1 of 18

BAB

6

VOKAL GRUP LAGU TRADISIONAL

Sumber: shutterstock.com

2 of 18

VOKAL GRUP LAGU TRADISIONAL/

LAGU DAERAH

Teknik Vokal Group lagu tradisional atau lagu daerah

Identifikasi fungsi sosial lagu tradisional

Mengaransemen lagu tradisional untuk vokal grup

PETA KONSEP

3 of 18

Berdasarkan jumlah penyanyi dan jumlah suara, vokal grup dapat dibedakan sebagai berikut:

TEKNIK BERNYANYI VOKAL GRUP LAGU TRADISIONAL

  1. Duo, vokal grup dengan dua penyanyi dan dua suara.
  2. Trio, vokal grup beranggota tiga penyanyi dengan tiga suara.
  3. Kuartet, vokal grup beranggota empat penyanyi dengan empat suara.
  4. Kuintet, vokal grup beranggota lima penyanyi dengan lebih dari empat suara.
  5. Paduan suara atau kor, vokal grup beranggota lebih dari lima penyanyi

4 of 18

TEKNIK BERNYANYI VOKAL GRUP LAGU TRADISIONAL

a. Akapela

Teknik akapela adalah teknik vokal grup yang menyanyikan lagu hanya dengan vokal.

Akapela adalah teknik vokal grup tanpa iringan musik.

Sumber: Bestphotoplus/shutterstock.com

5 of 18

TEKNIK BERNYANYI VOKAL GRUP LAGU TRADISIONAL

b. Kanon

Kanon adalah teknik bernyanyi vokal grup secara susul-menyusul.

Teknik ini membuat lagu yang dinyanyikan seperti bersaut-sautan.

Hal ini terjadi karena jaringan harmonik yang berbentuk peniruan suatu bagian lagu, yang dinyanyikan bersama dengan bagian lagu

yang lain secara susul menyusul.

6 of 18

TEKNIK BERNYANYI VOKAL GRUP LAGU TRADISIONAL

c. Kor

Kor disebut juga paduan suara, yaitu teknik bernyanyi vokal grup dengan banyak suara.

Biasanya kor dimainkan dengan aransemen empat suara (Sopran–Alto–Tenor–Bass) atau bergantung kebutuhan, dapat dengan dua, atau tiga suara saja.

Sumber: Ferenc Szelepcsenyi/shutterstock.com

7 of 18

vokal grup musik tradisional di Indonesia ada bermacam-macam, antara lain sebagai berikut.

TEKNIK BERNYANYI VOKAL GRUP LAGU TRADISIONAL

a. Panembromo

Sumber: http://www.solopos.com

b. Gerong

Sumber: Aleksandar Todorovic/shutterstock.com

8 of 18

IDENTIFIKASI CIRI-CIRI LAGU ETNIK NUSANTARA

A. Jenis Lagu Nusantara

(1) Lagu Rakyat

  1. sederhana (pendek, tidak terlalu banyak memiliki variasi nada dan melodi, menggunakan iringan instrumen sederhana)
  2. bertema tentang kehidupan dan kegiatan rakyat, seperti pertanian, perburuan, adat-istiadat, kepercayaan.
  3. meriah (berirama riang, menghibur, bahkan ada yang penuh canda)
  4. bebas (tidak terlalu mengikuti aturan-aturan seperti halnya musik klasik)
  5. dipopulerkan secara lisan.

9 of 18

IDENTIFIKASI CIRI-CIRI LAGU ETNIK NUSANTARA

A. Jenis Lagu Nusantara

(2) Lagu Klasik

  1. agung (biasanya untuk mengiringi upacara-upacara kebesaran keraton, upacara keagamaan, upacara adat)
  2. diciptakan komponis (pujangga istana)
  3. berpola baku (mengikuti aturan notasi, syair, irama, tempo)
  4. dikembangkan secara tertulis.
  5. bertema tentang sejarah kebesaran kerajaan, kepahlawanan para satria, ajaran hidup, dan sejenisnya.

10 of 18

Para pencipta lagu menuliskan lirik lagunya dalam bahasa yang mudah dipahami oleh penikmatnya.

IDENTIFIKASI CIRI-CIRI LAGU ETNIK NUSANTARA

B. Bahasa yang Digunakan dalam Lirik Lagu

Lagu diciptakan untuk mengungkapkan pikiran atau perasaan, sama seperti bahasa.

11 of 18

IDENTIFIKASI CIRI-CIRI LAGU ETNIK NUSANTARA

b. Tipe Gerak Melodi

Melodi adalah rangkaian nada musik yang tersusun secara sistematis yang memiliki tinggi rendah dan durasi waktu tertentu.

Melodi dibedakan dari satu sama lain oleh beberapa sifat:

  • tinggi rendahnya nada (kontur melodi).
  • interval (jangkauan).
  • suatu langkah yang utuh dari yang berikutnya (skala).

12 of 18

IDENTIFIKASI CIRI-CIRI LAGU ETNIK NUSANTARA

d. Alat Musik yang Digunakan dalam Penyajian

Penggunaan alat musik tradisional tertentu juga merupakan ciri

penyajian lagu-lagu etnis di Nusantara.

  • Lagu-lagu Minangkabau diciptakan dan diaransemen untuk alat musik saluang
  • (seruling Minang yang bunyinya menyayat hati)
  • lagu-lagu Minahasa yang diciptakan dan diaransemen untuk alat musik Kolintang. Lagu-lagu Betawi untuk Gabang Kromong,

13 of 18

FUNGSI SOSIAL LAGU ETNIK NUSANTARA

a. Lagu Dolanan

Di Jawa, lagu-lagu sebagai media bermain anak-anak disebut lagu dolanan.

  • “Jamuran” (Jawa).
  • “Pok Ame-ame” (Betawi).
  • “Ampar-ampar Pisang” (Kalimantan).
  • “Rasa Sayange” (Maluku).

Contoh lagu dolanan:

14 of 18

FUNGSI SOSIAL LAGU ETNIK NUSANTARA

b. Lagu ”Nina Bobok”

Lagu ini dinyanyikan untuk menenangkan anak yang rewel menjelang tidur.

Biasanya setelah didendangkan lagu ini dengan suara lembut, anak akan tenang dan tidur dengan nyenyak.

15 of 18

FUNGSI SOSIAL LAGU ETNIK NUSANTARA

c. Lagu Penyembuhan

Lagu “Ulek Mayang” yang biasa digunakan untuk iringan ritual penyembuhan bagi orang yang diduga sakit karena kerasukan roh halus.

16 of 18

FUNGSI SOSIAL LAGU ETNIK NUSANTARA

c. Lagu Penyembuhan

Bagi daerah pemiliknya, selain sebagai sarana hiburan, musik juga difungsikan untuk mengiringi ritual adat setempat.

17 of 18

MENGARANSEMEN SEDERHANA DAN MENYANYIKAN LAGU DAERAH DALAM VOKAL GRUP

A. Paduan Suara Dua Nada untuk Anak-anak

Suara tinggi dengan ambitus antara nada c1–f2.

Suara rendah dengan ambitus antara nada a–d2

18 of 18

MENGARANSEMEN SEDERHANA DAN MENYANYIKAN LAGU DAERAH DALAM VOKAL GRUP

A. Paduan Suara Dua Nada untuk Dewasa

Dengan jenis suara yang lebih bervariasi, penggarapan untuk sajian paduan suara pun lebih banyak.

  • Paduan suara dengan dua nada
  • Paduan suara tiga nada
  • Paduan suara dengan empat nada