1 of 43

PROFILE

Jurusan Teknik Elektro

1

2 of 43

VISI

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI SEMARANG MENJADI JURUSAN YANG MENGELOLA PENDIDIKAN TINGGI VOKASI YANG DIAKUI, MAMPU BERSAING, AKUNTABEL, BERKARAKTER DAN BERETIKA DALAM PENERAPAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI

2

3 of 43

MISI

Upaya untuk mewujudkan visi, maka misi Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Semarang adalah:

        • Melaksanakan pendidikan tinggi vokasi bidang teknologi yang unggul, berkarakter dan beretika;
        • Melaksanakan dan mengembangkan penelitian terapan dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang teknologi; .
        • Meningkatkan dan menguatkan budaya akademik, organisasi, dan kerja yang berkarakter dan beretika;
        • Meningkatkan kualitas manajemen, melalui perbaikan berkelanjutan berdasarkan prinsip tata kelola yang baik, dan
        • Mengembangkan kerjasama dengan pemangku kepentingan

3

4 of 43

Semangat mewujudkan visi dan misi memerlukan kejelasan arah tujuan pengembangan, peningkatan kapasitas dan penguatan program serta kegiatan. Tujuan ini menjadi outcome dari pelaksanaan tugas dan fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam penyelenggaraan Jurusan Teknik Elektro, dengan rumus sebagai berikut:

  • Menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian di bidang teknologi yang diakui dunia industri melalui pola pendidikan berbasis teaching industry;
  • Mengembangkan pengetahuan terapan bidang teknologi yang memajukan penerapan teknologi di industri dan masyarakat;
  • Mewujudkan budaya akademik, organisasi, kerja yang sehat dan dinamis sebagai basis kerja sama dengan pemangku kepentingan guna mengembangkan penerapan teknologi dan memajukan kemandirian masyarakat;
  • Menghasilkan sumber daya dosen dan tenaga pendidik yang kompeten dan professional.

4

5 of 43

Tujuan Strategis

  • Menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian di bidang teknologi elektro adaptif yang diakui dunia industri melalui pola pendidikan berbasis teaching industry;
  • Mengembangkan pengetahuan terapan bidang teknologi elektro adaptif yang memajukan penerapan teknologi elektro adaptif di industri dan masyarakat;
  • Mewujudkan budaya akademik, organisasi, kerja yang sehat dan dinamis sebagai basis kerja sama dengan pemangku kepentingan guna mengembangkan penerapan teknologi elektro adaptif dan memajukan kemandirian masyarakat;
  • Menghasilkan sumber daya dosen dan tenaga pendidik yang kompeten dan profesional; dan
  • Mewujudkan kepakaran bidang teknologi elektro adaptif yang bermanfaat dan diakui secara nasional dan internasional.

5

6 of 43

KEKUATAN

  • Persentase lulusan tepat waktu yang selalu diatas 95% dengan persentase lulus dengan IPK > 3.0 mendekati 100%.
  • Persentase lulusan yang langsung bekerja pada bidangnya tinggi dan waktu tunggu kerja pertam kali di bawah 6 bulan
  • Kurikulum terbaru di JTE yang mengacu KKNI dan SNPT telah diterapkan sejak tahun 2017. JTE terus berupaya membekali lulusan dengan sertifikat kompetensi yang diakui industri, dimana pada tahun 2019 lebih dari 50% lulusan memiliki serifikat kompetensi
  • Dari 6 (enam) prodi di JTE, Tiga prodi di JTE telah melaksanakan magang 1 (satu) semester secara penuh. Sedangkan 3 prodi yang lain telah melaksanakan magang 3 bulan.
  • Rata-rata pengiriman proposal PKM dalam 3 tahun terakhir selalu mencapai lebih dari 50% dari seluruh proposal dari POLINES
  • Jurusan Teknik Elektro berhasil mendirikan Program Magister Terapan Teknik Telekomunikasi
  • JTE memiliki 9 prodi, yaitu 4 prodi D3, 4 prodi Sarjana dan 1 prodi Magister

