KULIAH SOSIOLOGI PERTANIAN SEMESTER 3�
Pemahaman tentang Desa di Indonesia
PROSES SOSIAL
dan
INTERAKSI SOSIAL
Terdapat 2 segi Masyarakat :
Kelompok2 sosial, kebudayaan, lembaga sosial, stratifikasi dan kekuasaan
INTERAKSI SOSIAL SEBAGAI FAKTOR UTAMA DALAM KEHIDUPAN SOSIAL
Berlangsungnya suatu proses interaksi didasarkan pada faktor2 :
Syarat2 Terjadinya Interaksi Sosial
1. Kontak sosial (Social-contact)
Con/cum = bersama-sama, tango = menyentuh
Dapat berlangsung dalam 3 bentuk : antara orang-perorangan, antara orang-perorangan dgn suatu klpk manusia dan antara klpk manusia dengan kelompok manusia lainnya
Dapat bersifat positif dan negatif, primer dan sekunder (sekunder langsung maupun sekunder tak langsung)
�2. Adanya Komunikasi�
Pentingnya kontak dan komunikasi bagi terwujudnya interaksi sosial dapat diuji terhadap suatu kehidupan yang terasing (isolation)
BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL :
Proses2 Interaksi Sosial yg Pokok :
“Kerjasama timbul apabila orang menyadari bahwa mereka memiliki kepentingan2 yg sama dan pada saat bersamaan memiliki cukup pengetahuan dan pengendalian terhadap diri sendiri untuk memenuhi kepentingan2 tersebut; kesadaran akan adanya kepentingan2 yg sama dan adanya organisasi merupakan fakta2 yg penting dalam kerjasama yg berguna”
Ada kerjasama spontan, langsung, kontrak, tradisional
Sehubungan dengan pelaksanaan kerjasama, ada 5 bentuk kerjasama, yaitu :
Tujuan akomodasi, antara lain :
b. Akomodasi (Accomodation)
BENTUK-BENTUK AKOMODASI
Hasil2 Akomodasi :
Asimilasi :
-----🡪 Pengembangan sikap dan cita2 yang sama
Bentuk Interaksi sosial yg memberi arah ke suatu proses asimilasi (interaksi yg asimilatif) :
Faktor2 yang mempermudah terjadinya asimilasi :
Faktor2 umum penghalang terjadinya asimilasi :
2. PROSES DISOSIATIF (OPPOSITIONAL PROCESSES)
Persaingan (competition)
Kontravensi (Contravention) dan
Pertentangan atau pertikaian (conflict)
Persaingan atau competition
Kontravensi (Contravention)
Pertentangan/pertikaian
Akibat2 dari bentuk2 pertentangan :