1 of 23

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

  • Perubahan Data Menjadi Informasi
  • Tujuan Analisis Laporan Keuangan
  • Sifat Analisis Laporan Keuangan
  • Teknis Analisis Laporan Keuangan

2 of 23

Analisis Laporan Keuangan

  • Bahwa salah satu manfaat dari Laporan Keuangan adalah sebagai alat yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan
  • Hal ini dapat tercapai apabila fihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan, melakukan analisis secara baik dan benar
  • Pihak yang berkepentingan : Fihak Intern dan Fihak ekstern

3 of 23

Perubahan data menjadi Informasi

4 of 23

TUJUAN ANALISIS �LAPORAN KEUANGAN

  • Screening, dilakukan dengan melihat secara analitis laporan keuangan dengan tujuan untuk memilih kemungkinan investasi atau merger
  • Forecasting, digunakan untuk meramalkan kondisi perusahaan di masa yang akan dating
  • Diagnosis, dimaksudkan untuk melihat kemungkinan adanya masalah yang terjadi baik dalam manajemen, operasi, keuangan atau masalah lain
  • Evaluation, dilakukan untuk menilai prestasi manajemen, operasional, efisiensi, dll.

Sumber : Bernstein dalam Harahap, 2004 Analisis Laporan Keuangan

5 of 23

SIFAT ANALISIS �LAPORAN KEUANGAN

  • Fokus laporan, adalah lap. Laba rugi, Neraca, Arus Kas yang merupakan akumulasi transaksi dari kejadian masa lalu (historis) dan penyebab terjadinya dalam suatu entitas ekonomi,
  • Prediksi, analisa harus mengkaji implikasi kejadian yang sudah berlalu terhadap dampak dan prospek perkembangan keuangan entitas ekonomi di masa yang akan dating.
  • Dasar analisis adalah laporan keuangan yang memiliki sifat dan prinsip tersendiri sehingga hasil analisis sangat tergantung pada kualitas laporan.

6 of 23

Teknis Analisis �Laporan Keuangan

  • Perbandingan Laporan Keuangan
  • Analisa Trend
  • Analisa Ratio
  • Analisis Khusus (Ramalan Kas, Perub. Posisi Keuangan, etc)

7 of 23

PERBANDINGAN LAP. KEUANGAN

  • Membandingkan laporan keuangan dalam beberapa tahun (Horisontal).
  • Perbandingan satu tahun buku atau lebih atas unsur-unsur yang terdapat dalam laporan keuangan.
  • Perbandingan dengan Perusahaan Sejenis
  • Perbandingan dengan rata-rata industry.

8 of 23

�A. Perbandingan satu tahun atau lebih Unsur-2 dalam Laporan Keuangan

ASSET

2010

2009

PERUSAHAAN

JUMLAH

%

JUMLAH

%

ASS. LANCAR

550.000.000

48.3

533.000.000

43.3

INV. J.P.

95.000.000

8.3

177.500.000

14.4

ASSET TETAP

444.500.000

39.0

470.000.000

38.2

ASSET T.B.

50.000.000

4.4

50.000.000

4.1

1.139.500.000

100

1.230.500.000

100

9 of 23

B. Membandingkan Laporan Keuangan dalam Beberapa Tahun

  • Sumber : Pengantar Akuntansi James Reeve, dkk

ASSET

2010

2009

SELISIH

KEN./PEN.

ASSET LANCAR

550.000.000

533.000.000

17.000.000

3,2%

INVESTASI JK. PANJANG

95.000.000

177.500.000

(82.500.000)

(46,5%)

AKTIVA TETAP

444.500.000

470.000.000

(25.500.000)

(5,4%)

10 of 23

C. PERBANDINGAN DENGAN�PERUSAHAAN SEJENIS

Membandingkan hasil prosentase terhadap rata-rata prosentase pada industri sejenis. Dengan demikian, kita dapat melihat apakah kondisi perusahaan pada posisi rata-rata, atau dibawah/diatas rata-rata industri sejenis.

11 of 23

CONTOH

  • Misal ratio asset lancar perusahaan sebagaimana table sebelumnya 48,3% dan rata-rata industry sejenis adalah 60%. Kondisi ini misalnya dapat disimpulkan bahwa perusahaan lebih efisien dalam menanamkan investasinya karena lebih banyak diinvestasikan pada asset yang produktif

12 of 23

D. PERBANDINGAN DENGAN �RATA-RATA INDUSTRI

Membandingkan hasil prosentase terhadap prosentasi rata-rata industri . Dengan demikian, kita dapat melihat apakah kondisi perusahaan pada posisi rata-rata, atau dibawah/diatas rata-rata industri.

13 of 23

CONTOH

  • Misal ratio asset lancar perusahaan sebagaimana table sebelumnya 48,3% dan rata-rata industri adalah 60%. Kondisi ini misalnya dapat disimpulkan bahwa perusahaan lebih efisien dalam menanamkan investasinya karena lebih banyak diinvestasikan pada asset yang produktif. Bisa jadi juga sebaliknya, perusahaan terlalu banyak investasi pada asset tetap, sehingga menjadikan perusahaan kurang likuid.

