1 of 21

Manajemen Strategik

Oleh: Umi Arifah, S.Pd.I., M.M.

www.umiarifah.blogspot.com

08170140887

umiarifah.iainukebumen@gmail.com

2 of 21

Alternatif dan Pemilihan Strategi

www.umiarifah.blogspot.com

08170140887

umiarifah.iainukebumen@gmail.com

3 of 21

ALTERNATIF STRATEGI

Setelah dilakukan analisis terhadap peluang dan ancaman lingkungan serta kekuatan dan kelemahan internal perusahaan, maka langkah selanjutnya sebagai berikut:

  1. Menciptakan sejumlah alternatif yang memadai untuk membantu mengisi kesenjangan sehingga dapat mengimbangi profil ancaman atau peluang lingkungan dengan keunggulan strategi.
  2. Memiliki strategi untuk mengurangi kesenjangan, sebagai langkah akhir perumusan strategi perusahaan.

4 of 21

MEMPERTIMBANGKAN ALTERNATIF STRATEGI

Terdapat empat strategi utama yang dapat dilakukan, sebagai berikut:

  1. Strategi Stabilitas
  2. Strategi Pertumbuhan atau perluasan lahan
  3. Strategi Penciutan atan Pengurangan
  4. Strategi Kombinasi

5 of 21

1. Strategi Stabilitas

Strategi stabilitas adalah suatu alternatif strategi dimana perusahaan berjalan baik, lingkungan yang tidak terlalu rawan dan produk atau jasa telah mencapai tahapan pemantapan.

Strategi stabilitas dilakukan perusahaan apabila:

  1. Perusahaan tetap melayani masyarakat dalam produk atau jasa yang sama, pasar atau memperluas fungsi dalam definisi bisnisnya.
  2. Perusahaan memfokuskan keputusan strategisnya pada peningkatan skala usaha dalam definisi bisnisnya yang sekarang.

6 of 21

2. Strategi Pertumbuhan atau Perluasan Usaha

Strategi perluasan usaha adalah strategi yang dilakukan dalam keadaan tingkat persaingan yang sangat ketat dan juga rawan atau posisi produk/ jasa dipasar relatif labil.

Strategi ini dilakukan apabila:

  1. Perusahaan melayani masyarakat dengan menambah produk atau memperluas pasar atau memperluas fungsi dalam definisi bisnisnya.
  2. Perusahaan memfokuskan keputusan strategisnya pada peningkatan skala usaha dalam definisi bisnisnya yang sekarang.

7 of 21

3. Strategi Penciutan atau Pengurangan

Strategi penciutan adalah strategi yang dilakukan pada kondisi perusahaan berjalan kurang lancar, keuntungan yang lebih besar mempunyai peluang pada segmen atau usaha lain, atau produk berada dalam kejenuhan ditinjau dari daur hidup produk.

Strategi ini dilakukan apabila:

  1. Perusahaan merasa perlunya untuk mengurangi line produk atau jasa, pasar atau fungsi yang ada.
  2. Perusahaan memusatkan perhatian kepada keputusan dalam peningkatan fungsional melalui penciutan kegiatan pada unit-unit yang kurang menguntungkan.

8 of 21

4. Strategi Kombinasi

Strategi kombinasi adalah strategi yang dilakukan perusahaan dengan SBU majemuk pada berbagai kondisi oleh masing-masing unit usaha yang ada.

Strategi ini dilakukan apabila:

  1. Keputusan strategi pokoknya diputuskan pada berbagai strategi utama pada waktu yang bersamaan dalam berbagai SBU perusahaan.
  2. Merencanakan menggunakan kombinasi seluruh strategi utama secara bertahap.

9 of 21

VARIASI STRATEGI

Variasi strategi terbagi menjadi beberapa alternatif sebagai berikut:

  1. Dimensi Internal
  2. Dimensi Eksternal
  3. Penciutan Eksternal
  4. Kombinasi Internal dan Eksternal
  5. Dimensi Horizontal dan Vertikal
  6. Dimensi Pasif dan Aktif
  7. Dimensi Berkaitan dan Tidak Berkaitan

10 of 21

1. Dimensi Internal

Dimensi Internal adalah suatu tindakan perusahaan melaksanakan strateginya secara independen melalui :

  1. a. Ekspansi internal (timbul melalui tambahan produk, pasar atau fungsi pada definisi bisnis atau melalui peningkatan dalam pengoperasian). b. ekspansi internal melalui produk jasa (tumbuh dengan cara peningkatan penjualan, laba dan bagian pasar produk yang dihasilkan perusahaan pada saat sekarang dengan lebih cepat dibandingkan masa lalu. Dan c. Ekspansi Internal melalui diversifikasi yaitu suatu substrategi dengan cara menambah atau memperluas produk atau jasa baru.
  2. Stabilitas Internal yaitu dilakukan untuk menjaga langkah atau definisi bisnis.
  3. Penciutan intern yang merupakan strategi pembenahan operasi, yang meliputi pembenahan biaya peningkatan efisiensi, pengurangan aktiva atau reorganisasi.

