1 of 24

KULIAH SOSIOLOGI PERTANIAN SEMESTER 3�

Pemahaman tentang Desa di Indonesia

PROSES SOSIAL

dan

INTERAKSI SOSIAL

2 of 24

Terdapat 2 segi Masyarakat :

  • Segi Statis/Struktur masyarakat

Kelompok2 sosial, kebudayaan, lembaga sosial, stratifikasi dan kekuasaan

  • Segi dinamis/fungsinya masyarakat : Proses sosial yg diartikan sebagai pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama (ke arah bentuk konkret)

3 of 24

INTERAKSI SOSIAL SEBAGAI FAKTOR UTAMA DALAM KEHIDUPAN SOSIAL

  • Bentuk umum proses sosial adalah interaksi sosial (yg juga dapat dikatakan proses sosial), oleh karena interaksi sosial merupakan syarat utama terjadinya aktifitas2 sosial.
  • Jd interaksi sosial adalah hubungan2 sosial yg dinamis yg menyangkut hubungan antara orang2 perorangan, antara kelompok2 manusia, maupun antara orang perorangan dengan kelompok manusia (contoh :…..)
  • Dengan kata lain proses sosial diartikan sbg pengaruh timbal balik antara pelbagai segi kehidupan bersama.

4 of 24

Berlangsungnya suatu proses interaksi didasarkan pada faktor2 :

  • Imitasi, yg dapat mendorong seseorang mematuhi kaidah dan nilai yang berlaku, tp dapat jg berdampak terjadinya hal2 negatif dan melemahkan pengembangan daya kreasi seseorang
  • Sugesti, berlangsung apabila seseorang memberi suatu pandangan atau sesuatu sikap yg berasal dari dirinya yang kemudian diterima oleh pihak lain (perbedaannya dengan imitasi, sugesti ; pihak penerima dilanda emosi)
  • Identifikasi : kecenderungan2 atau keinginan2 dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan pihak lain
  • Proses simpati, psoses dimana seseorang merasa tertarik pada pihak lain. (perasaan memegang peranan penting)

5 of 24

Syarat2 Terjadinya Interaksi Sosial

  • 1. Kontak sosial (Social-contact)

  • 2. Adanya Komunikasi

6 of 24

1. Kontak sosial (Social-contact)

Con/cum = bersama-sama, tango = menyentuh

Dapat berlangsung dalam 3 bentuk : antara orang-perorangan, antara orang-perorangan dgn suatu klpk manusia dan antara klpk manusia dengan kelompok manusia lainnya

Dapat bersifat positif dan negatif, primer dan sekunder (sekunder langsung maupun sekunder tak langsung)

7 of 24

�2. Adanya Komunikasi�

  • Arti terpenting dari komunikasi adalah bahwa seseorang memberikan tafsiran pada perilaku orang lain (yang berupa pembicaraan, gerak gerik badaniah atau sikap), perasaan2 apa yg ingin disampaikan oleh orang tersebut.

Pentingnya kontak dan komunikasi bagi terwujudnya interaksi sosial dapat diuji terhadap suatu kehidupan yang terasing (isolation)

8 of 24

BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL :

  • Dapat berupa kerjasama (cooperation),
  • persaingan (competition) dan
  • pertentangan/pertikaian (conflict)

9 of 24

Proses2 Interaksi Sosial yg Pokok :

  • 1. Proses2 yg Asosiatif
  • Kerjasama (Cooperation) : Suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok manusia untuk mencapai satu atau beberapa tujuan bersama

“Kerjasama timbul apabila orang menyadari bahwa mereka memiliki kepentingan2 yg sama dan pada saat bersamaan memiliki cukup pengetahuan dan pengendalian terhadap diri sendiri untuk memenuhi kepentingan2 tersebut; kesadaran akan adanya kepentingan2 yg sama dan adanya organisasi merupakan fakta2 yg penting dalam kerjasama yg berguna”

Ada kerjasama spontan, langsung, kontrak, tradisional

10 of 24

Sehubungan dengan pelaksanaan kerjasama, ada 5 bentuk kerjasama, yaitu :

  • Kerukunan : gotong royong dan tolong menolong
  • Bargaining, pelaksanaan perjanjian mengenai pertukaran barang2 dan jasa2 antara 2 organisasi atau lebih
  • Ko-optasi (co-optation), proses penerimaan unsur2 baru dalam kepemimpinan atau pelaksanaan politik dalam suatu organisasi, sebagai salah satu cara menghindari kegoncangan dalam statbilitas organisasi
  • Koalisi (Coalition) : Kombinasi antara 2 organisasi atau lebih yg memiliki tujuan2 yg sama
  • Join venture : kerjasama dalam pengusahaan proyek2 tertentu, seperti pmboran minyak, pertambangan batubara, perfilman, dll.

11 of 24

Tujuan akomodasi, antara lain :

  • Untuk mengurangi pertentangan antara orang perorangan atau kelompok2 manusia sebagai akibat perbedaan paham
  • Mencegah meledaknya suatu pertentangan untuk sementara waktu atau secara temporer
  • Untuk memungkinkan terjadinya kerjasama antara kelompok2 sosial yg hidupnya terpisah akibat faktor2 sosial psikologis dan kebudayaan
  • Mengusahakan peleburan antara kelompok2 sosial yg terpisah, misalnya lewat perkawinan campuran atau asimilasi dalam arti luas

12 of 24

b. Akomodasi (Accomodation)

  • Digunakan dalam 2 arti, yaitu sebagai suatu keadaan dan sebagai proses
  • Yg menunjuk pada keadaan, berarti adanya suatu keseimbangan dalam interaksi antara orang perorangan atau kelompok2 manusia dalam kaitannya dengan norma2 sosial dan nilai2 sosial yg berlaku dalam masyarakat
  • Sebagai suatu proses, berarti menunjuk pada usaha2 manusia untuk meredakan suatu pertentangan yaitu usaha2 untuk mencapai kestabilan.

