Bahasa Indonesia SMP/MTs �Kelas IX Semester 1 dan 2
Penulis : Ika Setiyaningsih
Meita Sandra Santhi
Editor : Apriyanto Dwi Santoso
Ika Yuliana Putri
DISKLAIMER
Powerpoint pembelajaran ini dibuat sebagai alternatif guna membantu Bapak/Ibu Guru melaksanakan pembelajaran.
Materi powerpoint ini mengacu Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) Kurikulum 2013.
Dengan berbagai alasan, materi dalam powerpoint ini disajikan secara ringkas, hanya memuat poin-poin besar saja.
Dalam penggunaannya nanti, Bapak/Ibu Guru dapat mengembangkannya sesuai kebutuhan.
Harapan kami, dengan powerpoint ini Bapak/Ibu Guru dapat mengembangkan pembelajaran secara kreatif dan interaktif.
Daftar Isi
Bab I Teks Laporan Percobaan
Bab II Mengungkap Gagasan Kreatif Melalui Pidato
Bab III Mengasah Kreativitas dengan Cerita Pendek
Bab IV Menanggapi secara Kritis Peristiwa-Peristiwa di Sekitar Kita
Bab V Gaya Hidup Hijau
Bab VI Berbagi Inspirasi Melalui Cerita Inspirasi
Bab VII Berliterasi dengan Buku Nonfiksi
BAB 1�TEKS LAPORAN PERCOBAAN
A. Pengertian, Ciri-Ciri, dan Informasi dalam Teks Laporan Percobaan
B.Simpulan Informasi dalam Teks Laporan Percobaan
C. Struktur, Sistematika, dan Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Percobaan
D. Penyusunan Teks Laporan Percobaan
A. Pengertian, Ciri-Ciri, dan Informasi dalam Teks Laporan Percobaan
Pengertian teks laporan percobaan
Informasi dalam teks laporan percobaan
Ciri-ciri teks laporan percobaan
Pengertian Teks Laporan Percobaan
Teks laporan percobaan atau eksperimen merupakan teks berisi paparan data secara terperinci hasil praktik, pengamatan, dan penelitian.
Teks laporan percobaan ditulis berdasarkan percobaan data setelah pengamat selesai melakukan percobaan atau penelitian.
Kegiatan percobaan atau penelitian ini digunakan untuk memperoleh pengetahuan dalam bidang ilmu alam, psikologi, atau sosial.
Ciri-Ciri Teks Laporan Percobaan
Informasi dalam Teks Laporan Percobaan
What (Apa)
Who (Siapa)
Why (Mengapa)
When (Kapan)
Where (Di mana)
How (Bagaimana)
B. Simpulan Informasi dalam Teks Laporan Percobaan �
Menentukan informasi dalam teks laporan percobaan
Menyimpulkan informasi dalam teks laporan percobaan
��
Menentukan Informasi dalam Teks Laporan Percobaan
Apa judul laporan percobaan tersebut?
Apa objek laporan percobaan tersebut?
Apa saja alat dan bahan yang digunakan dalam laporan percobaan tersebut?
Apa hasil yang didapat dalam laporan percobaan tersebut?
Siapa pelaku percobaan tersebut?
Mengapa percobaan tersebut dilakukan?
Kapan laporan percobaan dilaksanakan?
Di mana percobaan tersebut dilaksanakan?
Bagaimana langkah percobaan tersebut?
�����
Menyimpulkan Informasi dalam Laporan Percobaan
C. Struktur, Sistematika, dan Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Percobaan
Sistematika teks laporan percobaan
Kaidah kebahasaan teks laporan percobaan
Struktur teks laporan percobaan
Struktur Teks Laporan Percobaan
Umum (Klasifikasi, Pernyataan)
Uraian
Sistematika Teks Laporan Percobaan
Selain disajikan dalam bentuk eksplanasi dan deskripsi, laporan percobaan dapat disajikan secara sistematik seperti penulisan karya ilmiah. Sistematika laporan percobaan sebagai berikut.
