1 of 21

SURABAYA ECO SCHOOL 2025

Konservasi Air – Peduli Iklim

2 of 21

190

Lokasi

Penampungan

Sementara

584.209 Ton/tahun

1.600,58 Ton/hari

Sampah Terangkut ke TPA Benowo

11 Lokasi

TPS 3R

26 Lokasi

Rumah Kompos

633

Unit Bank Sampah

TEKNOLOGI

Landfill Gas Power Plant = 2 MW

Gasifikasi Power Plant = 9 MW

Rp 19.687.024.790 /Thn

Penghematan Sampah

Kota Surabaya

498 Komposter

Jalur Hijau dan Taman

Organik 55,48%

Kayu/Produk Kayu 2.25%

Kertas/ Bahan Kertas 3,05%

Limbah Infeksius 0,07%

B3 (Bahan Berbahaya Beracun) 0,08%

Lain-lain 3,46%

Diapers 5,75%

Karet 1,35%

Plastik 22,01%

Kaca 0,50%

Kain/Tekstil 5,75%

Logam 0,25 %

PERSAMPAHAN

654.341,99 Ton/Thn

1.792,72 Ton/hari

Timbulan Sampah

3 of 21

4 of 21

Dampak sampah tidak terkelola di Indonesia

5 of 21

Surabaya Eco School 2025:�1. Setiap sekolah di Surabaya mengolah tuntas semua sampah organiknya�2. Setiap sekolah membentuk dan memfungsikan tim lingkungan hidup.�Bisa “Tim Adiwiyata”, bisa “Tim Lingkungan” atau apapun namanya�3. Gerakan bersama dengan tema yang ditentukan melalui Challenge

6 of 21

7 of 21

SES menghadirkan beragam penghargaan individu:

  • Eco Headmaster (pre-school) of the Year
  • Eco Headmaster (Elementary) of the Year
  • Eco Headmaster (Junior) of the Year
  • Eco Teacher (pre-school) of the Year
  • Eco Teacher (Elementary) of the Year
  • Eco Teacher (Junior) of the Year
  • Eco Student (pre-school) of the Year
  • Eco Student (Elementary) of the Year
  • Eco Student (Junior) of the Year
  • Eco Gardener (pre-school) of the Year
  • Eco Gardener (Elementary) of the Year
  • Eco Gardener (Junior) of the Year

“Ayo dimanfaatkan untuk memperbanyak aksi peduli lingkungan bersama sekolah”

8 of 21

Apa yang sekolah/madrasah harus lakukan pascaworkshop?

  • Segera bentuk tim lingkungan hidup yang terdiri dari beberapa divisi. Di antaranya, sampah organik, sampah anorganik, taman, kantin sehat, biopori, dan/atau lainnya. Ketua tim dan anggotanya adalah siswa, sedangkan guru menjadi pembinanya
  • Memulai program meminimalkan sampah, di antaranya: melarang penggunaan sedotan di sekolah, setiap warga sekolah/madrasah harus bawa tumbler + wadah makan berulang kali pakai, dan pengolahan sampah organik
  • Memperbanyak aksi lingkungan, mendokumentasikan dan upload Instagram dengan #surabayaecoschool2025 #surabayaecoschool2025madrasah

9 of 21

KELUARGA ZERO WASTE 2025

10 of 21

1. Pengurangan sampah kemasan produk, di antaranya dengan membeli produk dalam kemasan besar daripada saset/kecil, atau menghindari konsumsi produk dengan kemasan sekali pakai, dan/atau bahkan produk organik tanpa kemasan sekali pakai;

11 of 21

2. Pengurangan sampah plastik tas belanja sekali pakai, di antaranya dengan selalu menghindari kresek saat belanja dan membawa tas belanja kain yang awet dan bisa digunakan berulang kali;

12 of 21

3. Pemilahan sampah non organik berdasarkan jenisnya ditindaklanjuti dengan pengolahan secara tuntas di rumah. Pengolahan secara tuntas berarti bisa dengan menjualnya atau menyumbangkannya kepada pemulung, pengepul atau bank sampah terdekat. Di antara jenis sampah non organik adalah sampah kaleng, plastik dan kertas;

13 of 21

4. Pengomposan sampah organik. Bisa dilakukan dengan menggunakan keranjang takakura, tong komposter aerob, lubang resapan biopori, komposter bag atau jenis komposter yang lainnya;

14 of 21

5. Mengumpulkan jelantah/minyak goreng bekas di rumah kemudian disetor ke pengepul atau bank sampah. Bukan untuk dijernihkan menjadi minyak goreng baru, namun untuk diolah menjadi produk lain seperti biodiesel;

15 of 21

6. Sosialisasi pengumpulan jelantah kepada keluarga sekitar;

16 of 21

7. Membuat produk daur ulang sampah non organik (upcycle) bersama keluarga dari sampah non organik yang dihasilkan;

17 of 21

8. Ajakan zero waste atau meminimalkan produksi sampah kepada keluarga di sekitar ;

18 of 21

9. Mengikuti dan/atau memprakarsai aksi bersih-bersih sampah di sekitar tempat tinggal ;

19 of 21

10.⁠ ⁠Aksi pembuatan lubang resapan biopori, dan/atau sumur resapan di rumah/sekitarnya ;

20 of 21

Ketentuan Posting Instagram

Semua aksi realisasi didokumentasikan sesering mungkin selama 20 September hingga 6 Desember 2025 dan diunggah melalui akun instagram masing-masing dengan tagar (#) sebagai berikut: �#ses2025 #surabayaecoschool2025 #namasekolahmadrasah �#zerowaste #konservasiair #waterconservation #climateaction�#aksiiklim #keluargazerowaste2025 �#tunashijauid �#keluargazerowaste2025_namasiswa atau #keluargazerowaste2025_namaguru , #namasekolah_namasiswa , #namasekolah_namaguru atau #namasekolah_namakepalasekolah

Aksi, pembiasaan, gerakan dan lomba Keluarga Zero Waste 2025 ini bisa diikuti oleh siswa, guru dan/atau karyawan dengan melibatkan aktif keluarganya.

Link pendaftaran Keluarga Zero Waste 2025 https://bit.ly/keluarga-zero-waste-2025

21 of 21

08121701805

Zamroni