1 of 41

BAB 6 �SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA

2 of 41

3 of 41

SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA

  • Darah
  • Alat-alat Peredaran Darah
  • Jenis Peredaran Darah
  • Gangguan pada Sistem Peredaran Darah

4 of 41

DARAH

  • Darah adalah cairan yang terdapat pada semua makhluk hidup (kecuali tumbuhan) tingkat tinggi yang berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme, dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri.
  • Komponen penyusun darah terdiri atas bagian cair (plasma darah) dan bagian padat (sel darah). Darah terdiri dari cairan/plasma (55%) dan sel-sel darah (45%). Volume darah dalam tubuh sekitar 5 liter.

5 of 41

1. PLASMA DARAH

  • Sekitar 91% plasma darah terdiri atas air.
  • Selebihnya adalah zat terlarut yang yang terdiri dari protein plasma (albumin, protrombin, fibrinogen, dan antibody), garam mineral, dan zat-zat yang diangkut darah (zat makanan, sisa metabolism, gas-gas, dan homon).
  • Fibrinogen yang ada dalam plasma darah merupakan bahan penting untuk pembekuan darah jika terjadi luka.

6 of 41

2. SEL DARAH

  • Sel Darah Merah (Eritrosit)
  • Sel Darah Putih (Leukosit)
  • Keping Darah (trombosit)

7 of 41

SEL DARAH MERAH (ERITROSIT)

  • Eritrosit merupakan sel darah yag paling banyak jumlahnya dibandingkan dengan leukosit maupun trombosit. Setiap 1 mm3 darah mengandung 5-6 juta eritrosit. Eritrosit dibentuk di sumsum tulang. Bentuk eritrosit bulat pipih, tidak berinti dan cekung pada kedua sisinya (bikonkaf). Sel darah merah (eritrosit) memiliki hemoglobin yaitu suatu pigmen merah yang mengandung zat besi. Hemoglobin berwarna merah, karena itu sel darah merah berwarna merah.
  • Fungsi hemoglobin adalah untuk mengikat oksigen dan karbon dioksida dalam darah. Oksigen diangkut dari paru-paru dan diedarkan ke seluruh tubuh. Hemoglobin yang mengikat oksigen (oksihemoglobin) berwarna merah cerah, sedangkan hemoglobin yang masih mengikat karbondioksida berwarna merah tua keunguan.
  • Selama perkembangan janin dalam kandungan, sel darah merah dibentuk dalam hati dan limpa. Sel darah merah berusia sekitar 120 hari. Sel yang telah tua akan dihancurka di hati dan limpa. Selnjutnya di dalam hati, sel darah merah diubah dan dijadikan pigmen (pigmen empedu)

8 of 41

SEL DARAH PUTIH (LEUKOSIT)�

  • Leukosit memiliki inti, bentuknya tidak tetap, tidak berwarna, dan dapat bergerak seperti amoeba dan dapat menembus didinding kapiler yang disebut diapedesis. Tiap 1 mm3 darah mengandung 5000-10000 sel darah putih. Sel darah putih hanya hidup sekitar 12 – 13 hari. Fungsi sel darah putih sebagai pertahanan tubuh dari serangan penyakit.
  • Berdasarkan ada atau tidaknya butir-butir kasar (granula) dalam sitoplasma, leukosit dapat dibedakan manjadi granulosit dan agranulosit. Granulosit merupakan kelompok sel darah putih yang mempunyai granula dalam sitoplasmanya. Sebaliknya, agranulosit tidak mempunyai granula.

9 of 41

KEPING DARAH (TROMBOSIT)�

  • Keping darah berbentuk bulat atau lonjong.
  • Ukuran keping darah lebih kecil daripada sel darah merah. Jumlahnya kurang lebih 300.000 pada tiap 1 mm3 darah.
  • Keping darah hidupnya singkat, hanya 8 hari. Keping darah berfungsi pada proses pembekuan darah.

10 of 41

3. FUNGSI DARAH

Darah memiliki beberapa fungsi sebagai berikut.

Mengedarkan oksigen, oleh sel darah merah.

Mengedarkan sari makanan, oleh plasma darah.

Mengedarkan hormon, oleh plasma darah.

Mengangkut sisa oksidasi, oleh plasma darah.

Membantu menutup luka, oleh keping darah.

Membunuh kuman penyakit, oleh sel darah putih.