1. Judul
2. Objek
3. Pelaku Percobaan
4. Tempat dan Waktu Percobaan
5. Tujuan
6. Bahan/Alat
7. Langkah
8. Hasil Laporan Percobaan
9. Simpulan
10. Daftar Pustaka
Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Percobaan
D. Penyusunan Teks Laporan Percobaan
Menyusun teks laporan percobaan dengan memperhatikan struktur, sistematika, dan kaidah kebahasaan
Menyunting teks laporan percobaan yang telah disusun
Langkah-Langkah Menyusun Teks Laporan Percobaan dengan Memperhatikan Struktur, Sistematika, dan Kaidah Kebahasaan
1. Menentukan judul percobaan sesuai dengan objek yang diamati atau diteliti.
2. Menyusun tujuan percobaan berdasarkan percobaan yang telah dilakukan.
3. Menyusun teks laporan percobaan berdasarkan struktur teks laporan percobaan.
4. Menggunakan bahasa sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia dan Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia saat menyusun teks laporan percobaan.
Langkah Menyunting Teks Laporan Percobaan yang Telah Disusun
BAB II �Mengungkap Gagasan Persuasif Melalui Pidato
A. Memahami Pidato Persuasif
B. Informasi dalam Pidato Persuasif
C. Simpulan Isi Pidato Persuasif
D. Struktur dan Kebahasaan Pidato Persuasif
E. Penyusunan Pidato Persuasif
A. Pemahaman Pidato Persuasif
Pengertian
Jenis
Metode
Pidato yang bertujuan meyakinkan pembaca atau pendengar dengan menyajikan argumen dari sudut pandang si pembicara.
Pengertian
Pidato Persuasif
JENIS-JENIS PIDATO
Metode Pidato
Memoriter (Hafalan)
Impromptu
(Pidato dadakan)
Manuskrip (Naskah)
Ekstemporan
� B. Informasi dalam Pidato Persuasif�
Pengertian Pidato Persuasif
Jenis-Jenis Pidato
Metode Pidato
Tujuan Pidato Persuasif
Menemukan Informasi dalam Pidato Persuasif
Tujuan Pidato
Meyakinkan pendengar.
Menghibur pendengar.
Menggerakkan pendengar.
Memberikan informasi kepada pendengar.
01
02
03
Langkah-Langkah Menemukan Informasi
dalam Pidato Persuasif
Membaca atau mendengarkan pidato persuasif dengan saksama.
Mencatat informasi penting dalam pidato persuasif yang dibaca atau didengarkan.
Menyimpulkan pesan dari informasi penting dalam pidato persuasif yang dibaca atau didengarkan.
Informasi?
C. Simpulan Isi Pidato Persuasif
Langkah-Langkah Menyimpulkan Isi Pidato Persuasif
Aspek yang Diperhatikan dalam Menyimpulkan Isi Pidato Persuasif
Langkah-Langkah Menyimpulkan
Isi Pidato Persuasif
6
5
4
3
2
1
Memusatkan perhatian.
Menyiapkan alat tulis (buku, pensil, dan bolpoin).
Mendengarkan/membaca pidato persuasif.
Mencatat pokok-pokok pidato yang berupa informasi ketika sedang melihat/mendengarkan pidato.
Menyimpulkan isi pidato persuasif yang didengar atau dibaca.
Menuliskan simpulan pidato persuasif dalam beberapa kalimat.
.
Aspek yang Diperhatikan dalam Menyimpulkan Isi Pidato Persuasif
Simpulan harus memuat pokok isi pidato.
Simpulan tidak menyimpang dari isi pidato.
Simpulan bukanlah komentar, melainkan ringkasan isi pidato.
D. Struktur dan Kebahasaan Pidato Persuasif
Struktur
Kebahasaan
Struktur Pidato Persuasif
Pembuka
Pidato Persuasif
Penutup merupakan bagian akhir pidato. Penutup terdiri atas kesimpulan, ucapan terima kasih, permohonan maaf, dan salam penutup (penutup pidato tidak harus lengkap).
Isi pidato memaparkan permasalahan atau materi yang akan disampaikan. Permasalahan diuraikan secara terperinci dalam isi pidato.
Pembuka terdiri atas salam pembuka, sapaan, ucapan syukur, ucapan terima kasih, dan tujuan pidato (pembuka pidato tidak harus lengkap).
Penutup
Isi
Kebahasaan Pidato Persuasif
Pengertian
Ciri-Ciri
Pengertian
Ciri-Ciri
Konjungsi
Kalimat Persuasif
Pengertian
Macam Konjungsi
Pengertian
Ciri-Ciri
Pengertian Konjungsi
Konjungsi
Kata yang digunakan untuk menghubungkan satu unsur dengan unsur lain. Konjungsi disebut juga kata penghubung.
?