6

7 of 43

JUMLAH PRODI

Sejak Tahun 1980 sampai tahun 2021, Jurusan Teknik Elektro telah memiliki 9 Program Studi, yaitu :

  • Program Studi Teknik Listrik (D3), 06 Agustus 1982
  • Program Studi Teknik Elektronika (D3), 06 Agustus 1982
  • Program Studi Teknik Telekomunikasi (D3), 06 Juni 1991
  • Program Studi Teknik Informatika (D3), 10 Juni 2004
  • Program Studi Teknik Telekomunikasi (Sarjana Terapan), 08 September 2006
  • Program Studi Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik (Sarjana Terapan), 31 Januari 2020
  • Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer, (Sarjana Terapan), 15 Mei 2020
  • Program Studi Teknologi Rekayasa Elektronika, 01 Desember 2021
  • Program Studi Teknik Telekomunikasi (Magister Terapan), 13 September 2016

7

8 of 43

Ketua Jurusan T Elektro

  • 1. Drs. Bambang Sarjono M.M (pens) (1982 – 1991)
  • 2. Ir. Endro Wasito M.Kom (1991 – 1995)
  • 3. Ir. Muhammad Muqorrobin M.Eng (1995 – 1999)
  • 4. Drs. Agus Adiwismono M.Eng (1999 – 2003)
  • 5. Drs. Suhendro M.M (alm) (2003 – 2007)
  • 6. Ir. Akhmad Jamaah M.Eng (2007 – 2011)
  • 6. Adi Wasono B.Eng., M.Eng (2011 – 2015)
  • 7. Dr. Amin Suharjono S.T., M.T (2015 – 2019)
  • 8. Yusnan Badruzzaman S.T.,M.Eng (2019 – sekarang)

8

9 of 43

KABINET JTE

9

No

Nama

Jabatan

Yusnan Badruzzaman, S.T., M.Eng.

Ketua Jurusan Teknik Elektro

Drs. Parsumo Rahardjo, M. Kom

Sekretaris Jurusan Teknik Elektro

Adi Wasono, B.Eng., M.Eng.

Ketua Program Studi D3 Teknik Listrik

Ilham Sayekti, S.T, M.Kom.

Ketua Program Studi D3 Teknik Elektronika

Helmy, S.T., M.Eng

Ketua Program Studi D3 Teknik Telekomunikasi

Idhawati Hestiningsih S.Kom., M.Kom.

Ketua Program Studi D3 Teknik Informatika

Ari Sriyanto Nugroho, S.T., M.T.M.Sc

Ketua Program Studi Sarjan Terapan (S.Tr) Teknik Telekomunikasi

Syahid, S.T., M.Eng.

Ketua Program Studi Sarjana Terapan (S.Tr) Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik

9

SRI KUSUMASTUTI , S.T., M.Eng

Ketua Program Studi Sarjana Terapan (S.Tr) Teknologi Rekayasa Elektronika

10 

TRI RAHARJO YUDANTORO , S.Kom., M. Kom

Ketua Program Studi Sarjana Terapan (S.Tr) Teknologi Rekayasa Komputer

11 

Dr. Amin Suharjono, S.T., M.T.

Ketua Program Studi Magister Sarjana Terapan (MST) Teknik Telekomunikasi

10 of 43

LABORATORIUM DAN BENGKEL

10

No

Nama

Jabatan

Achmad Fahrul Aji SST., M.T

Kepala Lab. Instrumentasi

Bambang Supriyo, BSEE., M. Eng.Sc.Ph.D

Kepala Lab. Kendali

Vinda Setya Kartika S.T., M.T.

Kepala Lab. Elektronika Analog

Bangun Krishna, ST, M.Eng.

Kepala Lab. Digital dan Mikroprosesor

Suryono, S.T., M.Eng.

Kepala Bengkel ME/EK

Akhmad Jamaah, S.T., M.Eng.

Kepala Lab. Listrik Dasar & Pengukuran

Drs. Daeng Supriyadi P. S.T., M.Eng M.Eng.

