1 of 12

Ibu Bekerja, Anak Berkembang; Strategi Cerdas Pengasuhan di Era Modern

Oleh:

Siti Munadiyah, M.Psi, Psikolog

2 of 12

Pertanyaan Reflektif

Siapa yg Pernah…

Pertanyaan lanjutan

  • Menyiapkan kebutuhan anak,

Sambil membalas chat

pekerjaan”

  • Meeting sambil menemani anak,
  • Mengetik laporan sambil mendengar anak menangis, atau
  • Sedang serius bekerja tapi dipanggil ‘Mamaaaa…’ setiap 3 menit?”

“Sebagai ibu, kapan

terakhir kali Anda

merasa:

‘Saya capek… tapi

tetap harus kuat’?”

3 of 12

Dilema Ibu Bekerja

Konflik Peran

Tekanan untuk menjadi:

  • Pekerja profesional,
  • Ibu ideal,
  • Pasangan yang baik,
  • dan tetap menjadi diri sendiri

4 of 12

Tantangan ibu bekerja

Mom Guilt (rasa bersalah):

  • kurang hadir,
  • takut dianggap egois,
  • merasa gagal memenuhi ekspektasi sosial.

Tantangan ibu bekerja

Burnout atau Kelelahan Mental

  • Mudah marah,
  • Kehilangan energi,
  • Sulit menikmati waktu bersama keluarga,
  • Merasa “selalu kurang”.

5 of 12

Penelitian ttg ibu bekerja yg memiliki anak usia pra sekolah

  1. Survei; meminta anak menyebutkan 1 keinginan pd orangtua yg bekerja= Mengharapkan ortu dpt lebih banyak uang, pulang bekerja tanpa stres, tidak merasa terlalu lelah (secara emosional).

  • Ketika ibu mengalami stres dlm pekerjaan, mrk cenderung menarik diri & cenderung krg peduli serta kurang hangat terhadap anak.

  • Ketika suami-istri memiliki interaksi negatif dlm pekerjaan = kemarahan yg lbh besar dlm interaksi pernikahan & penarikan diri

6 of 12

Apa Saja Kebutuhan Anak dalam pengasuhan

  1. Kelekatan emosional:

rasa aman, perhatian,

validasi emosi, koneksi

emosional.

  1. Kehadiran secara emosional

Banyak orangtua hadir

secara fisik tetapi

tidak hadir secara

psikologis

7 of 12

2

Strategi 1� mangatasi dilema ibu yg bekerja (Galinsky)

3

4

1

Mencoba memahami

bahwa “saya” tidak

bisa melakukan

semuanya, & itu

bukanlah masalah

Anak butuh ortu yg

tenang, tidak mudah

marah & hadir secara

emosional.

Orangtua harus

mempertimbangkan

kualitas interaksi, bukan hanya

kuantitas dng anak.

Saat menghabiskan

waktu dng anak

berbicanglah dng

santai, bermain

sesuai dng minat

anak.

5

Orangtua membicarakan Pekerjaan mrk (apa yg mrk lakukan, mengapa mrk menyukainya, pentingnya pekerjaan mrk).

8 of 12

Strategi Lanjutan�Membangun kerja sama antar anggota keluarga

Libatkan ayah dalam support sytem

Jangan menggunakan standar pengasuhan yang tidak realistis

Gunakan Gadget secara bijak

Waktu jeda sebelum membersamai anak

3

4

1

2

9 of 12

Pertanyaan penutup (Refleksi Diri Ibu)

Hal apa yang selama ini paling membuat saya merasa bersalah sebagai ibu?

Apakah saya sudah benar-benar hadir secara emosional untuk anak?

Ritual kecil apa yang bisa saya mulai hari ini bersama anak?

Refleksi Diri Ibu/Ayah

10 of 12

Kutipan Reflektif

“Karier dan keluarga bukan dua hal yang saling menghancurkan; keduanya dapat tumbuh bersama ketika dijalani dengan kesadaran dan kasih.”�— Sheryl Sandberg

“Anak-anak tidak membutuhkan orangtua yang sempurna, mereka membutuhkan orangtua yang hadir.”

— Donald Winnicott

11 of 12

Terimakasih

12 of 12

Mari Berdiskusi