Macam-Macam Konjungsi
Koordinatif
Korelatif
Antarkalimat
Subordinatif
?
Kalimat Persuasif
Kalimat persuasif adalah kalimat yang berisi ajakan dan bertujuan untuk memengaruhi pembaca atau pendengar untuk melakukan sesuatu sesuai dengan kehendak penulis atau pembicara.
Ciri-Ciri Kalimat Persuasif
Bertujuan untuk membujuk, mengajak, dan memengaruhi seseorang.
Biasanya menggunakan kata ayo, mari, dan kata-kata yang bersifat mengajak lainnya.
Biasanya menggunakan tanda seru (!) di akhir kalimat.
���
E. Penyusunan Pidato Persuasif
Menyusun Pidato Persuasif
Berpidato
Langkah-Langkah Menyusun �Pidato Persuasif
Menentukan tema atau pokok pidato.
Mendaftar pokok-pokok pidato yang akan disampaikan.
Menentukan tujuan pidato.
Menyusun kerangka pidato.
Mengembangkan kerangka pidato.
Berpidato
Aspek yang Diperhatikan dalam Berpidato
Persiapan Materi
Persiapan Pendengar
Persiapan Materi Pidato
Mengumpulkan Bahan-Bahan
Menyusun Kerangka Naskah Pidato
Persiapan Pendengar
Minat
Pemahaman
Perhatian
Kemauan
Perhatian dan Pengertian
Tindakan dan Perbuatan
Aspek yang Diperhatikan dalam Berpidato
Sikap Badan
Suara
Kewajaran Sikap
BAB III
MENGASAH KREATIVITAS DENGAN CERITA PENDEK
A. Definisi, Pembedaan, dan Ciri-Ciri Teks Cerpen
B. Unsur-Unsur Pembangun Teks Cerita Pendek
C. Simpulan Unsur-Unsur Pembangun Teks Cerita Pendek Beserta Buktinya
D. Struktur dan Aspek Kebahasaan Teks Cerita Pendek
E. Penyusunan Teks Cerita Pendek Berdasarkan Struktur dan Aspek Kebahasaan
A. Definisi, Pembedaan, dan Ciri-Ciri Teks Cerpen
Definisi Cerpen
Pembedaan Cerpen
Ciri-Ciri Cerpen
Cerita Pendek
Definisi Cerita Pendek
Dalam Teori Pengkajian Fiksi karangan Burhan Nurgiyantoro dijelaskan bahwa cerpen adalah sebuah cerita yang selesai dibaca dalam sekali duduk, kira-kira berkisar antara setengah sampai dua jam.
Menurut H.B. Jassin, cerpen adalah sebuah cerita singkat yang harus memiliki bagian terpenting, yaitu perkenalan, pertikaian, dan penyelesaian.
Menurut J.S. Badudu, cerpen adalah cerita yang hanya menjurus serta terfokus pada satu peristiwa saja.
Pembedaan Cerita Pendek
Cerita Pendek
Berdasarkan Panjang Pendek
Berdasarkan Tema dan Isi
Cerpen sangat pendek (short short story)
Cerpen panjangnya sedang (middle short story)
Cerpen panjang
(long short story)
Cerpen anak
Cerpen remaja
Cerpen keluarga
Ciri-Ciri Cerita Pendek
Panjang karangan lebih kurang sepuluh halaman
Habis dibaca sekali duduk
Hanya ada satu peristiwa yang menguasai jalan cerita
Terdapat konflik, tetapi tidak menimbulkan perubahan nasib pelaku
Perwatakan tokoh dilukiskan secara singkat
Unsur Intrinsik
Tema
Latar
Penokohan
Sudut Pandang
Alur
Amanat
Unsur Ekstrinsik
Bahasa
Latar belakang pengarang
Nilai-nilai
B. Unsur-Unsur Pembangun
Teks Cerita Pendek
Hubungan Antarunsur Pembangun dalam Cerita Pendek
Bukti Keterkaitan Hubungan Antarunsur Pembangun dalam Teks Cerpen
C. Simpulan Unsur-Unsur Pembangun Teks Cerita Pendek Beserta Buktinya
D. Struktur dan Aspek Kebahasaan Teks Cerita Pendek
Struktur Teks Cerita Pendek
Kebahasaan dalam Teks Cerita Pendek
Struktur Teks Cerita Pendek
Orientasi
Komplikasi
Resolusi
Kebahasaan dalam Teks Cerita Pendek
Protagonis
Antagonis
Tritagonis
Penggunaan kata ganti orang dapat dilihat dari sudut pandang yang digunakan
Penggunaan penanda yang menunjukkan keterangan waktu
Pemilihan kosakata atau penggunaan kata benda khusus
Penggunaan uraian deskriptif yang terperinci
Penggunaan gaya bahasa atau majas
E. Penyusunan Teks Cerita Pendek Berdasarkan Struktur dan Aspek Kebahasaan
Langkah-Langkah Menyusun Cerita Pendek
Aspek-Aspek yang Perlu Disunting dalam Teks Cerita Pendek
Langkah-Langkah Menyusun Cerita Pendek
1.Menentukan tema.