Kepala Lab. Teknik Tenaga Listrik

Triyono, S.T., M.Eng.

Kepala Bengkel Mekanik & Instalasi

Eko Widiarto, S.T., M.Eng.

Kepala Bengkel M & R

10 

Ir. Slamet Widodo, M.Eng.

Kepala Lab. Jaringan Komunikasi Radio

11 

Budi Basuki Subagyo, S.T., M.Eng.

Kepala Lab. Jaringan Telepon

12 

Thomas Agung S. S.T., M.T

Kepala Lab. Jaringan Komunikasi Data

13 

Dadi, S.T., M.Eng.

Kepala Lab. Studio Gambar (T. Elektro)

14 

Tulus Pramuji, B.Eng.EE., M.T.

Kepala Lab. Komputer

15 

Slamet Handoko, S.Kom., M.Kom.

Kepala Lab. Jaringan Komputer

16 

Drs. Arif Nursyahid, M.T.

Kepala Lab. Broadcast

17 

Drs. Ari Santoso, S.ST., M.Eng.

Kepala Lab. PLC & SCADA

11 of 43

1. PRODI D3 TEKNIK LISTRIK

  • Lulusan Program Studi Teknik Listrik memiliki kompetensi pada bidang perancangan, pembangunan, perawatan dan perbaikan instalasi rumah tinggal, industri, gedung komersial serta mampu merancang rancang bangun sistem kendali listrik industri berbasis elektromagnetik dan atau PLC (Program Logic Control). dan SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition).
  • Bidang Pekerjaan : Instansi Pemerintah/Instansi Swasta: tenaga ahli bagian perawatan dan perbaikkan instalasi listrik dan hal-hal yang berhubungan dengan listrik, teknisi kendali listrik, teknisi utilitas gedung, serta tenaga ahli di semua bidang industri. Kontraktor Bangunan: tenaga ahli pemasangan instalasi rumah tinggal, industri dan gedung komersial. Konsultan Pengawas: pengawas pemasangan instalasi rumah tinggal, industri dan gedung komersial. Bank/Hotel: teknisi utilitas gedung. Wirausaha: produksi peralatan-peralatan listrik.

11

12 of 43

2. PRODI D3 TEKNIK ELEKTRONIKA

Lulusan program studi D3 Teknik Elektronika memiliki kompetensi dibidang pemrograman berbasis Mikrokon-troler, Programmable Logic Control (PLC) dan Internet of Things (IoT) menggunakan bahasa pemrograman IDE, Matlab dan LabView untuk rekayasa dan penyelesaian pekerjaan bidang instrumentasi dan sistem kendali elektronik utamanya dalam bidang kontrol industri atau automasi industri, perawatan dan pemeliharaan serta perbaikan sistem instrumentasi dan kendali elektronik.

12

13 of 43

PRODI D3 TEKNIK ELEKTRONIKA

Bidang Pekerjaan

  • Instansi Pemerintah/ Instansi Swasta: tenaga ahli madya pemrograman dan pembuatan sitem kendali otomatis industri, teknisi bidang sistem pengendalian elektronik dan instrumentasi.
  • Industri Manufaktur: supervisi produk elektronik, operator/teknisi peralatan elektronik, peralatan rumah tangga, teknisi perawatan & perbaikan peralatan elektronik. Industri Komunikasi : teknisi jaringan komunikasi. Wirausaha: produksi peralatan sistem kontrol atau kendali dan instrumentasi elektronik, membuat program-program sistem elektronik.

13

14 of 43

3. PRODI D3 TEKNIK TELEKOMUNIKASI

Lulusan program ini memiliki kompetensi dalam bidang : Instalasi dan perawatan infrastruktur dalam bidang jaringan komunikasi data (internet working), bidang mobile communication (hand-phone, dll), jaringan access telephone broad band (pengembangan telepon kabel menjadi telepon multi media).

