Manajemen Strategik
Oleh: Umi Arifah, S.Pd.I., M.M.
www.umiarifah.blogspot.com
08170140887
umiarifah.iainukebumen@gmail.com
Alternatif dan Pemilihan Strategi
www.umiarifah.blogspot.com
08170140887
umiarifah.iainukebumen@gmail.com
ALTERNATIF STRATEGI
Setelah dilakukan analisis terhadap peluang dan ancaman lingkungan serta kekuatan dan kelemahan internal perusahaan, maka langkah selanjutnya sebagai berikut:
MEMPERTIMBANGKAN ALTERNATIF STRATEGI
Terdapat empat strategi utama yang dapat dilakukan, sebagai berikut:
1. Strategi Stabilitas
Strategi stabilitas adalah suatu alternatif strategi dimana perusahaan berjalan baik, lingkungan yang tidak terlalu rawan dan produk atau jasa telah mencapai tahapan pemantapan.
Strategi stabilitas dilakukan perusahaan apabila:
2. Strategi Pertumbuhan atau Perluasan Usaha
Strategi perluasan usaha adalah strategi yang dilakukan dalam keadaan tingkat persaingan yang sangat ketat dan juga rawan atau posisi produk/ jasa dipasar relatif labil.
Strategi ini dilakukan apabila:
3. Strategi Penciutan atau Pengurangan
Strategi penciutan adalah strategi yang dilakukan pada kondisi perusahaan berjalan kurang lancar, keuntungan yang lebih besar mempunyai peluang pada segmen atau usaha lain, atau produk berada dalam kejenuhan ditinjau dari daur hidup produk.
Strategi ini dilakukan apabila:
4. Strategi Kombinasi
Strategi kombinasi adalah strategi yang dilakukan perusahaan dengan SBU majemuk pada berbagai kondisi oleh masing-masing unit usaha yang ada.
Strategi ini dilakukan apabila:
VARIASI STRATEGI
Variasi strategi terbagi menjadi beberapa alternatif sebagai berikut:
1. Dimensi Internal
Dimensi Internal adalah suatu tindakan perusahaan melaksanakan strateginya secara independen melalui :
2. Dimensi Eksternal
Dimensi Eksternal adalah tindakan yang menghendaki keterlibatan yang diluar perusahaan.
Dimensi Ekternal meliputi ekspansi eksternal : yaitu merger dengan perusahaan lain.
3. Penciutan Eksternal
Penciutan Eksternal adalah kebalikan dari merger (penggabungan).
Penciutan Ekternal terdiri dari:
4. Kombinasi Internal dan Eksternal
Kombinasi ini terjadi dalam bentuk usaha bersama (patungan) joint venture.
Strategi Joint Venture:
5. Dimensi Horizontal dan Vertikal
Perubahan Horizontal adalah suatu tindakan yang menimbulkan penambahan produk atau pasar dengan tujuan untuk menambah atau melengkapi definisi bisnis yang ada.
Perubahan Vertikal adalah suatu tindakan memperluas atau mengurangi bisnis yang ada, terutama dalam pengertian fungsi yang dilakukan.
6. Dimensi Pasif dan Aktif
7. Dimensi Berkaitan dan Tidak Berkaitan
STRATEGI AKUISISI DAN RESTRUKTURISASI
Akuisisi adalah transaksi dimana sebuah perusahaan membeli pengendalian atau 100% kepemilikan perusahaan lain agar bisa lebih efektif menggunakan kompetisi intinya dengan menjadikan perusahaan yang diakuisisi sebagai perusahaan yang mendukung portofolio bisnisnya.
Alasan akuisisi:
STRATEGI AKUISISI DAN RESTRUKTURISASI
Restrukturisasi adalah perubahan komposisi bisnis perusahaan atau struktur keuangan.
Alasan Restrukturisasi:
STRATEGI GLOBAL
Menurut Porter, empat sebab menguntungkan bagi perusahaan memasuki pasar internasional:
Apabila suatu negara memiliki keunggulan yang berarti dalam biaya atau mutu faktor yang digunakan untuk menghasilkan sebuah produk, maka negara tersebut akan menjadi tempat produksi dan ekspor dari negara itu akan mengalir ke seluruh pelosok dunia.
Pengalaman dan kemampuan untuk menjual ragam produk secara besar-besaran di pasar nasional serta sistem logistik internasional secara alamiah yang melibatkan biaya-biaya tetap dengan memasok biaya pasar nasional, akan memberikan keunggulan yang potensial dalam persaingan internasional.
Apabila perusahaan mempunyai kemampuan berbagai macam diferensiasi produk di banyak pasar internasional, akan dapat memberikan keunggulan dalam memasuki pasar internasional.
apabila perusahaan telah mampu memiliki teknologi sendiri untuk menghasilkan produknya, akan mempunyai keunggulan dalam persaingan dunia.
STRATEGI MEMASUKI PASAR INTERNASIONAL
EXPORTING
LISENSI
Dalam perjanjian lisensi, penjual lisensi menyerahkan sesuatu yang bernilai seperti hak paten, merek dagang, hak cipta, pengetahuan tentang produk atau proses kepada pembeli lisensi.
USAHA PATUNGAN (JOINT VENTURE)
Usaha patungan dengan perusahaan luar negeri, hampir mirip dengan lisensi. Hanya saja dalam usaha patungan perusahaan internasional memilih saham dan surat manajemen dalam perusahaan luar negeri itu yang sahamnya antara 25% sampai 75%.
KONTRAK PRODUKSI (FRANCHISING)
Dalam kontrak produksi, produk perusahaan diproduksi di pasar luar negeri oleh produsen lain menandatangani kontrak dengan perusahaan tadi.
STRATEGI MEMASUKI PASAR INTERNASIONAL
FASILITAS PRODUKSI LUAR NEGERI MILIK SENDIRI
Hal ini merupakan komitmen terbesar kepada pasar luar negeri, yang mana fasilitas luar negeri milik sendiri itu dapat diperoleh dengan cara: 1) Jalan perolehan yaitu membeli produsen luar negeri yang sudah ada atau membeli saham mitra usaha dalam usaha patungan;
2) mendirikan fasilitas baru dari awal.
AKUISISI dapat menyediakan produk cepat ke pasar yang baru
ALIANSE STRATEGI
Bentuk kerjasama intra-perusahaan (beberapa unit bisnis yang berada dalam satu atap), antar-perusahaan (baik sektor sejenis atau berbeda) atau kombinasi.
STANDARDIZED MARKETING STRATEGY
Yaitu strategi yang didasarkan pada asumsi bahwa kebutuhan primer bersifat universal, segmen lokal “transferable” untuk segmen internasional, tidak terdapat kesulitan transportasi dan komunikasi serta anggapan bahwa kebiasaan pembeli dimana-mana sama.
MENDIRIKAN cabang baru yang dimiliki sendiri (greenfiels venture)
KOALISI
Yaitu perjanjian jangka panjang yang menyatukan beberapa perusahaan mitra ataupun antar negara.