1 of 20

Metode Pengumpulan Data

Kualitas data tidak hanya ditentukan oleh reliabilitas dan validitas dari alat ukurnya saja, tetapi juga ditentukan oleh bagaimana cara pengumpulannya

Beberapa Aspek dalam Proses Pengumpulan Data :

  • Data apa yang dikumpulkan (What)
  • Dengan apa data itu dikumpulkan (With)
  • Darimana data akan dikumpulkan (Where)
  • Kapan data tersebut dikumpulkan (When)
  • Bagaimana cara mengumpulkan (How)

Metode Pengumpulan Data :

  • Observasi (Pengamatan Langsung)
  • Survei
  • Interview (Wawancara)
  • Eksperimen (Percobaan/Pengukuran Langsung)

2 of 20

Observasi

Pengumpulan data melalui pengamatan dan pencatatan oleh pengumpul data

terhadap gejala/peristiwa yang diselidiki pada obyek penelitian

Sifat :

Tidak ada interaksi antara obyek yang diamati dengan pengamat/pengumpul data

Contoh :

  • Observasi tentang jumlah kendaraan yang lewat di jalan tol Krapyak-Jatingaleh

untuk menganalisis tingkat kepadatan lalu lintas jalan tol di Kota Semarang

  • Observasi tentang jumlah pengunjung swalayan Sri Ratu untuk menganalisis

minat konsumen dalam dalam menentukan pilihan tempat berbelanja

  • Observasi pada pertandingan sepak bola untuk menentukan pemain

dan kesebelasan terbaik dalam suatu turnamen Liga Sepak Bola Indonesia

3 of 20

Kelebihan Observasi :

  • Data yang diperoleh uptodate (terbaru) karena diperoleh dari keadaan yang

terjadi pada saat itu (pada saat berlangsungnya peristiwa tersebut)

  • Data lebih obyektif dan jujur karena obyek yang diteliti atau responden

tidak dapat mempengaruhi pengumpul data (menutup kemungkinan manipulasi)

Kelemahan Observasi :

  • Memerlukan banyak waktu
  • Tidak dapat digunakan untuk pengumpulan data masa lalu dan masa mendatang
  • Tidak dapat digunakan utuk pengumpulan data yang berkaitan dengan sikap

dan motivasi serta perilaku responden

4 of 20

Persiapan Observasi :

  • Isi pengamatan

🡺 data apa yang akan diamati ?

  • Obyek Pengamatan

🡺 apa/siapa yang diamati ?

  • Alat Pengamatan

🡺 pengamatan langsung atau menggunakan alat bantu ?

  • Waktu Pengamatan

🡺 kapan pengamatan akan dilakukan ?

  • Dokumentasi Pengamatan

🡺 pencatatan langsung atau menggunakan alat bantu ?

5 of 20

Survei

Pengumpulan data melalui permintaan keterangan/jawaban kepada sumber data

dengan menggunakan daftar pertanyan/kuesioner/angket sebagai alatnya

Cara Pemakaian Kuesioner :

  • Tatap muka dengan sumber data/responden secara kelompok atau perorangan
  • Melalui Telepon
  • Melalui Pos (surat)

Sifat :

Terdapat interaksi antara obyek yang diamati dengan pengamat/pengumpul data

Contoh :

  • Survei mengenai merk sabun cuci yang paling diminati oleh ibu rumah tangga
  • Survei mengenai sistem pengelolaan persediaan barang

di Apotik “Sehat Sejahtera” Semarang

6 of 20

Kelebihan Survei :

  • Data yang diperoleh autentik, obyektif dan jujur karena berasal dari sumber data

(responden) secara langsung

  • Dapat diterapkan untuk pengumpulan data dalam lingkup yang luas . Bandingkan dengan wawancara yang lingkupnya terbatas.
  • Dalam hal tertentu, efisien dalam penggunaan waktu pengumpulan data

Kelemahan Survei :

  • Ada informasi terselubung dari responden khususnya untuk informasi yang

berkaitan dengan sifat, motivasi atau perilaku responden

  • Responden terkadang tidak menjawab apa adanya tetapi apa yang sebaiknya
  • Responden terlalu dibatasi pada jawaban-jawaban tertentu
  • Responden sering tidak mengembalikan kuesioner
  • Sering muncul jawaban-jawaban yang tidak diinginkan dan

tidak sesuai dengan yang diinginkan

7 of 20

Persiapan Survei :

