1 of 21

PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS

• Sebagai Fondasi Transformasi Sistem Informasi Kearsipan Digital

• Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi

• Materi Bimbingan dan Konsultasi Pemberdayaan Sistem Informasi Kearsipan Digital

• 24 September 2026

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 1

2 of 21

PANTUN

Ke Palabuhanratu membawa bekal,�Singgah sebentar menikmati suasana.�Mari kelola arsip secara digital,�Agar informasi tertata dan mudah ditemukan

​

Pagi hari memetik melati,�Melati harum di tepi taman.�Arsip tertata, informasi berarti,�Digital berkembang, pelayanan pun semakin nyaman.�

Pergi ke Cisaat membawa buku,�Singgah sebentar membeli pena.�Mari kita kelola arsip dengan ilmu,�Agar tertib dan mudah dicari datanya.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 1

3 of 21

DASAR HUKUM UTAMA

• Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.

• Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan UU Nomor 43 Tahun 2009.

• Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

• Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik beserta perubahannya.

• Peraturan ANRI terkait pengelolaan arsip dinamis, penciptaan/naskah dinas, klasifikasi arsip, JRA, serta sistem klasifikasi keamanan dan akses arsip dinamis.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 19

4 of 21

TUJUAN PEMBELAJARAN

• Memahami konsep dan siklus pengelolaan arsip dinamis.

• Memperkuat peran unit pengolah, unit kearsipan, arsiparis, dan pengelola arsip.

• Menerapkan penataan, penggunaan, pemeliharaan, dan penyusutan arsip secara tertib.

• Menghubungkan tata kelola arsip dinamis dengan pengelolaan arsip digital.

• Mendorong pengelolaan arsip yang autentik, utuh, terpercaya, aman, dan mudah ditemukan kembali.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 3

5 of 21

MEMAHAMI ARSIP DINAMIS

• Arsip dinamis adalah arsip yang digunakan secara langsung dalam kegiatan pencipta arsip dan disimpan selama jangka waktu tertentu.

• Arsip aktif: frekuensi penggunaannya tinggi dan/atau terus-menerus.

• Arsip inaktif: frekuensi penggunaannya telah menurun tetapi masih memiliki nilai guna.

• Arsip vital: arsip yang keberadaannya menjadi persyaratan dasar bagi kelangsungan operasional pencipta arsip.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 4

6 of 21

SIKLUS PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS

• Penciptaan → Registrasi → Klasifikasi → Pemberkasan → Penyimpanan

• Penggunaan/Akses → Pemeliharaan → Penyusutan → Pemindahan/Pemusnahan/Penyerahan

• Pengelolaan arsip harus dipandang sebagai satu siklus yang berkesinambungan.

• Setiap kegiatan pemerintahan harus menghasilkan arsip yang dapat menjadi bukti pelaksanaan kegiatan.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 5

7 of 21

PENCIPTAAN ARSIP

• Arsip tercipta dari pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.

• Perhatikan tata naskah dinas, klasifikasi arsip, autentisitas, kelengkapan, keamanan, dan kebutuhan akses.

• Prinsip: setiap kegiatan menghasilkan arsip; setiap arsip menunjukkan kegiatan yang melahirkannya.

• Pada lingkungan digital, arsip perlu ditangkap dan dikendalikan sejak awal proses bisnis.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 6

8 of 21

PENATAAN DAN PEMBERKASAN

• Gunakan klasifikasi arsip dan sistem pemberkasan yang konsisten.

• Bangun struktur berkas berdasarkan kegiatan/fungsi, bukan sekadar nama pegawai atau lokasi penyimpanan.

• Pastikan arsip mudah ditemukan kembali dan konteksnya tetap jelas.

• Hindari file tanpa identitas seperti 'Scan001.pdf' atau penyimpanan yang tersebar di perangkat pribadi.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 7

9 of 21

PENGGUNAAN, KEAMANAN, DAN AKSES

• Tidak semua arsip dapat diakses oleh semua orang.

• Atur tingkat keamanan, hak akses, pengguna, kewenangan, dan pencatatan penggunaan.

• Jaga keutuhan arsip dari perubahan yang tidak sah.

• Dalam lingkungan digital, pengendalian akses dan keamanan sistem menjadi semakin penting.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 8

10 of 21

PEMELIHARAAN ARSIP

• Tujuan: menjaga arsip tetap utuh, autentik, aman, dan dapat digunakan.

• Arsip fisik: perhatikan kondisi ruang, media, perlindungan, dan penanganan.

• Arsip digital: perhatikan format file, metadata, penyimpanan, backup, hak akses, keamanan, dan keberlangsungan akses.

• Digitalisasi tidak berhenti pada membuat salinan PDF.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 9

11 of 21

PENYUSUTAN ARSIP

• Arsip dinamis harus dikelola berdasarkan Jadwal Retensi Arsip (JRA).

• Pemindahan: arsip aktif yang menurun frekuensi penggunaannya dipindahkan ke unit kearsipan.

• Pemusnahan: dilakukan terhadap arsip yang telah memenuhi ketentuan dan tidak memiliki nilai guna lagi.

• Penyerahan: arsip bernilai kesejarahan/permanen diserahkan kepada Lembaga Kearsipan sesuai ketentuan.

