1 of 109

PT. WINA GRESIKPANDUAN CONTRACTOR SAFETY MANAGEMENT SYSTEM (CSMS)�& INFORMASI PERSYARATAN LK3

Create by : Yusar Dzakwan

Revision : Rev. 01

Last Update : 18 Des 2023

2 of 109

ABSENSI TRAINING EHS

KONTRIBUTOR :

KARYAWAN

SUBJECT/MATERI :

Contractor Safety Management System (CSMS)

https://sites.google.com/view/ehswinagresik/training-lk3/attendance-list

3 of 109

PRE TEST

  1. Apa yang anda ketahui Tahapan CSMS yang berlaku di WINA Gresik!
  2. Apa yang anda ketahui tentang dokumen yang harus disubmit calon kontraktor saat evaluasi tender CSMS!
  3. Apa yang anda ketahui isi dari EHS Plan!
  4. Apa yang anda ketahui pembahasan & dokumen LK3 saat proses Kick of Meeting (KOM)?
  5. Apa yang anda ketahui tentang kompetensi personil yang dipersyaratkan perundang-undangan untuk pekerja yang bekerja di ruang terbatas (confined space)?
  6. Apa yang anda ketahui parameter Lagging Indicator & Leading Indicator penilaian evaluasi kinerja Kontraktor!

4 of 109

TENTANG CSMS

  • Contractor Safety Management System (CSMS) adalah suatu sistem pengendalian yang sistematis dan terorganisir untuk mengontrol dan mengevaluasi penerapan LK3 kontraktor yang akan bermitra dengan perusahaan agar kinerja LK3 dapat tercapai dan meminimalisir resiko dan terjadinya kecelakaan kerja & Pencemaran Lingkungan

  • Implementasi CSMS sangat diperlukan pada tahap konstruksi mulai tahap awal sebelum penunjukan kontraktor sampai dengan proses kontruksi selesai dilaksanakan.

Penerapan CSMS meliputi dua tahapan utama sebagai berikut :

1. Administration Phase

2. Implementation Phase

5 of 109

TAHAPAN CSMS

Tahapan utama penerapan CSMS meliputi :

  • Administration Phase
    1. Pra Kualifikasi (Pre Qualification )
    2. Seleksi (Tendering)
    3. Post Tendering

  • Implementation Phase
    1. Pre Execution
    2. Pekerjaan Sedang Berlangsung (Execution)
    3. Handover of Completed Work / Post Work Execution

PRA TENDER / PRA KUALIFIKASI

TENDERING / SELEKSI

POST TENDERING & PRA EKSEKUSI

EXECUTION

COMPLETE WORK / POST WORK EXECUTION

Prosedur Pengendalian K3L Kontraktor (CSMS)

6 of 109

TAHAP PRA TENDER

(PRAKUALIFIKASI)

7 of 109

PRAKUALIFIKASI KONTRAKTOR

WI-GRK-EHS-814-03-001_Informasi Persyaratan K3L Calon Kontraktor Tahap Pra-Kualifikasi

DOKUMEN YANG DIBUTUHKAN

  1. Dokumen System Manajemen
  2. Profil Perusahaan
  3. EHS Plan
  4. Identifikasi Kompetensi Personil sesuai persyaratan perundang-undangan
  5. Identifikasi Peralatan bersertifikat sesuai persyaratan perundang-undangan
  6. Surat Komitmen LK3 Kontraktor/Vendor
  7. Checklist Prakualifikasi Kontraktor

8 of 109

PRAKUALIFIKASI KONTRAKTOR

A. DOKUMEN SISTEM MANAJEMEN LK3

  • Sertifikat Sistem Manajemen yang relevan, yakni : ISO 45001, ISO 14001, AUDIT SMK3, Sertifikasi System Manajemen lainnya yang yang diterbitkan oleh Badan Akreditasi (KAN).
  • Pedoman Sistem Manajemen K3L atau HSE (Bila Tidak Memiliki sertifikat Sistem Manajemen)
  • Penghargaan dari Instansi / Badan terkait implementasi LK3 bila ada

9 of 109

PRAKUALIFIKASI KONTRAKTOR

B. PROFIL PERUSAHAAN

10 of 109

PRAKUALIFIKASI KONTRAKTOR

C. EHS PLAN

11 of 109

TENDERING

(SELEKSI)

12 of 109

TENDERING

Seleksi/Tendering yang dimaksud yakni tahap pemilihan dan penilaian kontraktor baik melalui tender terbuka maupun tertutup dengan mempertimbangkan semua aspek, termasuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Admin Project

Inviting Contractor

AANWIDJZING

Penjelasan Informasi persyarata LK3

Berdasarkan Hasil Prakualifikasi dan Risk Assessment

Submit Document

Adm, Eng, Const, EHS

Check Document

Administration resume the result

Project Coordinator

TECHNICAL SUBMISSION

Presentasi Kontraktor

13 of 109

EVALUASI TENDER

  1. AANWIDJZING (Informasi Persyaratan LK3 / EHS Requirement)
  2. Presentasi Kontraktor
  3. Profil Perusahaan
  4. EHS Plan
  5. Program LK3
  6. Matriks Pelatihan LK3
  7. Identifikasi Kebutuhan APD dan Sarana Safety
  8. Surat Komitmen LK3

c. Evaluasi Tender by EHS dan Project

14 of 109

AANWIDJZING

INFORMASI

PERSYARATAN LK3

(EHS REQUIREMENT)

15 of 109

AANWIDJZING

INFORMASI EHS YANG PERLU DISAMPAIKAN DALAM TENDER :

  • Standar Alat Pelindung Diri
  • Kewajiban Kepesertaan BPJS TK
  • Informasi Pengawasan LK3 & Denah Lokasi
  • Ketentuan Personil berkualifikasi
  • Ketentuan Peralatan bersertifikat (SILO)
  • Prosedur Izin Kerja Aman & JSEA
  • Ketentuan Pekerjaan Ketinggian
  • Ketentuan Pekerjaan Panas
  • Ketentuan Pekerjaan di Ruang Terbatas
  • Ketentuan Penerapan LOTO
  • Ketentuan Pekerjaan Lifting
  • Ketentuan Penggunaan Alat Berat
  • Standar Power Generator
  • Penyediaan Fasilitas Papan Informasi Proyek, Tempat Penyimpanan B3, Signage di tempat kerja
  • Informasi Ketentuan Traffic Management
  • Ketentuan Penggunaan kamera, Handphone, dan peralatan non Explosion proof lainnya

