Metode Pengumpulan Data
Kualitas data tidak hanya ditentukan oleh reliabilitas dan validitas dari alat ukurnya saja, tetapi juga ditentukan oleh bagaimana cara pengumpulannya
Beberapa Aspek dalam Proses Pengumpulan Data :
Metode Pengumpulan Data :
Observasi
Pengumpulan data melalui pengamatan dan pencatatan oleh pengumpul data
terhadap gejala/peristiwa yang diselidiki pada obyek penelitian
Sifat :
Tidak ada interaksi antara obyek yang diamati dengan pengamat/pengumpul data
Contoh :
untuk menganalisis tingkat kepadatan lalu lintas jalan tol di Kota Semarang
minat konsumen dalam dalam menentukan pilihan tempat berbelanja
dan kesebelasan terbaik dalam suatu turnamen Liga Sepak Bola Indonesia
Kelebihan Observasi :
terjadi pada saat itu (pada saat berlangsungnya peristiwa tersebut)
tidak dapat mempengaruhi pengumpul data (menutup kemungkinan manipulasi)
Kelemahan Observasi :
dan motivasi serta perilaku responden
Persiapan Observasi :
🡺 data apa yang akan diamati ?
🡺 apa/siapa yang diamati ?
🡺 pengamatan langsung atau menggunakan alat bantu ?
🡺 kapan pengamatan akan dilakukan ?
🡺 pencatatan langsung atau menggunakan alat bantu ?
Survei
Pengumpulan data melalui permintaan keterangan/jawaban kepada sumber data
dengan menggunakan daftar pertanyan/kuesioner/angket sebagai alatnya
Cara Pemakaian Kuesioner :
Sifat :
Terdapat interaksi antara obyek yang diamati dengan pengamat/pengumpul data
Contoh :
di Apotik “Sehat Sejahtera” Semarang
Kelebihan Survei :
(responden) secara langsung
Kelemahan Survei :
berkaitan dengan sifat, motivasi atau perilaku responden
tidak sesuai dengan yang diinginkan
Persiapan Survei :
🡺 deskripsikan maksud dari kuesioner kepada responden
🡺 buat materi/daftar pertanyaan
🡺 buat kode jawaban
🡺 buat petunjuk menjawab pertanyaan
🡺 lakukan uji coba kuesioner dan analisis kekurangan/kelemahan kuesioner
🡺 lakukan perbaikan dan penyempurnaan kuesioner dari hasil uji coba
🡺 tetapkan secara jelas kriteria dan siapa responden yang akan diberi kuesioner
🡺 lakukan pembagian kuesioner dan tetapkan tehnis pelaksanaannya
Pembuatan Kuesioner yang baik :
Bentuk-bentuk kuesioner
Bentuk pertanyaan tertulis terbagi menjadi:
Isi pertanyaan kuesioner
Interview / Wawancara
Pengumpulan data melalui tatap muka dan tanya jawab langsung antara pewawan
cara (pengumupul data) dengan responden (sumber data)
Sifat :
Terdapat interaksi dan komunikasi antara pewawancara dengan responden
Sebelum Wawancara dimulai :
Komponen dan Faktor yang mempengaruhi dalam suatu Wawancara :
SITUASI
MATERI
RESPONDEN
PEWAWANCARA
Eksperimen/Percobaan
Pengumpulan data melalui pencatatan langsung dari percobaan/pengukuran
Sifat :
Terdapat penggunaan alat ukur atau metode eksperimen tertentu
Tahapan Eksperimen/Percobaan :
Untuk mendapatkan eksperimen yang baik, perlu dilakukan eksperimen
yang berulang-ulang
4.12 Pengolahan dan Analisis Data
Setelah data dikumpulkan, selanjutnya dilakukan Pengolahan dan
Analisis Data. Kegiatan analisis data dimaksudkan untuk memberi
arti dan makna pada dataserta berguna untuk memecahkan masalah
dalam penelitian yang sudah dirumuskan. Sebelum analisis data
dilakukan maka data perlu diolah terlebih dulu.
Pengolahan data meliputi :
Editing
Kegiatan untuk memeriksa data mentah yang telah dikumpulkan, meliputi :
Coding
Kegiatan untuk membuat peng-kode-an terhadap data sehingga memudahkan
untuk analisis data. Biasanya dilakukan untuk data-data kualitatif. Dengan koding
ini, data kualitatif dapat dikonversi menjadi data kuantitatif (kuantifikasi).
Proses kuantifikasi mengikuti prosedur yang berlaku, misalnya
dengan menerapkan skala pengukuran nominal dan ordinal.
Contoh
Data Agama Responden Skala Nominal (sekedar label)
Islam 1
Kristen 2
Katolik 3
Hindu 4
Budha 5
Untuk keperluan tertentu, koding dalam jumlah yang banyak, perlu dibuatkan
buku kode sebagai petunjuk peng-kode-an yang berguna bagi bagian analisis
data. Misalnya pada pengisian data formulir pendaftaran UMPTN, dibuat buku
petunjuk pengisian tersendiri secara terpisah untuk memudahkan pengisian.
Tabulating
Kegiatan untuk membuat tabel data (menyajikan data dalam bentuk tabel) untuk
memudahkan analisis data maupun pelaporan. Tabel data dibuat sesederhana
mungkin sehingga informasi mudah ditangkap oleh pengguna data maupun bagi
bagian analisis data.
Analisis Data
Kegiatan analisis data merupakan bagian yang sangat penting dalam penelitian.
Pemecahan masalah penelitian dan penarikan kesimpulan dari suatu penelitian
sangat tergantung dari hasil analisis data ini. Sehingga perlu dilakukan dengan
teliti dan hati-hati sehingga tidak memberikan salah penafsiran terhadap hasil
penelitian. Seorang peneliti (bagian analisis data) harus menguasai kemampuan
keilmuan secara teknis dalam menerapkan metode analisis yang cocok
Metode analisis data yang dipilih harus disesuaikan dengan jenis penelitiannya.
Pertimbangan pemilihan metode analisis dapat dilihat dari :
Contoh :
Judul : Studi tentang pengaruh pemilihan nedia promosi terhadap peningkatan
penjualan barang di PT “Graha Baru” Semarang
---> analisis statistika (deskriptif/inferensi)
Judul : Sistem Informasi Akademik di STMIK Dian Nuswantoro
---> analisis non statistika (analisis dan design sistem)
Judul : Pengaruh penggunaan pupuk “bio-xx” terhadap peningkatan
hasil panen cengkih
---> analisis statistika (eksperimen design)
IV. LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN
4.13 Penarikan Kesimpulan
Kegiatan untuk memberikan penafsiran terhadap hasil analisis data.
Pada penelitian yang menggunakan pengujian hipotesis penelitian,kesimpulan
dapat ditarik dari hasil pengujian hipotesis.
Kesimpulan Penelitian harus sesuai dengan :
Kesimpulan hendaknya dibuat secara singkat, jelas dan padat.
4.14 Pelaporan
Tahapan akhir dalam kegiatan penelitian adalah pembuatan laporan penelitian.
Laporan ini berguna untuk kegiatan publikasi hasil penelitian maupun untuk
pertanggungjawaban secara ilmiah kegiatan penelitian yang telah dilakukan.
Dalam laporan penelitian, dituliskan secara sistematis semua tahapan yang telah
dilakukan mulai dari tahap perencanaan hingga penarikan kesimpulan penelitian
(termasuk didalamnya lampiran-lampiran yang diperlukan).
Sistematika pelaporan disesuaikan dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh
lembaga/institusi/sponsor yang akan mengelola hasil penelitian tersebut.