14

15 of 43

PRODI D3 TEKNIK TELEKOMUNIKASI

Bidang Pekerjaan

  • Instansi Pemerintah/Instansi Swasta: tenaga ahli bagian perawatan dan perbaikkan jaringan telepon dan hal-hal yang berhubungan dengan telekomunikasi, teknisi bidang telekomunikasi, teknisi seluler, serta tenaga ahli di semua bidang industri komunikasi.
  • Operator Telekomunikasi (Fixed & Selular) : teknisi jaringan radio, teknisi jaringan kabel/fiber optic, teknisi sentral. Bank/Pemerintah/Swasta : instalator peralatan dan jaringan telekomunikasi. Stasiun : teknisi studio dan pemancar tv. Wirausaha : industri kecil rancang bangun aplikasi elektronika telekomunikasi telemetring, telecontrolling, dll. Wirausaha: produksi peralatan sistem telekomunikasi, perbaikkan peralatan komunikasi.

15

16 of 43

4. PRODI D3 TEKNIK INFORMATIKA

Lulusan program studi ini memiliki kemampuan :

  • Mampu mengoperasikan, menginstalasi, troubleshooting, memperbaiki, menguji dan mengadaptasi sistem keinformatikaan sesuai dengan rancangan atau standar yang berlaku.
  • Mendesain tampilan antarmuka sesuai kebutuhan industri.
  • Merancang bangun perangkat lunak sesuai dengan kebutuhan industri.
  • Mampu memilih metode/alat dari berbagai pilihan yang ada dengan melakukan mengolah data untuk membantu menyelesaikan pekerjaannya.
  • Menunjukkan hasil kerja dengan mutu dan kuantitas sesuai dengan target yang ditetapkan baik secara mandiri maupun dalam kelompok kerja

16

17 of 43

4. PRODI D3 TEKNIK INFORMATIKA

Bidang Pekerjaan

      • Software Engineer : mampu menyelesaikan pekerjaan sebagai pembuat, penguji dan pemelihara perangkat lunak baik pada platform desktop, web, maupun mobile dan multimedia
      • Network Engineer : mampu bertanggung jawab atas implementasi, pemeliharaan, dan mengembangkan jaringan komputer dalam suatu organisasi
      • Embedded System Engineer : memiliki kemampuan dalam desain, membangun, implementasi, dan merawat sistem terbenam dengan menggunakan tools yang tepat
      • Data Engineer : memiliki kemampuan untuk membangun infrastruktur data yang masih belum terstruktur
      • Digitalpreneur : mampu menciptakan, mengelola dan memasarkan produk berbasis teknologi informasi

17

18 of 43

5. PRODI Str TEKNIK TELEKOMUNIKASI

  • Lulusan program ini memiliki kompetensi dalam bidang perencanaan dan perancangan, instalasi, perawatan, serta pemeriksaan gangguan (trouble shooting) pada sistem telekomunikasi, perangkat keras, dan perangkat lunak dari yang sederhana sampai yang kompleks, mam[u mengembakan aplikasi teknologi telekomunikasi dan informasi, serta mampu menguasai teknologi informasi terkini. Fokus kompetensi ditekankan pada teknologi jaringan fiber optik, celluler , jaringan data dan multimedia, serta sistem broadcast televisi digital.

18

19 of 43

PRODI Str TEKNIK TELEKOMUNIKASI

Bidang Pekerjaan

  • Instansi Pemerintah/Swasta/Industri: bagian teknik pemancar radio pemerintah / daerah / swasta, bagian teknik stasiun televisi pemerintah / daerah / swasta, bagian data dan informasi pemerintah / swasta / industri. Industri Manufaktur: supervisi industri produk peralatan telekomunikasi, perancangan peralatan telekomunikasi. Jasa: pembuatan aplikasi mobile, pembuatan aplikasi multimedia, penyedia jasa streaming multimedia , perawatan perbaikan, peralatan telekomunikasi dan jaringan komputer, pembuatan jaringan komputer, konsultan telekomunikasi. Industri Telekomunikasi: instalasi peralatan telekomunikasi, instalasi perangkat keras dan lunak komputer. Wirausaha: perbaikan perakitan telekomunikasi, perbaikan peralatan komputer, konsultan jaringan telekomunikasi, konsultan jaringan komputer