16 of 109

ZONA PENGAWASAN LK3

PT Wilmar Nabati Indonesia - Gresik

02

ZONE

01

ZONE

03

ZONE

05

ZONE

04

ZONE

TOTAL AREA = 111 Ha

17 of 109

18 of 109

ALAT PELINDUNG DIRI

Persyaratan APD & Atribut di PT. WINA Gresik:

APD & ATRIBUT WAJIB :

  1. Harus selalu dipakai:
  2. Safety helmet (termasuk Tali Helm)
  3. Baju kerja lengan panjang
  4. Rompi berreflector
  5. Celana kerja panjang
  6. Safety shoes
  7. ID Card Pekerja

  1. Selalu di bawa, siap dipakai sesuai kondisi:
  2. Safety glasses (tdak hitam/gelap)
  3. Masker
  4. Sarung Tangan

APD SESUAI RISIKO/KEBUTUHAN KERJA:

  • Earplug/earmuff untuk area kerja dengan kebisingan > 85 dB
  • Kap las, faceshield, safety full body harness, respirator masker, SCBA, glove (welding, argon, rubber glove), dll yang diperlukan.

APD harus dalam kondisi baik dan memenuhi standar SNI atau memiliki sertifikat yang disyaratkan.

19 of 109

ALAT PELINDUNG DIRI

20 of 109

BPJS Ketenagakerjaan Jasa Konstruksi

KOMITMEN KEPESERTAAN BPJS

BPJS Ketenagakerjaan Perorangan

EXAMPLE

Setiap pekerja harus terdaftar Asuransi Kecelakaan Kerja & Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan

Bila SPO/SPK belum terbit atau lewat dari kontrak kerja, bisa menggunakan Format Surat Pernyataan Kegiatan Kerja dari EHS untuk registrasi/perpanjangan ke BPJS Ketenagakerjaan

21 of 109

PERSONIL BERKUALIFIKASI / BERKOMPETENSI

22 of 109

PERSONIL BERKUALIFIKASI / BERKOMPETENSI

23 of 109

PERALATAN YANG BERSERTIFIKAT (SILO)

Berikut list alat yang harus dilengkapi dengan Izin laik Operasi/SUKET dari Disnaker :

No

Nama Alat

Pesawat angkat-angkut

1

Crane, Hoist crane, dan Hoist

2

Electric Winch

3

Chain Block

4

Forklift

5

Excavator, Loader, dan Dozer

6

Mesin Pancang

7

Gondola

8

Ready Mix, berbagai jenis truck, dan bermotor lainnya

No

Nama Alat

Pesawat Tenaga & Hand Power Tool

1

Power Generator (Genset)

2

Trafo Las

3

Mesin Gerinda

No

Nama Alat

Bejana Tekan

1

Compressor

2

Tabung Oksigen, Tabung LPG, Tabung Argon, dan sejenisnya

24 of 109

JOB SAFETY & ENVIRONMENT ANALYSIS

FORMAT JSEA (STD WILMAR)

Lembar Identifikasi & Pengesahan

Lembar Identifikasi Bahaya

Lembar Pengendalian Risiko

Lembar Referensi & Briefing

25 of 109

JOB SAFETY & ENVIRONMENT ANALYSIS

  • Emergency Response Plan (ERP)
  • Layout Sarana Tanggap Darurat
  • Metode Kerja Aman (Work Instruction, Metode Pengangkatan, dll)
  • EHS Plan

LAMPIRAN JSEA :

26 of 109

IJIN KERJA AMAN (WePTW)

weptw.wilmar.co.id

27 of 109

IJIN KERJA AMAN (WePTW)

NO

TYPE OF PERMIT

COLOR

REMARKS

1

Hot Work

Pekerjaan Panas

 

Semua kegiatan yang berkaitan dengan pemotongan, pengelasan, pengasahan, penyolderan dan pematrian untuk konstruksi / pembongkaran / pemeliharaan / kegiatan perbaikan yang melibatkan penggunaan gas portabel atau peralatan las busur, termasuk pengecatan.

2

Work at Heights

Bekerja di ketinggian

 

Bekerja di ketinggian > 2.0 m, bekerja pada kemiringan / permukaan miring (misalnya atap), bekerja di dekat tepi yang tidak terlindung, bekerja di dekat tempat terbuka aktivitas lainnya, dimana penilaian risiko mengidentifikas adanyai potensi terjatuh.

3

Confined Space Entry

Masuk ruang terbatas

 

Cukup besar bagi seseorang untuk masuk dan bekerja, memiliki akses masuk dan keluar yang sempit atau terbatas, tidak dirancang untuk pekerjaan terus-menerus. Contoh: tangki, tabung, silo, tempat penyimpanan, manholes, kubah, lubang, selokan, septik, saluran pipa.

4

LOTO (Log Out Tag Out)

 

Ketika bekerja pada kegiatan seperti: membangun, memasang, mengatur, menyesuaikan, memeriksa, memodifikasi, memelihara dan atau perbaikan mesin atau peralatan yang melekat dengan energi listrik, mekanis, hidrolik, pneumatik, kimia, panas, atau energi lainnya.

5

Cold Work

Pekerjaan dingin

 

Secara umum setiap pekerjaan yang tidak secara khusus dicakup oleh izin kerja lainnya, seperti:

1). Membuka manhole tabung/tangki, pipa atau ruang tertutup lainnya.

2). Dimana peralatan memerlukan dekontaminasi/pembersihan, pekerjaan pemeliharaan mekanis, pekerjaan pemeliharaan sipil, pemindahan pemasangan scaffolding, insulasi.

3.) Pengolesan dan atau pelumasan peralatan yang dilakukan oleh pihak lain selain departemen pemilik, pemeliharaan peralatan proteksi kebakaran, pemantauan permesinan termasuk pengukuran getaran.

