperatur Dan RH Serta Kegiatan Respirasi Dari Mikroorganisme
Mengakibatkan Kerusakan Pada Asam Nukleat Sehingga Terbentuk Kecambah Abnormal
SEKIAN