PEMROGRAMAN JARINGAN
Oleh :�Condro Wibawa
Universitas Gunadarma
M4
IP ADDRESS using IPv4
CAPAIAN PEMBELAJARAN
IP Address adalah salah satu protocol yang bekerja pada Network Layer.
IP Address digunakan untuk memberikan pengalamatan logic (addressing) terhadap device/host yang ada di dalam jaringan.
IP Address dipelajari secara khusus karena IP Address adalah bagian yang bisa disetting oleh user dan merupakan bagian yang krusial karena menyangkut identitas perangkat.
Addressing
Addressing
Addressing
IPv4
Internet Protocol versi 4 (IPv4)
IP ADDRESS (v4)
Internet Protocol versi 4 (IPv4)
HOST, NETWORK, DAN BROADCAST ADDRESS
Pembagian Address Pada IPv4
Di dalam IPv4 kita mengenal Host Address, Network Address, dan Broadcast Address.
Host Address mengacu pada alamat spesifik dari perangkat.��Host Address bersifat unik dan tidak boleh ada yang sama di 1 jaringan yang sama.
Network Address adalah alamat yang menandakan network dalam sebuah jaringan.
Di dalam 1 jaringan yang sama, Network Address untuk semua perangkat harus sama.
Broadcast Address adalah alamat yang digunakan untuk mengirimkan pesan ke semua host di dalam jaringan.
Pembagian Address Pada IPv4
Pembagian Address Pada IPv4
Jika sebuah perangkat, memiliki �IP Address : 192.168.1.10 dengan
subnetmask : 255.255.255.0
Tentukan Network Address, Host Address, dan Broadcast Address nya!
Untuk mengetahui Network Address, IP Address harus di-AND kan dengan Subnet Mask.�IP Address : 192.168.1.10�Binary : 11000000.10101000.00000001 .00001010�Subnet Mask : 255.255.255.0
Binary : 11111111. 11111111. 11111111.00000000
Network Address : IP Address AND Subnet Mask
IP Address : 11000000.10101000.00000001.00001010�Subnet Mask : 11111111.11111111.11111111.00000000
_______________________________________________________ AND
: 11000000.10101000.00000001.00000000
: 192.168.1.0
Pembagian Address Pada IPv4
Jika sebuah perangkat, memiliki �IP Address : 192.168.1.10 dengan
subnetmask : 255.255.255.0
Tentukan Network Address, Host Address, dan Broadcast Address nya!
Host Address adalah address yang mengacu pada identitas perangkat,
sehingga Host Address nya adalah : 192.168.1.10
Pembagian Address Pada IPv4
Jika sebuah perangkat, memiliki �IP Address : 192.168.1.10 dengan
subnetmask : 255.255.255.0
Tentukan Network Address, Host Address, dan Broadcast Address nya!
Broadcast Address adalah alamat terakhir dari sebuah network, sehingga untuk mengetahuinya, kita perlu :
Dimana n adalah jumlah binary 0 pada subnet mask (11111111. 11111111. 11111111.000000000),
Sehingga n adalah 8, dan 2^n adalah 2^8 = 256
Pembagian Address Pada IPv4
Jika sebuah perangkat, memiliki �IP Address : 192.168.1.10 dengan
subnetmask : 255.255.255.0
Tentukan Network Address, Host Address, dan Broadcast Address nya!
Sehingga dapat dijawab bahwa :�Network Address : 192.168.1.0
Host Address : 192.168.1.10
Broascast Address : 192.168.1.255
Pembagian Address Pada IPv4
Dengan cara yang sama, tentukan Network Address, Host Address, dan Broadcast Address dari :�IP Address : 172.16.1.43 dengan
subnetmask : 255.255.0.0
JENIS IP ADDRESS
Jenis-jenis IP Address
Jenis-jenis IP Address
Jenis-jenis IP Address
Jenis-jenis IP Address
IP ADDRESS CLASS
IP Address Class
IP Address Kelas A
IP Address Kelas B
IP Address Kelas C
IP Address Kelas D dan E
Private Address di Tiap Kelas
CIDR dan SUBNETTING
Tapi, bagaimana jika di kita tidak menggunakan Subnet Mask Default?
CIDR
CIDR
Jika sebuah perangkat, memiliki �IP Address : 10.10.10.10 dengan
subnetmask : 255.255.255.0
Tentukan Network Address, Host Address, dan Broadcast Address nya!
Jika mengikuti konsep Class, IP Address 10.10.10.10 seharusnya ada di Kelas A.�Sehingga,
�Network Address : 10.0.0.0�Host Address : 10.10.10.10
Broadcast Address : 10.10.10.255
CIDR
Jika sebuah perangkat, memiliki �IP Address : 10.10.10.10 dengan
subnetmask : 255.255.255.0
Tentukan Network Address, Host Address, dan Broadcast Address nya!
