PERAN KADER DALAM PROGRAM MTBS DAN PKAT
LATAR BELAKANG
Peran Kader dalam Program MTBS
Peran spesifik kader kesehatan dalam Program MTBS - M
Mengajak orang tua membawa balita ke Posyandu untuk pemantauan, pemeriksaan kesehatan secara rutin
Melakukan pengukuran BB, TB/PB, Lingkar Kepala, LILA, dan deteksi dini risiko stunting serta masalah perkembangan
Melakukan pengamatan awal (skrining) pada gejala penyakit seperti diare, pneumonia, dan demam serta melakukan rujukan segera ke nakes/fasyankes jika ditemukan tanda bahaya
Peran spesifik kader kesehatan dalam Program MTBS - M
Memberikan edukasi terkait Gizi, MPASI, ASI eksklusif, dan perawatan kesehatan balita di rumah
Mengisi Buku KIA dan memantau status gizi serta perkembangan anak secara berkala
Peran Kader dalam Program PKAT
Peran detail kader kesehatan dalam PKAT
Kader menggerakkan masyarakat, terutama orang tua yang memiliki bayi usia 6 bulan hingga 7 bulan kurang 1 hari, untuk menghadiri kegiatan PKAT di Puskesmas atau Posyandu
Melakukan registrasi, pencatatan identitas, dan pengisian data awal pada buku KIA
Membantu melakukan pengukuran BB,TB/PB, LILA dan Lingkar Kepala untuk menilai status Gizi anak
Peran detail kader kesehatan dalam PKAT
Mendapingi bidan atau dokter dalam memantau tumbuh kembang, termasuk pemeriksaan kuesioner pra skrining perkembangan (KPSP) dan tes daya dengar
Ikut serta dalam konferensi bersama tenaga Puskesmas untuk mengevaluasi hasil pemeriksaan dan memastikan tindak lanjut atau rujukan dilakukan jika ditemukan masalah kesehatan
Dengan peran tersebut, kader kesehatan menjadi ujung tombak dalam memastikan cakupan deteksi dini masalah kesehatan anak bisa tercapai secara optimal