19

20 of 43

6. PRODI Str TEKNOLOGI REKAYASA INSTALASI LISTRIK

Lulusan program studi ini memiliki kompetensi dalam bidang : perancangan, pelaksanaan, pengawasan, analisa dan melakukan evaluasi pada bidang pembangkitan, penyaluran, pemakaian, instalasi, proteksi dan pengendalian tenaga listrik pada dunia usaha dan industri skala kecil,

�Bidang Pekerjaan

  • Teknisi Utama/Engineer pada pekerjaan bidang instalasi listrik
  • Penyelia Utama pada pekerjaan bidang instalasi listrik
  • Engineer pada bidang instalasi listrik
  • Instruktur Madya pada pelatihan bidang instalasi listrik
  • Enterpreneur bidang teknik instalasi listrik

20

21 of 43

7. PRODI Str TEKNOLOGI REKAYASA KOMPUTER

  • Lulusan program studi ini memiliki kompetensi dalam bidang :
    • Pengembangan dan evaluasi perangkat lunak.
    • Installasi dan perawatan jaringan dan infrastruktur cloud.
    • Perencanaan, evaluasi, dan manajemen resiko dalam pengimplementasian teknologi pada perusahaan/organisasi.
    • Pengolahan dan analisa data baik dengan skala kecil maupun besar (big data) berbasiskan kecerdasan buatan dan machine learning.
    • Melakukan analisa pasar dan membangun bisnis (startup) pada bidang informatika dan komputer.

21

22 of 43

PRODI Str TEKNOLOGI REKAYASA KOMPUTER

  • Bidang Pekerjaan
    • Software Engineer : lulusan yang memiliki kemampuan membangun dan mengevaluasi perangkat lunak dalam berbagai area, termasuk yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan komputer, serta multimedia khususnya pada bidang Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), Animasi, dan Game.
    • Network & Cloud Engineer : lulusan mampu menghubungkan antara perangkat lunak dan perangkat keras, serta komunikasi antar perangkat (IoT) dilengkapi konektivitas jaringan secara cepat, handal dan aman (secure).
    • IT Analyst : lulusan yang bertanggung jawab atas perencanaan perangkat lunak dan sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi bisnis atau perusahaan.
    • Data Analyst & Scientists : lulusan paham secara teori dan mampu secara praktik dalam pengelolaan dan analisa data, termasuk big data, menggunakan teknik kecerdasan buatan dan machine learning.
    • IT Preneur : lulusan yang memiliki kemampuan dalam menganalisis dan merancang rencana bisnis dan mewujudkannya dalam perusahaan skala kecil (Startup Company) sebagai wirausahawan yang menerapkan keilmuan di bidang informatika dan komputer.

22

23 of 43

8. PRODI Str TEKNOLOGI REKAYASA ELEKTRONIKA

  • Lulusan program studi ini memiliki
  • Lulusan program studi STr. Teknologi Rekayasa Elektronika memiliki kompetensi dibidang pemrograman berbasis Mikrokontroler, Programmable Logic Control (PLC) dan Internet of Things (IoT) menggunakan bahasa pemrograman IDE, Matlab dan LabView untuk rekayasa dan penyelesaian pekerjaan bidang instrumentasi dan sistem kendali elektronik utamanya dalam bidang kontrol industri atau automasi industri, perawatan dan pemeliharaan serta perbaikan sistem instrumentasi dan kendali elektronik.
    • .

23

24 of 43

9. PRODI MAGISTER TEKNIK TELEKOMUNIKASI

Lulusan Program Magister Terapan Teknik Teleko-munikasi Politeknik Negeri Semarang adalah lulusan yang mempunyai kemampuan dan ketrampilan manajerial dan rekayasa bidang teknologi telekomuikasi dan informasi terkini seperti teknologi 5G, teknologi jaringan pita lebar, nirkabel dan bergerak serta teknologi otomasi. Dapat bersaing di tingkat lokal, nasional maupun internasional di berbagai bidang pekerjaan.

