1 of 27

Media Pembelajaran

Geografi

Kelompok Peminatan

Untuk SMA/MA Kelas X

2 of 27

BAB 5

DINAMIKA LITOSFER DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN

3 of 27

LITOSFER

Litosfer adalah lapisan terluar bumi mencakup kerak bumi hingga mantel bagian atas.

4 of 27

STRUKTUR DAN JENIS BATUAN

Batuan Beku

Batuan keras yang terbentuk dari pembekuan magma

Batuan Sedimen

Batuan yang terbentuk dari akumulasi material hasil perombakan batuan yang sudah ada sebelumnya.

Batuan Metamorf

Batuan yang mengalami perubahan bentuk dari kelompok mineral dan tekstur batuan.

5 of 27

BATUAN BEKU

Manfaat batuan beku, antara lain sebagai berikut.

  1. Obsidian, bahan pembuatan pisau, mata panah, dan perhiasan.
  2. Basalt, bahan dasar jalanan dan campuran beton.
  3. Andesit, sebagai pondasi bangunan.

Batuan beku dalam

Batuan beku gang/korok

Batuan beku luar

6 of 27

BATUAN SEDIMEN

Jenis –jenis batuan sedimen

  1. Sedimen klastik
  2. Sedimen kimiawi
  3. Sedimen organik
  4. Sedimen akuatik
  5. Sedimen glasial
  6. Sedimen aeolis
  7. Sedimen marin
  8. Sedimen teristris
  9. Sedimen limnis
  10. Sedimen fluvial

Manfaat batuan sedimen.

  1. Konlomerat, sebagai bahan pasir.
  2. Kapur, sebagai bahan campuran bangunan
  3. Serpih, sebagai perabot rumah tangga.
  4. Batu bara, sebagai sumber energi dan bahan bakar.

7 of 27

BATUAN METAMORF

Jenis-Jenis batuan metamorf:

  1. Batuan metamorf kontak
  2. Batuan metamorf dinamo
  3. Batuan metamorf kontak pneumatalitis.

Manfaat batuan metamorf, antara lain sebagai berikut.

  1. Pualam, sebagai bahan dasar meja dan hiasan.
  2. Kuarsa, sebagai bahan pembuat kaca.
  3. Sabak, sebagai bahan campuran semen.
  4. Marmer, sebagai lantai atau dinding

8 of 27

SIKLUS BATUAN

9 of 27

TEKTONISME

Patahan

Patahan adalah proses tektonisme yang terjadi akibat pengaruh tenaga dari arah horizontal maupun vertikal.

Lipatan

Lipatan adalah bentuk muka bumi yang terjadi akibat pergerakan lempeng yang berlawanan dari dua arah.

10 of 27

VULKANISME

11 of 27

TIPE-TIPE GUNUNG API

12 of 27

SEISME

13 of 27

TSUNAMI

14 of 27

PELAPUKAN

15 of 27

EROSI

16 of 27

SEDIMENTASI

17 of 27

TANAH

Tanah adalah lapisan terluar bumi tempat hidup manusia dan mahkluk hidup lainnya.

18 of 27

KOMPOSISI TANAH

20 %–30 % air

20 %–30 % udara

5 % organik

45 % mineral

19 of 27

PROSES PEMBENTUKAN TANAH

Batuan Induk

Pelapukan

Pemindahan Bahan Organik dan Mineral

Pembentukan struktur

Pembentukan Horison Tanah

Material utama tanah.

Proses perubahan batuan dan material tanah yang dekat dengan permukaan bumi baik itu perubahan secara kimia, fisika, dan biologi.

Pemindahan bahan-bahan tanah dari atas ke bawah.

Penyusunan partikel-partikelprimer menjadi bahan-bahan mineral yang disebut agregat.

20 of 27

KARAKTERISTIK TANAH

Keasaman Tanah

Warna Tanah

Struktur Tanah

Konsistensi

Tekstur Tanah

Permeabilitias Tanah

21 of 27

STRUKTUR LAPISAN TANAH

Horizon O

Tanah Organik

Horizon A

Tanah Humu

Horizon E

Pencucian

Horizon B

Penumpukan

Horizon C

Bahan Induk

Batuan Induk

22 of 27

PERSEBRAN JENIS TANAH DI INDONESIA

Tanah Vulkanis

Berasosiasi dengan gunung api di Jawa , Sumatera, dan Bali

Tanah Laterit

Kalimantan, Lampung, Jawa Barat, dan Jawa Timur

Tanah Aluvial

Sumatera bagian timur, Jawa bagian utara, Kalimantan bagian selatan, dan Papua

Tanah Gambut

Pesisir Sumatera, Kalimantan, dan Papua

Tanah Kapur

Jawa Tengah dan Yogyakarta,

23 of 27

PERSEBARAN JENIS TANAH DI DUNIA

24 of 27

LAHAN POTENSIAL

Lahan sebagai media untuk menyerap dan memantulkan sinar matahari.

Lahan sebagai daratan yang menyediakan habitanbiologi, tumbuhan dan hewan.

Lahan sebagai penyedia sarana fisik untuk tempat tinggal manusia dan aktivitas manusia.

25 of 27

LAHAN KRITIS

Lahan yang telah mengalami penurunan kesuburan baik secara fisik, kimia, dan biologi.

26 of 27

DEGRADASI LAHAN

Penggunaan pupuk kimia dan pestisida secra berlebihan

Penebangan kayu secara berlebihan

Perubahan lahan akibat penambangan yang tidak bertanggung jawab

27 of 27

PENANGGULANGAN LAHAN KRITIS

1. Optimalisasi pemanfaatan lahan untuk usaha-usaha produktif.

2. Rehabilitasi mangrove, rawa, dan gambut.

3. Penghijauan, reboisasi, dan reklamasi.

4. Pembangunan bangunan konservasi tanah