• Pesan: jangan menyimpan semua arsip selamanya; jangan memusnahkan arsip tanpa dasar.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 10

12 of 21

ARSIP DINAMIS DI LINGKUNGAN DIGITAL

• Digitalisasi bukan sekadar scanning dokumen.

• Transformasi digital harus mengubah proses bisnis pengelolaan arsip.

• Arsip elektronik perlu dikelola dengan konteks, metadata, keamanan, autentisitas, integritas, dan akses.

• Aplikasi adalah alat untuk mendukung tata kelola arsip; aplikasi bukan tujuan akhir.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 11

13 of 21

ALUR KONVENSIONAL VS DIGITAL

• Konvensional: Surat masuk → pencatatan → disposisi → berkas fisik → penyimpanan.

• Digital: Naskah elektronik → registrasi → klasifikasi → disposisi elektronik → pemberkasan → penyimpanan → penyusutan.

• Tujuan akhirnya sama: arsip yang tertib, autentik, aman, tersedia, dan dapat ditemukan kembali.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 12

14 of 21

PERAN UNIT KEARSIPAN

• Melakukan pembinaan internal pengelolaan arsip.

• Mengelola arsip inaktif dan mendukung penyusutan.

• Melaksanakan pemindahan arsip sesuai ketentuan.

• Mendukung penerapan klasifikasi, JRA, keamanan, akses, dan sistem informasi kearsipan.

• Melakukan koordinasi dengan unit pengolah dan Lembaga Kearsipan Daerah.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 13

15 of 21

PERAN ARSIPARIS/PENGELOLA ARSIP

• Bukan sekadar petugas penyimpan dokumen.

• Memberikan konsultasi dan pendampingan kepada unit kerja.

• Mengawal penciptaan, klasifikasi, pemberkasan, penggunaan, pemeliharaan, dan penyusutan.

• Menjadi penghubung antara kebutuhan organisasi, tata kelola arsip, dan transformasi digital.

• Peran kunci: pengelola arsip + pengendali informasi + pendamping transformasi digital.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 14

16 of 21

INTEGRASI DENGAN SISTEM INFORMASI

• Penciptaan → Registrasi → Klasifikasi → Pemberkasan → Penyimpanan

• → Penggunaan/Akses → Pemeliharaan → Penyusutan

• Sistem informasi harus mendukung siklus pengelolaan arsip, bukan hanya penyimpanan file.

• Data dan metadata harus mendukung temu kembali, keamanan, dan pengendalian arsip.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 15

17 of 21

MASALAH YANG SERING TERJADI

• Arsip tersebar pada masing-masing pegawai.

• Belum seragamnya klasifikasi dan pemberkasan.

• Arsip digital tersimpan di perangkat atau media pribadi.

• Duplikasi file dan tidak jelasnya versi dokumen.

• Metadata belum optimal.

• Kompetensi SDM dan koordinasi unit pengolah–unit kearsipan belum optimal.

• Pemanfaatan JRA dan penyusutan belum konsisten.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 16

18 of 21

STRATEGI PENGUATAN

• 1. SDM: peningkatan kompetensi arsiparis/pengelola arsip.

• 2. Regulasi: kebijakan internal kearsipan yang jelas dan diterapkan.

• 3. Tata kelola: klasifikasi, pemberkasan, JRA, keamanan, dan akses.

• 4. Teknologi: optimalisasi sistem informasi kearsipan digital.

• 5. Pengawasan: monitoring dan evaluasi secara berkala.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 17

19 of 21

INDIKATOR PENGELOLAAN YANG BAIK

• Arsip tercipta dari kegiatan dan dapat dibuktikan konteksnya.

• Klasifikasi dan pemberkasan konsisten.

• Metadata tersedia dan arsip mudah ditemukan kembali.

• Keamanan dan hak akses terkendali.

• Arsip terpelihara dan tetap dapat digunakan.

• Penyusutan dilakukan berdasarkan JRA.

• Arsip digital dikelola secara sistematis, bukan sekadar hasil pemindaian.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 18

20 of 21

PESAN KUNCI

• Arsip bukan sekadar dokumen yang disimpan; arsip adalah bukti kegiatan dan memori organisasi.

• Pengelolaan arsip dimulai sejak arsip diciptakan.

• Arsip digital bukan hanya hasil scanning.

• Unit pengolah dan unit kearsipan harus bekerja sebagai satu kesatuan.

• Sistem informasi adalah sarana untuk memperkuat tata kelola kearsipan.

• Keberhasilan transformasi digital membutuhkan SDM, tata kelola, regulasi, teknologi, dan komitmen pimpinan.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 20

21 of 21

PANTUN

Naik perahu menuju dermaga,�Air tenang terkena cahaya.�Arsip tertib menjadi budaya,�Digitalisasi memperkuat tata kelola.�

Ke Cibadak membeli sukun,�Pulangnya singgah di Cisaat.�Arsip dikelola dengan tekun,�Informasi terjaga, pelayanan pun meningkat.

Semoga apa yang kita bahas hari ini tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterapkan di unit kerja masing-masing. Karena arsip yang tertib hari ini adalah informasi yang sangat berharga bagi organisasi di masa yang akan datang. Terima kasih.”

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi | 1