24

25 of 43

PRODI MAGISTER TEKNIK TELEKOMUNIKASI

Bidang Pekerjaan

  • bidang pekerjaan seperti :
  • Perekayasa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
  • Manajer Proyek TIK
  • Desainer sistem TIK
  • Manajer Penelitian dan Pengembangan TIK
  • Konsultan Ahli TIK
  • Peneliti dan akademisi

25

26 of 43

KELEMAHAN

  • Prodi-prodi di JTE BELUM mendapatkan predikat akreditasi A.
  • Baik dosen maupun Tenaga Kependidikan (Staf laboratorium). Per tahun 2022, 55 dosen (59%) berusia diatas 50 tahun. Pada kurun 5 s.d 15 tahun yang akan datang terjadi penurunan jumlah dosen akibat pensiun. Hal yang sama juga terjadi pada tenaga Staf Laboratorium.
  • Dalam bidang keuangan, dana yang tersedia hanya mencukupi untuk aktifitas rutin. Aktifitas pengembangan dan peremajaan sarana Laboratorium sangat sulit dilakukan akibat kurangnya dana.

26

27 of 43

Arah Kebijakan dan Elektro

      • Bidang Akademik

Pola pembelajaran yang dikembangkan di JTE adalah pola pembelajaran yang mengintegrasikan antara Pengetahuan, Skill, dan Attitude, yang berbasis pada problem based learning. Penguatan Pengetahuan (teori) berbasis pada keseimbangan dan sinergi antara teori (keilmuan) dan pengetahuan praktis (teknologi), yang diselaraskan dengan jenjang program. Kompetensi teknis (skill) didekati dengan:

  1. Model simulasi di laboratorium dan bengkel, dan
  2. Pengalaman kerja dengan magang terstruktur di industri, pelaku usaha dan pelaku bisnis yang disinergikan dengan teaching industry.

27

28 of 43

Arah Kebijakan dan Elektro

      • Bidang Akademik

Teaching industry dimaknai sebagai kolaborasi yang sinergi antara riset, pengembangan, dan inovasi perguruan tinggi dan industri yang melembaga. Teaching industry dikelola dengan pendekatan model bisnis, kolaborasi yang sinergi untuk menguatkan capaian pembelajaran dan penelitian, serta menghasilkan karya inovasi dan invensi yang bermanfaat di industri.

Sedangkan attitude diarahkan untuk membangun jati diri, sikap, perilaku dan budaya kerja di pemangku kepentingan. Pembinaan attitude dilakukan dengan budaya tertib (waktu, aturan dan ukuran) serta keteladanan, bertujuan untuk membangun pola pikir (mindset) dan mental (akhlak) yang memiliki komitmen, dedikasi, dan integritas.

28

29 of 43

PROSES PBM

Implementasi proses belajar mengajar (PBM) teori dilakukan dengan blended learning yaitu proses belajar mengajar yang menggabungkan, mengkombinasikan dan memadukan sistem pendidikan konvensional dengan sistem on-line (daring). Sedangkan pembelajaran praktik dilakukan dengan pendekatan praktik di laboratorium/bengkel, pelatihan bersertifikat kompetensi, serta magang terstruktur (terprogram), yang disinergikan dengan dunia industri/usaha/bisnis dan melibatkan pengajar industri

29

30 of 43

PROSES TUGAS AKHIR

Implementasi tugas akhir mahasiswa berbasis project-based, problem-solving dan atau tematik. Tugas akhir mahasiswa diorientasikan pada tema/topik yang memadukan/mengaitkan pokok bahasan pada problem terapan di pemangku kepentingan (masyarakat, industri/bisnis, dan global). Tugas akhir bertujuan untuk memberikan pengalaman dan manfaat terapan, yang sesuai dengan bidang Program Studinya sehingga memungkinkan mahasiswa dan dosen aktif mencari, menggali, dan menemukan konsep alternatif solusi berbasis prinsip iptek terapan secara holistik, bermanfaat, dan otentik di pemangku kepentingan.

