1 of 13

STRATEGI AUDIT DAN PROGRAM AUDIT

PERTEMUAN VII

ELEX SARMIGI, M.SI

1

24/09/2022

2 of 13

STRATEGI AUDIT

ELEX SARMIGI, M.SI

2

24/09/2022

Primarily Subtantif Approach

Lower assessed level of control risk approach

3 of 13

Primarily Subtantif Approach

ELEX SARMIGI, M.SI

3

24/09/2022

Strategi audit ini mengutamakan pengujian substantif daripada pengujian pengendalian.

Strategi ini lebih banyak dipakai dalam audit yang pertama kali daripada audit atas klien yang sama pada tahun sebelumnya.

4 of 13

Primarily Subtantif Approach

ELEX SARMIGI, M.SI

4

24/09/2022

Langkah-langkah dalam Primarily Subtantif Approach

Memperoleh pemahaman pengendalian intern dan mendokumentasikan pengendalian intern yang ada pada perusahaan klien.

Menentapkan risiko pengendalian berdasarkan pengujian pengendalian yang dilakukan atas pengendalian intern perusahaan klien.

Melakukan penilaian terhadap risiko pengendalian yang telah ditetapkan untuk mendukung pengujian substantif yang direncanakan auditor.

Merancang pengujian substantif.

5 of 13

Lower assessed level of control risk approach

ELEX SARMIGI, M.SI

5

24/09/2022

Strategi audit ini banyak digunakan untuk audit atas klien yang lama daripada audit pertama kali atas klien baru.

Auditor lebih banyak melakukan pengujian pengendalian daripada pengujian substantif.

Dalam strategi ini, auditor tetap melakukan pengujian sunstantif namun tidak mendalam.

6 of 13

Langkah-langkah Lower assessed level of control risk approach

ELEX SARMIGI, M.SI

6

24/09/2022

Memperoleh pemahaman industri dan usaha klien, serta pengendalian intern yang ada pada perusahaan klien.

Merencanakan dan melaksanakan pengujian pengendalian dan dokumentasi pengendalian intern perusahaan klien.

Menetapkan risiko pengendalian berdasarkan pengujian pengendalian.

Melakukan penilaian terhadap risiko pengendalian yang telah ditetapkan untuk mendukung pengujaian substantif yang direncanakan auditor.

Merancang pengujian substantif.

7 of 13

PENGUJIAN AUDIT

ELEX SARMIGI, M.SI

7

24/09/2022

Pengujian Pengendalian

Pengujian Substantif

8 of 13

Pengujian Pengendalian

ELEX SARMIGI, M.SI

8

24/09/2022

Merupakan pengujian yang dilakukan untuk menilai efektivitas dari pengendalian intern yang dimiliki oleh perusahaan klien.

Pengujian pengendalian dilakukan untuk mendukung pengurangan penilaian risiko pengendalian.

Contohnya, pengujian pengendalian atas efektivitas pelaksanaan proses persetujuan kredit.

9 of 13

Prosedur untuk memperoleh bukti audit

ELEX SARMIGI, M.SI

9

24/09/2022

Meminta keterangan dari manajemen perusahaan pada karyawan yang tepat.

Memeriksa dokumen, catatan, dan laporan pendukung.

Mengamati aktivitas yang berkaitan dengan pengendalian.

10 of 13

Pengujian Substantif

  • Merupakan prosedur yang dirancang untuk menguji salah saji moneter yang secara langsung memengaruhi kebenaran saldo laporan keuangan.

ELEX SARMIGI, M.SI

10

24/09/2022

11 of 13

Jenis Pengujian Substantif

ELEX SARMIGI, M.SI

11

24/09/2022

Pengujian transaksi

    • Digunakan untuk menentukan apakah tujuan audit atas asersi yang berkaitan dengan transaksi telah dipenuhi.
    • Misalnya, membuktikan apakah semua transaksi penjualan telah dicatat secara benar pada periode neraca (asersi kelengkapan).

Pengujian rincian saldo

    • Berfokus pada saldo akhir buku besar, baik akun laporan posisi keuangan maupun laporan laba rugi.
    • Pengujian ini lebih ditekankan pada rincian saldo akun yang ada pada laporan posisi keuangan.
    • Contohnya, konfirmasi saldo pelanggan menyangkut piutang usaha dan melaksanakan inspeksi berupa stock opname pada persediaan.
    • Auditor biasanya meminimalkan penggunaan pengujian rincian saldo karena membutuhkan biaya yang cukup besar dalam pelaksanaannya.

Prosedur analitis substantif

    • Prosedur yang memperlihatkan perbandingan jumlah yang tercatat dengan harapan yang dikembangkan oleh auditor.
    • Standar auditing menyatakan bahwa prosedur analitis merupakan jenis pengujian substantif apabila dilaksanakan untuk memberikan bukti tentang saldo akun.
    • Kegunaan prosedur ini yaitu:
    • menilai kemampuan perusahaan dalam menjaga kelangsungan usahanya.
    • Mendeteksi kemungkinan adanya kesalahan yang berdampak material pada laporan keuangan klien.
    • menentukan dapat tidaknya dilakukan pengurangan pengujian rincian saldo.

12 of 13

PROGRAM AUDIT

ELEX SARMIGI, M.SI

12

24/09/2022

Program audit disusun dalam tahap perencanaan audit dan direvisi sepanjang pekerjaan lapangan dilakukan.

Program audit untuk pengujian pengendalian dan pengujian substantif biasanya berisi bagian deskriptif dokumentasi pemahaman atas pengendalian intern yang diperoleh selama pelaksanaan penilian risiko.

Program audit juga biasanya menyertakan tujuan audit dan prosedur audit yang digunakan dalam pelaksanaan penugasan audit.

Auditor dalam menyusun dan memodifikasi program audit biasanya mempertimbangkan aspek materialitas, risiko inheren atau risiko bawaan, risiko pengendalian, bukti audit dan risiko kecurangan, serta kebutuhan audit dari perusahaan.

13 of 13

Uji Pemahaman

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan strategi audit.
  2. Jelaskan jenis pengujian audit.
  3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan program audit.
  4. Jelaskan jenis-jenis pengujian substantif.
  5. Jelaskan kegunaan prosedur analitis pada pengujian substantif.

ELEX SARMIGI, M.SI

13

24/09/2022