MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA 2
Oleh: Dina Prasetyaningrum, M.M.
FAKULTAS EKONOMI/PROGRAM STUDI MANAJEMEN
UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA AL GHAZALI CILACAP
Definisi Manajemen
Definisi Manajemen Menurut Para Ahli
Massie dan Douglas
“Manajemen adalah suatu proses saat suatu kelompok orang bekerja sama mengarahkan orang lain untuk bekerja mencapai tujuan yang sama”
Kreitner
“Manajemen adalah suatu proses bekerja sama dengan lainnya untuk mencapai tujuan organisasi dengan efektif dan secara efisien menggunakan sumber daya yang terbatas di lingkungan yang berubah-ubah”
Donnely, Gibson, dan Ivancevich
“Manajemen mencakup kegiatan yang dilakukan oleh satu atau lebih orang untuk mengoordinasikan kegiatan yang dilakukan oleh orang lainnya dan untuk mencapai tujuan yang tidak bisa dicapai oleh satu orang saja”
Kesimpulan
Manajemen adalah proses merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, dan mengendalikan kegiatan untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien dengan menggunakan sumber daya organisasi.
Proses Manajemen
PENGARAHAN ATAU PEMBINAAN SDM
Pengarahan atau pembinaan meliputi kegiatan memberi pengarahan (directing), memengaruhi orang lain (influencing), dan memotivasi orang tersebut untuk bekerja (motivating).
DISIPLIN KERJA
Disiplin merupakan sikap, tingkah laku dan perbuatan yang sesuai dengan peraturan perusahaan baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis.
DISIPLIN KERJA MENURUT PARA AHLI
Hasibuan
“Tingkah laku yang tertulis maupun yang tidak tertuli”
Sutrisno
“Perilaku seseorang yang sesuai dengan peraturan, prosedur kerja yang ada atau disiplin adalah sikap, tingkah laku dan perbuatan yang sesuai dengan peraturan dari organisasi baik tertulis maupun yang tidak tertulis”
Veithzal
”Suatu alat yang digunakan para manajer untuk berkomunikasi dengan karyawan agar mereka bersedia untuk mengubah suatu perilaku serta sebagai suatu upaya untuk meningkatkan kesadaran dan kesediaan seseorang untuk mentaati semua peraturan perusahaan dan norma-norma sosial yang berlaku”
Simamora
“Prosedur yang mengkoreksi atau menghukum karena melanggar peraturan atau prosedur”
Pembagian disiplin ada 2 jenis (Moekizat)
1. Self imposed discipline
2. Command discipline
Arti Penting Disiplin Kerja
Meningkatkan hasil semaksimal mungkin dengan cara mencegah pemborosan waktu dan energy.
Mencegah kerusakan atau kehilangan harta benda, mesin, peralatan, dan perlengkapan kerja yang disebabkan oleh ketidak hati-hatian, senda gurau atau pencurian.
Mengatasi kesalahan dan keteledoran yang disebabkan karena kurang perhatian, ketidak mampuan dan keterlambatan.
Mengatasi perbedaan pendapat antara karyawan dan mencegah ketidak taatan yang disebabkan salah pengertian dan salah penafsiran.
Untuk tujuan organisasi yang lebih jauh,juga guna menjaga efisiensi dengan mencegah dan mengoreksi tindakantindakan individu dalam iktikad tidak baiknya terhadap kelompok, disiplin berusaha untuk melindungi prilaku baik dengan menetapkan respon yang dikehendaki. (Sutrisno)
Tujuan Utama Disiplin
Mendorong karyawan berprilaku sepantasnya ditempat kerja, dimana prilaku yang sepantasnya ditetapkan sebagai kepatuhan terhadap peraturan dan prosedur berfungsi sama dengan peraturan undang – undang masyarakat. (Moekijat)
Indikator Rendahnya Disipilin Kerja Karyawan
Turunnya produktivitas Kerja
Tingkat absensi yang tinggi
Adanya kelalaian dalam penyelesaian pekerjaan
Tingkat kecerobohan atau kecelakaan yg tinggi
Seringnya pencurian bahan-bahan pekerjaan
Sering konflik antar karyawan
Bentuk Disiplin Kerja (Rivai)
Disiplin Retributif (Retributif Disclipine)
Disiplin Korektif (Corektive Disclipine)
Pembinaan Disipilin Kerja
Faktor yg mempengaruhi tingkat kedisiplinan (Hasibuan):
Tujuan dan Kemampuan
Teladan Pemimpin
Balas Jasa atau Kompensasi
Keadilan
Ketegasan
Sanksi Hukum/Punishment
Pengawasan