SOSIALISASI KMA 1503
Tahun 2025
7. Pembelajaran Mendalam
11
Dimensi profil lulusan merupakan fokus profil lulusan yang akan dicapai yaitu keimanan dan ketakwaan kepada YME, kewargaan, kreativitas, penalaran kritis, kolaborasi, kemandirian, kesehatan dan komunikasi
Prinsip Pembelajaran merupakan dasar karakteristik pembelajaran mendalam yaitu berkesadaran, bermakna, menggembirakan
Pengalaman belajar sebagai proses yang dialami peserta didik dalam pembelajaran yaitu memahami, mengaplikasi, merefleksi
Kerangka pembelajaran sebagai panduan sistematis dalam menyusun desain pembelajaran, yaitu praktik pedagogis, kemitraan pembelajaran, lingkungan pembelajaran, dan pemanfaatan digital
Dimensi Profil Lulusan
Prinsip Pembelajaran
Pengalaman Belajar
Kerangka Pembelajaran
Empat Kerangka Pembelajaran diadaptasi dari Four Elements of Learning Design
© copyright 2018 Education in Motion (New Pedagogies for Deep Learning) https://deep- learning.global
8. Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)
12
9. Perubahan KMA 450 2024 Ke KMA 1503 2025
RUANG LINGKUP
Memuat:
2. Kokulikuler
2. Kokulikuler
c. Wajib dilaksanakan dengan muatan berbasis cinta, kasih sayang
yang bermuatan moderasi beragama dengan indikator
d. Komitmen kebangsaaan, toleransi, anti kekerasan, dan
akomodatif terhadap budaya lokal yang menjadi satu kesatuan kegiatan kokurikuler.
3. Ekstrakulikuler
a. Visi Ekstrakurikuler pada Madrasah mempunyai visi : berkembangnya potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, dan kemandirian murid secara optimal.
Misi : menyediakan kegiatan yang dapat dipilih dan diikuti sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat menyelenggarakan kegiatan yang memberikan kesempatan kepada untuk mengekspresikan dan mengaktualisasikan diri secara optimal secara mandiri dan/atau berkelompok.
b. Fungsi dan Tujuan
1) pengembangan, 2) kesalehan sosial, 3) rekreatif, 4) persiapan karir.
c. Pelaksanaan :
1) meningkatkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotor;
2) mengembangkan bakat dan minat Peserta Didik dalam upaya pembinaan pribadi yang saleh menuju pembinaan manusia seutuhnya dan Rahmatan Lil 'Alamin
3. Ekstrakulikuler
Format kegiatan : individual, kelompok, klasikal, gabungan, lapangan
Prinsip : bersifat individual, bersifat pilihan, keaktifan, menyenangkan, membangun etos kerja, sosial kemasyarakatan.
Madrasah sekurang-kurangnya menyediakan ekstra kepramukaan atau kepanduan
4. MULOK
Muatan lokal adalah kegiatan kurikuler untuk Mengembangkan
kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas, potensi, keunikan lokal, dan keunggulan yang terdapat dalam suatu daerah untuk membentuk pemahaman murid terhadap potensi di daerah tempat tinggal mereka yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang sudah ada.
4. MULOK
Muatan lokal adalah kegiatan kurikuler untuk Mengembangkan
kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas, potensi, keunikan lokal, dan keunggulan yang terdapat dalam suatu daerah untuk membentuk pemahaman murid terhadap potensi di daerah tempat tinggal mereka yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang sudah ada.
TUJUAN MUATAN LOKAL
MUATAN PEMBELAJARAN MUATAN LOKAL
Dilaksanakan dengan cara :
B. Struktur Kurikulum
Struktur Kurikulum : pengorganisasian atas kompetensi, muatan pembelajaran, dan beban belajar.
Kompetensi : kesatuan sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang menunjukkan kemampuan murid sebagai hasil dari proses pembelajaran.
Muatan pembelajaran : susunan materi atau isi yang disampaikan pada proses pembelajaran, mencakup sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang diharapkan dikuasai oleh murid sesuai dengan kebutuhan belajar.
Beban belajar : alokasi waktu pembelajaran untuk mencapai kompetensi
C. Pembelajaran dan Asesmen
Proses pembelajaran di Madrasah merupakan satu kesatuan aktivitas yang terpadu meliputi
merancang kegiatan pembelajaran agar berjalan efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran. Mutu pembelajaran ditandai dengan inovasi agar menghasilkan pembelajaran yang efektif dan mudah dilaksanakan
pembelajaran merupakan proses interaksi murid dengan guru dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar untuk mencapai kompetensi yang diharapkan dengan mengembangkan kemampuan literasi dan mempertimbangka perbedeaan individu
asesmen merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengetahui kebutuhan belajar, perkembangan dan pencapaian hasil belajar murid, melalui asesmen formatif dan sumatif
D. Kurikulum Madrasah
(a) Analisis Karakteristik Madrasah,
(b) Visi, Misi dan Tujuan Madrasah,
(c) Pengorganisasian Pembelajaran
(d) Perencanaan Pembelajaran.
D. Kurikulum Madrasah
3. Penyusunan melibatkan Kamad, Guru, Tendik, Komite Madrasah, dan pemangku kepentingan Madrasah lainnya
4. Dikaji ulang setiap menjelang awal tahun ajaran baru;
5. Perencanaan pembelajaran Madrasah memodifikasi, atau mengadaptasi contoh dari pemerintah atau menyusun sendiri;
6. pembelajaran di Madrasah mengintegrasikan program mandatori lintas sektor pada kegiatan Intrakurikuler, Kokurikuler, dan/atau Ekstrakurikuler;
7. Madrasah melampirkan beberapa contoh rencana pembelajaran;
8. Kurikulum Madrasah ditetapkan oleh Kepala Madrasah;
9. ketentuan lebih lanjut mengenai pengembangan Kurikulum Madrasah diatur dalam Keputusan Dirjen Pendis.
E. Sosialisasi Kurikulum
Pendampingan Kurikulum
F. Pemantauan dan Evaluasi
Pemantauan dan evaluasi untuk menjamin pelaksanaan Kurikulum di Madrasah berjalan optimal sesuai dengan ketentuan;
Pemantauan dan evaluasi : serangkaian kegiatan terencana dan sistematis dalam mengumpulkan, mengolah informasi data yang valid dan reliabel dari semua tahapan pelaksanaan kurikulum;
Evaluasi bertujuan untuk menentukan efektivitas, efisiensi, relevansi, kelayakan rancangan, implementasi Kurikulum dan pembelajaran. Hasil evaluasi dapat dijadikan referensi dalam memperbaiki dan menentukan tindak lanjut pengembangan kurikulum
G. Ketentuan Peralihan
Madrasah yang belum melaksanakan Kurikulum Nasional dapat melaksanakan Kurikulum 2013 sampai dengan tahun ajaran 2025/2026 dan memulai penerapan Kurikulum Nasional paling lambat tahun ajaran 2026/2027;
MI, MTs, MA dapat menerapkan Kurikulum Nasional secara bertahap mulai dari kelas I, IV, VII, X atau secara serentak pada seluruh kelas;
Mata pelajaran koding dan Kecerdasan Artifisial menjadi mata pelajaran pilihan yang dapat diselenggarakan berdasarkan kesiapan Madrasah mulai Tahun Ajaran 2025/2026 secara bertahap.
Terima Kasih
47