1 of 19

KEPRIBADIAN DAN NILAI

Moh. Kurdi

2 of 19

Kepribadian

  • Keseluruhan cara dimana seorang individu bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain
  • Kepribadian adalah jumlah total cara-cara dimana seorang individu beraksi dan berinteraksi dengan orang lain

3 of 19

a. Yinger

Kepribadian adalah keseluruhan perilaku dari seorang individu dengan system kecenderungan tertentu yang berinteraksi dengan serangkaian instruksi.

b. M.A.W Bouwer

Kepribadian adalah corak tingkah laku sosial yang meliputi corak kekuatan, dorongan, keinginan, opini dan sikap-sikap seseorang.

c. Cuber

Kepribadian adalah gabungan keseluruhan dari sifat-sifat yang tampak dan dapat dilihat oleh seseorang.

d. Theodore R. Newcombe

Kepribadian adalah organisasi sikap-sikap yang dimiliki seseorang sebagai latar belakang terhadap perilaku.

4 of 19

Faktor penentu kepribadian

1. Keturunan (Hereditas)

Heredity (hereditas) adalah faktor-faktor yang ditentukan saat konsepsi biologis, fisik, dan pembentukan psikologis inheren

Beberapa penelitian menyatakan bahwa faktor orang tua banyak mengintevensi kepribadian anak

2. Lingkungan

5 of 19

Sifat-sifat Kepribadian

  • Karakteristik yang sering muncul dan mendeskripsikan perilaku seorang individu

6 of 19

Menilai Kepribadian

  • Survei mandiri (mengevaluasi dirinya sendiri dalam serangkaian faktor)
  • Survei peringkat oleh pengamat

hasil riset mengenai surve kepribadian menyatakan bahwa surve pengamatan lebih baik dalam memprediksi kesuksesan dalam pekerjaan

7 of 19

Indikator tipe myers-briggs

  • Sebuah tes kepribadian yang mengelompokkan empat karakteristik dan mengklasifikasikan orang dalam 1 dari beberapa tipe kepribadian

- Extrovert (E) vs. Introvert (I).

- Sensing (S) vs. Intuition (N).

- Thinking (T) vs. Feeling (F).

- Judging (J) vs. Perceiving (P).

8 of 19

Ekstrovert VS Introvert

Ekstrovert artinya tipe pribadi yang suka dunia luar. Mereka suka bergaul, menyenangi interaksi sosial, beraktifitas dengan orang lain, serta berfokus pada dunia luar dan action oriented. Mereka bagus dalam hal berurusan dengan orang dan hal operasional

Tipe introvert adalah mereka yang suka dunia dalam (diri sendiri). Mereka senang menyendiri, merenung, membaca, menulis dan tidak begitu suka bergaul dengan banyak orang. Mereka mampu bekerja sendiri, penuh konsentrasi dan focus. Mereka bagus dalam pengolahan data secara internal dan pekerjaan back office.

9 of 19

Sensing (S) vs. Intuition (N)

Dimensi SN melihat bagaimana individu memproses data.

  • Sensing: memproses data dengan cara bersandar pada fakta yang konkrit, praktis, realistis dan melihat data apa adanya. Mereka menggunakan pedoman pengalaman dan data konkrit serta memilih cara-cara yang sudah terbukti Mereka fokus pada masa kini (apa yang bisa diperbaiki sekarang). Mereka bagus dalam perencanaan teknis dan detail aplikatif.
  • Tipe intuition: memproses data dengan melihat pola dan hubungan, pemikir abstrak, konseptual serta melihat berbagai kemungkinan yang bisa terjadi. Mereka berpedoman imajinasi, memilih cara unik, dan berfokus pada masa depan (apa yang mungkin dicapai di masa mendatang). Mereka inovatif, penuh inspirasi dan ide unik. Mereka bagus dalam penyusunan konsep, ide, dan visi jangka panjang.

10 of 19

Thinking (T) vs. Feeling (F).

Dimensi ketiga melihat bagaimana orang mengambil keputusan.

  • Thinking adalah mereka yang selalu menggunakan logika dan kekuatan analisa untuk mengambil keputusan. Mereka cenderung berorientasi pada tugas dan objektif. Terkesan kaku dan keras kepala. Mereka menerapkan prinsip dengan konsisten. Bagus dalam melakukan analisa dan menjaga prosedur/standar.
  • Feeling adalah mereka yang melibatkan perasaan, empati serta nilai-nilai yang diyakini ketika hendak mengambil keputusan. Mereka berorientasi pada hubungan dan subjektif. Mereka akomodatif tapi sering terkesan memihak. Mereka empatik dan menginginkan harmoni. Bagus dalam menjaga keharmonisan dan memelihara hubungan

11 of 19

Judging (J) vs. Perceiving (P).

Dimensi terakhir melihat derajat fleksibilitas seseorang. Judging�di sini bukan berarti judgemental (menghakimi).

-Judging diartikan sebagai tipe orang yang selalu bertumpu pada rencana yang sistematis, serta senantiasa berpikir dan bertindak teratur (tidak melompat-lompat). Mereka tidak suka hal-hal mendadak dan di luar perencanaan. Mereka ingin merencanakan pekerjaan dan mengikuti rencana itu. Mereka bagus dalam penjadwalan, penetapan struktur, dan perencanaan step by step.