11 of 41

4. PROSES PEMBEKUAN DARAH

  • Saat terjadi luka, darah keluar melalui luka tersebut.
  • Keeping darah menyentuh permukaam luka, lalu pecah dan mengeluarkan trombokinase.
  • Masih ingatkah kamu tentang plasma darah yang mengandung zat untuk proses pembekuan darah, yaitu protombin dan fibrinogen? Trobokinase dibantu dengan ion kalsium akan mengubah protombin menjadi trombin.
  • Trombin diperlukan untuk mengubah fibrinogen menjadi benang-benang fibrin.
  • Luka akan ditutup oleh benang fibrin yang berupa benang-benang halus, sehingga darah berhenti keluar.

12 of 41

B. ALAT-ALAT PEREDARAN DARAH

  • Jantung
  • Pembuluh darah
  • Pembuluh darah nadi (arteri)
  • Pembuluh darah balik (vena)

13 of 41

JANTUNG

  • Jantung merupakan organ yang bekerja sebagai pompa darah dalam tubuh kita, sehingga darah dapat mengalir ke seluruh tubuh.
  • Jantung terletak di rongga dada agak ke kiri diantara paru-paru kanan dan paru-paru kiri.
  • Massa jantung ± 300 gram atau sebesar kepalan tangan.

14 of 41

  • Jantung dilindungi oleh tiga lapisan yaitu
  • Perikardium atau pembukus luar
  • Miokardium atau lapisan otot tengah
  • Endokardium lapisan jantung yang paling dalam

15 of 41

BAGIAN-BAGIAN JANTUNG

• Serambi (atrium) 🡪 Serambi terletak pada rongga jantung bagian atas. Terdiri dari dua bagian yaitu serambi kanan (atrium dexter) dan serambi kiri (atrium sinister).

• Bilik (ventrikel) 🡪 Bilik terletak pada rongga jantung bagian bawah. Terdiri ari dua bagian yaitu bilik kanan (ventrikel dexter) dan bilik kiri (ventrikel sinister).

• Katup 🡪 Terdapat tiga katup

1. Katup venasemilunair pada pangkal aorta.

2. Katup valvula bikuspidalis yang terletak antara bilik kiri dan serambi kiri.

3. Katup valvula trikuspidalis yang terletak antara bilik kanan dan serambi kanan

• Vena 🡪 Tiga buah vena yang bermuara di atrium

1. Vena cava superior : vena yang membawa darah dari organ tubuh bagian atas.

2. Vena cava inferior : vena yang membawa darah dari organ tubuh bagian bawah.

3. Vena pulmonalis : vena yang membawa darah kaya oksigen dari paru-paru

• Arteri 🡪 Arteri yang berpangkal di jantung adalah

1. Arteri pulmonalis : membawa darah kaya CO2 menuju paru-paru)

2. Aorta : arteri terbesar yang mengalirkan darah dari bilik kiri ke seluruh tubuh.

16 of 41

  • Belahan kiri sama dengan belahan kanan jantung yang terpisah sama sekali.
  • Belahan kiri terdiri atas serambi kiri dan di bawahnya ada bilik kiri.
  • Belahan kanan terdiri atas serambi kanan dan di bawahnya terdapat bilik kanan.
  • Jantung mendapat suplai oksigen dan makanan yang dibawa oleh arteri koronaria.
  • Arteri ini berpangkal di aorta.

17 of 41

CARA KERJA JANTUNG

  • Jantung bekerja diawali dengan berkontraksinya otot jantung sehingga serambi jantung mengembang dan diikuti dengan masuknya darah yang miskin O2 dari vena kava superior dan inferior ke serambi kanan.
  • Sedangkan, darah yang mengandung O2 masuk dari vena pulmonalis ke serambi kiri.
  • Dengan masuknya darah ke serambi akan merangsang sekat jantung membuka.
  • Membukanya sekat jantung ini diikuti dengan terjadinya kontraksi otot yang menyebabkan serambi jantung menguncup.
  • Akibatnya, darah masuk ke bilik jantung yang diikuti dengan menutupnya katup pada sekat jantung tersebut.
  • Kita tidak dapat menghentikan atau mempercepat kerja otot jantung karena jantung bekerja diperintah oleh saraf otonom yang berpusat di otak. Jantung dapat berkontraksi dan berelaksasi.
  • Siklus kerja jantung ada dua macam yaitu kontraksi otot jantung (sistol) dan relaksasi otot jantung (diastol).
  • Saat kontraksi otot jantung memiliki tekanan tertinggi sedangkan saat relaksasi memiliki tekanan terendah. Siklus jantung yang normal saat istirahat adalah 0,8 detik sehingga denyut jantung pada orang dewasa rata-rata 70 kali/menit, namun denyut jantung dipengaruhi oleh umur dan aktivitas orang yang bersangkutan. Misalnya, setelah berolah raga denyut jantung kita bertambah cepat.