Jika menggunakan Subnet Mask yang “TIDAK DEFAULT’, maka :�IP Address : 10.10.10.10�Binary : 00001010. 00001010. 00001010. 00001010
Subnet Mask : 255.255.255.0
Binary : 11111111. 11111111. 11111111.00000000
Network Address,
IP Address : 00001010. 00001010. 00001010. 00001010�Subnet Mask : 11111111. 11111111. 11111111. 00000000
____________________________________________________AND
: 00001010. 00001010. 00001010. 00000000
: 10.10.10.0
Net Address : 10.10.10.0
Host Address : 10.10.10.10
Broadcast Add : 10.10.10.255
Bandingkan dengan konsep Class A ini :
Net Address : 10.0.0.0�Host Address : 10.10.10.10
Broadcast Add : 10.10.10.255
CIDR
Artinya,
IP Address : 192.168.10.10
Netmask : 11111111.11111111.11111111.00000000
(jumlah bit 1 = 24)
: 255.255.255.0
Selanjutnya, Network Address dihitung dengan cara biasa
CIDR
Coba Tentukan Subnet Mask, Network Address, Host Address, dan Broadcast Address dari :�172.16.0.77/26
CIDR
Subnetting
Bagaimana jika sebuah instansi hanya ingin ada 50 host di dalam networknya ?
Subnetting
Bagaimana jika sebuah instansi hanya ingin ada 50 host di dalam networknya ?
Maka, kita perlu mencari subnet mask yang tepat.
Caranya :
Jumlah host = 2^m
2^m = ~50
Maka m adalah 6 karena 2^6 = 64 (yang paling mendekati),
Artinya jumlah bit 0 adalah 6,
Maka subnet mask yang tepat adalah :
255.255.255.[11000000] atau 255.255.255.192
Atau /26
Subnetting
Analisa IP Address : 192.168.0.1/26
IP Address : 192.168.0.1�Subnet : 255.255.255.192 (CIDR : 26)
Jumlah Network
= 2^n (n adalah bit nilai 1 di segmen terakhir)
= 2^2
= 4 network
Subnet Mask :�11111111. 11111111. 11111111.11000000
Jumlah Host (termasuk Net dan Broadcast Address)
= 2^m (m adalah bit nilai 0 di segmen terakhir)
= 2^6
= 64 host
Network Address 1 : 0000 0000 ~ 192.168.0.0
Network Address 2 : 0100 0000 ~ 192.168.0.64
Network Address 3 : 1000 0000 ~ 192.168.0.128
Network Address 4 : 1100 0000 ~ 192.168.0.192
Network 1 : 192.168.0.0 – 192.168.0.63 (64 host)
Network 2 : 192.168.0.64 – 192.168.0.127 (64 host)
Network 3 : 192.168.0.128 – 192.168.0.191 (64 host)
Network 4 : 192.168.0.192 – 192.168.0.255 (64 host)
Sub Network | 192.168.0.0 | 192.168.0.64 | 192.168.0.128 | 192.168.0.192 |
Net Address | 192.168.0.0 | 192.168.0.64 | 192.168.0.128 | 192.168.0.192 |
Host Address Pertama | 192.168.0.1 | 192.168.0.65 | 192.168.0.129 | 192.168.0.193 |
Host Address Terakhir | 192.168.0.62 | 192.168.0.126 | 192.168.0.190 | 192.168.0.254 |
Broad Address | 192.168.0.63 | 192.168.0.127 | 192.168.0.191 | 192.168.0.255 |
Selain untuk membagi jaringan menjadi beberapa sub-network yang lebih kecil, berikut adalah beberapa manfaat dari subnetting jaringan.
Subnetting
Rangkuman :
Ada pertanyaan
?
Tugas :
Kita sudah mempelajari, semua layer pada OSI Layer, mulai dari Application hingga Physical Layer.
Coba pikirkan satu contoh transaksi pada jaringan (misal : mengakses web, mengirim email, bertukar file, dll).
�1. Ilustrasikan aliran data transaksi tersebut dari Sender, melalui Application Layer hingga Physical Layer, hingga data diterima dan ditampilkan oleh receiver dari physical hingga application layer.
2. Tuliskan protocol-protocol yang mungkin terlibat pada setiap layernya. Beri penjelasan tiap protocol secukupnya.
Tugas dikirim ke VC ini, paling lambat : 23 November 2022 jam 23.00�
Daftar Referensi :
Kunjungi Pula :