EKONOMI AGROINDUSTRI
10. Strategi Diferensiasi
Program Studi Agribisnis – Fakultas Pertanian
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
DEFISINI DIFERENSIASI
Untuk dapat bersaing di pasar, mengungguli pesaing, atau bertahan di dalam pasar suatu industri dapat melakukan strategi diferensiasi. Definisi strategi diferensiasi antara lain:
Tidakan merancang satu set perbedaan yang berarti untuk membedakan penawaran perusahaan dari penawaran pesaing (Kotler)
Semua upaya yang dilakukan perusahaan untuk menciptakan perbedaan diantara pesaing dengan tujuan memberikan nilai yang terbaik untuk konsumen (Kartajaya)
Diferensiasi adalah proses manipulasi bauran pemasaran untuk menempatkan sebuah merk sehingga para konsumen dapat merasakan perbedaan yang berarti antara merk tersebut dengan pesaing (Mowen dan Miror)
DEFISINI DIFERENSIASI
Strategi diferensiasi ditujukan untuk menonjolkan keunikan suatu merk dibandingkan merk lainnya
Keunikan tersebut merupakan superior value yang harus dilihat dari sisi konsumen dan bukan dilihat dari sisi produsen
Kesalahan yang umum terjadi adalah seringkali value yang ditawarkan oleh produsen bukanlah value yang dicari konsumennya, atau tidak bersifat unik
STRATEGI DIFERENSIASI
Segmentation Strategy
Cost Leadership Strategy
Differentiation Strategy
Narrow market scope
Broad market scope
Uniqueness competence
Low cost competence
STRATEGI DIFERENSIASI
Bagi perusahaan yang menghadapi kondisi pasar yang luas, dan memiliki atau mampu menciptakan keunikan dibandingkan pesaing maka dapat melakukan strategi diferensiasi
Syarat untuk melakukan strategi diferensiasi
LANGKAH STRATEGI DIFERENSIASI
Menurut Gordon (2005) penerapan strategi diferensiasi terdiri atas:
LANGKAH STRATEGI DIFERENSIASI
Tahapan segmentasi juga dapat dilakukan melalui langkah berikut:
Menentukan segmen pasar, kemudian targeting konsumen, melakukan positioning dengan tujuan untuk lebih mengenal kebutuhan, keinginan dan harapan konsumen
Menganalisis dimenasi diferensiasi yang dapat dilakukan dengan mempertimbangkan sumberdaya perushaan dan hasil analisis segmentasi targeting & positioning
Menguji apakah strategi diferensiasi dapat diandalkan
Mengkomunikasikan diferensiasi yang telah dilakukan kepada konsumen
DIMENSI STRATEGI DIFERENSIASI
Strategi diferensiasi dapat diterapkan dalam beberapa dimensi, yaitu:
DIMENSI STRATEGI DIFERENSIASI
1. Product differentiation
Diferensiasi dapat dibuat dengan memanipulasi karakteristik produk seperti features, performance, style, design, consistency, durability, reliability, or reparability. Diferensiasi produk bersifat tangible (nyata secara fisik)
-Armstrong and Kotler (1999)-
CONTOH:
DIMENSI STRATEGI DIFERENSIASI
2. Service differentiation
Dibuat untuk melengkapi diferensiasi produk yang dibuat, seperti memberikan tambahan informasi atau pendampingan sebagai konsultan
Differensiasi pelayanan juga dapat dilakukan dengan membedakan pelayanan utama berdasarkan kemudahan pemesanan, pengiriman, pemasangan, pelatihan pelanggan, konsultasi pelanggan, pemeliharaan dan perbaikan
CONTOH:
DIMENSI STRATEGI DIFERENSIASI
3. People/personal differentiation
Differensiasi yang ditunjukkan oleh keunggulan personal perusahan berdasarkan kemampuan, kesopanan, kredibilitas, dapat diandalkan, cepat tanggap dan komunikasi yang baik
Karakteristik produk secara fisik sangat mudah ditiru, tetapi kemampuan sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan sulit ditiru pesaing
DIMENSI STRATEGI DIFERENSIASI
4. Image differentiation
Brand image yang tertanam dibenak konsumen sulit untuk ditiru
Butuh waktu yang lama untuk membentuk brand image akan suatu produk dibenak konsumen
Brand image dapat jatuh karena kesalahan yang dibuat oleh perusahaan, maka perusahaan perlu untuk memelihara brand image baik yang sudah dimilikinya
CONTOH:
DIMENSI STRATEGI DIFERENSIASI
5. Quality differentiation
Diferensiasi dalam hal kualitas adalah diferensiasi dimana perusahaan menekankan bahwa kualitas adalah keseluruhan proses yang ada. Dari penyediaan bahan baku yang ada, menyediakan bahan baku yang berkualitas, proses produksi yang sesuai dengan rencana, penghantaran jasa yang tepat.
Merupakan proses yang berkelanjutan, dari titik awal sampai akhir produk tersebut sampai ke tangan konsumen
CONTOH:
Kecap Bango diproduksi dengan baik dari penanaman kedelai hingga proses pembuatan kecap
DIMENSI STRATEGI DIFERENSIASI
6. Distribution differentiation
Perusahaan dapat mencapai keunggulan bersaing melalui cara mereka merancang saluran distribusi, terutama yang menyangkut jangkauan, keahlian dan kinerja saluran-saluran tersebut
Terdiri dari 3 bentuk:
1). Distribusi Intensif
2). Distribusi Selective
3). Distribusi Eksklusif
DIMENSI STRATEGI DIFERENSIASI
6. Distribution differentiation
1). Distribusi Intensif�Menempatkan produk pada banyak retail serta distributor di berbagai tempat. Cocok untuk produk kebutuhan pokok dengan permintaan dan tingkat konsumsi yang tinggi. Contohnya: sembako, rokok, sikat gigi, pasta gigi, sabun, detergen.
2). Distribusi Selective
Menyalurkan produk barang atau jasa pada daerah pemasaran tertentu dengan memilih beberapa distributor atau pengecer saja pada suatu daerah. Di antara distributor atau pengecer akan terdapat suatu persaingan untuk merebut konsumen dengan cara, teknik dan strategi masing-masing. Contohnya: elektronik, kendaraan, buku.
�3). Distribusi Eksklusif
Memberikan hak distribusi suatu produk pada beberapa distributor pada suatu area. Barang dan jasa yang ditawarkan oleh jenis distribusi eksklusif adalah barang-barang dengan kualitas dan harga tinggi dengan jumlah konsumen yang terbatas. Contohnya: Mobil mewah, restoran waralaba, hypermarket, Fashion ternama.
DIMENSI STRATEGI DIFERENSIASI
7. Innovation differentiation
Perusahaan berusaha untuk memperbaiki proses produksi dengan cara yang baru, yang lebih efisien serta efektif
Cara baru tersebut tidak hanya membuat perusahaan lebih unggul dalam hal membuat produk yang lebih baik, biaya yang lebih kecil, tetapi juga berhubungan dengan semakin sulitnya bagi pihak pesaing untuk meniru produk yang dibuat oleh perusahaan
CONTOH:
Produk Apple dengan teknologi yang eksklusive
MANFAAT STRATEGI DIFERENSIASI
Manfaat melakukan strategi diferensiasi:
RISIKO STRATEGI DIFERENSIASI
Melakukan strategi diferensiasi juga terdapat risiko:
TERIMA KASIH