18 of 41

PEMBULUH DARAH NADI(ARTERI)

  • Arteri merupakan pembuluh darah yang mengalirkan darah dari jantung ke seluruh tubuh.
  • Pembuluh nadi yang berpangkal pada bilik kiri dan kanan jantung disebut aorta (pembuluh nadi utama).
  • Aorta bilik kiri akan mengangkut darah bersih yang kaya oksigen (O2). Aorta bilik kiri akan bercabang menjadi arteri dan yang terkecil disebut arteriole.
  • Aorta bilik kanan akan bercabang dua menjadi pembuluh nadi paru-paru kanan dan kiri (arteri pulmonalis).
  • Arteri pulmonalis membawa darah kaya karbondioksida (CO2) dari jantung ke paru-paru.

19 of 41

PEMBULUH DARAH BALIK (VENA)

  • Vena merupakan pembuluh darah yang mengalirkan darah dari seluruh tubuh menuju jantung.
  • Pembuluh balik terdiri atas pembuluh balik besar dan pembuluh balik paru-paru.
  • Pembuluh balik besar mengangkut darah yang berasal dari tubuh menuju ke serambi kanan jantung.
  • Pembuluh ini membawa darah kotor yang kaya akan karbondioksida.
  • Pembuluh balik besar ada dua macam, yaitu pembuluh balik besar atas (vena cava superior) dan pembuluh balik besar bawah (vena cava inferior).
  • Vena cava superior berfungsi mengangkut darah yang berasal dari kepala dan tangan ke serambi kanan jantung.
  • Sedangkan vena cava inferior berfungsi mengangkut darah yang berasal dari tubuh dan kaki ke serambi kanan jantung.

20 of 41

PERBEDAAN PEMBULUH ARTERI DAN VENA

Variabel

Pembuluh Arteri

Pembuluh Vena

Dinding

Tebal dan elastis

Tipis, kurang elastis

Letak

Lebih kedalam

Dekat dengan permukaan tubuh

Aliran Darah

Menunggalkan jantung

Menuju jantung

Klep

Satu di pangkal

Banyak di sepanjang pembuluh vena

Tekanan

Kuat, bila terpotong darah akan memancar.

Lemah, bila terpotong akan menetes.

Isi darah

Banyak mengandung O2 kecuali arteri pulmonalis.

Banyak mengandung CO2, kecualai vena pulmonalis

21 of 41

PEMBULUH DARAH KAPILER

  • Pembuluh kapiler merupakan pembuluh darah terkecil yang sangat tipis dan halus dan hanya tersusun atas selapis sel yang menghubungkan arteri terkecil (arteriole) dan vena terkecil (venule).
  • Dinding kapiler yang sangat tipis ini memang sesuai dengan fungsinya, yaitu untuk pertukaran zat.

22 of 41

JENIS PEREDARAN DARAH

  • Peredaran Darah Kecil (Sirkulasi Pulmonalis)

Peredaran darah kecil adalah aliran darah melalui jantung menuju ke paru-paru, dan kembali ke jantung. Darah yang kaya karbondioksida dari bilik kanan jantung dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis, di alveolus paru-paru darah tersebut tertukar dengan darah yang kaya akan oksigen yang selanjutnya akan dialirkan ke serambi kiri jantung melalui vena pulmonalis.

  • Peredaran Darah Besar (Sirkulasi Sistemik)

Peredaran darah besar adalah peredaran darah yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari bilik (ventrikel) kiri jantung lalu diedarkan ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen bertukar dengan karbondioksida di jaringan tubuh. Darah yang kaya karbondioksida dibawa melalui vena menuju serambi kanan (atrium) jantung.

