Pernahkah kalian mendengar tentang persegi panjang emas atau Golden Rectangle? Persegi panjang emas adalah persegi panjang yang mempunyai perbandingan sisi-sisinya 1 : 1,618. Bentuk ini telah dikenal sejak zaman dahulu dan sering ditemukan dalam seni dan arsitektur. Salah satu sifatnya yang menarik adalah jika kita memotong bentuk persegi bersisi sama dengan sisi terpendeknya dari sebuah persegi panjang emas maka sisanya juga berbentuk persegi panjang emas. Contoh terkenal penggunaan persegi panjang emas adalah kuil Parthenon di Yunani.
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Isi Materi
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Apa yang Kalian Ketahui?
Apa yang Akan Kalian Pelajari?
Kalian dapat menyelesaikan dan memanfaatkan rumus-rumus luas dan keliling segi empat.
Contoh:
Kalian tahu bagaimana menghitung luas dan keliling segi empat.
Contoh:
D
C
B
A
6 cm
4 cm
Keliling persegi panjang ABCD
= AB + BC + CD + AD
= 6 cm + 4 cm + 6 cm + 4 cm
= 20 cm
Keliling suatu persegi sama dengan keliling persegi panjang. Panjang sisi persegi sama dengan 5 cm, sedangkan lebar persegi panjang sama dengan 3 cm. Dengan menggunakan rumus keliling, kalian dapat menentukan panjang persegi panjang tersebut.
Keliling persegi panjang = keliling persegi
2 × (panjang + lebar) = 4 × sisi
2 × (p + 3) = 4 × 5
2p + 6 = 20
2p = 14
p = 7
Jadi, panjang persegi panjang adalah 7 cm.
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
a. Pengertian Persegi Panjang
Persegi panjang adalah bangun segi empat yang memiliki dua pasang sisi sejajar dan sama panjang serta memiliki empat sudut siku-siku.
b. Sifat-Sifat Persegi Panjang
1) Sisi-Sisi Persegi Panjang
Sisi-sisi yang berhadapan dari persegi panjang adalah sama panjang dan sejajar.
2) Sudut-Sudut Persegi Panjang
Sudut-sudut persegi panjang adalah sama besar dan merupakan sudut siku-siku.
3) Diagonal-Diagonal Persegi Panjang
Diagonal-diagonal persegi panjang adalah sama panjang dan saling membagi dua sama panjang.
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
1. Sisi-sisi persegi, yaitu AB, BC, CD, dan DA.
AB = BC = CD = DA.
2. Sudut-sudut persegi, yaitu ∠A, ∠B, ∠C, dan ∠D.
∠A = ∠B = ∠C = ∠D.
A
B
C
D
a. Pengertian Persegi
b. Sifat-Sifat Persegi
A
B
C
D
O
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
a. Pengertian Jajargenjang
B
C
D
•
O
A
•
O
B
C
D
Jajargenjang dapat dibentuk dari segitiga dan bayangannya setelah diputar 180o dengan pusat titik tengah salah satu sisi segitiga.
b. Sifat-Sifat Jajargenjang
A
B
C
D
1
1
1
1
2
2
2
2
•
O
AD = BC dan DC = AB
∠B = ∠D, ∠C1 = ∠A2, dan ∠C2 = ∠A1
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
a. Pengertian Belah Ketupat
A
B
C
D
Belah ketupat dapat dibentuk dari segitiga sama kaki dan bayangannya oleh pencerminan terhadap alas segitiga sama kaki tersebut.
b. Sifat-Sifat Belah Ketupat
P
Q
R
S
O
PR = PS = QR = QS.
∠RPS = ∠RQS dan ∠PRQ = ∠PSQ
OP = OQ dan ∠POR = ∠QOS = 90o
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
a. Pengertian Layang-Layang
K
L
M
N
Layang-layang dapat dibentuk dari dua segitiga sama kaki yang alasnya sama panjang dan berimpit.
b. Sifat Layang-Layang
KN = MN dan KL = ML.
∠LKN = ∠LMN
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
a. Pengertian Trapesium
Trapesium adalah segi empat yang memiliki tepat sepasang sisi yang berhadapan sejajar.
A
E
B
C
D
b. Jenis Trapesium
Trapesium sama kaki
Trapesium siku-siku
Trapesium sembarang
Trapesium dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu trapesium sama kaki, trapesium siku-siku, dan trapesium sembarang.
=
=
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
c. Sifat-Sifat Trapesium
1) Trapesium sama kaki
• Sudut-sudut alas trapesium sama kaki adalah sama besar.
• Sudut-sudut sisi atas trapesium sama kaki adalah sama besar.
• Diagonal-diagonal trapesium sama kaki adalah sama panjang.
2) Trapesium siku-siku
Trapesium siku-siku memiliki dua sudut siku-siku.
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
A
p
B
l
C
D
Keliling persegi panjang
ABCD = AB + BC + CD + DA
= p + l + p + l
= p + p + l + l
= 2p + 2l
= 2(p + l)
C
D
A
s
B
s
Keliling persegi
ABCD = AB + BC + CD + DA
= s + s + s + s
= 4s
Jika p = panjang persegi panjang, l = lebar persegi panjang, dan K = keliling persegi panjang maka berlaku
K = 2(p + l)
Jika s = panjang sisi persegi dan K = keliling persegi maka berlaku
K = 4s.
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
A
p
B
l
C
D
s
s
L = p × l.
Jika a = alas, t = tinggi, dan L = luas maka luas jajargenjang adalah
L = a × t.
Keliling (K) = AB + BC + DC + AD
= 2 AB + 2 BC
= 2 (AB + BC)
A
B
C
D
a
t
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Luas belah ketupat
ABCD = luas ∆DBC + luas ∆DAB
= ( ½ × DB × OC) + ( ½ × DB × OA)
= ½ × DB × (OC + OA)
= ½ × DB × AC
Luas belah ketupat = ½ × diagonal × diagonal lainnya
Keliling (K) = AB + BC + DC + AD
= 4 × AB (karena AB = BC = CD = AD)
Keliling = AB + BC + AD + DC
= 2AB + 2BC (karena AB = AD dan BC = DC)
= 2 (AB + BC)
Luas layang-layang = ½ × DB × AC
= ½ × diagonal × diagonal lainnya.
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT
Keliling (K) = AB + BC + CD + DA
Luas trapesium ABCD = luas ∆ABC + luas ∆ACD
= ( ½ × AB × CE) + ( ½ × DC × AF)
= ( ½ × AB × CE) + ( ½ × DC × CE)
= ½ × (AB + DC) × CE
Luas trapesium = ½ × jumlah sisi sejajar × tinggi
JUDUL
ISI MATERI
PREV
NEXT