11 of 21

2. Dimensi Eksternal

Dimensi Eksternal adalah tindakan yang menghendaki keterlibatan yang diluar perusahaan.

Dimensi Ekternal meliputi ekspansi eksternal : yaitu merger dengan perusahaan lain.

12 of 21

3. Penciutan Eksternal

Penciutan Eksternal adalah kebalikan dari merger (penggabungan).

Penciutan Ekternal terdiri dari:

  1. Strategi Perubahan Haluan : strategi pengurangan yang memusatkan pada peningkatan efisiensi kegiatan dibawah kondisi lingkungan saat ini.
  2. Strategi Pelepasan : strategi yang melibatkan penjulaan atau likuiditas suatu unit bisnis atau sebagian utama suatu unit oleh penyusun strategi.
  3. Strategi likuidasi : strategi yang melibatkan penjualan atau menutup suatu perusahaan dengan alternatif, jika perusahaan bangkrut para pemegang saham merasa lebih baik perusahaan dilikuidasi daripada tetap berjalan.
  4. Strategi Perusahaan Tawanan : perusahaan menghadapi kemungkinan terjadinya penurunan kegiatan fungsi utamanya dan penjualan sebesar 75 % atau jasa pada satu langganan tunggal.

13 of 21

4. Kombinasi Internal dan Eksternal

Kombinasi ini terjadi dalam bentuk usaha bersama (patungan) joint venture.

Strategi Joint Venture:

  1. Strategi Jaringan Laba-Laba (Spiderweb Strategy) sebuah perusahaan kecil. Mengadakan sederetan usaha patungan sehingga tetap dapat bertahan hidup dan tidak dicaplok oleh pesaingnya yang lebih besar.
  2. Strategi berjalan bersama-sama berpisah (Go Together Split). Suatu perusahaan melakukan kerjasama untuk proyek khusus tertentu atau batas tertentu.
  3. Strategi integrasi berurutan (Sucessive Integration). Perusahaan memulai hubungan kerjasama yang menjurus kepada merger (penggabungan).

14 of 21

5. Dimensi Horizontal dan Vertikal

Perubahan Horizontal adalah suatu tindakan yang menimbulkan penambahan produk atau pasar dengan tujuan untuk menambah atau melengkapi definisi bisnis yang ada.

Perubahan Vertikal adalah suatu tindakan memperluas atau mengurangi bisnis yang ada, terutama dalam pengertian fungsi yang dilakukan.

15 of 21

6. Dimensi Pasif dan Aktif

  1. Strategi Aktif atau Ofensif adalah strategi yang dilakukan oleh perencana strategi yang bertindak sebelum menjadi perubahan lingkungan.
  2. Strategi Pasif atau Defensif adalah strategi dimana perencana strategi bertindak jika terjadi tekanan dari lingkungan.

16 of 21

7. Dimensi Berkaitan dan Tidak Berkaitan

  1. Strategi Aktif atau Ofensif adalah strategi yang dilakukan oleh perencana strategi yang bertindak sebelum menjadi perubahan lingkungan.
  2. Strategi Pasif atau Defensif adalah strategi dimana perencana strategi bertindak jika terjadi tekanan dari lingkungan.

17 of 21

STRATEGI AKUISISI DAN RESTRUKTURISASI

Akuisisi adalah transaksi dimana sebuah perusahaan membeli pengendalian atau 100% kepemilikan perusahaan lain agar bisa lebih efektif menggunakan kompetisi intinya dengan menjadikan perusahaan yang diakuisisi sebagai perusahaan yang mendukung portofolio bisnisnya.

Alasan akuisisi:

  • Menambah kekuatas pasar yang lebih besar
  • Mengatasi hambatan masuk perusahaan pesaing/ perusahaan lain
  • Menghemat biaya dan mempercepat memasuki pasar dibandingkan dengan mengembangkan produk baru secara internal
  • Mengurangi risiko
  • Mempermudah dan meningkatkan diversifikasi
  • Menghindari persaingan

18 of 21

STRATEGI AKUISISI DAN RESTRUKTURISASI

Restrukturisasi adalah perubahan komposisi bisnis perusahaan atau struktur keuangan.