2.Menentukan pusat pengisahan (sudut pandang).
3.Menentukan Perwatakan.
4.Menentukan latar atau setting.
5.Menyajikan peristiwa sesuai alur cerita.
Aspek-Aspek yang Perlu Disunting dalam Teks Cerita Pendek
Kesalahan Tulis
Ketepatan Ejaan
Pilihan Kata
Keefektifan Kalimat
Keterpaduan Paragraf
Bab IV�Menanggapi secara Kritis Peristiwa-Peristiwa di Sekitar Kita
A. Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenis-Jenis Teks Tanggapan
B. Informasi dalam Teks Tanggapan
E. Pengungkapan Kritik, Sanggahan, atau Pujian dalam Bentuk Teks Tanggapan
D. Struktur dan Kebahasaan Teks Tanggapan
C. Simpulan Isi Teks Tanggapan
A. Pengertian, Ciri-Ciri, dan Jenis-Jenis Teks Tanggapan
Jenis-Jenis
Teks Tanggapan
Pengertian
Teks Tanggapan
Ciri-Ciri
Teks Tanggapan
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, tanggapan adalah sambutan terhadap ucapan (kritik, komentar) mengenai sesuatu yang diterima oleh pancaindra; bayangan dalam angan-angan.
Alasan yang dikemukakan dalam sebuah tanggapan harus dapat memberikan dukungan atau solusi permasalahan yang dibahas.
Berisi tanggapan mengenai suatu fenomena yang terjadi di lingkungan sekitar beserta fakta dan alasan yang menguatkannya.
Memiliki tiga struktur yaitu konteks, deskripsi, dan penilaian.
1
Teks Tanggapan Deskriptif
2
Teks Tanggapan Kritis
Teks tanggapan deskriptif merupakan teks yang berisi kritikan, sanggahan, saran, atau pujian yang bersifat deskripsi.
Teks tanggapan kritis adalah karangan berisi tanggapan kritis terhadap masalah.
B. Informasi dalam Teks Tanggapan
Informasi penting dalam teks tanggapan
Jenis kalimat tanggapan
Pokok-pokok isi informasi merupakan hal-hal penting yang terdapat di dalam sebuah teks atau bacaan yang menjadi inti informasi yang disampaikan.
Informasi penting dalam teks tanggapan yaitu pokok-pokok isi penting yang terdapat dalam teks tanggapan.
Kritik
Pujian
Sanggahan
Penolakan
Persetujuan
C. Simpulan Isi Teks Tanggapan
GAGASAN POKOK DALAM
TEKS TANGGAPAN
RINGKASAN ISI
TEKS TANGGAPAN
Gagasan pokok adalah gagasan tentang sesuatu sebagai pokok atau tumpuan untuk pemikiran selanjutnya.
Gagasan pokok terdapat di awal, akhir, awal dan akhir, atau menyebar di seluruh paragraf.
Ringkasan merupakan penyajian singkat suatu teks dengan kalimat sendiri. Kejelasan urutan teks dan pokok-pokok isi teks perlu diperhatikan saat meringkas.
Cara meringkas teks tanggapan sebagai berikut.
1
2
3
4
Bacalah teks tanggapan secara menyeluruh.
Catatlah ide-ide pokok setiap paragraf teks tanggapan.
Kembangkan ide-ide pokok tersebut menjadi kalimat-kalimat yang disusun dalam bentuk baru dan berbeda.
Buatlah ringkasan teks tanggapan sesuai dengan isi dalam teks tanggapan.