23 of 41

GANGGUAN PADA SISTEM PEREDARAN DARAH

  • Gangguan pada Pembuluh Darah
  • Jantung Koroner
  • Angina Pektoris
  • Stroke
  • Varises
  • Kelainan pada darah
  • Anemia
  • Thalasemia
  • Leukimia
  • Hemofilia

24 of 41

JANTUNG KORONER

  • Mulanya disebabkan oleh penumpukan lemak pada dinding bagian dalam dari pembuluh darah jantung (pembuluh koroner).
  • Lama kelamaan diikuti oleh berbagai proses antara lain seperti penimbunan jaringan ikat, perkapuran dan pembekuan darah pada dinding pembuluh jantung, sehingga akan mempersempit atau menyumbat pembuluh darah.
  • Penyempitan pembuluh darah jantung mengakibatkan otot jantung mengalami kekurangan aliran darah dan menimbulkan angina pektoris (nyeri dada) atau infark jantung (serangan jantung) yang dapat menyebabkan kematian mendadak.

25 of 41

  • Adapun beberapa faktor penyebab penyakit jantung koroner adalah: tekanan darah tinggi (hipertensi), kadar kolesterol (LDL) tinggi sedangkan kolesterol HDL rendah, merokok, diabetes melitus, kegemukan (obesitas), faktor keturunan, kurang olah raga, dan stres.
  • Apabila terdapat dua atau lebih faktor penyebab tersebut pada diri seseorang, maka akan berlipat kali pula resiko terkena penyakit jantung koroner.

26 of 41

ANGINA PEKTORIS

  • Angina pektoris yang dikenal sebagai Angin Duduk merupakan suatu sindrom gangguan pada dada berupa rasa nyeri atau tertekan yang bersifat sementara, saat sedang berjalan, mendaki, sebelum atau sesudah makan. Gangguan yang menyerang jantung ini terjadi karena kurangnya pasokan oksigen akibat terganggunya aliran darah ke arteri yang mengalirkan darah ke dalam miokardium (otot jantung). Penyumbatan atau penyempitan arteri jantung yang mengakibatkan angina adalah jika penyumbatan mencapai 70%. Namun beberapa orang yang mengalami nyeri dada, terkadang memiliki arteri jantung normal. Hal ini dapat disebabkan oleh kelainan komponen darah, kekurangan oksigen, adanya anemia parah, atau kebiasaan merokok.
  • Angina pektoris dapat berkembang menjadi infark miokard (serangan jantung). Apabila serangan ini datang ketika kita sedang sendiri, yang perlu dilakukan adalah jangan panik, ambil nafas dalam-dalam dan berusahalah batuk sekencang mungkin, karena hal ini dapat memberikan asupan oksigen yang dibutuhkan jantung.

27 of 41

STROKE

  • Stroke merupakan penyakit yang terjadi karena matinya jaringan di otak yang disebabkan oleh kurangnya oleh asupan oksigen ke otak.
  • Asupan oksigen ke otak kurang jika pembuluh darah pada otak tersumbat atau salah satu pembuluh darah di otak pecah.

28 of 41

VARISES

  • Penyebab varises:

1)    Berkurangnya elastisitas dinding pembuluh vena yang menyebabkan pembuluh vena melemah dan tak sanggup mengalirkan darah ke jantung sebagai mana mestinya. Aliran darah dari kaki ke jantung sangat melawan gravitasi bumi, karena itu pembuluh darah harus kuat, begitu juga dengan dinamisasi otot disekitarnya.

2)    Rusaknya katup pembuluh vena, kita ketahui bahwa katup atau klep ini bertugas menahan darah yang mengalir ke jantung agar tidak keluar kembali. Katup yang rusak membuat darah bekumpul di dalam dan menyebabkan gumpalan yang mengganggu aliran darah.

29 of 41

  • Pemicu varises antara lain adalah faktor keturunan, kehamilan, kurang gerak, merokok, terlalu banyak berdiri, menderita kolesrterol tinggi dan kencing manis, sering memakai sepatu hak tinggi.
  • Cara agar terhindar dari varises atau meminimalkan resiko timbulnya varises, yaitu rutin berolahraga, mengkonsumsi makanan yang sehat, tidak merokok, atau meluruskan posisi kaki saat duduk.

30 of 41

Gejala terjadinya varises:

  • Mula-mula kaki dan tungkai terasa berat, di ikuti otot yang mudah pegal, kaki panas, dan sakit seputar kaki maupun tungkai. Biasanya rasa sakit dirasakan menjelang malam, akibat tidak lancarnya aliran darah.
  • Mudah kram, meski kaki dalam kondisi santai.
  • Muncul pelebaran pembuluh darah rambut yang mirip jaring laba-laba (spider navy).
  • Kaki bengkak (oedema) karena adanya pembendungan darah.
  • Perubahan pada pembuluh vena luar, misalnya di betis bagian belakang tampak urat kebiru-biruan dan berbelok-belok. Keadaan ini merupakan gejala varises kronis.