Alasan Restrukturisasi:

  • Down Sizing adalah mengurangi jumlah karyawan, kadang jumlah unit operasi, namun dengan atau tanpa mengubah komposisi bisnis dalam portofolio perusahaan.
  • Down Scoping adalah pelepasan, pengecilan atau penghapusan bisnis tidak berkaitan dengan bisnis utama perusahaan.
  • Leveraged Buyouts adalah restrukturisasi dimana manajer perusahaan dan/atau pihak eksternal membeli seluruh aset bisnis, biasanya dibiayai dengan utang dan membuatnya menjadi perusahaan pribadi.

19 of 21

STRATEGI GLOBAL

Menurut Porter, empat sebab menguntungkan bagi perusahaan memasuki pasar internasional:

  1. Keunggulan Kompetitif

Apabila suatu negara memiliki keunggulan yang berarti dalam biaya atau mutu faktor yang digunakan untuk menghasilkan sebuah produk, maka negara tersebut akan menjadi tempat produksi dan ekspor dari negara itu akan mengalir ke seluruh pelosok dunia.

  1. Skala Ekonomis atau Kurva Pengalaman

Pengalaman dan kemampuan untuk menjual ragam produk secara besar-besaran di pasar nasional serta sistem logistik internasional secara alamiah yang melibatkan biaya-biaya tetap dengan memasok biaya pasar nasional, akan memberikan keunggulan yang potensial dalam persaingan internasional.

  1. Diferensiasi Produk

Apabila perusahaan mempunyai kemampuan berbagai macam diferensiasi produk di banyak pasar internasional, akan dapat memberikan keunggulan dalam memasuki pasar internasional.

  1. Teknologi Produk Milik Sendiri

apabila perusahaan telah mampu memiliki teknologi sendiri untuk menghasilkan produknya, akan mempunyai keunggulan dalam persaingan dunia.

20 of 21

STRATEGI MEMASUKI PASAR INTERNASIONAL

EXPORTING

  • Ekspor Langsung yaitu perusahaan harus membentuk manajemen ekspor sendiri dan perusahaan perlu memilih strategi yang handal.
  • Ekspor Tidak Langsung yaitu perusahaan menyewa agen diluar negeri yang bertindak sebagai eksportir sesuai dengan kontrak penjualan. Wewenang memilih pasar dan menentukan strategi pemasaran menjadi terbatas.

LISENSI

Dalam perjanjian lisensi, penjual lisensi menyerahkan sesuatu yang bernilai seperti hak paten, merek dagang, hak cipta, pengetahuan tentang produk atau proses kepada pembeli lisensi.

USAHA PATUNGAN (JOINT VENTURE)

Usaha patungan dengan perusahaan luar negeri, hampir mirip dengan lisensi. Hanya saja dalam usaha patungan perusahaan internasional memilih saham dan surat manajemen dalam perusahaan luar negeri itu yang sahamnya antara 25% sampai 75%.

KONTRAK PRODUKSI (FRANCHISING)

Dalam kontrak produksi, produk perusahaan diproduksi di pasar luar negeri oleh produsen lain menandatangani kontrak dengan perusahaan tadi.

21 of 21

STRATEGI MEMASUKI PASAR INTERNASIONAL

FASILITAS PRODUKSI LUAR NEGERI MILIK SENDIRI

Hal ini merupakan komitmen terbesar kepada pasar luar negeri, yang mana fasilitas luar negeri milik sendiri itu dapat diperoleh dengan cara: 1) Jalan perolehan yaitu membeli produsen luar negeri yang sudah ada atau membeli saham mitra usaha dalam usaha patungan;

2) mendirikan fasilitas baru dari awal.

AKUISISI dapat menyediakan produk cepat ke pasar yang baru

ALIANSE STRATEGI

Bentuk kerjasama intra-perusahaan (beberapa unit bisnis yang berada dalam satu atap), antar-perusahaan (baik sektor sejenis atau berbeda) atau kombinasi.

STANDARDIZED MARKETING STRATEGY

Yaitu strategi yang didasarkan pada asumsi bahwa kebutuhan primer bersifat universal, segmen lokal “transferable” untuk segmen internasional, tidak terdapat kesulitan transportasi dan komunikasi serta anggapan bahwa kebiasaan pembeli dimana-mana sama.

MENDIRIKAN cabang baru yang dimiliki sendiri (greenfiels venture)

KOALISI

Yaitu perjanjian jangka panjang yang menyatukan beberapa perusahaan mitra ataupun antar negara.