Konsep Krisis Ekonomi
Yudi Agus Setiawan, MM
Krisis
ekonomi
merupakan
peristiwa
dimana
seluruh
sektor
ekonomi
penurunan
dunia.
pasar
dunia
mengalami
keruntuhan
atau
dan
mempengaruhi sektor
lainnya di seluruh
Menurut para
ahli
ekonomi,
pengertian
krisis
ekonomi secara sederhana adalah suatu keadaan dimana
sebuah negara yang pemerintahnya tidak dipercaya lagi
oleh rakyatnya. Khususnya masalah Finansial.
Penyebab
Krisis
Ekonomi
Indonesia
1.
Faktor Internal
Fundamental
ekonomi
nasional yang
merupakan
penyebab krisis ekonomidi Indonesia adala fundamental makro
misalnya
pertumbuhan
ekonomi,pendapatan
nasional,tingkat
inflasi,jumlah
uang
beredar,jumlah
pengangguran,jumlah
investasi,keseimbangan
dan tingkat suku bunga
neraca pembayaran,cadangan
devisa,
2.
Faktor Eksternal
Jepang
dan
Eropa
Barat
mengalami
kelesuan
pertumbuhan ekonomi sejakawal dekade 90-an dan tingkat suku
bunga sangat
rendah. Dana sangat melimpah sehingga sebagian
besar
arus
modal
swasta mengalir
ke
negara-negara
AsiaTenggara
dan Timur, yang akhirnya membuat krisis. Daya
saing Indonesia di Asiayang lemah, sedang nilai tukar rupiah
terhadap dollar AS terlalu kuat (overvalued)
3.
Faktor faktor Non Ekonomi
Dampak
psikologis
dari krisis
di
Indonesia
adalah
merebaknya penomenakepanikan, sehingga para pemilik modal
internasional memindahkan modalmereka
tiba-tiba. Kepanikan ini kemudian diikuti
dari Indonesia secara
oleh warganegara di
Indonesia,
sehingga
sekelompok
orang
(spekulan)
berusaha
meraihkeuntungan dengan cara menukar sejumlah besar rupiah
terhadap dollar AS.(Tulus Tambunan, 1998)
4.
5.
Stok Hutang Luar Negri yang Berjangka Pendek
Sistem Perbankan Indonesia
Sifat
Krisis
Ekonomi
1.
Krisis ekonomi yang terjadi secara mendadak
Krisis ekonomi
yang
muncul
tanpa
tanda-tanda
sebelumnya,
terduga.
yang
umum
disebut
goncangan
ekonomi
tak
2.
Krisis ekonomi yang sifatnya tidak mendadak
Melewati suatu proses akumulasi yang cukup panjang,
seperti krisis ekonomi global
Jenis
Krisis
Ekonomi
1. Krisis Produksi
Bersumber dari dalam negeri
Penurunan produksi domestik secara mendadak
komositas pertanian
Berakibat langsung terhadap pendapatan riil
1.
2.
dari sebuah
3.
4.
jalur-jalur transmisi dampaknya terhadap kemiskinan adalah
perubahan-perubahan
dalam
harga
(inflasi),
jumlah
kesempatan kerja dan tingkat pendapatan
Lanjutan...
5.
Kelompok-kelompok masyrakat yang paling rentan terhadap
tipe krisis ini adalah petani dan keluarganya, buruh tani dan
keluarganya, dan pada peringkat berikutnya adalah
dan pemilik-pemilik usaha sertai keluarga-keluarga
di sektor-sektor lainnya yang terkait lewat produksi
subsektor padi
pekerja
mereka dengan
2. Krisis Perbankan
1.
Dampak
langsung
atau
fase
pertama dari efek
krisis
perbankan
adalah
kesempatan kerja
dan
pendapatan
menurun disubsektor keuangan.
Pada fase kedua krisis perbankan merembet ke perusahaan
perusahaan yang sangat tegantung pada sektor perbankan
jalur-jalur transmisi paling utama lewat mana krisis tesebut
berdampak pada tingkat kemiskinan yakni perubahan dalam
arus kredit dari perbankan ke dunia usaha atau tingkat suku
2.
3.
bunga
pinjaman,
volume produksi
(output),
jumlah
kesempatan kerja, dan tingkat pendapatan masyarakat
3. Krisis Nilai Tukar
Suatu perubahan kurs dari sebuah mata uang, misalnya
1.
rupiah terhadap dolar AS dianggap krisis apabila kurs
dari
mata uang tersebut mengalami penurunan atau depresiasi
yang
sangat
besar
yang
prosesnya
mendadak atau
berlangsung terus-menerus yang membentuk sebuah tren
yang meningkat (rupiah per satu dolar AS)
Lanjutan...
