IPAS 4 SD�Bab 7�Bagaimana Memenuhi Semua Keperluan Kita�Part 1
Oleh: Kak Yudi Herry Prasetya
Setiap makhluk hidup memiliki kebutuhan.
Misalnya kebutuhan paling mendasar adalah makanan dan tempat tinggal.
Namun, setiap orang juga memiliki kebutuhan lainnya yang berbeda-beda.
Lalu, bagaimana caranya kita mendapatkan kebutuhan ini?
Tujuan Pembelajaran
Topik A: Aku dan Kebutuhanku
Pertanyaan Esensial
Ketika kalian merasa lapar, kira-kira apa yang kalian butuhkan, ya?
Kalian membutuhkan makanan untuk menghilangkan rasa lapar.
Minum untuk menghilangkan haus.
Ini dinamakan kebutuhan.
Lalu, apakah kebutuhan manusia hanya makan dan minum?
Yuk, kita pelajari lebih lanjut ?
Kebutuhan tergantung pada siapa yang memiliki kebutuhan tersebut.
Contohnya kamera akan menjadi sebuah kebutuhan primer untuk seorang fotografer.
Namun untuk orang lain, bisa jadi menjadi kebutuhan sekunder atau tersier.
Maka dari itu, tahukah kalian, mengetahui kebutuhan pribadi dan menggolongkannya ke dalam tiga kelompok kebutuhan itu cukup penting loh untuk dilakukan.
Tujuannya agar kita mengetahui mana kebutuhan yang harus didahulukan kemudian memisahkan antara kebutuhan utama, sampingan, atau hanya sekedar keinginan
Banyaknya kebutuhan dan keterbatasan sumber daya mendorong manusia untuk menentukan skala prioritas.
Contoh skala prioritas sangat beragam, bisa berupa benda, kegiatan, dan masih banyak lagi.
Di sisi lain, skala prioritas masing-masing individu juga berbeda-beda.
Itu karena setiap individu memiliki tingkat pendapatan, status sosial, dan lingkungan yang berbeda pula.
skala prioritas adalah daftar susunan kebutuhan manusia, dimulai dari kebutuhan yang paling penting hingga kebutuhan yang dianggap kurang penting.
Dengan menyusun skala prioritas kita dapat menentukan nih ,mana kebutuhan yang harus kita penuhi terlebih dahulu dan mana kebutuhan yang dapat ditunda.
Dalam menyusun skala prioritas kebutuhan, kita dapat menentukan terlebih dahulu sifat kebutuhannya.
Berdasarkan urgensitasnya, kebutuhan dapat dibedakan menjadi empat kategori, yaitu:
Apakah kamu bingung melihat tabel diatas? Soo... Pada tabel tersebut, terdapat empat kuadran, yaitu kuadran I, kuadran II, kuadran III, dan kuadran IV.
Setiap kuadran memiliki arti masing-masing.
Bisa kamu perhatikan pada gambar, ya!
Hhmmm... jadi kesimpulannya apa ini, gengs?
Yup, benar!
Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kita harus mendahulukan kebutuhan yang berada pada kuadran I, lalu kebutuhan pada kuadran II, kemudian kebutuhan pada kuadran III, dan terakhir kebutuhan pada kuadran IV.
Supaya lebih paham, yuk simak contoh kasus berikut!
Misalnya, kamu mendapatkan uang sebesar Rp700.000 dari orang tua untuk memenuhi kebutuhan kamu bulan depan.
Setelah dirinci, ternyata ada beberapa barang yang kamu butuhkan, yaitu:
Ternyata, total dari semua kebutuhanmu adalah Rp885.000.
Jumlah tersebut lebih besar dari uang yang diberikan oleh orang tuamu.
Kamu membutuhkan uang sebesar Rp185.000 lagi untuk memenuhi semua kebutuhanmu.
Karena uang yang kamu miliki masih kurang, maka kamu harus menentukan apa saja yang akan kamu beli terlebih dahulu.
Nah, berbekal dari materi tabel skala prioritas, kebutuhanmu dikelompokan menjadi:
Kuadran 3: tas karena saat ini kamu sekolah online, jadi belum membutuhkan tas walaupun tas kamu sudah rusak.
Kuadran 4: sepatu karena sepatu kamu sebelumnya masih ada dan saat ini sekolah online, jadi tidak perlu memakai sepatu.
Jadi, kebutuhan yang harus kamu beli terlebih dahulu adalah kuota, lalu isi binder dan isi pensil, kemudian tas, dan yang terakhir sepatu.
Jika uang yang kamu miliki belum memenuhi semua kebutuhan yang kamu inginkan, maka salah satu alternatifnya adalah menunda untuk membeli barang pada kuadran 4.
Kamu bisa menabung terlebih dahulu dan membeli barang tersebut ketika uang yang kamu miliki sudah cukup.
Gimana? Sekarang sudah tahu dong mana kebutuhan yang harus dibeli saat ini juga dan mana kebutuhan yang bisa dibeli di lain waktu.
Jadi nggak ada lagi deh yang namanya belanja ngasal.
Kamu beli sesuatu tapi nggak mikir-mikir dulu.
Membuat daftar prioritas dapat membantu kalian menentukan banyak hal.
Mana kebutuhan yang harus didahulukan/dikerjakan dan mana kebutuhan yang harus ditunda atau bahkan dihilangkan.
Ini akan membantu kalian untuk memilih kebutuhan yang tepat.
Yuk, kita belajar cara menyusun kebutuhan sesuai prioritas. Lakukan
sesuai langkah-langkah berikut!
Contoh Skala Prioritas
Perlu diingat, skala perioritas kebutuhan di atas hanyalah contoh mengingat kebutuhan prioritas setiap orang berbeda-beda.
Skala prioritas kebutuhan sendiri dipengaruhi pula oleh faktor pendapatan, peran masyarakat, dan gaya hidup individu tersebut.
Alangkah baiknya mengeluarkan uang sesuai dengan prioritas dan nilai yang didapatkan di kemudian hari misalnya untuk investasi atau kegiatan produktif seperti modal usaha.
Jazakumullahu Khaiiran