- Tipe perceiving adalah mereka yang bersikap fleksibel, spontan, adaptif, dan bertindak secara acak untuk melihat beragam peluang yang muncul. Perubahan mendadak tidak masalah dan ketidakpastian membuat mereka bergairah. Bagus dalam menghadapi perubahan dan situasi mendadak.

12 of 19

16 kepribadian myers briggs

ISTJ (Bertanggungjawab)�ISFJ (Setia)�ISTP (Pragmatis)�ISFP (Artistik)�INFJ (Reflektif)�INTJ (Independen)�INFP (Idealis)�INTP (Konseptual)�ESTP (Spontan)�ESFP (Murah Hati)�ENFP (Optimis)�ENTP (Inovatif 1 Kreatif)�ESTJ (Konservatif 1 Disiplin)�ESFJ (Harmonis)�ENFJ (Meyakinkan)�ENTJ (Pemimpin Alami)

13 of 19

  • INTJ (Introvert/intuitif/pemikir/Penialai) adalah visioner dg pikiran asli dan dorongan yang kuat, mereka skeptis, kritis, independen, berkeamauan kuat dan sombong
  • ESTJ adalah pengatur, mereka realistis, logis, analitis, dan pembuat keputusan
  • ENTP adalah inovatif, individulistis, adaptif, dan tertarik pada ide-ide kewirausahaan

14 of 19

Sifat Kepribadian Utama yang Mempengaruhi Perilaku Organisasi

  • Evaluasi inti diri/Core self evaluation (kesimpulan akhir yang dimiliki terkait kemampuan,kompetensi, dan nilai mereka sbg individu)
  • Pengawasan diri (Self monitoring)sikap kepribadian yang mengukur kemampuan seseorang individu untuk menyesuaikan perilakunya dengan faktor situasioanl eksteranal
  • Dark Triad
  • Psikopat adalah kurangnya kepedulian terhadap orang lain, dan kurangnya rasa bersalah atau menyesal ketika tindakannya dalam bahaya
  • Machiavellianisme (pekerja yang berkategori mach yakni dengan memanipulasi orang lain demi keuntungan diri, menang dalam jangka pendek tetapi dalam jangka panjang dia kehilangan kemenangannya)
  • Narsisme(kecederungan untuk sombong, memiliki rasa berlebihan akan pentingnya diri, membutuhkan kekaguman yang berlebihan, memiliki rasa kelayakan)

15 of 19

Model kepribadian lima besar� (big five model)

  • Sebuah penialaian kepribadian yang mencakup lima dimesi besar
  • Ekstraversi yakni dimensi kepribadian yang menjelaskan seseorang yang mampu bersosialisasi, ekspresif, dan percaya diri
  • Keramahan (agreeableness) adalah dimensi kepribadian yang mampu menjelaskan seseorang yang baik,kooperatif, dan mempercayai
  • Kehati-hatian (conscientiousness) dimensi kepribadian yang menjelaskan seseorang yang dapat bertanggung jawab, dapat diandalkan, persisten, dan teratur
  • Stabilitas emosional (emotional stability) dimensi kepribadian yang mengarakterisasi seseorang yang tenang, percaya diri, aman versus gugup, depresi dan tidak aman
  • Keterbukaan pada pengalaman (Openness to experience) Dimensi kepribadian yang mengarakterisasi seseorang dari sisi imajinasi, sensitivitas, dan rasa ingin tahu

16 of 19

Nilai

  • Nilai

Menunjukan alasan dasar bahwa “cara pelaksanaan atau keadaan akhir tertentu lebih disukai secara sosial dibandingkan dengan cara pelaksanaan atau keadaan akhir yang berlawanan”

Nilai (Value) adalah mengandung elemen penilaian karena mengandung ide-ide seseorang individu mengenai apa yang benar, baik atau diinginkan

  • Sistem Nilai

sebuah hierarki yang didasarkan pada penggolongan nilai seorang individu menurut insensitas mereka.

17 of 19

Jenis-jenis Nilai

  • Nilai Terminal

Keadaan akhir kehidupan yang diinginkan , tujuan yang ingin dicapai seseorang selama masa hidupnya

  • Nilai Instrumental

perilaku atau cara yang lebih disukai untuk nilai terminal seseorang

18 of 19

Nilai Lintas Kultur

  • Kerangka Hofstede
  • Jarak Keuasaan
  • Individualisme
  • Maskulinitas
  • Penghindaran ketidakpastian
  • Orientasi jangka panjang

19 of 19

RINGKASAN

  • Kepribadian berarti bagi perilaku organisasi ia tidak menjelaskan semua perilaku, tetapi ia menetapkan tahapannya, setiap sifat memiliki keuntungan dan kelemahan bagi perilaku kerja, tidak ada konstelasi yang sempurna dari sifat-sifat yang ideal untuk setiap situasi, kepribadian dapat membantu anda memahami mengapa orang bertindak, berpikir, dan manajer yang cerdas dapat menempatkan pemahaman itu untuk digunakan dengan hati-hati menempatkan pekerja dalam situasi yang paling cocok dengan kepribadiannya
  • Nilai sangat penting untuk mengetahui setiap individu, nilai sering mendasari dan menjelaskan sikap, perilaku dan persepsi jadi pengetahuan tentang sistem nilai seorang individu dapat memberikan pandangan tentang apa yang membuat orang itu bergerak