6

Excavation

Penggalian

 

Segala bentuk galian buatan, rongga, parit, atau penurunan/lekukan di permukaan yang dibentuk oleh pemindahan tanah. Tanah yang digali (tanah hasil galian) dan material lainnya, setidaknya harus 2 kaki (0.61 meter) dari tepi parit

7

Heavy Lifting

Pengangkatan beban berat

 

Semua pengangkatan untuk material ≥ 2 Ton. Berat kosong Container 20 feet sama dengan 2.280 Kg

28 of 109

IJIN KERJA AMAN (WePTW)

MATRIK RISK LEVEL KEGIATAN PROJECT DAN MAINTENANCE

29 of 109

IJIN KERJA AMAN (WePTW)

MATRIK RISK LEVEL KEGIATAN PROJECT DAN MAINTENANCE

30 of 109

IJIN KERJA AMAN (WePTW)

MATRIK RISK LEVEL KEGIATAN PROJECT DAN MAINTENANCE

31 of 109

IJIN KERJA (We-PTW)

MATRIK APPROVAL IJIN KERJA AMAN (We-PTW)

32 of 109

D. IJIN KERJA AMAN

  1. Pastikan semua pekerja telah mendapatkan Safety dan Security Induction dari PT. WINA
  2. Pastikan peralatan kerja yang digunakan Sudah di Inspeksi dan Layak digunakan
  3. Pastikan telah Menyusun JSEA yang relevan, dan lampirkan dalam Safety Work Permit.
  4. Pastikan Safety Work Permit telah ditanda tangani oleh pihak-pihak berwenang, dan telah disetujui oleh HoD Plant atau area terkait.
  5. Lakukan verifikasi lapangan bersama Tim WINA secara harian sebelum memulai kerja untuk memastikan rekomendasi dalam Work Permit dijalankan.
  6. Lakukan safety talk atau safety briefing sebelum memulai pekerjaan.

PERLU DI INGAT!!

33 of 109

PEKERJAAN PANAS

34 of 109

PEKERJAAN PANAS

  1. APD lengkap sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan

APD UNTUK AKTIFITAS PENGELASAN

APD UNTUK PEKERJAAN GERINDA, PENGEBORAN & BOBOK

  • Safety Helmet
  • Face Shield
  • Baju Lengan Panjang + Reflector
  • Masker
  • Sarung Tangan
  • Safety Shoes

35 of 109

PEKERJAAN PANAS

2) Tersedia fire blanket, atau system partisi/ isolasi bahan dapat/mudah terbakar lainnya

3) Dipasang Barricade untuk area kerja dan Tanda Peringatan

36 of 109

PEKERJAAN PANAS

4) Tersedia APAR dan Fire Watcher

APAR & TEMPAT APAR

PERSONIL FIRE WATCHER

  • Tersedia APAR Minimal 6 kg
  • Type APAR Powder
  • Tersedia Tempat APAR sesuai Standar

37 of 109

PEKERJAAN PANAS

5) Tersedia Skenario darurat kebakaran dan telah disosialisasikan atau disimulasikan

6) Tersedia Gas Detektor yang Standar dan terkalibrasi untuk pengukuran gas atmosfer

38 of 109

PEKERJAAN PANAS

Menggunakan TRAFO LAS dengan VRD (Voltage Reduce Devices) Standard

PENGELASAN_Perlengkapan Las Listrik

Harus dipastikan kenormalannya:

  • Kabel power 🡪 tidak bocor atau cacat, tidak boleh terjuntai dilantai (harus ada support dan menggantung), hindari dalam kondisi tergulung, dll.
  • Koneksi kabel (harus ketat tidak ngepong)
  • Tutup koneksi: plugs, socket atau isolasi
  • Trafo harus ada penopang (meja) dan shelter (roof)

39 of 109

PEKERJAAN PANAS

PENGELASAN_PROSES PENGELASAN SMAW

Yang harus dipastikan:

  • Kesesuaian jenis elektroda dengan base metal
  • Kompetensi juru las
  • Kesesuaian dengan WPS (Welding Procedure Specification).
  • QC Check
  • Disiapkan tabung elektroda
  • Disiapkan tempat penampungan metal scrap.

SMAW: Shield Metal Arch Welding

40 of 109

PEKERJAAN PANAS

PENGELASAN_PROSES PENGELASAN GTAW

GTAW: Gas Tungsten Arch Welding

Yang harus dipastikan:

  • Kesesuaian jenis elektroda dengan base metal
  • Kompetensi juru las
  • Kesesuaian dengan WPS (Welding Procedure Specification).
  • QC Check
  • Disiapkan tabung elektroda
  • Disiapkan tempat penampungan metal scrap.

41 of 109

PEKERJAAN PANAS

BLANDER_GAS CUTTING TORCH

Harus dipastikan kenormalannya:

  • Regulator valve berfungsi dengan baik
  • Terpasang flashback arrestor
  • Hose tidak bocor.
  • Hose menuju ke obyek menggunakan support, tidak ditempatkan langsung di lantai.
  • Koneksi tabung-regulator valves-flashback arrestor-hose-flashback arrestor-torch (blender) tidak terjadi kebocoran.
  • Tabung ditempatkan pada keranjang / trolly dan terikat dengan rantai serta terlindung dari terik matahari dan hujan.

42 of 109

PEKERJAAN PANAS

KELISTRIKAN_SITE TEMPORARY POWER MANAGEMENT (STPM)

43 of 109

PEKERJAAN PANAS

KELISTRIKAN_SITE TEMPORARY POWER MANAGEMENT (STPM)

ALTERNATIVE 1

STPM SUB 1

GENSET

STPM SUB 2

STPM SUB 3

Ukuran Kapasitas Kabel :

  1. Dari genset ke STPM SUB 1 = beban kapasitas genset
  2. Dari STPM SUB 1 ke STPM SUB 2 = beban STPM SUB 2 + beban STPM SUB 3
  3. Dari STPM SUB 2 ke STPM SUB 3 = beban STPM SUB

Maximal Panjang kabel Kabel :

  1. Dari genset ke STPM SUB 1 = 20 meter
  2. Dari STPM SUB 1 ke STPM SUB 2 = 50 meter
  3. Dari STPM SUB 2 ke STPM SUB 3 = 50 meter

HARUS DIPERHATIKAN:

  • Semua koneksi harus menggunakan socket standar industry;
  • Harus difasilitasi dengan ELCB yang sesuai;
  • Harus sudah terpasang pass inspection sticker;
  • Harus terpasang grounding.