13 of 24

BENTUK-BENTUK AKOMODASI

  • Coercion : bentuk akomodasi yg prosesnya dilaksanakan oleh karena adanya paksaan
  • Compromise : bentuk akomodasi dimana pihak yg terlibat saling mengurangi tuntutan, agar tercapai suatu penyelesaian terhadap perselisihan yg ada
  • Arbitration, mrpkan suatu cara mencapai compromise apbl pihak2 bertikai tidak sanggup mencapainya sendiri (dgn pihak ke 3 yg memiliki posisi lebih tinggi)

14 of 24

  • Mediation, hampir sama dengan arbitration (pihak ke 3 netral dan kedudukannya hanya sebagai penasehat belaka)
  • Conciliation : suatu usaha mempertemukan keinginan2 dari pihak2 yg berselisih demi tercapainya persetujuan bersama. Cth : panitia2 penyelesaian persoalan2 perburuhan
  • Toleration/tolerant-participation : bentuk akomodasi tanpa persetujuan yg formal bentuknya (kdg2 tidak sadar dan tanpa direncanakan)
  • Stalemate : Suatu akomodasi dimana pihak2 yg bertentangan memiliki kekuatan seimbang dan berhenti pada suatu titik tertentu dalam melakukan pertentangan
  • Adjudication : penyelesaian perkara atau sengketa di pengadilan

15 of 24

Hasil2 Akomodasi :

  • Integrasi masyarakat
  • Menekan oposisi
  • Koordinasi
  • Perubahan lembaga2 kemasyarakatan
  • Perubahan2 dalam kedudukan
  • Asimilasi

16 of 24

Asimilasi :

  • Ditandai dengan pengembangan sikap2 yg sama, walau kadang2 bersifat emosional dengan tujuan untuk mencapai kesatuan, atau paling sedikit mencapai integrasi dalam organisasi, pikiran dan tindakan.
  • Proses asimilasi timbul, jika ada :
  • Kelompok2 manusia yg berbeda kebudayaannya
  • Org perorangan sebagai warga kelompok tadi saling bergaul secara langsung dan intensif dalam waktu lama, sehingga
  • Kebudayaan2 dari kelompok2 manusia tersebut masing2 berubah dan saling menyesuaikan diri

-----🡪 Pengembangan sikap dan cita2 yang sama

17 of 24

Bentuk Interaksi sosial yg memberi arah ke suatu proses asimilasi (interaksi yg asimilatif) :

  • Masing2 bersifat aktif (berlaku sama)
  • Tidak mengalami halangan2 atau pembatasan2
  • Bersifat langsung dan primer
  • Frekuensi interaksi sosial tinggi dan tetap

18 of 24

Faktor2 yang mempermudah terjadinya asimilasi :

  • Toleransi
  • Kesempatan2 yang seimbang di bidang ekonomi
  • Sikap menghargai orang asing dan kebudayaannya
  • Sikap terbuka dari golongan berkuasa dalam masyarakat`
  • Persamaan dalam unsur2 kebudayaan
  • Perkawinan campuran (amalgamation)
  • Adanya musuh bersama dari luar

19 of 24

Faktor2 umum penghalang terjadinya asimilasi :

  • Terisolasi kehidupan suatu golongan tertentu dalam masyarakat (biasanya gol. Minoritas)
  • In-group feeling yang kuat
  • Kurangnya pengetahuan mengenai kebudayaan yang dihadapi
  • Perasaan takut terhadap kekuatan suatu kebudayaan yang dihadapi
  • Perasaan bahwa suatu kebudayaan golongan atau kelompok tertentu > tinggi drpd kebudayaan golongan atau kelompok lainnya.
  • Dalam batas2 tertentu, perbedaan warna kulit atau perbedaan ciri2 badaniah
  • Golongan minoritas mengalami gangguan2 dari golongan yang berkuasa
  • Perbedaan kepentingan, ditambah dengan pertentangan2 pribadi

20 of 24

2. PROSES DISOSIATIF (OPPOSITIONAL PROCESSES)

  • Suatu masyarakat lebih menekankan salah satu bentuk oposisi atau kerjasama, tergantung pada unsur2 kebudayaan terutama yang menyangkut sistem nilai, struktur masyarakat dan sistem sosialnya.
  • Dibedakan dalam 3 bentuk :

Persaingan (competition)

Kontravensi (Contravention) dan

Pertentangan atau pertikaian (conflict)

21 of 24

Persaingan atau competition

  • Suatu proses sosial, dimana individu atau kelompok yang bersaing, mencari keuntungan melalui bidang2 kehidupan yang pada suatu masa menjadi pusat perhatian umum dengan cara menarik perhatian atau mempertajam prasangka yang telah ada, tanpa mempergunakan kekerasan atau ancaman

22 of 24

Kontravensi (Contravention)

  • Ditandai oleh gejala2 adanya ketidakpuasan terhadap diri seseorang atau terhadap suatu rencana.

23 of 24

Pertentangan/pertikaian

  • Suatu proses sosial dimana individu atau kelompok berusaha memenuhi tujuannya dengan jalan menantang pihak lawan dengan ancaman atau kekerasan.

24 of 24

Akibat2 dari bentuk2 pertentangan :

  • Tambahnya solidaritas “in group” , atau
  • Mungkin sebaliknya yang terjadi, yaitu goyah dan retaknya persatuan kelompok
  • Perubahan kepribadian
  • Akomodasi, dominasi dan takluknya satu pihak tertentu.