1 of 18

EKONOMI AGROINDUSTRI�8. Strategi diskriminasi harga

Oleh: Shenny Oktoriana, SP, M.Sc

Email: shenny.oktoriana@faperta.untan.ac.id/Telp.: 082157747234

Program Studi Agribisnis – Fakultas Pertanian

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

2 of 18

Motif Diskriminasi Harga

  • Produsen yang beroperasi di pasar selalu berusaha mendapatkan keuntungan sebesarnya
  • Namun motif tersebut harus dihadapkan pada beberapa kendala:
    • Larangan pemerintah
    • Ancaman persaingan pasar (aktual dan potensial)
    • Kehilangan konsumen akibat daya beli yang tidak sesuai

3 of 18

Motif Diskriminasi Harga

  • Adanya kendala tersebut menyebabkan perusahaan harus mengambil strategi yang dapat memberikan keuntungan sebanyaknya namun tidak menimbulkan risiko bagi perusahaan
  • Salah satu strategi yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah : DISKRIMINASI HARGA

4 of 18

Definisi Diskriminasi Harga

DISKRIMINASI HARGA adalah strategi dimana produsen menjual output yang sama pada konsumen yang berbeda dengan tingkat harga yang berbeda, walaupun dengan biaya produksi yang sama

5 of 18

Definisi Diskriminasi Harga

  • Diskriminasi harga terjadi jika produk yang sama dijual kepada konsumen yang berbeda dengan harga yang berbeda, atas dasar alasan yang tidak berkaitan dengan biaya
  • Strategi tersebut memungkinkan perusahaan monopoli untuk memperoleh sebagian dari surplus konsumen

6 of 18

Diskriminasi Harga dan Surplus Konsumen

Konsep surplus konsumen:

🡪 Yaitu selisih antara jumlah uang yang bersedia dibayarkan oleh konsumen untuk suatu barang/jasa dengan harga aktual dari barang/jasa tersebut

Paktual

O

Demand

Pengeluaran aktual

Surplus konsumen

Harga

Kuantitas

Qaktual

7 of 18

Diskriminasi Harga dan Surplus Konsumen

Perusahaan akan berusaha untuk mendapatkan surplus konsumen sebanyaknya, namun tetap mempertimbangkan risiko terkecil bagi perusahaan, antara lain :

  • Harga yang terlalu tinggi akan menarik pesaing untuk masuk ke pasar
  • Larangan dari pemerintah karena dianggap sebagai eksploitasi konsumen

8 of 18

Diskriminasi Harga dan Surplus Konsumen

Untuk mendapatkan surplus konsumen tersebut, maka monopolis menerapkan strategi diskriminasi harga melalui:

  1. Konsumen yang memiliki daya beli tinggi akan dapat membeli pada harga yang tinggi
  2. Konsumen yang memiliki daya beli rendah akan tetap dapat memenuhi kebutuhannya dengan membeli pada tingkat harga yang lebih rendah

P1

O

Demand

Harga

Kuantitas

Q1

P2

Q2

Pengeluaran aktual

Surplus konsumen

Surplus konsumen

9 of 18

Diskriminasi Harga dan Surplus Konsumen

Dampak positif penerapan diskriminasi harga bagi perusahaan yaitu:

  1. Mendapatkan keuntungan lebih besar
  2. Kuantitas produk yang berhasil dijual oleh perusahaan akan lebih banyak walaupun dengan tingkat harga yang berbeda, jika dibandingkan dengan menerapkan harga tunggal
  3. Meningkatnya image perusahaan karena lebih banyak konsumen yang dapat dilayani, serta terbebas dari kecurigaan eksploitasi konsumen oleh pemerintah

P1

O

Demand

Harga

Kuantitas

Q1

P2

Q2

10 of 18

Diskriminasi Harga dan Surplus Konsumen

11 of 18

Derajat Diskriminasi Harga

Strategi diskriminasi dapat dikategorikan menjadi 3 tingkat, yaitu:

  • Diskriminasi harga derajat pertama
  • Diskriminasi harga derajat kedua
  • Diskriminasi harga derajat ketiga

12 of 18

Derajat Diskriminasi Harga

1. Diskriminasi harga derajat pertama

Monopolis menjual outputnya pada tingkat harga yang lebih tinggi kepada sejumlah pembeli tertentu yang bersedia membeli

Kemudia sisa output lainnya dijual kepada konsumen lainnya yang bersedia membeli pada tingkat harga yang lebih rendah

Fokusnya pada konsumen yang berbeda

Contoh :

Harga souvenir atau tiket masuk tempat wisata yang berbeda antara pembeli lokal dan turis asing

13 of 18

Derajat Diskriminasi Harga

2. Diskriminasi harga derajat kedua

Monopolis menjual outputnya pada tingkat harga yang berbeda-beda berdasarkan kelompok barang tertentu

Fokusnya pada kelompok barang yang berbeda

Contoh :

Menjual barang lebih murah dalam jumlah bayak, dan lebih mahal dengan eceran

Tarif listrik berbeda untuk tempat usaha dan rumah tangga

14 of 18

Derajat Diskriminasi Harga

3. Diskriminasi harga derajat ketiga

Monopolis menjual outputnya pada konsumen pada lokasi dan segmen yang berbeda dengan tingkat harga yang berbeda-beda pula

Fokusnya pada lokasi dan segmen konsumen yang berbeda

Contoh :

Harga yang berbeda untuk pelayanan medis pada kelas VIP dengan kelas umum

15 of 18

Diskriminasi Harga dan Pasar Internasional

Praktik diskriminasi harga di pasar internasional dikenal sebagai politik dumping

Politik dumping merupakan strategi suatu negara dimana harga barang di dalam negeri lebih mahal dibandingkan harga jual di luar negeri tanpa ada kaitannya dengan biaya.

16 of 18

Diskriminasi Harga dan Pasar Internasional

Praktek dumping dapat terjadi karena beberapa alasan, yaitu:

  • Jenuhnya pasar di dalam negeri sehingga perusahaan berusaha mencari pasar yang lebih luas. Harga yang lebih murah di pasar luar negeri bertujuan agar dapat mengalahkan pesaing yang sudah lebih dulu berada di dalam pasar negara tujuan tersebut
  • Terjadinya oversupply karena kesalahan perhitungan forecasting atau adanya hambatan dalam pemasaran dalam negeri yang berisiko menimbulkan kerugian perusahaan
  • Tujuan perusahaan untuk menguasai pasar yang lebih luas agar image produk lebih unggul
  • Elastisitas permintaan produk lebih elastis di luar negeri dibandingkan di dalam negeri

17 of 18

Diskriminasi Harga dan Pasar Internasional

  • Namun praktik politik dumping dilarang secara global karena dapat menciptakan suasana persaingan yang tidak sehat dengan industri sejenis di negara tujuan

  • Hal ini disebabkan tingginya daya saing produk dumping tersebut terhadap produk lokal karena harga jual yang rendah

  • Selanjutnya penerapan dumping akan memicu negara importir untuk mengembargo negara eksportir, sehingga dampak negatif akan dirasakan oleh produsen dalam negeri negara eksporti

18 of 18

Terima Kasih