PENGOLAHAN HASIL HUTAN
Dr. FARAH DIBA, S.Hut, M.Si
Pengolahan Hasil Hutan
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
Bahan baku papan tiruan :
KAYU LAPIS
KAYU LAPIS
KAYU LAPIS
FANCY FINIR
KAYU LAPIS
PENGGUNAAN KAYU LAPIS
PROSES PEMBUATAN �KAYU LAPIS
PEMBUATAN FINIR
PENGUPASAN FINIR
FINIR
GRADE FINIR
KAYU LAPIS
CORE FINIR
FACE FINIR
PEMBUATAN KAYU LAPIS
PEREKAT
PEREKAT
CORE FINIR / FINIR INTI
FACE FINIR / FINIR PERMUKAAN
BACK FINIR /
FINIR BELAKANG
PAPAN PARTIKEL
PAPAN PARTIKEL
Definisi :
Suatu lembaran papan tiruan yang terbuat dari potongan-potongan kecil kayu atau bahan lignoselulosa lainnya yang digabungkan dengan perekat sintetis dan melalui proses pengempaan disertai penambahan perlakuan seperti panas, kelembaban, katalisator, dan sebagainya.
FAKTOR YG MEMPENGARUHI BERKEMBANGNYA INDUSTRI PAPAN PARTIKEL :
Industri yg efisien (Rendemen 75-90%) Prospek Industri Masa Depan
KELEBIHAN PAPAN PARTIKEL DIBANDING KAYU SOLID :
1. Bebas dari mata kayu, pecah dan retak
2. Ukuran dan kerapatan papan dapat disesuaikan kebutuhan
3. Kondisi papan baik ketebalan dan kerapatannya seragam
4. Lebih isotropis
5. Kualitas atau tampak muka dapat disesuaikan permintaan pasar atau selera konsumen
BAHAN APA SAJA YANG DAPAT DIJADIKAN PAPAN PARTIKEL ?
SEMUA BAHAN YANG MENGANDUNG SELULOSA
BAHAN BAKU PAPAN PARTIKEL
1. Kayu
BAHAN BAKU PAPAN PARTIKEL
2. Lignoselulosa lain
♦ Kulit kayu (campuran s.d. 5%)
♦ Limbah pertanian ; jerami, ampas tebu, batang jagung, dll.
♦ Lignoselulosa lain : kenaf, bambu, kelapa sawit (batang & tandan kosong).
PEREKAT
Penggunaan Interior :
Urea Formaldehide,
Melamin Formaldehide
Penggunaan
Exterior :
Phenol Formaldehide
BAHAN TAMBAHAN (ADITIF)
PEMBUATAN PARTIKEL
MESIN PEMBUAT PARTIKEL
Chippers : Drum Chipper dan Disk Chipper ; menghasilkan partikel ukuran besar (tatal), biasanya u/ bahan baku partikel yg lebih kecil
Flakers : Drum, Disk dan Ring Flaker ; menghasilkan partikel dg ketebalan rendah (tipis) yg dinamakan “flake”. Drum & Disk Flaker ; proses memutar dan menghancurkan kayu dg ukuran agak besar ( kayu ∅ kecil, dan limbah sawmill) menjadi chip, dan Ring Flaker mengubahnya menjadi flake.
MESIN PEMBUAT PARTIKEL
Impact mills : menggerinda partikel untuk menghasilkan “fines” (partikel halus/kecil) biasanya untuk bagian permukaan papan partikel.
Hammer mills : menggunakan gerigi penghancur yg berputar untuk menghancurkan dan memecahkan material kayu menjadi ukuran lebih kecil. Ukuran dan bentuk agak berbeda .
Attrition mills : menghasilkan bundelan serat (untuk papan partikel atau papan serat) melalui proses penghancuran kayu antara dua flat atau disk bergerigi yg berputar/saling berputar.
BENTUK PARTIKEL KAYU
1. Flake : Partikel yg umum digunakan ; tebal 0,2-0,5 mm, panjang 1-5 cm, lebar 2-25 mm; rasio panjang : tebal 60-120 : 1 ; rasio > 200 :1 untuk bagian permukaan
2. Wafer : Flake persegi dg ukuran lebih lebar ; 5x5 cm s/d 7x7 cm, tebal 0,6-0,8 mm
3. Strand : Partikel yg menyerupai wafer, lebih sempit dan terkadang lebih panjang
4. Planer Shaving : menyerupai flake, keuntungan ; ketebalan rendah (tipis), terpecah ujung, mendukung saat pembentukan dan perekatan, kerugian ; ketebalan ujung tidak sama (mengurangi kekuatan) & menggulung
BENTUK PARTIKEL KAYU
5. Sliver : diproduksi pada Hammer mill, berbentuk serpihan dengan tebal hingga 5 mm & panjang 1,5 cm, biasanya dikombinasikan dengan flake
6. Fines : diproduksi pada Impac mill, berbentuk seperti serbuk gergaji atau serbuk pengampelasan, untuk papan partikel dengan permukaan halus.
7. Fiber bundle : digunakan untuk pembuatan papan serat atau untuk bagian muka papan partikel
8. Excelsior : panjang lebih dari 25 cm, menyerupai pita tipis, untuk papan semen/gipsum
Contoh Bentuk Partikel
PROSES PEMBUATAN PAPAN PARTIKEL
Partikel Kayu
Penyimpanan & Pengangkutan
Pengeringan
Pencampuran Perekat
Perekat (40-65% solid) dg jumlah 6-7% dari BKT partikel (umunnya disemprotkan)
Partikel dikeringkan 3 - 6 % (KA terlalu tinggi -- blister)
Penyimpanan u/ menjamin ketersediaan & menghindari kerusakan partikel.
Transportasi melalui konveyor
Dikeringkan dg suhu tinggi hingga 500o C (jet dryer) saat masuk & saat keluar 100OC
Penambahan parafin 0,75-1,0% pada perekat dg 50% solid (menurunkan higroskopisitas)
PROSES PEMBUATAN PAPAN PARTIKEL (Lanjutan)
Pengempaan
Pengkondisian
Pengampelasan & Pemotongan
Pembentukan Lembaran
Menyesuaikan dengan lingkungan (beberapa hari)
Single layer --seragam, u/ muka biasanya lebih halus
- Kempa panas : pematangan perekat, Tekanan distop setelah ketebalan tercapai. 1,5-3,5 N/mm2 u/ PP medium. Waktu 10-12 menit
Kempa dingin : konsolidasi & mengurangi tebal, Tekanan 1-2 N/mm2 (150-300 psi)
Skema Proses Produksi
Pembentukan Lembaran (Mat Forming)
Proses Pengempaan (Pressing)
TERIMA KASIH
kuis