1 of 25

MORFOLOGI DAUN

PRAKTIKUM BOTANI

2 of 25

CIRI UMUM DAUN

  • Berwarna hijau, pipih melebar dan tumbuh mengarah cahaya, merupakan tempat fotosintesis.

  • Mempunyai umur yang terbatas, runtuh dan meningggalkan bekas pada batang.

  • Letak/tempat menempelnya daun pada batang disebut nodus (buku).Jarak antar nodus disebut internodus.

  • Memiliki struktur mulut daun untuk pertukaran CO2,O2. dan uap air dari daun ke alam sekitar dan sebaliknya.

3 of 25

BAGIAN-BAGIAN DAUN

1. DAUN LENGKAP

  • Pelepah daun (upih daun/vaginula)
  • Tangkai daun
  • Helaian daun
  • Contohnya daun pisang

2. DAUN TIDAK LENGKAP

  • Daun yang mempunyai dua bagian tersebut.
  • Pada umumnya tumbuhan mempunai daun tidak lengkap.
  • Contohnya mangga

4 of 25

ALAT TAMBAHAN/PELENGKAP

1. STIPULA/DAUN PENUMPU

CONTOHNYA :

  • DAUN KACANG KAPRI
  • DAUN MAWAR
  • DAUN NANGKA

5 of 25

ALAT TAMBAHAN/PELENGKAP

1. SELAPUT BUMBUNG/OCREA

CONTOHNYA :

  • DAUN NANGKA
  • Polygonum aviculare (pigweed)

6 of 25

ALAT TAMBAHAN/PELENGKAP

1. LIDAH-LIDAH/LIGULA

CONTOHNYA :

  • DAUN JAGUNG

7 of 25

TIPE DAUN

CIRI-CIRI DAUN MAJEMUK

  1. Ada stipula (daun penumpu) pada tangkai utama
  2. Tidak ada tunas dekat anak daun
  3. Keluarnya daun secara bersamaan
  4. Gugurnya daun secara bersamaan

CIRI-CIRI DAUN TUNGGAL

  1. Daun tungga adalah daun yang pada satu tangkai daunnya hanya mendukung satu helai daun.
  2. Ciri khas daun tunggal adalah terbentuknya tidak bersamaan dan gugur dari urutan tua ke muda. Contoh : daun mangga

Albizia chinensis

Mangifera indica

8 of 25

Ujung Daun (Apex)

. Pangkal Daun (Basis)

Tepi Daun (Margo)

Susunan Tulang Daun

(Nervatio)

Daging Daun

(Intervenium)

9 of 25

BANGUN DAUN

10 of 25

BANGUN DAUN

11 of 25

BANGUN DAUN

12 of 25

  • JORONG ( 1,5-2 P : 1 L )
  • OBLONG (2,5-3 P : 1 L )
  • LANSET (3-5 P : 1 L )
  • BULAT (1 P : 1 L )

13 of 25

TEPI DAUN

Beringgit

Berombak

Bertepi rata

14 of 25

TEPI DAUN

Bergerigi

Berlekuk Menjari

Bercangap Menyirip

15 of 25

TEPI DAUN

Berbagi Menyirip

Berlekuk menyirip

16 of 25

1. Berlekuk = ¼ bagian

2. Bercangap = 2/4 bagian

3. Berbagi = ¾ bagian

TEPI DAUN

17 of 25

PANGKAL DAUN

MERUNCING

RUNCING

TUMPUL

MEMBULAT

ROMPANG

BERLEKUK

18 of 25

UJUNG DAUN

MERUNCING

RUNCING

TUMPUL

MEMBULAT

ROMPANG

BERLEKUK

BERDURI

19 of 25

SUSUNAN TULANG DAUN

Ibu tulang

(costa)

Urat daun

(Vena)

Tulang Cabang (Nervus lateris)

20 of 25

TIPE TULANG DAUN

Menyirip (penninervis)

Contoh : daun kembang sepatu

Menjari (palminervis)

Daun cengkodok

Melengkung (cervinevis)

Contoh : Daun singkong

Sejajar/lurus (rectinervis)

Contoh : daun tebu

Sejajar/lurus (rectinervis)

21 of 25

DUDUK DAUN

Sejajar/lurus (rectinervis)

  1. Tersebar = tiap buku batang terdapat 1 daun. Ex: talok / kismis
  2. Berhadapan-bersilang= pada setiap buku letaknya berhadapan, pada buku berikutnya membentuk suatu silang dengan daun sebelumnya. Ex: soka dan mengkudu
  3. Berkarang = pada tiap buku terdapat banyak daun. Ex: alamanda
  4. Roset = susunan daun yang melingkar dan rapat berimpitan .

roset ada 2 macam : roset batang ( kelapa) dan roset akar ( keladi dan lobak)

5. Berseling : daun shorea

22 of 25

PERMUKAAN DAUN

Sejajar/lurus (rectinervis)

  1. Licin (laevis), mengkilat, suram, berselaput lilin, ex: ketela.
  2. Gundul (glaber), ex: jambu air.
  3. Kasap (scaber), ex: jati
  4. Berkerut (rugosus), ex: jambu biji
  5. Berbingkul-bingkul (hampir berkerut), ex: air mata pengantin
  6. Berbulu (pilosus), ex: tembakau
  7. Bersisik (lepidus), ex: durian

23 of 25

CONTOH

Sejajar/lurus (rectinervis)

Manihot esculenta

Tectona grandis

Syzygium aqueum

24 of 25

CONTOH

Antigonon leptopus

Psidium guajava

25 of 25

TERIMAKASIH