44 of 109

PEKERJAAN PANAS

KELISTRIKAN_SITE TEMPORARY POWER MANAGEMENT (STPM)

ALTERNATIVE 2

GENSET

STPM SUB 1

STPM SUB 2 A

STPM SUB 2 B

Ukuran Kapasitas Kabel :

  1. Dari genset ke STPM SUB 1 = beban kapasitas genset
  2. Dari STPM SUB 1 ke STPM SUB 2A = beban STPM SUB 2 A
  3. Dari STPM SUB 1 ke STPM SUB 2B = beban STPM SUB 2 B

Maximal Panjang kabel Kabel :

  1. Dari genset ke STPM SUB 1 = 20 meter
  2. Dari STPM SUB 1 ke STPM SUB 2A = 50 meter
  3. Dari STPM SUB 1 ke STPM SUB 2B = 50 meter

HARUS DIPERHATIKAN:

  • Semua koneksi harus menggunakan socket standar industry;
  • Harus difasilitasi dengan ELCB yang sesuai;
  • Harus sudah terpasang pass inspection sticker;
  • Harus terpasang grounding.

45 of 109

PEKERJAAN KETINGGIAN

  • Hindari atau minimalkan kegiatan di atas ketinggian.
  • Hindarkan kegiatan personil di bawah kegiatan ketinggian.

Ex: kegiatan bongkar muat iso tank menggunakan valve bawah.

ELEMINASI

SUBSTITUSI

  • Ganti metode kerja sehingga pekerjaan di ketinggian tidak perlu dilakukan.

Ex: erection tangki mulai dari top, dinaikkan dengan alat bantu, dilanjut dengan joint shell ke bawah berikutnya).

ENGINEERING (ISOLASI BAHAYA & REKAYASA TEKNIK)

  • Menyiapkan akses untuk menuju titik pekerjaan dan area kerja yang aman di ketinggian.
  • Memasang batas radius tidak aman di bawah pekerjaan di ketinggian harus dan rambu peringatan bahaya.

Ex: Pasang platform, hand rail dan tangga, Safety Net, Pasang static line/life line untuk mengaitkan SFBH, Inspeksi dan uji fall arrest system termasuk lifeline.

ADMINISTRATIVE

  • Kontrol kesehatan dan kompetensi personal.
  • Work Permit, JSEA, ERP, dan Pengawasan.
  • Training, safety talk, konsultasi dengan EHS.
  • Safety signboard “ Awas Jangan Melintas – Pekerjaan Di Ketinggian”.

APD

  • SFBH double lanyard, safety helmet, safety shoes, dan APD lainnya.

46 of 109

PEKERJAAN KETINGGIAN

  1. Kompetensi & Pelatihan yang disyaratkan

INSTAL SCAFFOLDING

  1. Sertifikat Scaffolder (BNSP/KEMENAKER)
  2. Pelatihan K3 – Bekerja di Ketinggian
  3. Pengalaman Kerja di atas Ketinggian
  4. Pelatihan Emergency Response Plan

BEKERJA DI KETINGGIAN

  1. Sertifikat Tenaga Kerja Bidang Ketinggian Tingkat (TKBT) 2 (BNSP/KEMENAKER)
  2. Pelatihan K3 – Bekerja di Ketinggian
  3. Pengalaman Kerja di atas Ketinggian
  4. Pelatihan Emergency Response Plan

47 of 109

PEKERJAAN KETINGGIAN

2) Perancah / Scaffolding

Komponen Scaffolding yang harus dipenuhi :

  1. Akses Tangga (Tiap Stage)
  2. Handrail & Midrail
  3. Platform/Asiba
  4. Jack base / Base plate
  5. Bracing
  6. Tiang penyangga (Jika lebih dari 2 stage)
  7. Toe board

48 of 109

PEKERJAAN KETINGGIAN

2) Perancah / Scaffolding

49 of 109

PEKERJAAN KETINGGIAN

2) Perancah / Scaffolding

50 of 109

PEKERJAAN KETINGGIAN

2) Perancah / Scaffolding

Frame Scaffolding

Pipe Scaffolding

51 of 109

PEKERJAAN KETINGGIAN

2) Perancah / Scaffolding

Standar Platform area kerja untuk bekerja di ketinggian

52 of 109

PEKERJAAN KETINGGIAN

2) Perancah / Scaffolding

Standar Tagging Scaffolding

  • Bahan PVC (Uk. 10x20 cm)
  • Dikat dengan menggunakan Kawat atau Cable ties yang proper

Ketentuan Pemasangan :

- Bangunan scaffolding yang selesai dan layak pakai/Safe dipasang tagging warna Hijau (Tagging Completed Scaffolding)

- Bangunan scaffolding yang dalam masa konstruksi (bongkar / pasang) dipasang tagging warna Kuning (Tagging Under Construction Scaffolding)

- Bangunan scaffolding yang tidak layak / reject dipasang tagging warna Merah (Tagging Reject Scaffolding)

53 of 109

PEKERJAAN KETINGGIAN

3) Dipasang Barricade untuk area kerja dan Tanda Peringatan

4) Tersedia Skenario Emergency Response Plan

54 of 109

PEKERJAAN KETINGGIAN

SAFETY STANDARD FOR ACTIVITIES ABOVE THE ROOF

SCAFFOLDING – ACCESS TO THE ROOF

TOP LIFELINE FOR CATWALK

BOTTOM LIFELINE FOR CATWALK

WORKER MAIN LIFELINE

SUPPORT & ANCHOR POINT

CATWALK – WORKER ACCESS

WORKER WEAR SFBH AT LIFELINE ROPE

LIFELINE FOR ROPE GRAB

SCAFFOLD SUPPORT

55 of 109

PEKERJAAN KETINGGIAN

3) APD

  • SAFETY HELMET
  • WEAR PACK
  • SAFETY SHOES
  • SAFETY FULL BODY HARNESS & DOUBLE LANYARD THAT FACILITATED BY SHOCK ABSORBER

  • ROPE GRAB APPLIED ON LIFELINE ROPE

56 of 109

PEKERJAAN CONFINED SPACE

  • Menyingkirkan/membersihkan bahan berbahaya di dalam CS.

Ex: Mengosongkan dan membersihkan isi tangka, melakukan penghembusan udara (sirkulasi udara).

ELEMINASI

SUBSTITUSI

  • Mengganti pekerjaan manual dengan menggunakan alat.

Ex: Penggunaan pompa listrik untuk mengeluarkan material cair pada tangki atau sumur, penggunaan selang untuk pengecekan gas test.

