Identifikasi Bahaya di Lingkungan Manufaktur
Definisi/Tujuan K3
Keselamatan (Safety)
Kesehatan (Health)
Derajat/tingkat keadaan fisik dan psikologi individu (the degree of physiological and psychological well being of the individual)
Accidental release
(Sudden Reaction)
2. Konsekuensi
3. Konsentrasi kepedulian
(Prolonged Reaction)
2. Konsekuensi
3. Konsentrasi kepedulian
SAFETY HAZARD
1. PERSONIL
2. Equipment
SAFETY HAZARD
3. MATERIAL
4. ENVIRONMENT (LINGKUNGAN)
LINGKUNGAN KERJA
FAKTOR-FAKTOR ANCAMAN
RISIKO KECELAKAAN KERJA
BAHAN
ALAT
TENAGA
KERJA
KESEHATAN KESELAMATAN
LINGKUNGAN
PROSES
Health Hazard
Health
Derajat/tingkat keadaan fisik dan psikologi individu (the degree of physiological and psychological well being of the individual)
FAKTOR-FAKTOR BAHAYA �DI TEMPAT KERJA
FAKTOR BAHAYA FISIK
FAKTOR BAHAYA KIMIA�mencemarkan udara :
JALAN MASUK KEDALAM TUBUH MANUSIA
FAKTOR BAHAYA BIOLOGIS
ERGONOMI
Tempat Kerja dalam ruang sempit (terbatas)
Bahaya | Penyebab | Effect | Rincian |
Defisiensi oksigen |
| Pekerja dapat lemas mendadak | Udara normal kadar O2 >18% <18% berbahaya |
Gas beracun |
| Iritasi mata, hidung, tenggorok Menyebabkan sakit dan mati Pekerja lemas | Sementara gas beracun tidak berbau Tidak dapat dideteksi |
Gas mudah terbakar |
| Dapat menyebabkan kebakaran dan ledakan | Beberapa gas mudah terbakar uapnya juga beracun |
Bahan kimia |
| Iritasi kulit, ritasi mata Toksisitas sistemik | - |
Panas |
| Penyebaran panas Pusing | Efek dapat dipercepat bila ventilasi burukPelindung panas thd muka dan tubuh tidak sesuai |
Noise |
| Mengganggu komunikasi Hearing loss | Efek tergantung intensitas, frekuensi dan durasi |
JALAN MASUK KEDALAM TUBUH MANUSIA
PSIKOLOGIS
Adalah proses mengidentifikasi Sumber-sumber Bahaya, penilaian Resiko, dan tindakan untuk menghilangkan serta mengurangi Resiko secara terus menerus.
MANAJEMEN RISIKO K3
PENERAPAN DI TEMPAT KERJA
Metode sistematis Manajemen Risiko K3
Komponen Manajemen Risiko K3
bahaya
Consequenc (C) (Konsekuensi akibat bahaya)
Contoh:
HAZARD
CONSEQUENCY (C)
Bekerja di dalam parit galian (tanah longsor, lintasan kendaraan, dll.)
Listrik
Pipa Air Bertekanan
Hubungan Bahaya dengan Consequenc (C)
Probabilitas (Peluang) (1)
Kesempatan/ peluang dari situasi atau keadaan bahaya atau kejadian sesungguhnya orang dapat cedera bilamana terpapar bahaya, lingkungan dapat tercemar, harta benda dapat rusak, proses dapat terganggu bila sesuatu proses kerja dan aktivitas yang tidak aman.
Probabilitas (2)
Probabilitas (3)
| Level | Perkiraan Probabilitas (Kesempatan) |
5 | Hampir pasti (Very likely) / 1 - 14 hari | Kejadian diperkirakan terjadi pada hampir semua keadaan. |
4 | Sangat Mungkin (Likely) / 14 hari - 6 bulan | Kejadian sangat mungkin terjadi pada hampir semua keadaan. |
3 | Mungkin (Possible) / 6 - 12 bulan | Kejadian kemungkinan terjadi pada suatu waktu. |
2 | Kadang-kadang (Unlikely) /1 - 5 tahun | Kejadian dapat terjadi pada suatu waktu |
1 | Jarang (Very unlikely)/ > 5 tahun | Kejadian yang mungkin hanya dapat terjadi tidak dapat diperkirakan. |
“RISIKO”
Resiko adalah ukuran kemungkinan kerugian yang akan timbul dari sumber bahaya (hazard) tertentu yang terjadi.
Untuk menentukan resiko membutuhkan perhitungan antara konsekuensi ( C ) yang mungkin timbul dan probabilitas ( P ), yang biasanya disebut sebagai tingkat resiko (level of risk).
RISK MATRIX
Kombinasi langkah pengurangan risiko
HIRARKI PENGENDALIAN RISIKO
Contoh-Contoh Pengendalian Resiko
Menghilangkan (Elimination)
Penggantian (Subtitution)
Contoh-Contoh Pengendalian Resiko
Rekayasa (Engineering)
Administrasi (Administrative)
Alat Pelindung Diri (PPE)
> Helmet
> Safety shoes
> Ear plug/muff
> Safety goggles
> Safety gloves
Contoh-Contoh Pengendalian Resiko
EMPAT LANGAH DALAM MANAJEMEN RISIKO K3
Identifikasi bahaya
Nilai risiko
Pantau dan review
Kedalikan resiko?
1
2
3
4
Apakah langkah pengendalian tsb dapat menghilang-kan atau mengurangi resiko yang ada?