31 of 41

ANEMIA

  • Anemia sering disebut sebagai penyakit kurang darah. Pengertian tersebut sebenarnya kurang tepat, sebab anemia ditemui juga pada seseorang yang mempunyai jumlah sel darah merah normal, namun jumlah hemoglobin dalam setiap sel darah merahnya kurang. Jadi, anemia sebenarnya adalah penyakit akibat kekurangan hemoglobin di dalam darah.
  • Penyebab anemia dapat dikarenakan oleh beberapa faktor, seperti kurangnya kandungan hemoglobin dalam eritrosit, kurangnya jumlah eritrosit dalam darah, atau kurangnya volume darah dari volume normal. Kekurangan hemoglobin ini menyebabkan kemampuan darah mengikat oksigen menjadi rendah

32 of 41

  • Anemia dapat terjadi jika tubuh terluka dan mengeluarkan banyak darah, misalnya akibat kecelakaan. Kekurangan darah ini dapat diatasi dengan transfusi darah.
  • Anemia pernisiosa adalah anemia akibat kekurangan ion besi atau kekurangan vitamin B12 (yang membantu pematangan sel darah merah). Anemia jenis ini dapat diatasi dengan pemberian vitamin B12 atau mengkonsumsi makanan sumber zat besi.
  • Anemia pada ibu hamil dan menyusui dapat diatasi atau dicegah dengan mengkonsumsi makanan sumber zat besi dan vitamin B12, seperti susu, telur, hati ayam dan hati sapi.

33 of 41

THALASEMIA

  • Thalasemia adalah penyakit anemia hemolitik dimana tubuh tidak mampu memproduksi globin, suatu protein pembentuk hemoglobin.
  • Kalaupun penderita thalasemia mampu memproduksi eritrosit, biasanya usia sel darahnya lebih singkat dan lebih rapuh atau lebih mudah rusak.
  • Penyakit ini bersifat genetis, artinya diturunkan dari kedua orang tua kepada anak-anaknya, secara resesif.

34 of 41

LEUKIMIA

  • Leukimia (kanker darah) adalah gangguan pada sistem peredaran darah dimana jumlah sel darah putih (leukosit) jauh diatas jumlah normal, akibat pembelahan sel leukosit yang tak terkendali.
  • Disamping itu, sel darah putih akan menjadi ‘ganas’ karena memakan sel-sel darah merah (eritrosit), sehingga orang tersebut menjadi anemia berat.
  • Penderita leukimia menunjukan gejala seperti mudah terkena penyakit infeksi, anemia dan pendarahan.

35 of 41

HEMOFILIA

  • Hemofilia adalah penyakit pada darah dimana darah sulit membeku.
  • Luka yang sedikit saja dapat menyebabkan darah akan mengucur terus sehingga penderita dapat mengalami kekurangan darah, bahkan dapat menyebabkan kematian.
  • Penyak ini bersifat menurun, diwariskan oleh orang tua kepada keturunannya.
  • Kaum pria lebih besar kemungkinan mendapat warisan penyakit ini karena gen hemofilia menampakkan pengruhnya pada laki-laki.
  • Sebaliknya, hemofilia bersifat mematikan sehingga anak perempuan penderita akan mati sebelum dewasa.
  • Karena menurun penyakit ini tidak bisa disembuhkan. Untuk mencegahnya, hindari perkawinan dengan orang yang memiliki hubungan kekerabatan yang dekat dengan penderita hemofilia.

36 of 41

UJI KOMPETENSI

1. Pernyataan yang tepat tentang ciri-ciri komponen penyusun darah adalah ....

A. leukosit tidak memiliki inti sel, selnya memiliki bentuk yang tidak tetap atau bersifat ameboid

B. eritrosit memiliki inti sel, selnya berbentuk bulat pipih dan bagian tengahnya cekung (bikonkaf)

C. plasma darah adalah cairan darah yang di dalamnya terdapat protein plasma dan zat terlarut lainnya

D. trombosit memiliki inti sel dan bergranula, bentuk selnya beraneka ragam, bulat, oval, dan memanjang

2. Pernyataan yang benar tentang sel darah putih adalah ....

A. leukosit jenis granulosit terdiri atas limfosit dan monosit, sedangkan leukosit jenis agranulosit terdiri atas eosinofil, basofil, dan netrofil