ENGINEERING

ISOLASI & DESAIN

  • Penerapan LOTO pada semua inlet dan outlet tangka, permberian rambu bahaya sekitar area sumur.
  • Menyediakan fall arrest sistem untuk splitting colomn atau vessel lainnya dengan ketinggian di atas 5 meter, penggunaan HT untuk komunikasi dengan personil di dalam CS.

ADMINISTRATIVE

  • Catatan pengukuran berkala kondisi CS.
  • Catatan keluar masuk personil ke dalam CS.
  • Work Permit, JSEA, ERP, dan Pengawasan.
  • Training, safety talk, konsultasi dengan EHS.
  • Personil bersertifikat K3 Petugas Utama Ruangan Terbatas, Petugas Madya Ruangan Terbatas, Petugas Kimia atau AK3 Kimia.

APD

  • Safety helmet, safety shoes, SCBA, dan APD lainnya.

57 of 109

PEKERJAAN CONFINED SPACE

  1. Kompetensi & Pelatihan yang disyaratkan

MASUK RUANG TERBATAS

  1. Sertifikat Petugas Utama Ruang Terbatas (BNSP/KEMENAKER)
  2. Pelatihan K3 – Pekerjaan Confined Space
  3. Pengalaman Kerja di Confined Space
  4. Pelatihan Emergency Response Plan

PENGAWASAN PEK. RUANG TERBATAS

  1. Sertifikat Ahli K3 Umum / Petugas Madya Ruang Terbatas (BNSP/KEMENAKER)
  2. Pelatihan K3 – Pekerjaan Confined Space
  3. Pengalaman Kerja di Confined Space
  4. Pelatihan Emergency Response Plan

PERSONIL STAND BY

  1. Sertifikat Petugas P3K atau Terlatih P3K, CPR, Fire Fighting
  2. Pelatihan K3 – Pekerjaan Confined Space

58 of 109

PEKERJAAN CONFINED SPACE

2) Tersedia Gas Detektor yang Standar dan terkalibrasi untuk pengukuran gas atmosfer

3) Tersedia Fasilitas Air Blowing

4) Tersedia Radio Komunikasi 2 arah

Di Area Restricted Area harus menggunakan HT/Radio Standard EX

5) Tersedia Sarana Penerangan

Di Area Restricted Area harus menggunakan Lampu Penerangan Standard EX

59 of 109

PEKERJAAN CONFINED SPACE

6) Tersedia 1 personil Stand By yang terlatih CPR di luar manhole untuk memonitor kegiatan.

Pengawas / orang yang bertanggung jawab

Pengawas / Orang yang siaga

Pekerja

60 of 109

PEKERJAAN CONFINED SPACE

7) Memasang di dekat manhole Safety Work Permit dan Daftar Personil yang di dalam ruangan.

8) Telah memiliki Skenario Emergency Plan.

9) Ketika kondisi ditinggal sementara (istirahat) akses manhole harus dikasih tanda peringatan dan di kunci

Manhole terhalang

Manhole terkunci saat ditinggal

61 of 109

PEKERJAAN CONFINED SPACE

10) Tersedia APD dan Alat Sarana Tanggap Darurat

62 of 109

PENERAPAN LOTO

  1. Kompetensi & Pelatihan yang disyaratkan

LOTO PADA ISOLASI ENERGI LISTRIK

  1. Pelatihan K3 – LOTO (Lock Out Tag Out
  2. Pelatihan K3 Kelistrikan
  3. Pelatihan Emergency Response Plan

LOTO PADA SISTEM PERPIPAAN

  1. Pelatihan K3 – LOTO (Lock Out Tag Out
  2. Pelatihan K3 Kelistrikan
  3. Pelatihan Emergency Response Plan

63 of 109

PENERAPAN LOTO

2) Tersedia Padlock (Gembok) yang standar

3) Tersedia Tagging LOTO yang Standar, yakni sebagai berikut :

Gembok Berwarna Hijau

64 of 109

PENERAPAN LOTO

4) Perangkat LOTO Lainnya yang distandarkan

65 of 109

PENERAPAN LOTO

5) APD yang harus dipakai

(a) APD yang harus dipakai untuk pelaksanaan isolasi energi pada terminal energi listrik adalah: face-shield, baju pelindung dengan isolasi energi yangsesuai, rubber gloves dengan isolasi energi yang sesuai, safety shoes dan matras dengan isolasi energi yang sesuai.

(b) APD yang harus dipakai untuk pelaksanaan isolasi energi pada sistem perpipaan adalah: face-shield, masker, rubber gloves, chemical apron atau baju pelindung kimia atau tahan panas, safety shoes.

(c) APD yang harus dipakai untuk pelaksanaan isolasi energi potensial, pegas, dan hydrolis adalah: safety helmet, sarung tangan kulit/ cotton gloves, safety shoes.

66 of 109

PENGANGKATAN BARANG BERAT (LIFTING)

  1. Pastikan Kelayakan Peralatan Angkat : Crane, Hoist, Chainblock
  2. Pastikan Kelayakan Peralatan Bantu Angkatnya : Sackle, Sling, Clamp, Webbing Sling, dst.
  3. Kontrol Kompetensi Personil : Operator, Rigger, Helper, Signal Man
  4. Metode Rigging
  5. Metode Lifting dan Swing
  6. Pengamanan Area dari Barang atau Orang

67 of 109

STANDAR PEKERJAAN MENGGUNAKAN ALAT BERAT (CRANE, FORKLIFT, LOADER, DOZER, EXCAVATOR, COMPACTOR, MESIN PANCANG)

  1. Alat Berat laik operasi dibuktikan dengan SLO (Riksa Uji) dari Disnaker yang maih berlaku dan Lulus Pengujian Inspeksi oleh pihak WINA Gresik
  2. Operator Alat Berat memiliki SIO yang relevan dan masih berlaku
  3. Rigger dan Signal Man memiliki Sertifikat Rigger (Kemenaker) untuk kegiatan Pengangkatan menggunakan Crane
  4. Helper untuk kegiatan pengangkatan harus berpengalaman dan/atau memiliki sertifikat
  5. Kegiatan Pengangkatan menggunakan Crane harus ditetapkan dahulu metode aman untuk kegiatan Crane dan Metode Rigging nya

68 of 109

STANDAR POWER GENERATOR

  1. Genset harus memiliki SUKET Riksa Uji (Disnaker)
  2. Genset harus dipasang Flame Arrestor
  3. Harus standby Operator di lokasi Power Generator yang Kompeten, dan disediakan APD Ear Plug
  4. Harus tersedia Spill Countainment & Spill Kit untuk penanggulangan Tumpahan

  • Penempatan bahan bakar dan bahan-bahan potensi terbakar tidak boleh di dalam ruang genset, minimal 3 meter dari titik terluar Genset.

