KOMPARASI KELAYAKAN SAMPAH DAUN DIKOTIL DENGAN MONOKOTIL SEBAGAI BAHAN KERTAS
Bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Lingkungan
SMP Negeri 1 Pringapus
TIM PENELITI
KETUA
ANGGOTA
ANGGOTA
Queenna Lejar W.P.
Nabila Rizqina S.
Cinta Ayu Regina P.
PEMBIMBING I
PEMBIMBING II
Jariyanto, S.Pd.
Adzhani Nur Fajrina, S.Pd
Latar Belakang Penelitian
Rumusan Masalah
Tujuan
Manfaat
Kajian Pustaka
Metode Penelitian
Cara Pengukuran
Berdasarkan tabel tersebut, maka daun tumbuhan dikotil atau monokotil layak sebagai bahan pembuatan kertas daur ulang apabila memenuhi kriteria : kerapatann tinggi, permukaan halus, dan tidak mudah sobek.
No | Indikator | Kriteria Penilaian | |
Layak | Tidak layak | ||
1 | Kerapatan | Rapat | Renggang |
2 | Permukaan | Halus | Kasar |
3 | Elastisitas | Tidak mudah sobek | Mudah sobek |
Cara Pemilihan Sampel
1. Pengolahan Data
2. Penganalisaan Data
3. Penafsiran Hasil Data
Teknik Analisa Data
Prosedur Pembuatan Produk
Hasil Penelitian
No | Bahan Baku Alternatif | Kriteria Kelayakan | ||
Tingkat Kerapatan | Permukaan | Elastisitas | ||
1 | Sampah daun keing | Renggang | Kasar | Mudah sobek |
2 | Jerami kering | Rapat | Halus | Tidak mudah sobek |
Pembahasan
Simpulan
Saran
Foto Penelitian
PRODUK KERTAS DAUR ULANG
TERIMA KASIH