  • Perancangan kuesioner

🡺 deskripsikan maksud dari kuesioner kepada responden

🡺 buat materi/daftar pertanyaan

🡺 buat kode jawaban

🡺 buat petunjuk menjawab pertanyaan

  • Uji coba kuesioner

🡺 lakukan uji coba kuesioner dan analisis kekurangan/kelemahan kuesioner

  • Perbaikan/Penyempurnaan kuesioner

🡺 lakukan perbaikan dan penyempurnaan kuesioner dari hasil uji coba

  • Pemilihan responden

🡺 tetapkan secara jelas kriteria dan siapa responden yang akan diberi kuesioner

  • Pelaksanaan

🡺 lakukan pembagian kuesioner dan tetapkan tehnis pelaksanaannya

8 of 20

Pembuatan Kuesioner yang baik :

  • Ada petunjuk jelas mengenai maksud diberikannya kuesioner
  • Ada petunjuk jelas mengenai cara pengisian kuesioner
  • Menggunakan kalimat yang mudah dimengerti dan tidak bias arti
  • Menghindari pertanyaan yang tidak jelas, tidak perlu dan tidak relevan
  • Menghindari pertanyaan yang sugestif, bernada menekan/mengancam dll
  • Menggunakan urutan pertanyaan yang logis dan sistematis
  • Merahasiakan identitas responden agar responden obyektif dalam menjawab

9 of 20

Bentuk-bentuk kuesioner

Bentuk pertanyaan tertulis terbagi menjadi:

  1. Kuesioner tertutup. Contoh: Apakah Anda pernah menonton film Indonesia? A. pernah b. tidak pernah
  2. Kuesioner terbuka. Contoh: Menurut Anda bagaimana kualitas dari film Indonesia?
  3. Campuran. Contoh: Pertanyaan I--Apakah Anda pernah mengikuti penyuluhan tentang kesadaran berlalu lintas? A. Pernah. B. tidak pernah. Pertanyaan II– Apabila pernah materi apa yang disuluhkan oleh penyuluh?

10 of 20

Isi pertanyaan kuesioner

  1. Pertanyaan tentang fakta. Misalnya nama, umur, pendidikan, agama, status perkawinan, dsb.
  2. Pertanyaan tentang pendapat dan sikap responden terhadap sesuatu.
  3. Pertanyaan tentang informasi. Pertanyaan ini menyangkut apa yang diketahui oleh responden.
  4. Pertanyaan tentang persepsi diri. Pertanyaan ini diarahkan untuk mengetahui perilaku responden dalam hubungan dengan yang lain

11 of 20

Interview / Wawancara

Pengumpulan data melalui tatap muka dan tanya jawab langsung antara pewawan

cara (pengumupul data) dengan responden (sumber data)

Sifat :

Terdapat interaksi dan komunikasi antara pewawancara dengan responden

Sebelum Wawancara dimulai :

  • Menerangkan maksud wawancara dikaitkan dengan tujuan penelitian
  • Menjelaskan mengapa responden dipilih untuk diwawancarai
  • Menjelaskan identitas dan asal usul pewawancara
  • Menjelaskan sifat wawancara : terbuka atau tertutup (rahasia)

12 of 20

Komponen dan Faktor yang mempengaruhi dalam suatu Wawancara :

  • Pewawancara : karakteristik sosial, kemampuan, motivasi, rasa aman
  • Responden : karakteristik sosial, kemampuan, motivasi, rasa aman
  • Materi Wawancara : kepekaan pertanyaan, kesukaran pertanyaan, substansi
  • Situasi Wawancara : waktu, tempat, kehadiran orang lain, sikap masyarakat

SITUASI

MATERI

RESPONDEN

PEWAWANCARA

13 of 20

Eksperimen/Percobaan

Pengumpulan data melalui pencatatan langsung dari percobaan/pengukuran

Sifat :

Terdapat penggunaan alat ukur atau metode eksperimen tertentu

Tahapan Eksperimen/Percobaan :

  • Identifikasi semua variabel yang relevan
  • Identifikasi variabel non eksperimen yang mungkin mengganggu eksperimen
  • Tentukan alat ukur atau instrumentasi yang dipakai
  • Tentukan rancangan dan metode eksperimen yang akan dilakukan
  • Tentukan kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan untuk eksperimen
  • Lakukan eksperimen/pengukuran
  • Catat data hasil eksperimen/pengukuran

Untuk mendapatkan eksperimen yang baik, perlu dilakukan eksperimen

yang berulang-ulang

14 of 20

4.12 Pengolahan dan Analisis Data

Setelah data dikumpulkan, selanjutnya dilakukan Pengolahan dan

Analisis Data. Kegiatan analisis data dimaksudkan untuk memberi

arti dan makna pada dataserta berguna untuk memecahkan masalah

dalam penelitian yang sudah dirumuskan. Sebelum analisis data

dilakukan maka data perlu diolah terlebih dulu.