30

31 of 43

Penguatan Daya Saing Lulusan

a. Meningkatkan kemampuan bahasa asing sebagai media untuk komunikasi, kolaborasi, akses informasi, sinergi, transaksi, dan negosiasi. Aktivitas konkret yang dilakukan adalah:

    • Pengukuran score TOEFL/ TOEIC di awal kuliah dan akhir kuliah, serta score kemampuan bahasa menjadi persyaratan kelulusan;
    • Treatment score kemampuan bahasa diantara awal dan akhir kelulusan;
    • Keterlibatan mahasiswa dalam program summer camp, summer school, transfer credit, internship, international contest, dan lain-lain.

b. Penguatan kompetensi profesi sesuai Program Studinya. Aktivitas konkret yang dilakukan adalah:

    • Menguatkan penguasaan TIK; dengan melakukan, (a). Pendekatan PBM: e-learning, blended learning, dan konvensional; (b). Kemampuan mengakses sumber informasi;
    • Pembekalan sertifikasi kompetensi; dengan adanya LSP, TUK, kerjasama asosiasi profesi, dan lembaga sertifikasi lain yang diakui, sebagai persyaratan kelulusan;

31

32 of 43

Penguatan Daya Saing Lulusan

    • Implementasi kurikulum basis KKNI (melibatkan pemangku kepentingan) dan SN PT, dengan melakukan evaluasi terhadap profil lulusan, CP, matriks bahan kajian, matriks MK, struktur kurikulum, RPS MK, substansi praktikum/ praktik/ PKL;
    • Implementasi Teaching Industry dan magang terstruktur (terprogram) untuk penguatan relevansi capaian pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan dunia industri/usaha dalam merespon, beradaptasi, dan antisipasi dinamika perubahan teknologi di industri. Sehingga berdampak pada penyerapan lulusan, beasiswa, bantuan alat laboratorium, bridging program, magang industri dosen, joint research terapan, penyusunan kurikulum, pembimbing penguji, pengajar, dan lain-lain yang relevan;
    • Penguatan kemampuan kreasi, inovasi, dan invensi melalui peningkatan kemampuan membaca, mengolah, dan memanfaatkan data (literasi baru) yang dikaitkan dan disinergikan dengan aktivitas Teaching Industry, magang terstruktur, kewirausahaan, tugas akhir, dan atau tugas akademik maupun non-akademik lainnya, dengan pendekatan project based learning, problem solving, atau tematik;
    • Mendorong mahasiswa untuk mengikuti program transfer kredit, internship, joint/double degree kerjasama perguruan tinggi luar negeri; dan
    • Menerbikan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) pada lulusan.

32

33 of 43

Arah Kebijakan dan Elektro

      • Bidang Akademik

Pola pembelajaran yang dikembangkan di JTE adalah pola pembelajaran yang mengintegrasikan antara Pengetahuan, Skill, dan Attitude, yang berbasis pada problem based learning. Penguatan Pengetahuan (teori) berbasis pada keseimbangan dan sinergi antara teori (keilmuan) dan pengetahuan praktis (teknologi), yang diselaraskan dengan jenjang program. Kompetensi teknis (skill) didekati dengan:

  1. Model simulasi di laboratorium dan bengkel, dan
  2. Pengalaman kerja dengan magang terstruktur di industri, pelaku usaha dan pelaku bisnis yang disinergikan dengan teaching industry.

