1 of 55

Mari sijaga kebadian ruang ibadahta, terlebih-lebih mari si mateken HPnta

2 of 55

2

2

GBKP RUNGGUN TEBING TINGGI

KEBAKTIAN BAHASA INDONESIA

PUKUL : 10.00 WIB

Yang Melayani :

Pdt. Junita Br. Surbakti, S.Th

Minggu Xiv TRINITATIS

(MINGGU peningkatan ekonomi jemaat)

10 September 2023

3 of 55

S A M B U T A N

4 of 55

5 of 55

PENGANTAR IBADAH

6 of 55

Bernyanyi KJ 001 : 1-2 Haleluya, Pujilah

Reff :

Haleluya! Pujilah

Allah yang Agung, Maha Esa!

Dalam Kristus kita kenal

Allah yang hidup, Bapa kekal!

  1. Langit buana semesta

Patut memuji kuasaNya

Karna berkat-Nya tak henti

limpah kasih-Nya tak terperi

7 of 55

Reff :

Haleluya! Pujilah

Allah yang Agung, Maha Esa!

Dalam Kristus kita kenal

Allah yang hidup, Bapa kekal!

  1. Wahai dunia, soraklah�Angkat suaramu, nyanyilah�Tabuhlah tifa dan gendang�Iringi puji dalam tembang

Bernyanyi KJ 001 : 1-2 Haleluya, Pujilah

8 of 55

VOTUM & SALAM

9 of 55

Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

(1 Timotius 6 : 10)

10 of 55

KJ 237 : 1-2

1.

Roh Kudus, tetap teguh

Kau Pemimpin umatMu.

Tuntun kami yang lemah lewat gurun dunia.

Jiwa yang letih lesu mendengar panggilanMu,

“Hai musafir, ikutlah

ke neg’ri sejahtera!”

11 of 55

KJ 237 : 1-2

2.

Kawan karib terdekat,

Kau menolong yang penat;

b’ri di jalan yang kelam hati anakMu tent’ram.

Bila badai menderu, perdengarkan suaraMu,

“Hai musafir, ikutlah

ke neg’ri sejahtera!”

12 of 55

Jemaat Duduk

Pujian kepada tuhan yang peduli kepada manusia

L

:

Saudara/i, Allah memperlengkapi kita dengan hikmat agar kita dapat bekerja dengan sungguh dan baik. Dengan demikian Tuhan melimpahkan rejeki dan kebahagiaan bagi kita, sehingga kita juga menjadi saluran berkat bagi sesama.

J

:

Terpujilah Engkau ya Tuhan, karena sungguh mulia rancanganMu di dalam kehidupan kami.

13 of 55

Pujian kepada tuhan yang peduli kepada manusia

L

:

Allah memberikan kemampuan dan kesehatan, agar kita dapat mengisi hari-hari dengan pekerjaan yang membawa kebaikan dan kebahagiaan.

J

:

Terpujilah Engkau ya Tuhan, atas kemampuan dan kesehatan yang Engkau berikan untuk menjalani hari-hari kami.

14 of 55

KJ 242 : 1,2,4

1.

Muliakanlah Allah Bapa, muliakan Putr’aNya,

Muliakan Roh Penghibur, Ketiganya Yang Esa!

Haleluya, puji Dia

Kini dan selamanya!

15 of 55

KJ 242 : 1,2,4

2.

Muliakan Raja Kasih

yang menjadi Penebus,

yang membuat kita waris KerajaanNya terus.

Haleluya, puji Dia,

Anak domba yang kudus!

16 of 55

KJ 242 : 1,2,4

4.

Kemuliaan selamanya dalam sorga bergema.

Hormat dan syukur dan kuasa diberi ciptaanNya.

Haleluya, puji Dia,

Raja agung semesta!

17 of 55

L

:

Ya Tuhan, kami mengaku bahwa hikmad, kemampuan, dan kesehatan yang Engkau berikan, belum kami pergunakan dengan baik. Kami kurang menyadari kelemahan kami, sehingga pekerjaan kami tidak memberi kebahagiaan bagi kami dan sesama. Ya Tuhan, ampunilah kami.

Pengakuan dosa

SAAT TEDUH

18 of 55

KJ 039 : 1-2

1.

‘Ku diberi belas kasihan, walau tak layak hatiku;

tadi ‘ku angkuh, kini heran: Tuhan, besarlah rahmatMu!

Kidung imanku bergema: rahmatMu sungguh mulia,

Kidung imanku bergema: rahmatMu sungguh mulia!