Pengolahan data meliputi :

  • Editing
  • Coding
  • Tabulating

15 of 20

Editing

Kegiatan untuk memeriksa data mentah yang telah dikumpulkan, meliputi :

  • Melengkapi data yang kurang/kosong
  • Memperbaiki kesalahan-kesalahan atau kekurangjelasan dari pencatatan data
  • Memeriksa konsistensi data sesuai dengan data yang diinginkan
  • Memeriksa keseragaman hasil pengukuran (misalnya keseragaman satuan dsb)
  • Memeriksa reliabilitas data (misalnya membuang data-data yang ekstrim dsb)

Coding

Kegiatan untuk membuat peng-kode-an terhadap data sehingga memudahkan

untuk analisis data. Biasanya dilakukan untuk data-data kualitatif. Dengan koding

ini, data kualitatif dapat dikonversi menjadi data kuantitatif (kuantifikasi).

Proses kuantifikasi mengikuti prosedur yang berlaku, misalnya

dengan menerapkan skala pengukuran nominal dan ordinal.

16 of 20

Contoh

Data Agama Responden Skala Nominal (sekedar label)

Islam 1

Kristen 2

Katolik 3

Hindu 4

Budha 5

Untuk keperluan tertentu, koding dalam jumlah yang banyak, perlu dibuatkan

buku kode sebagai petunjuk peng-kode-an yang berguna bagi bagian analisis

data. Misalnya pada pengisian data formulir pendaftaran UMPTN, dibuat buku

petunjuk pengisian tersendiri secara terpisah untuk memudahkan pengisian.

17 of 20

Tabulating

Kegiatan untuk membuat tabel data (menyajikan data dalam bentuk tabel) untuk

memudahkan analisis data maupun pelaporan. Tabel data dibuat sesederhana

mungkin sehingga informasi mudah ditangkap oleh pengguna data maupun bagi

bagian analisis data.

Analisis Data

Kegiatan analisis data merupakan bagian yang sangat penting dalam penelitian.

Pemecahan masalah penelitian dan penarikan kesimpulan dari suatu penelitian

sangat tergantung dari hasil analisis data ini. Sehingga perlu dilakukan dengan

teliti dan hati-hati sehingga tidak memberikan salah penafsiran terhadap hasil

penelitian. Seorang peneliti (bagian analisis data) harus menguasai kemampuan

keilmuan secara teknis dalam menerapkan metode analisis yang cocok

18 of 20

Metode analisis data yang dipilih harus disesuaikan dengan jenis penelitiannya.

Pertimbangan pemilihan metode analisis dapat dilihat dari :

  • Tujuan dan jenis penelitian
  • Model/jenis data
  • Tingkat/taraf kesimpulan

Contoh :

Judul : Studi tentang pengaruh pemilihan nedia promosi terhadap peningkatan

penjualan barang di PT “Graha Baru” Semarang

---> analisis statistika (deskriptif/inferensi)

Judul : Sistem Informasi Akademik di STMIK Dian Nuswantoro

---> analisis non statistika (analisis dan design sistem)

Judul : Pengaruh penggunaan pupuk “bio-xx” terhadap peningkatan

hasil panen cengkih

---> analisis statistika (eksperimen design)

IV. LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN

19 of 20

4.13 Penarikan Kesimpulan

Kegiatan untuk memberikan penafsiran terhadap hasil analisis data.

Pada penelitian yang menggunakan pengujian hipotesis penelitian,kesimpulan

dapat ditarik dari hasil pengujian hipotesis.

Kesimpulan Penelitian harus sesuai dengan :

  • Tema, topik dan judul penelitian
  • Pemecahan permasalahan penelitian
  • Hasil analisis data
  • Pengujian hipotesis (bila ada)
  • Teori/ilmu yang relevan

Kesimpulan hendaknya dibuat secara singkat, jelas dan padat.

20 of 20

4.14 Pelaporan

Tahapan akhir dalam kegiatan penelitian adalah pembuatan laporan penelitian.

Laporan ini berguna untuk kegiatan publikasi hasil penelitian maupun untuk

pertanggungjawaban secara ilmiah kegiatan penelitian yang telah dilakukan.

Dalam laporan penelitian, dituliskan secara sistematis semua tahapan yang telah

dilakukan mulai dari tahap perencanaan hingga penarikan kesimpulan penelitian

(termasuk didalamnya lampiran-lampiran yang diperlukan).

Sistematika pelaporan disesuaikan dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh

lembaga/institusi/sponsor yang akan mengelola hasil penelitian tersebut.