33

34 of 43

Bidang Kemahasiswaan dan Alumni

  • Kegiatan kemahasiswaan ditampung dalam organisasi kemahasiswaan yaitu BPM, BEM, HMJ, dan UKM. Peningkatan kualitas pendidikan dan prestasi mahasiswa di Jurusan Teknik Elektro tidak cukup dibekali kemampuan teknis akademik saja tetapi juga pendidikan karakter mahasiswa (soft skill) melalui berbagai kegiatan penalaran, minat bakat, kesejahteraan dan spiritual, serta pendidikan karakter dimulai sejak kegiatan awal mahasiswa baru, guna melatih kedisiplinan, ketekunan, orientasi akademik, dan spiritual keagamaan.
  • Untuk membentuk kedisiplinan mahasiswa dilaksanakan Latihan Dasar Kedisiplinan (LDK) di Resimen Induk Kodam (Rindam) IV Diponegoro Magelang. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membangun mental kedisiplinan, membentuk sikap peduli serta kesadaran Bela Negara, cinta tanah air, dan memiliki wawasan kebangsaan.

34

35 of 43

Bidang Kemahasiswaan dan Alumni

  • Layanan Mahasiswa. Ketersediaan dan mutu layanan kemahasiswaan yang mencakup bimbingan dan konseling, pengembangan nalar, minat dan bakat, pengembangan soft skills, layanan beasiswa, bimbingan karir dan kewirausahaan, dan layanan kesehatan;
  • Suasana Akademik. Keterlaksanaan dan keberkalaan program dan kegiatan diluar kegiatan pembelajaran terstruktur untuk meningkatkan suasana akademik, seperti: penguatan kualitas kegiatan himpunan mahasiswa, kuliah umum/studium generale, seminar ilmiah, bedah buku;
  • Pelaksanaan tracer study
  • Penguatan peran dan kontribusi alumni dalam monitoring dan evaluasi kualitas lulusan terhadap hasil pembelajaran, karya kreatif–inovatif serta pengembangan nalar, minat dan bakat;
  • Menumbuhkan jiwa kewirausahaan.

35

36 of 43

penguatan pembentukan karakter dan etika mahasiswa

    • Pembekalan Latihan Dasar Kedisiplinan (LDK) di Resimen Induk Kodam (Rindam) IV Diponegoro Magelang;
    • Mendorong mahasiswa aktif dalam kegiatan kemahasiswaan ekstra kurikuler (terdapat 22 ormawa), aktif mengikuti berbagai lomba di dalam maupun luar negeri. Secara tidak langsung mahasiswa belajar terhadap nilai, budaya, adat istiadat, keberagaman, manajemen, dan kepemimpinan;
    • Sosialisasi dan implementasi budaya tertib (waktu, aturan, ukuran) dalam setiap aktivitas. Prinsip utama, pemimpin tidak hanya memberi, tetapi menjadi contoh baik (teladan); dan
    • Kedisiplinan menjadi indikator utama membentuk jatidiri dan karakter, sehingga kedisiplinan menjadi persyaratan kelulusan, yang dievaluasi tiap semester. Memperkuat budaya dengan mindset (pola pikir), attitude (sikap), dan behavior (perilaku). Menanamkan budaya keteladanan yang diekspresikan (wujudkan) dalam bentuk komitmen, dedikasi, dan integritas.

36

37 of 43

MBKM DI JTE

37

38 of 43

MBKM DI JTE

38

39 of 43

MBKM DI JTE

39

40 of 43

40

41 of 43

41

42 of 43

42

TERIMA KASIH

43 of 43

LABORATORIUM DAN BENGKEL JTE

  1. Lab. Instrumentasi
  2. Lab. Kendali
  3. Lab. Elektronika Analog
  4. Lab. Digital dan Mikroprosesor
  5. Lab. Digital dan Mikroprosesor
  6. Lab. Listrik Dasar & Pengukuran
  7. Lab. Teknik Tenaga Listrik
  8. Bengkel Mekanik & Instalasi
  9. Bengkel M & R
  10. Lab. Jaringan Komunikasi Radio
  11. Lab. Jaringan Telepon
  12. Lab. Jaringan Komunikasi Data
  13. Lab. Studio Gambar (T. Elektro)
  14. Lab. Komputer
  15. Lab. Jaringan Komputer
  16. Lab. Broadcast
  17. Lab. PLC & SCADA

43