69 of 109

STANDAR POWER GENERATOR

6) Harus dilakukan inspeksi bersama (Kontraktor, EHS dan E&I) sebelum penggunaan untuk mendapatkan ijin operasi di PT. WINA Gresik.

7) Power Generator ditempatkan pada tempat yang terlindung dari terik matahari dan hujan.

8) Tersedia APAR minimal 6 kg type dry chemical atau CO2.

70 of 109

STANDAR PAPAN PROYEK

  • Diletakkan pada Pintu Masuk area Project
  • Menggunakan Bahan yang tahan air dan kokoh

71 of 109

STANDAR PENEMPATAN SEMENTARA B3

Penempatan Chemical (B3) Cair Seperti Bahan Bakar Solar, Pelumas, Resin, Cat, dan lainnya harus mengikuti standar berikut :

72 of 109

SIGN WAJIB DI AREA KERJA

  1. Sign Mandatory APD (Alat Pelindung Diri)
  2. Jalur Evakuasi yang memadai
  3. Tanda Larangan, Seperti : Dilarang Merokok, Dilarang menyalakan Api, dan lainnya sesuai dengan identifikasi larangan di area kerja nya
  4. Tanda Peringatan, Seperti : Peringatan area berlubang, Peringatan Bahaya Listrik, dan lainnya sesuai dengan identifikasi bahaya di area kerja nya
  5. Signboard Pekerjaan Beresiko Tinggi (HRW) yang relevan
  6. Signboard Himbauan / Safe Work Practice

73 of 109

TRAFFIC MANAGEMENT SYSTEM

74 of 109

TRAFFIC MANAGEMENT SYSTEM

  1. Kendaraan Operasional
  2. Pickup atau truck operasional untuk jumlah tenaga kerja 50 orang kebawah = maks. 1 kendaraan, dan dengan jumlah tenaga kerja di atas 50 orang = maks. 2 kendaraan.
  3. Sepeda motor dibatasi maksimal 2 kendaraan per Perusahaan Kontraktor.
  4. Sepeda gayung dibatasi maksimal sejumlah Safety Officer-nya plus 2 sepeda.
  5. Kendaraan operasional WINA #1 untuk standby dan parkir di WINA #1
  6. Kendaraan operasional WINA #3 untuk kegiatan operasi dan standby di WINA #3
  7. Sticker WINA #1 atau Sticker WINA #3 dipasang di kendaraan sesuai ketentuan
  8. Untuk keperluan keluar Kendaraan Operasional WINA #1 harus menggunakan mekanisme Good Release System atau dengan Surat Pengeluaran Barang (SPB), dan untuk masuknya kembali harus mengikuti mekanisme Good Entry System.
  9. Untuk kendaraan WINA #3 masuk ke WINA #1 wajib mengikuti mekanisme Goods Entry System, dan untuk keluar dari WINA #1 wajib mengikuti Mekanisme Goods Release System atau dengan Surat Pengeluaran Barang (SPB).

75 of 109

TRAFFIC MANAGEMENT SYSTEM

2) Batas Kecepatan yang berlaku :

3) Kendaraan Operasional harus dilengkapi Sarana Parkir dan Tanggap darurat :

Balok pengganjal: panjang x lebar x tinggi = 25 cm x 20 cm x 15 cm (minimal)

▪ Segitiga tanda bahaya

▪ Hydraulic dan tool kits untuk penggantian roda, dan untuk keperluan perbaikan ringan

▪ Kotak P3K lengkap dengan isinya

▪ Tabung pemadam (APAR) jenis CO2, minimal 1 pcs (1 kg).

76 of 109

TRAFFIC MANAGEMENT SYSTEM

4) Kendaraan Operasional Harus dipasang flame arrestor/Spark arrestor untuk Restricted Area (Oleo Chemical Plant Group, dan Jetty A, B, C)

5) Driver Harus mempunyai SIMPER yang relevan

77 of 109

PENGGUNAAN HANDPHONE, KAMERA DAN PERALATAN NON EXPLOSSION PROOF LAINNYA

  1. Dilarang membawa handphone dan peralatan non-explosion proof di:
  2. Restricted area
  3. Ruang panel (khusus untuk handphone).

2) Dilarang menggunakan/mengoperasikan handphone diseluruh Plant running maupun standby.

3) Dilarang menggunakan handphone sambil kerja, berjalan, dan Berkendara

4) Penggunaan untuk dokumentasi hasil pekerjaan harus melalui izin khusus.

78 of 109

PRE WORK EXECUTION

(PRA EKSEKUSI)

79 of 109

PRE WORK EXECUTION

  1. Kick-off Meeting (KOM)
  2. Checklist Pengendalian Kontraktor Tahap Pra Eksekusi
  3. Diskusi Persiapan Metode Kerja Aman
  4. Informasi Prosedur Kerja Aman
  5. Informasi Sistem Pengawasan LK3 & Administrasi EHS
  6. Informasi KPI (Key Performance Indicator) LK3 Kontraktor bulanan dan pelaporannya.

  1. Administrasi EHS
  2. Registrasi Tenaga Kerja (ID Card & ID Access)
  3. EHS & Security Induction

  1. Safety Officer Screening
  2. Create Account WePTW
  3. Registrasi JSEA

80 of 109

CHECKLIST PENGENDALIAN KONTRAKTOR TAHAP PRA EKSEKUSI

  • Follow Up Kekurangan Dokumen pada saat Prakualifikasi dan Proses Tender
  • EHS Plan
  • Program LK3
  • Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
  • Daftar Kompetensi Personil yang dipersyaratkan dan Sertifikatnya
  • Daftar Peralatan beserta SLO nya
  • Daftar Sarana Safety & APD
  • Matriks Pelatihan LK3
  • Salinan JSEA

81 of 109

SAFETY OFFICER KONTRAKTOR SCREENING

  1. Mengisi dan Menguploud Dokumen pengajuan di Website EHS :

https://sites.google.com/view/ehswinagresik/csms/pengajuan-safety-officer?authuser=0

