Bahasa Indonesia
MEDIA MENGAJAR
UNTUK SD/MI KELAS 2
KEGIATAN KEGEMARANKU
BAB 8
TUJUAN PEMBELAJARAN:
2.12 mengidentifikasi penggunaan kata penghubung dan serta tetapi, huruf kapital, dan tanda titik (membaca);
2.13 mengidentifikasi informasi dari teks rekon atau cerita pengalaman (membaca);
4.25 menulis teks rekon atau cerita pengalaman dengan kata penghubung,
huruf kapital, dan tanda baca yang tepat (menulis);
4.26 menjelaskan hal yang dialami tokoh cerita rakyat (menulis);
1.6 memperagakan instruksi sederhana yang disimak
(menyimak);
3.14 menceritakan teks prosedur dengan bantuan
gambar seri (berbicara);
2.14 menjelaskan informasi dari brosur (membaca
dan memirsa);
3.15 menyampaikan pendapat terhadap gambar, warna,
dan tata letak brosur melalui diskusi (berbicara).
Kata penghubung adalah kata yang menghubungkan bagian-bagian pada kalimat.
Kamu dapat menggunakan kata penghubung saat menulis cerita.
Menandakan hubungan
penambahan
dan
Menandakan hubungan yang berlawanan
tetapi
Contoh kalimat:
Tari pendet dan kecak berasal dari Bali.
Contoh kalimat:
Tempat wisata itu bersih, tetapi sepi pengunjung.
Berikut ini contoh kata penghubung.
Ingatlah kembali tentang penggunaan huruf kapital.
Sekolah Citra masuk mulai Senin, 11 Juli 2022.
Huruf kapital pada awal kalimat.
Huruf kapital pada unsur nama diri.
Huruf kapital pada nama hari.
Huruf kapital pada unsur nama bulan.
Huruf kapital juga digunakan pada hal-hal berikut.
Contoh Penulisan Huruf Kapital
Nama Tuhan
Contoh: Allah, Tuhan
Nama Tempat atau Daerah
Contoh: Danau Toba, Gunung Bromo
Nama Agama
Contoh: Islam, Hindu
Nama Suku
Contoh: suku Sunda,
suku Bugis
Salah satu tanda baca adalah tanda titik (.).
Tanda titik digunakan pada akhir kalimat berita.
Tanda titik juga digunakan pada hal-hal berikut.
Tanda Titik
Menuliskan singkatan nama gelar, contoh:
Prof. Dr. H. Soleman
Menuliskan singkatan nama orang, contoh:
M. Ridwan, Citra P.
Menuliskan waktu pada jam, contoh:
Pukul 12.00 WIB
Menuliskan bilangan ribuan, contoh:
Ia mendapat pesanan 1.000 nasi kotak.
Teks yang menceritakan peristiwa yang pernah terjadi atau cerita pengalaman disebut teks rekon.
Perhatikan alur cerita saat menulis cerita pengalaman.
Gunakan huruf kapital dan tanda baca yang tepat.
Cerita rakyat berkembang di suatu daerah.
Cerita rakyat dapat dibagi menjadi mite, legenda, sage, hikayat, cerita jenaka, dan sebagainya.
Cerita rakyat memiliki tokoh utama dan tokoh tambahan.
Ayo, perhatikan tayangan video berikut.
Video ini tentang jenis-jenis cerita rakyat.
Teks petunjuk dapat berisi langkah-langkah membuat sesuatu.
Teks petunjuk dapat dilengkapi gambar.
Kamu dapat memperagakan teks petunjuk yang dibacakan oleh orang lain.
Simaklah teks dengan saksama.
Perhatikan urutan langkah-langkah yang dibacakan.
Kamu dapat membuat teks prosedur atau petunjuk berdasarkan gambar seri.
Cara Membuat Teks Prosedur
Amatilah gambar seri dengan saksama.
1
Jika gambar tersusun acak, urutkan terlebih dahulu.
2
Tentukan judul teks.
3
Ceritakan langkah-langkah secara berurutan sesuai gambar.
4
Brosur menjelaskan informasi dengan tulisan dan gambar. Gambar harus sesuai dengan tulisan dalam brosur.
Informasi dalam brosur dapat berupa ajakan untuk melakukan sesuatu.