19 of 55

KJ 039 : 1-2

2.

Walau ‘ku patut dihukumkan, Kaulah penuh anugerah:

darah PutraMu dicurahkan membasuh dosa dan cela.

Di manakah selamatku?

Hanyalah dalam rahmatMu,

Di manakah selamatku?

Hanyalah dalam rahmatMu.

20 of 55

PENGAMPUNAN DOSA

L

:

“Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.”

(Yesaya 1:18b)

Jemaat Berdiri

21 of 55

KJ 387 : 1-3

1.

‘Ku heran, Allah mau memb’ri rahmatNya padaku

dan Kristus sudi menebus

yang hina bagaiku!

Reff.

Namun ‘ku tahu yang kupercaya dan aku yakin ‘kan kuasaNya,

Ia menjaga yang kutaruhkan hingga hariNya kelak!

22 of 55

KJ 387 : 1-3

2.

‘Ku heran, oleh rahmatNya. Hatiku beriman

dan oleh kuasa SabdaNya

jiwaku pun tent’ram.

Reff.

Namun ‘ku tahu yang kupercaya dan aku yakin ‘kan kuasaNya,

Ia menjaga yang kutaruhkan hingga hariNya kelak!

23 of 55

KJ 387 : 1-3

3.

‘Ku heran, oleh Roh Kudus

‘ku sadar dosaku

dan dalam Firman kukenal

siapa Penebus.

Reff.

Namun ‘ku tahu yang kupercaya dan aku yakin ‘kan kuasaNya,

Ia menjaga yang kutaruhkan hingga hariNya kelak!

24 of 55

(Jemaat Duduk)

Firman Allah Lukas 5 : 1 – 6

(Tunggal)

1.

Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah.

25 of 55

2.

Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya.

Lukas 5 : 1-6

26 of 55

3.

Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu.

Lukas 5 : 1-6

27 of 55

4.

Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan."

Lukas 5 : 1-6

28 of 55

5.

Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga."

Lukas 5 : 1-6

29 of 55

6.

Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.

Lukas 5 : 1-6

Lit.

:

Berbahagialah orang yang mendengarkan Firman Tuhan, yang memelihara, serta melakukannya dalam kehidupan sehari-hari, Haleluya.

Jem.

:

(Dinyanyikan)

Ha le lu ya, Ha le lu ya, Ha le lu … ya.

30 of 55

Tema :

“”

Pengkhotbah 11 : 1 - 8

(Tunggal)

Pdt. Junita Br. Surbakti, S.Th

31 of 55

1.

Lemparkanlah rotimu ke air, maka engkau akan mendapatnya kembali lama setelah itu.

2.

Berikanlah bahagian kepada tujuh, bahkan kepada delapan orang, karena engkau tidak tahu malapetaka apa yang akan terjadi di atas bumi.

Pengerana 11 : 1-8

32 of 55

3.

Bila awan-awan sarat mengandung hujan, maka hujan itu dicurahkannya ke atas bumi; dan bila pohon tumbang ke selatan atau ke utara, di tempat pohon itu jatuh, di situ ia tinggal terletak.

Pengerana 11 : 1-8

33 of 55

4.

Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai.

Pengerana 11 : 1-8

34 of 55

5.

Sebagaimana engkau tidak mengetahui jalan angin dan tulang-tulang dalam rahim seorang perempuan yang mengandung, demikian juga engkau tidak mengetahui pekerjaan Allah yang melakukan segala sesuatu.

Pengerana 11 : 1-8

35 of 55

6.

Taburkanlah benihmu pagi-pagi hari, dan janganlah memberi istirahat kepada tanganmu pada petang hari, karena engkau tidak mengetahui apakah ini atau itu yang akan berhasil, atau kedua-duanya sama baik.

Pengerana 11 : 1-8

36 of 55

7.

Terang itu menyenangkan dan melihat matahari itu baik bagi mata;

8.

oleh sebab itu jikalau orang panjang umurnya, biarlah ia bersukacita di dalamnya, tetapi hendaklah ia ingat akan hari-hari yang gelap, karena banyak jumlahnya. Segala sesuatu yang datang adalah kesia-siaan.

Pengerana 11 : 1-8

37 of 55

Tema :

“”

Pengkhotbah 11 : 1 - 8

Pdt. Junita Br. Surbakti, S.Th

38 of 55

Pengakuan Iman

(Jemaat Berdiri)

Aku percaya kepada Allah Bapa yang mahakuasa, Khalik langit dan bumi. Dan aku percaya kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.