2) Verifikasi dokumen pengajuan oleh EHS

3) Calon Safety Officer akan mendapatkan email balasan Jadwal Screening Calon Safety Officer

4) Calon Safety Officer Screening dan Interview oleh EHS

5) Pengumuman Kelulusan Safety Officer oleh Admin EHS

6) Mendapatkan ID Safety Officer Kontraktor

DOKUMEN YANG DIBUTUHKAN

  1. Curriculum Vitae Calon Safety Officer
  2. Sertifikat dan SKP Ahli K3 Umum yang masih berlaku
  3. Experience minimal 1 tahun dalam hal pengawasan LK3

82 of 109

REGISTRASI TENAGA KERJA

  1. Data diemailkan ke Admin EHS lailatul.syahriah@id.wilmar-intl.com dengan Subject Pengajuan TK Baru_ID Card&ID Access_<Nama Perusahaan>_<Kontrak Pekerjaan>
  2. Tenaga Kerja Baru yang diajukan harus ada persetujuan dari pemberi kerja/HoD Area Wilmar
  3. Pengambilan Pass Induction dan Verifikasi data Pengajuan ke Admin EHS
  4. Safety & Security Induction Pekerja.�Jadwal Induction : Senin-Jumat (13.30 WIB) di Ruang Training EHS
  5. Pekerja Mendapatkan ID Card & ID Access

DATA YANG DIBUTUHKAN

  1. Form Pengajuan Tenaga Kerja
  2. BPJS Ketenagakerjaan (Personil yang di daftarkan)
  3. Form Checklist Pemeriksaan Kesehatan
  4. Surat Sehat dari Puskesmas / Rumah Sakit
  5. SIO/SIM untuk Operator yang membutuhkan Kompetensi personil

83 of 109

PENGAJUAN INSPEKSI ALAT

  1. Mengisi Pengajuan Inspeksi di Website EHS di link berikut :

https://sites.google.com/view/ehswinagresik/safety/pengajuan-inspeksi-alat?authuser=0

2) Verifikasi pengajuan oleh EHS

3) Safety Officer Melakukan Inspeksi Mandiri Peralatan yang akan digunakan

4) Pengaju mendapatkan email balasan dan mendapatkan info inspector dari EHS yang akan melakukan Verifikasi Kelayakan dari alat tersebut.

5) Verifikasi/Inspeksi Bersama Alat yang akan digunakan

DOKUMEN YANG DIBUTUHKAN

  1. SLO/Riksa Uji Alat yang diajukan untuk alat yang diharuskan memiliki Riksa Uji Disnaker sesuai peraturan perundang-undangan

84 of 109

WORK EXECUTION

85 of 109

WORK EXECUTION

  1. Pengurusan JSEA, Work Permit, Method of Work (Denah Lokasi, Sketsa Single Line Diagram, Metode Kerja)
  2. Persetujuan work permit – HoD Plant, HoD Prj, HoD Mtc sebatas perencanaan pengendalian, belum diizinkan melakukan pekerjaan utama sebelum di-verifikasi lapangan.
  3. Verifikasi lapangan oleh PIC Safety Plant, Pengawas Project/ Mtc, EHS (Sesuai Matriks Persetujuan).
  4. Safety Briefing/Safety Talk
  5. Inspeksi Peralatan
  6. Pelaksanaan Pekerjaan Aman
  7. Pengawasan langsung by Safety Officer/ Safety Man per titik pekerjaan
  8. Pengawasan oleh PIC Prj, PIC Safety Plant, PIC Mtc, EHS Zona
  9. Pelaporan Weekly Report, Pelaporan Update BPJS Ketenagakerjaan
  10. Keterlibatan Meeting & Training LK3
  11. Pelaksanaan Observasi Mandiri (WILSO)
  12. Program Housekeeping 5R area kerja
  13. Pembinaan dan Sanksi (Mengacu pada Peraturan LK3)
  14. Evalusi Kinerja LK3 Kontraktor (KPI)

86 of 109

SAFETY BRIEFING/ SAFETY TALK

SAFETY TALK MANDIRI KONTRAKTOR :

  1. Minimal dilakukan 2x dalam 1 minggu
  2. Dilaporkan ke Website EHS pada Link Berikut :

https://sites.google.com/view/ehswinagresik/csms/safety-talk-kontraktor?authuser=0

3) Melampirkan Bukti Dokumentasi Pelaksanaan dan Daftar Hadir Peserta Safety Talk

SAFETY TALK

  1. Safety Talk Mandiri Kontraktor
  2. Keikutsertaan Safety Talk Massal Kontraktor (Terjadwal by EHS)
  3. Keikutsertaan Safety Talk di Area Plant (Terjadwal by EHS)

87 of 109

INSPEKSI PERALATAN

INSPEKSI PERALATAN :

  1. Pengaju Melakukan Inspeksi bersama dengan Inspektor EHS (EHS Zona) yang ditunjuk pada proses pengajuan Inspeksi Alat.
  2. Melakukan Inspeksi dengan menggunakan form yang Standard.
  3. Bertanggung jawab untuk mengajukan inspeksi/verifikasi ke Dept. EHS untuk peralatan yang telah diinspeksi secara mandiri.
  4. Memastikan pemasangan label yang sesuai ke peralatan yang telah diinspeksi atau verifikasi.
  5. Menindaklanjuti hasil inspeksi yang tidak sesuai (di-reject EHS)

88 of 109

INSPEKSI PERALATAN

PANDUAN PEMASANGAN LABEL INSPEKSI PERALATAN

89 of 109

INSPEKSI PERALATAN

PANDUAN PEMASANGAN LABEL INSPEKSI PERALATAN

90 of 109

INSPEKSI PERALATAN

PANDUAN PEMASANGAN LABEL INSPEKSI PERALATAN

91 of 109

INSPEKSI PERALATAN

PANDUAN PEMASANGAN LABEL INSPEKSI PERALATAN

92 of 109

INSPEKSI PERALATAN

PANDUAN PEMASANGAN LABEL INSPEKSI PERALATAN

93 of 109

INSPEKSI PERALATAN

PANDUAN PENOMORAN PADA ALAT

94 of 109

WEEKLY REPORT & LAPORAN BPJS KETENAGAKERJAAN

Laporan Mingguan Kontraktor :