D. Struktur dan Kebahasaan dalam Teks Tanggapan
Kaidah Kebahasaan
Teks Tanggapan
Struktur
Teks Tanggapan
Ungkapan Tanggapan
Konteks
Deskripsi
Penilaian
rujukan kata
konjungsi antarkalimat
kalimat deskriptif
1
Ungkapan tanggapan yang menguatkan atau menyetujui pikiran penulis atau pengemuka gagasan.
3
Ungkapan tanggapan yang mengungkapkan sudut pandang orang lain.
5
Ungkapan tanggapan yang menggunakan gaya bahasa/majas penghalusan.
2
Ungkapan tanggapan yang menolak atau tidak menyetujui pikiran yang dikemukakan penulis.
4
Ungkapan tanggapan yang menggambarkan simpulan dari data orang lain.
6
Ungkapan tanggapan yang menggunakan kata bilangan atau urutan informasi.
E. Pengungkapan Kritik, Sanggahan, atau Pujian dalam Bentuk Teks Tanggapan
Penyusunan Teks Tanggapan
Penyampaian Kritik, Sanggahan, atau Pujian dalam Bentuk Teks Tanggapan
1
2
3
4
Menentukan tema teks tanggapan yang akan disusun.
Menyusun ide atau gagasan pokok menjadi kalimat-kalimat yang urut dan logis sesuai dengan
struktur teks tanggapan, baik secara deskriptif maupun kritis.
Mencermati dan meneliti teks yang disusun agar sesuai dengan EBI dan Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Mengembangkan
tema menjadi ide
atau gagasan pokok.
Langkah-langkah menyusun teks tanggapan
Cara penyampaian tanggapan yang baik.
Tanggapan yang disampaikan harus sesuai topik pembahasan.
1
Penyampaian tanggapan harus dapat membuat orang lain memahami pembahasan permasalahan.
2
Kalimat tanggapan harus murni pendapat sendiri.
3
Kalimat tanggapan hendaknya merupakan kalimat yang benar dan tidak ambigu.
4
Jika yang disampaikan merupakan tanggapan negatif, sebaiknya tidak disertai dengan emosi.
5
Penyampaian kalimat tanggapan dapat diiringi dengan gerakan, mimik muka, atau nada suara.
6
Kalimat tanggapan harus bersifat objektif.
7
Ketika menyampaikan tanggapan, hendaknya kita tidak menjelekkan pihak lain.
8
Kalimat tanggapan akan lebih kuat jika disertai dengan fakta.
9
Bab V �Gaya Hidup Hijau
A. Identifikasi Informasi Teks Diskusi
B. Simpulan Isi Teks Diskusi
C. Struktur dan Kebahasaan Teks Diskusi
D. Presentasi Teks Diskusi
A. Identifikasi Informasi Teks Diskusi
1. Pengertian dan Ciri-Ciri Teks Diskusi
2. Informasi Teks Diskusi: Pendapat Pro dan Kontra
CIRI-CIRI �TEKS DISKUSI
Teks diskusi adalah sebuah wacana yang berupa tulisan yang membeberkan dua pendapat berbeda, satu di sisi pendukung, dan satu di sisi kontra yang diakhiri dengan simpulan atau rekomendasi penulis.
Teks diskusi berisi informasi. Informasi tersebut berupa pendapat yang mendukung (pro) dan pendapat menentang (kontra).
Pendapat pro atau mendukung adalah pendapat yang berisi pernyataan mendukung, menunjang, atau menyokong pendapat orang lain. Pendapat yang berisi penentangan atau ketidaksetujuan terhadap suatu pendapat disebut pendapat kontra.
B. Simpulan Isi Teks Diskusi
1. Menentukan Isi Teks Diskusi
2. Meringkas Teks Diskusi
3. Menyimpulkan Isi Teks Diskusi
Langkah-Langkah Meringkas
Langkah-Langkah Menyimpulkan �Isi Teks Diskusi
C. Struktur dan Kebahasaan �Teks Diskusi
Struktur
Teks Diskusi
Kaidah Kebahasaan Teks Diskusi
Struktur Teks Diskusi
KAIDAH KEBAHASAAN�TEKS DISKUSI
D. Presentasi Teks Diskusi
Menyusun Teks Diskusi
Menyunting Teks Diskusi
Menyajikan Teks Diskusi
Langkah-Langkah Menyusun Teks Diskusi
Menulis paragraf pendahuluan
Menulis paragraf pendapat mendukung
Menulis paragraf pendapat menolak
Menulis simpulan
ASPEK PENYUNTINGAN
BAB 6�Berbagi Inspirasi melalui Cerita Inspirasi
A. Identifikasi Informasi Cerita Inspirasi
B. Simpulan Teks Cerita Inspirasi
C. Telaah Struktur, Kebahasaan, dan Isi Cerita Inspirasi
D. Penyusunan Cerita Inspirasi
A. Identifikasi Informasi Cerita Inspirasi
Pengertian dan ciri-ciri teks cerita inspirasi
Jenis teks cerita inspirasi
Pengertian dan Ciri-Ciri Teks Cerita Inspirasi
Cerita inspirasi berisi kisah-kisah yang memotivasi, menggugah kesadaran, dan memberikan pencerahan kepada baik pembaca maupun pendengar. Teks cerita inspirasi berbentuk singkat, disajikan dalam bentuk narasi, dan menggugah pembaca untuk bersimpati, berempati, peduli sesama, dan merasakan perasaan pribadi orang lain.