2.
Dalam tipe krisis ekonomi ini, jalur-jalur transmmisi kuncinya
adalah perubahan dalam volume ekspor-impor. Sedangkan
jalur-jalur
sekundernya
adalah
perubahan
dalam
volume
produksi, jumlah kesempatan kerja, tingkat pendapatan dan
laju inflasi.
4. Krisis Perdagangan
Dalam hal krisis-krisis ekonomi yang berasal dari sumber-
sumber eksternal ada dua jalur utama, yaitu perdagangan
dan investasi/arus modal.
Dalam kasus ini, jalur-jalur transmisi paling utama adalah
perubahan-perubahan dalam output inflasi,dan kesempatan
kerja
1.
2.
Lanjutan...
Kelompok-kelompok masyarakat yang paling rentan terhadap krisis tipe ini yaitu:
1.
perusahaan-perusahaan yang sangat
tergantung
pada
minyak sebagai sumber energi atau bahan baku utama dan
pekerja-pekerja
(termasuk
keluarga-keluarga
mereka)
di
perusahaan-perusahaan tersebut
2.
lewat
keterkaitan-keterkaitan
produksi
dan
konsumsi/pendapatan
domestik,
yaitu
perusahaan-
perusahaan
atau
sektor-sektor
yang
terkait,
termasuk
pekerja-pekerja (termasuk keluarga-keluarga mereka)
5. Krisis Modal
suatu pengurangan modal di dalam negeri dalam jumlah
besar atau penghentian bantuan serta pinjaman luar negeri
akan menjadi sebuauh krisis ekonomi
1.
2.
jalur-jalur
transmisi
memiliki
dampak
utama,
yakni
perubahan-perubahan
dalam
jumlah
investasi,
khususnya
investasi jangka panjang (volume atau unit proyek), volume
produksi, dan jumlah tenaga kerja yang bekerja
Jalur
Transmisi
dan
Indikator
Monitoring
Dampak
Krisis
Tipe Krisis Ekonomi Jalur-Jalur Transmisi Utama Indikator-Indikator Utama untuk Memonitor Dampak
Krisis Produksi
Krisis Perbankan
Krisis Nilai Tukar
Kesempatan Kerja* Output menurut sektor dan wilayah
Pendapatan* Kesempatan kerja menurut sektor dan wilayah
Inflasi* Pendapatan menurut sektor dan wilayah
Inflasi (IHK) menurut wilayah
Kemiskinan menurut wilayah
Kredit* Output menurut sektor dan wilayah
Suku bunga pinjaman* Kesempatan kerja menurut sektor dan wilayah
Output*,** Pendapatan menurut sektor dan wilayah
Kesempatan kerja**,*** Kemiskinan menurut wilayah
Pendapatan**,***
Ekspor* Ekspor menurut sektor dan wilayah
Impor* Impor menurut sektor dan wilayah
Output** Output menurut sektor dan wilayah
Kesempatan kerja*** Inflasi menurut wilayah
Pendapatan***,**** Kesempatan kerja menurut sektor dan wilayah
Inflasi*** Pendapatan menurut sektor dan wilayah
Kemiskinan menurut wilayah
Krisis Ekspor Output* Ekspor menurut sektor dan wilayah
Kesempatan kerja** Output menurut sektor dan wilayah
Pendapatan**,*** Kesempatan kerja menurut sektor dan wilayah
Pendapatan menurut sektor dan wilayah
Kemiskinan menurut wilayah
Krisis Impor
Krisis Modal
Output* Output menurut sektor dan wilayah
Kesempatan kerja** Kesempatan kerja menurut sektor dan wilayah
Pendapatan** Pendapatan menurut sektor dan wilayah
Inflasi** Kemiskinan menurut wilayah
Inflasi menurut wilayah
Output* Output menurut sektor dan wilayah
Nilai tukar* Kesempatan kerja menurut sektor dan wilayah
Kesempatan kerja** Pendapatan menurut sektor dan wilayah
Pendapatan** Kemiskinan menurut wilayah
Inflasi** Inflasi menurut wilayah
DAFTAR PUSTAKA
Faisal H. Basri, Perekonomian Indonesia, Tantangan dna Harapan bagi kebangkitan Ekonomi IndonesiaI, (Jakarta:Erlangga, 2002).
Musni Umar, Dkk. Terobosan Pemulihan Ekonomi Indonesia, (Jakarta: Forum Kampus Kuning, 2002).
Tulus T.H. Tambunan.2012. Memahami Krisis, Siasat Membangun Kebijakan Ekonomi. LP3ES. Jakarta.