  1. Item Pelaporan : Man Power, Manhours, Kondisi Peralatan, EHS Issues, BPJS Ketenagakerjaan
  2. Pelaporan Weekly Report dilaporkan di Website EHS pada Link berikut :

https://sites.google.com/view/ehswinagresik/csms/weekly-report-wr?authuser=0

  1. Ketentuan Pelaporan yakni :
  2. Pelaporan Week 1 (W1) dilaporkan pada Week 2 (W2) di bulan yang sama
  3. Pelaporan Week 2 (W2) dilaporkan pada Week 3 (W3) di bulan yang sama
  4. Pelaporan Week 3 (W3) dilaporkan pada Week 4 (W4) di bulan yang sama
  5. Pelaporan Week 4 (W4) dilaporkan pada Week 1 (W1) di bulan berikutnya

95 of 109

OBSERVASI MANDIRI (WILSO)

WILSO Kontraktor :

  1. Personil Safety Officer yang sudah Lulus Screening mendapatkan materi dan Training WILSO (Wilmar Safety Observation)
  2. Target Observasi Mandiri / WILSO -> 10 Nobs /minggu
  3. Pelaporan WILSO Kontraktor dilakukan di Website EHS pada link berikut :

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSeYJU24dHWMlJO41nR95aOLGIpbuAnY37EK0fxxLi6NFk6r6w/viewform

96 of 109

PROGRAM HOUSEKEEPING 5R

IMPLEMENTASI HOUSEKEEPING 5R:

  1. Melakukan Implementasi 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) diarea Kerja sesuai Prosedur Housekeeping
  2. Dilakukan Setiap hari Sabtu (1-2 Jam) di area Kerja masing-masing
  3. Pelaporan Housekeeping 5R Kontraktor dilakukan di Website EHS pada link berikut :

https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLScMulRL2MMLbBDJV3zCXRRIvCnQg7fhZjWdld9OvgouMFbQZA/viewform

Prosedur Housekeeping WINA Gresik

97 of 109

PEMBINAAN & SANKSI

  1. Pembinaan dan Sanksi mengacu pada Peraturan LK3 yang berlaku di WINA Gresik
  2. Pekerjaan dihentikan bila tidak aman
  3. Permintaan perbaikan langsung di lapangan atas ketidaksesuaian
  4. Permintaan perbaikan berkelanjutan atas ketidaksesuaian, dan dilaporan Corrective Actionnya di link berikut :

https://docs.google.com/spreadsheets/d/1z0Oi-NBSY3_nQC_UNr9Xi1ujXUUeg8ldi7qt4mGXabo/edit#gid=129637514

5) Tindakan kedisiplinan atas pelanggaran

  • SP (Surat Peringatan)
  • Denda
  • Blacklist

98 of 109

EVALUASI KINERJA LK3 KONTRAKTOR (KPI)

1. LAGGING INDICATOR (BOBOT NILAI 60%)

  • Evaluasi Kinerja LK3 Kontraktor (KPI) dilakukan Perbulan
  • Kriteria Penilaian :

99 of 109

EVALUASI KINERJA LK3 KONTRAKTOR (KPI)

2. LEADING INDICATOR (BOBOT NILAI 40%)

  • Penilaian :

100 of 109

POST WORK

EXECUTION

101 of 109

POST WORK EXECUTION

  • Penerapan BAST
  • Post Evaluasi Kontraktor
  • Kontrol Pengeluaran Barang Kontraktor (Izin Pengeluaran Barang)
  • Pengembalian ID Card, ID Access
  • Kewajiban administrasi lainnya (pembayaran denda yang belum terbayar, dll)

102 of 109

DOCUMENT SHARE

TO CONTRACTOR

103 of 109

SALINAN DOKUMEN YANG DIDAPATKAN KONTRAKTOR

https://linktr.ee/wina_gresik

1. PERATURAN K3L KONTRAKTOR

2. PROSEDUR JSEA (JOB SAFETY ENVIRONMENT ANALISYS)

3. PROSEDUR IZIN KERJA AMAN

4. PROSEDUR HIGH RISK WORK (PEKERJAAN NON RUTIN)

5. PERATURAN K3L BERKENDARA DI WINA GRESIK

6. PROSEDUR EMERGENCY RESPONSE PLAN

7. PROSEDUR PENGENDALIAN PERANCAH (SCAFFOLDING)

8. PROSEDUR HOUSEKEEPING & PENGELOLAAN SAMPAH

9. PROSEDUR PENGENDALIAN K3L KONTRAKTOR (CSMS)

104 of 109

SALINAN DOKUMEN YANG DIDAPATKAN KONTRAKTOR

https://linktr.ee/wina_gresik

10. FORM JSEA

11. FORM PENDAFTARAN TENAGA KERJA

12. FORM INSPEKSI PERALATAN PERIODIK

13. FORMAT SKETSA/DENAH (LAMPIRAN IZIN KERJA AMAN)

14. FORM IDENTIFIKASI KEBUTUHAN APD & SARANA SAFETY

15. FORM PROGRAM LK3

16. FORM IDENTIFIKASI KOMPETENSI PERSONIL

18. FORM IDENTIFIKASI PERALATAN

19. EVACUATION MAP WINA GRESIK

17. FORM MATRIKS PELATIHAN LK3

105 of 109

SALINAN DOKUMEN YANG DIDAPATKAN KONTRAKTOR

  • File bisa di unduh di website EHS :

106 of 109

107 of 109

POST TEST

  1. Sebutkan Tahapan CSMS yang berlaku di WINA Gresik!
  2. Sebutkan Dokumen yang harus disubmit calon kontraktor saat evaluasi tender CSMS!
  3. Sebutkan Isi dari EHS Plan!
  4. Pembahasan & Dokumen LK3 apa saja pada saat proses Kick of Meeting (KOM)?
  5. Sebutkan Kompetensi personil apa saja yang dipersyaratkan perundang-undangan untuk pekerjaan di ruang terbatas (confined space)!
  6. Sebutkan Parameter Lagging Indicator & Leading Indicator penilaian evaluasi kinerja Kontraktor!
  7. Tulis Saran anda untuk Implementasi CSMS di WINA Gresik!

108 of 109

POST TEST

KONTRIBUTOR :

KARYAWAN

JENIS TES :

POST TEST

SUBJECT/MATERI :

Contractor Safety Management System (CSMS)

https://wilmar.jotform.com/heri.purwanto/post-test-training-ehs

109 of 109

END OF PRESENTATION

THANK YOU