Berikut adalah ciri-ciri teks cerita inspirasi.
a. Judul menarik.
b. Cerita sistematis.
c. Bentuk cerita tidak terlalu panjang.
d. Ide cerita bisa muncul dari fenomena dalam masyarakat.
e. Isi cerita mengandung simpati, kepedulian, maupun empati.
f. Cerita mampu memotivasi pembaca untuk melakukan perubahan yang lebih baik.
g. Pesan disampaikan secara implisit dengan memilih kata-kata yang menyentuh hati.
Jenis-Jenis Teks Cerita Inspirasi
Berdasarkan Sifat Peristiwa
Berdasarkan Tokoh
Teks Cerita Inspirasi Nonfiksi
Teks Cerita Inspirasi Fiksi
Teks Cerita Inspirasi Tokoh Terkenal
Teks Cerita Inspirasi Sufi
Teks Cerita Inspirasi Binatang
��
Langkah-langkah menyimpulkan isi teks cerita inspirasi
B. Simpulan Teks Cerita Inspirasi
C. Telaah Struktur, Kebahasaan, dan Isi Cerita Inspirasi
Struktur Teks Cerita Inspirasi
Ciri Kebahasaan Teks Cerita Inspirasi
Unsur-Unsur Kesastraan
Teks Cerita Inspirasi
Struktur Teks Cerita Inspirasi
Ciri Kebahasaan Teks Cerita Inspirasi
Penggunaan Diksi
Jenis-Jenis Kalimat
Konjungsi
Unsur Intrinsik
Unsur Ekstrinsik
Unsur-Unsur Kesastraan
Teks Cerita Inspirasi
D. Penyusunan Cerita Inspirasi
Penyajian Cerita Inspirasi
Menyusun Cerita Inspirasi
Menyusun Cerita Inspirasi
1
5
4
3
2
Mengamati lingkungan sekitar.
Menentukan tema teks cerita inspirasi yang ingin dibuat.
Membuat narasi mengacu struktur teks cerita inspirasi.
Membuat cerita yang dapat menginspirasi
Mengembangkan cerita inspirasi.
Penyajian Cerita Inspirasi
b.
c.
d.
�BAB VII �Berliterasi dengan Buku Nonfiksi�
Buku Fiksi dan Nonfiksi
A. Genre Buku
B. Unsur-Unsur dalam Buku Fiksi dan Nonfiksi
C. Peta Pikiran/Garis Alur/Rangkuman
E. Tanggapan terhadap Isi Buku Fiksi dan Nonfiksi
D. Hubungan Antarunsur dalam Buku Fiksi dan Nonfiksi
A. Genre Buku
Buku Fiksi
Buku Nonfiksi
B. Unsur-Unsur dalam Buku Fiksi dan Nonfiksi
Unsur Intrinsik Buku Fiksi
Unsur Ekstrinsik Buku Fiksi
Unsur Buku Nonfiksi
C. Peta Pikiran/Garis Alur/Sinopsis/Ringkasan
D. Hubungan Antarunsur dalam Buku Fiksi dan Nonfiksi
Unsur dalam buku baik fiksi maupun nonfiksi memiliki hubungan saling terkait. Hubungan antarunsur dalam sebuah buku fiksi membentuk satu kesatuan padu dan runtut. Sementara itu, hubungan antarunsur dalam sebuah buku nonfiksi membuat isi buku padu dan mudah dipahami pembaca.
E. Tanggapan terhadap Isi Buku Fiksi dan Nonfiksi
Lisan
Tulis
Terima Kasih