39 of 55

Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati. Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan Am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan daging, dan hidup yang kekal. Amin.

40 of 55

(Jemaat Duduk)

Lit.

:

“Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.” (Kolose 3 : 17)

41 of 55

KJ 439 : 1-

1.

Bila topan k’ras melanda hidupmu,

bila putus asa dan letih lesu,

berkat Tuhan satu-satu hitunglah,

kau niscaya kagum oleh kasihNya.

Reff.

Berkat Tuhan, mari hitunglah,

kau ‘kan kagum oleh kasihNya.

Berkat Tuhan mari hitunglah,

kau niscaya kagum oleh kasihNya.

42 of 55

KJ 439 : 1-

2.

Adakah beban membuat kau penat, salib yang kaupikul menekan berat?

Hitunglah berkatNya, pasti kau lega dan bernyanyi t’rus penuh bahagia!

Reff.

Berkat Tuhan, mari hitunglah,

kau ‘kan kagum oleh kasihNya.

Berkat Tuhan mari hitunglah,

kau niscaya kagum oleh kasihNya.

43 of 55

KJ 439 : 1-

3.

Bila kau memandang harta orang lain,

ingat janji Kristus yang lebih permai;

hitunglah berkat yang tidak terbeli milikmu di sorga tiada terperi.

Reff.

Berkat Tuhan, mari hitunglah,

kau ‘kan kagum oleh kasihNya.

Berkat Tuhan mari hitunglah,

kau niscaya kagum oleh kasihNya.

44 of 55

KJ 439 : 1-

4.

Dalam pergumulanmu di dunia janganlah kuatir, Tuhan adalah!

Hitunglah berkat sepanjang hidupmu, yakinlah, malaikat meyertaimu!

Reff.

Berkat Tuhan, mari hitunglah,

kau ‘kan kagum oleh kasihNya.

Berkat Tuhan mari hitunglah,

kau niscaya kagum oleh kasihNya.

45 of 55

46 of 55

L

:

Saudara/i, Allah telah melengkapi kita dengan hikmat, pengetahuan dan kesehatan sehingga melimpah rejeki dan kebahagiaan melalui pekerjaan kita.

J

:

Ya Tuhan, kami berjanji menggunakan hikmad dan pengetahuanMu di dalam pekerjaan kami.

TEKAD

(Jemaat Berdiri)

47 of 55

L

:

Allah berkenan bagi orang yang hidup jujur, adil serta sungguh-sungguh melakukan pekerjaannya.

J

:

Ya Tuhan, aku berjanji untuk bekerja dengan setia, adil dan jujur di dalam melakukan pekerjaanku.

TEKAD

48 of 55

L

:

Allah memanggil kita untuk hidup bertolong-tolongan, sebab kita berhutang membantu orang yang lemah.

J

:

Ya Tuhan aku berjanji, memakai hikmad dan pengetahuanMu untuk menjadi berkat bagi sesama kami manusia.

TEKAD

49 of 55

KJ 425 : 1-3

1.

Berkumandang suara dari seberang, “Kirimlah cah’yamu!”

Banyak jiwa dalam dosa mengerang, “Kirimlah cah’yamu!”

Reff.

Kirimlah pelita Injili

menyentak yang terlelap.

Kirimlah pelita Injili

menyentak yang terlelap.

50 of 55

KJ 425 : 1-3

2.

Kita t’lah dengar jeritan dari jauh, “Kirimlah cah’yamu!”

Bantuanmu b’rikan, janganlah jemu, “Kirimlah cah’yamu!”

Reff.

Kirimlah pelita Injili

menyentak yang terlelap.

Kirimlah pelita Injili

menyentak yang terlelap.

51 of 55

KJ 425 : 1-3

3.

Jangan kita tinggal diam mendengar: “Kirimlah cah’yamu!”

Injil Tuhan haruslah kita sebar, “Kirimlah cah’yamu!”

Reff.

Kirimlah pelita Injili

menyentak yang terlelap.

Kirimlah pelita Injili

menyentak yang terlelap.

52 of 55

Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin

53 of 55

Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kita (engkau) dalam Kristus kepada kemuliaanNya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengkokohkan kita (mu), sesudah kita (engkau) menderita seketika lamanya. Dialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya! Amin.

Jemaat : A....min, A.......min, A......min

54 of 55

Saat Teduh

55 of 55

Selamat Hari Minggu