14 of 23

E. PERBANDINGAN�BUDGET DAN ACTUAL

KETERANGAN REKENING

BUDGET (ANGGARAN)

ACTUAL (REALISASI)

PENYIMPANGN (DEVIASI)

FAVOURABLE/ UNFAVOURABLE

BIAYA T.K

100.000.000

90.000.000

10.000.000

FAVOURABLE

BIAYA ADM

150.000.000

165.000.000

15.000.000

UNFAVOURABLE

PENDAPATAN

500.000.000

600.000.000

100.000.000

FAVOURABLE

15 of 23

ANALISIS TREND

  • Analisis dengan melihat kecenderungan situasi entitas ekonomi dimasa yang akan datang melalui gerakan yang terjadi pada masa lampau sampai masa kini.
  • Hal ini misalnya dapat dilakukan dengan melihat tren ratio dari tahun ke tahun.
  • Misal dalam tiga tahun terakhir rata-rata pertumbuhan penjualan adalah 15%, maka sebetulnya secara sederhana kita dapat menentukan bahwa di tahun mendatang setidaknya pertumbuhan adalah 15% dan jika dilakukan dengan beberapa perbaikan akan menghasilkan peningkatan 22,5%.
  • Trend analisis biasanya digambarkan dengan grafik. Oleh karena itu model ini dapat digunakan alat bantu statistic, misalnya dengan menggunakan program linear programming

16 of 23

ANALISIS RATIO

  • RATIO LIKUIDITAS
  • RATIO SOLVABILITAS
  • RATIO RENTABILITAS / PROFITABILITAS
  • RATIO LAVERAGE
  • RATIO ACTIVITY
  • RATIO PRODUKTIVITY / GROWTH

17 of 23

RATIO LIKUIDITAS

  • Untuk menggambarkan kemampuan perusahaan/ entitas ekonomi dalam membayar utang jangka pendeknya.

  • Ratio Lancar : Aktiva Lancar / Hutang Lancar

Ratio Cepat (Quick Ratio) :

Kas + Surat Berharga + Piutang atau AL – (Persed + PE)

------------------------------------------------------------------------

Hutang Lancar

  • Ratio lainnya adalah cash ratio : Kas / Hutang Lancar.

18 of 23

Ratio Solvabilitas, �untuk melihat kemampuan perusahaan memenuhi atau menyelesaikan kebutuhan jangka panjang.

  • Ratio utang atas modal : Total Utang / Modal

  • Debt Service Ratio

Laba bersih + Bunga + Depresiasi + Beban non kas

-----------------------------------------------------------------

Pembayaran Bunga dan Pinjaman

 

  • Ratio Utang atas Aktiva : Total Utang / Total Aktiva

19 of 23

Ratio Rentabilitas/ provitabilitas, �yaitu untuk melihat kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari sumber yang ada (penjualan, kas, modal, dll)

  • Profit Margin : Pendapatan bersih / Penjualan
  • Return on Asset (ROA) : Penjualan bersih / Total Aktiva
  • Return on Investment : Laba bersih / Rata-2 modal
  • Return on Total Asset : Laba Bersih / Rata-2 Total Asset
  • Earning per share : laba bagian saham ybs / jumlah saham
  • Contribution Margin : Laba Kotor / Penjualan

20 of 23

�Ratio Leverage, �untuk mengetahui posisi utang perusahaan / entitas ekonomi terhadap modal maupun asset

  • Leverage : Utang / Modal

  • Dalam Perbankan juga dikenal Capital Adequacy Ratio (CAR) atau biasa dikenal dengan Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)

21 of 23

Ratio activity, �digunakan untuk mengetahui aktivitas perusahaan dalam menjalankan operasinya baik dalam penjualan maupun kegiatan lainnya

  • Inventory Turn Over (ITO) : HPP / Rata-2 Persed. Brg. Dag.
  • Receivable Turn Over : PEnjualan Kredit Bersih / Rata-2 Piutang
  • Fixed Asset Turn Over : Penjualan / Aktiva Tetap bersih
  • Total Asset Turn Over : Penjualan / Total Asset
  • Periode Penaghn Piutang : Piutang rata-2 / Penjualan per hari

22 of 23

�Ratio Produktivitas/Ratio Pertumbuhan (Growth), untuk melihat productivitas unit yang dinilai.

  • Kenaikan Penjualan :

Penjualan tahun ini – Penjualan tahun lalu

-------------------------------------------------------

Penjualan Tahun Lalu

  • Kenaikan Laba Bersih :

Laba bersih tahin ini – laba bersih tahun lalu

--------------------------------------------------------

Laba bersih tahun lalu

23 of 23

Ratio Produktivitas�Lanjutan……

  • Earning Per Share (EPS) :

EPS tahun ini – EPS tahun lalu

------------------------------------

EPS tahun lalu

  • Dividen Per Share (DPS) :

DPS tahun ini – DPS tahun lalu

---------------------------------------

DPS tahun lalu