B. monosit terdiri atas sel T dan sel B, kedua sel tersebut berfungsi untuk munitas dan kekebalan tubuh

C. basofil memiliki granula berwarna biru dan memiliki fungsi pada reaksi alergi, terutama infeksi cacing

D. fungsi utama dari sel darah putih adalah melawan kuman/bibit penyakit yang masuk ke dalam tubuh dan membentuk antibodi

3. Oksigen dalam darah akan diangkut oleh ....

A. eritrosit

B. leukosit

C. trombosit

D. plasma darah

37 of 41

4. Pernyataan yang tepat tentang transfusi darah agar tidak terjadi penggumpalan darah pada resipien adalah ....

A. resipien yang memiliki golongan darah A dapat menerima darah dari golongan A dan AB

B. resipien yang memiliki golongan darah B dapat menerima darah dari golongan B dan AB

C. resipien yang memiliki golongan darah AB dapat menerima darah dari semua golongan

D. resipien yang memiliki golongan darah O dapat menerima darah dari golongan O dan AB

5. Perhatikan diagram proses pembekuan darah di bawah ini!

Berdasarkan diagram di atas, X dan Y secara berturut-turut adalah….

A. trombokinase/tromboplastin dan fibrin

B. fibrinogen dan trombokinase/tromboplastin

C. trombokinase/tromboplastin dan fibrinogen

D. trombokinase/tromboplastin dan protrombin

38 of 41

6. Perhatikan kelainan-kelainan berikut.

(1) Hipertensi (4) Arteriole

(2) Hipotensi (5) Anemia

(3) Buta warna (6) Stroke

Yang merupakan gangguan yang terjadi pada sistem peredaran darah terdapat pada nomor ....

A. (1), (2), (3), dan (4)

B. (1), (2), (4), dan (5)

C. (1), (2), (4), dan (6)

D. (1) , (2), (5), dan (6)

7. Urutan peredaran darah yang benar adalah ....

A. seluruh tubuh – serambi kiri – bilik kiri – paru-paru – serambi kanan – bilik kanan – seluruh tubuh

B. seluruh tubuh – bilik kanan – serambi kanan – paru-paru – bilik kiri – serambi kiri – seluruh tubuh.

C. seluruh tubuh – bilik kiri – serambi kiri – paru-paru – bilik kanan – serambi kanan – seluruh tubuh.

D. seluruh tubuh – serambi kanan – bilik kanan – paru-paru – serambi kiri – bilik kiri – seluruh tubuh

8. Pembuluh darah yang kaya dengan oksigen berasal dari paru-paru dan masuk ke serambi kiri adalah ....

A. aorta

B. vena pulmonalis

C. arteri pulmonalis

D. vena kava superior

39 of 41

  1. Tabel perbedaan pembuluh darah berikut ini yang benar adalah ….

10. Pak Beni menderita sakit jantung. Berikut ini saran yang paling tepat diberikan kepada Pak Beni adalah ....

A. Pak Beni harus mengurangi konsumsi minuman beralkohol dan mengurangi rokok

B. Pak Beni harus berolahraga dengan keras untuk melatih kekuatan otot jantung

C. Pak Beni harus menjaga pola makan dengan menghindari makanan yang berlemak

D. Pak Beni harus mengonsumsi makanan bergizi tinggi serta tidak lupa mengonsumsi obat

40 of 41

ESSAY

  1. Salah satu fungsi darah adalah mengangkut oksigen dan karbon dioksida. Ternyata, masih ada banyak fungsi darah yang lainnya. Sebutkanlah fungsi darah yang lainnya!
  2. Mengapa jumlah sel darah merah orang yang tinggal di dataran tinggi (pegunungan) lebih banyak daripada orang yang tinggal di dataran rendah (pantai)? Ingat bahwa pada daerah dataran tinggi tekanan udara dan kadar oksigennya lebih rendah apabila dibandingkan dengan dataran rendah.
  3. Jelaskan proses peredaran darah yang terjadi pada tubuh!
  4. Bu Lani pergi ke dokter untuk melakukan pengecekan tekanan darahnya. Setelah dilakukan pengukuran tekanan darah, dokter mengatakan bahwa tekanan darah bu Lani pada saat itu adalah 110/90. Jelaskan maksud dari hasil pengukuran tekanan darah tersebut! Tuliskan jawabanmu dengan mengaitkan tekanan darah dengan kondisi pembuluh darah pada saat itu.
  5. Mengapa sebaiknya seseorang itu tidak merokok? Hubungkan dengan gangguan pada sistem peredaran darah!

41 of 41

SEKIAN